Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Partisi (teori bilangan)

Dalam teori bilangan dan kombinatorik, partisi dari bilangan bulat positif n adalah suatu cara menulis bilangan n sebagai jumlah dari bilangan bulat positif. Ini juga dikenal sebagai partisi bilangan bulat. Dua penjumlahan yang berbeda dalam urutan tinambahnya dianggap memiliki partisi yang sama.

Wikipedia article
Diperbarui 15 April 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini perlu dikembangkan dari artikel terkait di Wikipedia bahasa Inggris. (April 2025)
klik [tampil] untuk melihat petunjuk sebelum menerjemahkan.
  • Lihat versi terjemahan mesin dari artikel bahasa Inggris.
  • Terjemahan mesin Google adalah titik awal yang berguna untuk terjemahan, tapi penerjemah harus merevisi kesalahan yang diperlukan dan meyakinkan bahwa hasil terjemahan tersebut akurat, bukan hanya salin-tempel teks hasil terjemahan mesin ke dalam Wikipedia bahasa Indonesia.
  • Jangan menerjemahkan teks yang berkualitas rendah atau tidak dapat diandalkan. Jika memungkinkan, pastikan kebenaran teks dengan referensi yang diberikan dalam artikel bahasa asing.
  • Setelah menerjemahkan, {{Translated|en|Integer partition}} harus ditambahkan di halaman pembicaraan untuk memastikan kesesuaian hak cipta.
  • Untuk panduan lebih lanjut, lihat Wikipedia:Panduan dalam menerjemahkan artikel.

Dalam teori bilangan dan kombinatorik, partisi dari bilangan bulat positif n adalah suatu cara menulis bilangan n sebagai jumlah dari bilangan bulat positif. Ini juga dikenal sebagai partisi bilangan bulat. Dua penjumlahan yang berbeda dalam urutan tinambahnya dianggap memiliki partisi yang sama.

Contoh

Misalkan, 5 dapat dipartisi dalam tujuh cara:

5
4 + 1
3 + 2
3 + 1 + 1
2 + 2 + 1
2 + 1 + 1 + 1
1 + 1 + 1 + 1 + 1

Ada beberapa penulis yang memperlakukan partisi sebagai barisan tijumlah yang menurun daripada menggunakan ekspresi dengan tanda tambah (+). Sebagai contoh, partisi 2 + 2 + 1 dituliskan sebagai rangkap ( 2 , 2 , 1 ) {\displaystyle (2,2,1)} {\displaystyle (2,2,1)} atau bahkan dalam bentuk yang lebih kompak ( 2 2 , 1 ) {\displaystyle (2^{2},1)} {\displaystyle (2^{2},1)}. Pada notasi terakhir, superskrip mengartikan jumlah pengulangannya.

Sebagai gantinya, notasi kelipatan tersebut dapat ditulis sebagai 1 m 1 2 m 2 3 m 3 ⋯ {\displaystyle 1^{m_{1}}2^{m_{2}}3^{m_{3}}\cdots } {\displaystyle 1^{m_{1}}2^{m_{2}}3^{m_{3}}\cdots }, dengan m 1 {\displaystyle m_{1}} {\displaystyle m_{1}} melambangkan jumlah bilangan 1, m 2 {\displaystyle m_{2}} {\displaystyle m_{2}} melambangkan jumlah bilangan 2, dan begitu seterusnya. Sebagai contoh, partisi dari n = 5 {\displaystyle n=5} {\displaystyle n=5} ditulis 5 1 , 1 1 4 1 , 2 1 3 1 , 1 2 3 1 , 1 1 2 2 , 1 3 2 1 , 1 5 {\displaystyle 5^{1},1^{1}4^{1},2^{1}3^{1},1^{2}3^{1},1^{1}2^{2},1^{3}2^{1},1^{5}} {\displaystyle 5^{1},1^{1}4^{1},2^{1}3^{1},1^{2}3^{1},1^{1}2^{2},1^{3}2^{1},1^{5}}. Karena representasi tersebut, maka dapat ditulis langsung menggunakan rumus fungsi pembangkit berikut: ∑ n ≥ 0 p ( n ) q n = ∏ i ≥ 1 ∑ m ≥ 0 q i m = ∏ i ≥ 1 1 1 − q i . {\displaystyle \sum _{n\geq 0}p(n)q^{n}=\prod _{i\geq 1}\sum _{m\geq 0}q^{im}=\prod _{i\geq 1}{\frac {1}{1-q^{i}}}.} {\displaystyle \sum _{n\geq 0}p(n)q^{n}=\prod _{i\geq 1}\sum _{m\geq 0}q^{im}=\prod _{i\geq 1}{\frac {1}{1-q^{i}}}.}

Representasi melalui diagram

Partisi bilangan bulat dapat direpresenasikan menggunakan dua diagram. Diagram tersebut di antaranya: diagram Ferrers, yang dinamai dari Norman Macleod Ferrers; dan diagram Young, yang dinamai dari Alfred Young. Dalam diagram Ferre, partisi dari 14, yaitu 6 + 4 + 3 + 1, dapat dinyatakan sebagai:

******
****
***
*

Keempat belas lingkaran tersebut disusun dengan 4 baris.

Di sisi lain, diagram Young menggunakan kotak daripada lingkaran kecil, seperti diagram Ferrers. Sebagai contoh, diagram Young untuk partisi 5 + 4 + 1 adalah:

sedangkan diagram Ferrers untuk partisi yang sama adalah

*****
****
*

Fungsi partisi

Artikel utama: Fungsi partisi (teori bilangan)

Fungsi partisi p ( n ) {\displaystyle p(n)} {\displaystyle p(n)} sama dengan jumlah yang dapat dimiliki partisi bilangan bulat non-negatif n {\displaystyle n} {\displaystyle n}. Sebagai contoh, p ( 4 ) = 5 {\displaystyle p(4)=5} {\displaystyle p(4)=5} karena 4 {\displaystyle 4} {\displaystyle 4} memiliki 5 partisi, yaitu: 1 + 1 + 1 + 1 {\displaystyle 1+1+1+1} {\displaystyle 1+1+1+1}, 1 + 1 + 2 {\displaystyle 1+1+2} {\displaystyle 1+1+2}, 1 + 3 {\displaystyle 1+3} {\displaystyle 1+3}, 2 + 2 {\displaystyle 2+2} {\displaystyle 2+2}, dan 4 {\displaystyle 4} {\displaystyle 4}. Nilai dari fungsi tersebut untuk n = 0 , 1 , 2 , … {\displaystyle n=0,1,2,\dots } {\displaystyle n=0,1,2,\dots } adalah:

1, 1, 2, 3, 5, 7, 11, 15, 22, 30, 42, 56, 77, 101, 135, 176, 231, 297, 385, 490, 627, 792, 1002, 1255, 1575, 1958, 2436, 3010, 3718, 4565, 5604, ... (barisan A000041 pada OEIS).

Fungsi pembangkit dari p {\displaystyle p} {\displaystyle p} adalah

∑ n = 0 ∞ p ( n ) q n = ∏ j = 1 ∞ ∑ i = 0 ∞ q j i = ∏ j = 1 ∞ ( 1 − q j ) − 1 . {\displaystyle \sum _{n=0}^{\infty }p(n)q^{n}=\prod _{j=1}^{\infty }\sum _{i=0}^{\infty }q^{ji}=\prod _{j=1}^{\infty }(1-q^{j})^{-1}.} {\displaystyle \sum _{n=0}^{\infty }p(n)q^{n}=\prod _{j=1}^{\infty }\sum _{i=0}^{\infty }q^{ji}=\prod _{j=1}^{\infty }(1-q^{j})^{-1}.}

Ekspresi bentuk tertutup untuk fungsi partisi masih belum dikethaui. Akan tetapi, fungsi partisi memiliki ekspansi asimtotik yang menghampirinya dengan akurat, serta dapat dihitung dengan tepat menggunankan relasi rekurensi. Fungsi partisi menaik (bertumbuh) sebagai fungsi eksponensial dari akar kuadrat dari argumennya.[1] Invers perkalian dari fungsi pembangkitnya adalah fungsi Euler, dan berdasarkan teorema bilangan pentagonal Euler, fungsi ini merupakan penjumlahan selang-seling dari perpangkatan bilangan pentagonal dari argumennya.

p ( n ) = p ( n − 1 ) + p ( n − 2 ) − p ( n − 5 ) − p ( n − 7 ) + ⋯ {\displaystyle p(n)=p(n-1)+p(n-2)-p(n-5)-p(n-7)+\cdots } {\displaystyle p(n)=p(n-1)+p(n-2)-p(n-5)-p(n-7)+\cdots }

Srinivasa Ramanujan menemukan bahwa fungsi partisi mempunyai pola nontrivial dalam aritmetika modular, yang kini dikenal sebagai kongruensi Ramanujan. Sebagai contoh, ketika representasi desimal n {\displaystyle n} {\displaystyle n} berakhir di digit 4 atau 9, maka jumlah partisi n {\displaystyle n} {\displaystyle n} akan dapat dibagi oleh 5.[2]

Lihat pula

  • Faktorisasi bilangan bulat
  • Partisi bidang
  • Partisi himpunan

Catatan

  1. ↑ Andrews 1976, hlm. 69.
  2. ↑ Hardy & Wright 2008, hlm. 380.

Referensi

  • Andrews, George E. (1976). The Theory of Partitions. Cambridge University Press. ISBN 0-521-63766-X.
  • Hardy, G. H.; Wright, E. M. (2008) [1938]. An Introduction to the Theory of Numbers. Revised by D. R. Heath-Brown and J. H. Silverman. Foreword by Andrew Wiles. (Edisi 6th). Oxford: Oxford University Press. ISBN 978-0-19-921986-5. MR 2445243. Zbl 1159.11001.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Contoh
  2. Representasi melalui diagram
  3. Fungsi partisi
  4. Lihat pula
  5. Catatan
  6. Referensi

Artikel Terkait

Teori bilangan

cabang matematika alami yang menumpukan pada kajian integer

Faktorisasi

Bilangan prima Faktorisasi monoid Faktorisasi prima Melengkapi kuadrat Metode faktorisasi Euler Metode faktorisasi Fermat Partisi (teori bilangan) –

Termodinamika kuantum

yang mempelajari tentang hubungan antara dua teori fisika, yaitu termodinamika dan mekanika kuantum. Dua teori tersebut mempelajari tentang fenomena cahaya

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026