Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Faktorisasi

Faktorisasi dalam matematika adalah dekomposisi suatu objek (misalnya, suatu bilangan, polinomial, atau matriks) menjadi suatu produk objek lain, atau faktor, yang ketika dikalikan bersama menghasilkan bilangan asalnya. Contohnya, bilangan 15 difaktorkan menjadi bilangan prima sebagai 3 × 5, dan polinomial x2 − 4 difaktorkan menjadi (x − 2)(x + 2). Dalam segala kasus, diperoleh suatu produk dari objek yang lebih sederhana.

Wikipedia article
Diperbarui 13 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Faktorisasi
Artikel ini adalah bagian dari seri:
Matematika
Ragam
  • Garis besar matematika
  • Aritmetika
  • Bahasa pemrograman
  • Filsafat matematika
  • Matematika diskrit
  • Matematika Islam
  • Matematika keuangan
  • Matematika murni
  • Matematika terapan
  • Matematika Yunani
  • Pendidikan matematika
Aritmetika dasar
  • Digit
  • Penambahan (+)
  • Pengurangan (-)
  • Perkalian (×)
  • Pembagian (÷)
Konsep matematika
  • Faktorisasi dan Faktorisasi prima
  • Bilangan prima dan Faktor persekutuan terbesar
  • Garis bilangan
  • Kelipatan dan Kelipatan persekutuan terkecil
  • Pecahan
  • Perpangkatan
  • Akar bilangan dan Akar kuadrat
  • Logaritma
  • Himpunan
  • Fungsi
  • Peluang
  • Rasio
  • Dimensi
  • Persamaan
  • Sistem koordinat
  • Statistika
  • Teorema dasar kalkulus
  • Teorema nilai antara
  • Teorema nilai purata
  • Teorema pythagoras
  • Hipotenusa
Bangun datar dan ruang
  • Persegi
  • Persegi panjang
  • Segitiga
  • Segi lima
  • Segi enam
  • Segi delapan
  • Tetrahedron
  • Kubus
  • Oktahedron
  • Dodekahedron
  • Ikosahedron
Alat matematika
  • Swipoa
  • Kalkulator
  • Penggaris
  • Jangka
  • Jangka sorong
  • Busur derajat
  • l
  • b
  • s
Polinomial x2 + cx + d, di mana a + b = c dan ab = d, dapat difaktorisasi menjadi (x + a)(x + b).

Faktorisasi dalam matematika adalah dekomposisi suatu objek (misalnya, suatu bilangan, polinomial, atau matriks) menjadi suatu produk objek lain, atau faktor, yang ketika dikalikan bersama menghasilkan bilangan asalnya. Contohnya, bilangan 15 difaktorkan menjadi bilangan prima sebagai 3 × 5, dan polinomial x2 − 4 difaktorkan menjadi (x − 2)(x + 2). Dalam segala kasus, diperoleh suatu produk dari objek yang lebih sederhana.

Tujuan faktorisasi biasanya untuk mereduksi sesuatu menjadi "blok pembangun dasar" (“basic building blocks”), seperti bilangan-bilangan prima, atau polinomial menjadi polinomial tak tereduksi. Faktorisasi integers diatur oleh teorema dasar aritmetika dan faktorisasi polinomial diatur oleh teorema dasar aljabar. Rumus-rumus Vièta mengkaitkan koefisien-koefisien suatu polinomial pada akar-akarnya.

Lawan dari faktorisasi polinomial adalah ekspansi, yaitu perkalian bersama semua faktor polinomial menjadi suatu polinomial “terekspansi”, ditulis sebagai jumlah dari elemen-elemen.

Faktorisasi juga dapat merujuk ke dekomposisi objek matematika lain ke hasil perkalian objek-objek yang lebih kecil atau sederhana. Sebagai contoh, setiap fungsi dapat difaktorkan menjadi komposisi fungsi surjektif dan fungsi injektif. Matriks memiliki banyak jenis faktorisasi. Sebagai contoh, setiap matriks memiliki hasil faktorisasi LUP yang unik, dengan matriks segitiga bawah L {\displaystyle L} {\displaystyle L} dengan entri pada diagonal utama bernilai 1, matriks segitiga atas U {\displaystyle U} {\displaystyle U}, dan matriks permutasi P {\displaystyle P} {\displaystyle P}; ketiga matriks ini didapatkan dari formulasi eliminasi Gaussian.

Bilangan bulat

Berdasarkan teorema dasar aritmetika, setiap bilangan bulat yang lebih besar dari 1 dapat dinyatakan sebagai faktorisasi bilangan prima secara unik (sampai pada orde dari faktornya).

Ekspresi

Manipulasi ekspresi adalah dasar dari aljabar. Ada beberapa alasan yang membuat faktorisasi adalah salah satu metode penting dalam manipulasi aljabar. Jika kita dapat menuliskan persamaan dalam bentuk terfaktorkan E ⋅ F = 0 {\displaystyle E\cdot F=0} {\displaystyle E\cdot F=0}, maka menyelesaikan masalah [umumnya] menjadi lebih mudah karena kita dapat menyelesaikan masalah yang lebih sederhana E = 0 {\displaystyle E=0} {\displaystyle E=0} dan F = 0 {\displaystyle F=0} {\displaystyle F=0}. Ketika sebuah ekspresi dapat difaktorkan, faktor-faktor tersebut umumnya lebih sederhana, dan dapat memberikan wawasan dari masalah tersebut. Sebagai contoh,

x 3 − a x 2 − b x 2 − c x 2 + a b x + a c x + b c x − a b c {\displaystyle x^{3}-ax^{2}-bx^{2}-cx^{2}+abx+acx+bcx-abc} {\displaystyle x^{3}-ax^{2}-bx^{2}-cx^{2}+abx+acx+bcx-abc}

yang secara total memiliki 16 perkalian, 4 pengurangan, dan 3 penjumlahan, dapat difaktorkan menjadi ekspresi yang lebih sederhana

( x − a ) ( x − b ) ( x − c ) {\displaystyle (x-a)(x-b)(x-c)} {\displaystyle (x-a)(x-b)(x-c)}

yang memiliki 2 perkalian dan 3 pengurangan. Lebih lanjut, bentuk hasil faktorisasi langsung memberikan fakta x = a , b , c {\displaystyle x=a,\,b,\,c} {\displaystyle x=a,\,b,\,c} adalah akar dari polinomial tersebut.

Matriks

Gelanggang matriks bersifat tidak komutatif dan tidak memiliki faktorisasi yang unik: ada banyak cara menulis sebuah matriks sebagai hasil perkalian matriks-matriks. Karenanya, masalah faktorisasi matriks berisi bagaimana mencari faktor yang memenuhi sifat-sifat tertentu. Sebagai contoh, faktorisasi LU memfaktorkan matriks menjadi hasil perkalian matriks segitiga bawah dan matriks segitiga atas. Karena hal tersebut tidak selalu berhasil, umumnya orang menggunakan faktorisasi LUP dengan matriks permutasi sebagai faktor ketiganya.

Lihat pula

  • Bilangan prima
  • Faktorisasi monoid
  • Faktorisasi prima
  • Melengkapi kuadrat
  • Metode faktorisasi Euler
  • Metode faktorisasi Fermat
  • Partisi (teori bilangan) – cara menulis bilangan sebagai sebuah jumlah bilangan-bilangan bulat.
  • Partisi perkalian
  • Sintesis program
  • Tabel faktorisasi bilangan bulat Gauss

Referensi

Pustaka

  • Burnside, William Snow; Panton, Arthur William (1960) [1912], The Theory of Equations with an introduction to the theory of binary algebraic forms (Volume one), Dover
  • Dickson, Leonard Eugene (1922), First Course in the Theory of Equations, New York: John Wiley & Sons
  • Fite, William Benjamin (1921), College Algebra (Revised), Boston: D. C. Heath & Co.
  • Klein, Felix (1925), Elementary Mathematics from an Advanced Standpoint; Arithmetic, Algebra, Analysis, Dover
  • Selby, Samuel M., CRC Standard Mathematical Tables (Edisi 18th), The Chemical Rubber Co.

Pranala luar

Lihat entri faktorisasi di kamus bebas Wikikamus.
  • Hazewinkel, Michiel, ed. (2001) [1994], "Factorization of polynomials", Encyclopedia of Mathematics, Springer Science+Business Media B.V. / Kluwer Academic Publishers, ISBN 978-1-55608-010-4
  • One hundred million numbers factored on html pages. Diarsipkan 2011-01-18 di Wayback Machine.
  • WIMS Factoris Diarsipkan 2021-09-20 di Wayback Machine., sebuah peralatan faktorisasi luring.
  • Wolfram Alpha bisa melakukan faktorisasi Diarsipkan 2019-03-28 di Wayback Machine..
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Bilangan bulat
  2. Ekspresi
  3. Matriks
  4. Lihat pula
  5. Referensi
  6. Pustaka
  7. Pranala luar

Artikel Terkait

Faktorisasi prima

pecahan bilangan komposit

Matematika

kajian struktur objek abstrak seperti angka, ruang, fungsi dan hubungan

Bilangan prima

bilangan yang hanya memiliki faktor 1 dan bilangan itu sendiri

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026