Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Faktor persekutuan terbesar

Dalam matematika, faktor persekutuan terbesar (FPB) dari dua bilangan bulat adalah bilangan bulat terbesar yang sama-sama membagi habis kedua bilangan bulat tersebut. Sebagai contoh, faktor persekutuan terbesar 24 dan 60 adalah 12.

Wikipedia article
Diperbarui 14 September 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Faktor persekutuan terbesar
Artikel ini adalah bagian dari seri:
Matematika
Ragam
  • Garis besar matematika
  • Aritmetika
  • Bahasa pemrograman
  • Filsafat matematika
  • Matematika diskrit
  • Matematika Islam
  • Matematika keuangan
  • Matematika murni
  • Matematika terapan
  • Matematika Yunani
  • Pendidikan matematika
Aritmetika dasar
  • Digit
  • Penambahan (+)
  • Pengurangan (-)
  • Perkalian (×)
  • Pembagian (÷)
Konsep matematika
  • Faktorisasi dan Faktorisasi prima
  • Bilangan prima dan Faktor persekutuan terbesar
  • Garis bilangan
  • Kelipatan dan Kelipatan persekutuan terkecil
  • Pecahan
  • Perpangkatan
  • Akar bilangan dan Akar kuadrat
  • Logaritma
  • Himpunan
  • Fungsi
  • Peluang
  • Rasio
  • Dimensi
  • Persamaan
  • Sistem koordinat
  • Statistika
  • Teorema dasar kalkulus
  • Teorema nilai antara
  • Teorema nilai purata
  • Teorema pythagoras
  • Hipotenusa
Bangun datar dan ruang
  • Persegi
  • Persegi panjang
  • Segitiga
  • Segi lima
  • Segi enam
  • Segi delapan
  • Tetrahedron
  • Kubus
  • Oktahedron
  • Dodekahedron
  • Ikosahedron
Alat matematika
  • Swipoa
  • Kalkulator
  • Penggaris
  • Jangka
  • Jangka sorong
  • Busur derajat
  • l
  • b
  • s
Lantai berukuran 24 kali 60, dapat dipotong menjadi persegi berukuran 12 kali 12. Secara umum, persegi panjang dengan ukuran a kali b dapat dibagi menjadi persegi-persegi dengan panjang sisi c jika c adalah faktor persekutuan dari a dan b.

Dalam matematika, faktor persekutuan terbesar (FPB) dari dua bilangan bulat adalah bilangan bulat terbesar yang sama-sama membagi habis kedua bilangan bulat tersebut. Sebagai contoh, faktor persekutuan terbesar 24 dan 60 adalah 12.

Dua bilangan atau lebih disebut saling prima jika FPB bilangan-bilangan tersebut sama dengan 1. Sebagai contoh, karena FPB bilangan 9 dan 28 sama dengan 1, maka bilangan 9 dan 28 adalah saling prima (walaupun masing-masingnya bukan bilangan prima)

Faktor persekutuan terbesar (FPB) dan sekawannya, kelipatan persekutuan terkecil (KPK), menjadi pembahasan yang penting dalam aritmetika dan teori bilangan.

Definisi

Suatu bilangan c {\displaystyle c} {\displaystyle c} disebut faktor persekutuan bilangan a {\displaystyle a} {\displaystyle a} dan b {\displaystyle b} {\displaystyle b} jika c {\displaystyle c} {\displaystyle c} habis membagi bilangan a {\displaystyle a} {\displaystyle a} dan b {\displaystyle b} {\displaystyle b} sekaligus.

Suatu bilangan d {\displaystyle d} {\displaystyle d} disebut faktor persekutuan terbesar bilangan jika:[1]

  • d {\displaystyle d} {\displaystyle d} faktor persekutuan bilangan a {\displaystyle a} {\displaystyle a} dan b {\displaystyle b} {\displaystyle b}; dan
  • jika c {\displaystyle c} {\displaystyle c} faktor persekutuan bilangan a {\displaystyle a} {\displaystyle a} dan b {\displaystyle b} {\displaystyle b} maka berlaku c ≤ d {\displaystyle c\leq d} {\displaystyle c\leq d}

bilangan d {\displaystyle d} {\displaystyle d} ditulis sebagai F P B ( a , b ) {\displaystyle FPB(a,b)} {\displaystyle FPB(a,b)}[2] atau ( a , b ) {\displaystyle (a,b)} {\displaystyle (a,b)}.[1]

Peristilahan

Secara bahasa, kata "persekutuan" berarti hal bersama-sama dan kata "faktor" berarti 'pembagi'. Maka dari itu, sebagian penulis menggunakan istilah lain untuk FPB, seperti pembagi persekutuan terbesar,[3] atau pembagi bersama terbesar,[4] dilambangkan dengan PBT ( a , b ) {\displaystyle {\text{PBT}}(a,b)} {\displaystyle {\text{PBT}}(a,b)}. Dalam penulisan matematika kadang dipakai juga notasi gcd ( a , b ) {\displaystyle {\text{gcd}}(a,b)} {\displaystyle {\text{gcd}}(a,b)}, berasal dari bahasa Inggris greatest common divisor.[5]

Contoh

  • Faktor dari 12 {\displaystyle 12} {\displaystyle 12} adalah 1 , 2 , 3 , 4 , 6 , 12 {\displaystyle 1,2,3,{\color {red}{4}},6,12} {\displaystyle 1,2,3,{\color {red}{4}},6,12}
  • Faktor dari 20 {\displaystyle 20} {\displaystyle 20} adalah 1 , 2 , 4 , 5 , 10 , 20 {\displaystyle 1,2,{\color {red}{4}},5,10,20} {\displaystyle 1,2,{\color {red}{4}},5,10,20}

Faktor persekutuan 12 dan 20 adalah 1, 2, 4. Karena 4 adalah bilangan terbesar di antara faktor persekutuan itu, maka disimpulkan FPB ⁡ ( 12 , 20 ) = 4 {\displaystyle \operatorname {FPB} (12,20)=4} {\displaystyle \operatorname {FPB} (12,20)=4}.

Perhitungan FPB

Faktorisasi prima

FPB dari beberapa bilangan dapat ditentukan dengan mencari faktorisasi prima bilangan-bilangan itu kemudian mengalikan faktor-faktor primanya yang sama dengan pangkat terkecil. Sebagai contoh, akan ditentukan FPB dari 24 dan 60. Dengan pohon faktor

diperoleh 60 = 2 2 × 3 × 5 {\displaystyle 60={\color {red}{2}}^{2}\times {\color {red}{3}}\times 5} {\displaystyle 60={\color {red}{2}}^{2}\times {\color {red}{3}}\times 5} dan 24 = 2 3 × 3 {\displaystyle 24={\color {red}{2}}^{3}\times {\color {red}{3}}} {\displaystyle 24={\color {red}{2}}^{3}\times {\color {red}{3}}}. Dengan mengambil faktor prima yang sama dengan pangkat maka, FPB ⁡ ( 60 , 24 ) = 2 2 × 3 = 12 {\displaystyle \operatorname {FPB} (60,24)=2^{2}\times 3=12} {\displaystyle \operatorname {FPB} (60,24)=2^{2}\times 3=12}.

Algoritma Euklides

Artikel utama: Algoritma Euklides

Euclid menemukan sebuah algoritma untuk mencari FPB. Misalkan a {\displaystyle a} {\displaystyle a} dan b {\displaystyle b} {\displaystyle b} adalah 2 bilangan bulat yang tidak sama, maka FPB dua bilangan itu dapat dicari dengan algorirma sebagai berikut:

1. masukkan nilai a dan b;
2. misalkan u:=a dan v:=b;
3. selama u ≠ v, ulangi
   u = maximum (u,v) - minimum (u,v)
   v = minimum (u,v);
4. FPB(a,b)=u;

Sifat

Untuk sebarang bilangan bulat a , b , c {\displaystyle a,b,c} {\displaystyle a,b,c}, dengan | a | {\displaystyle |a|} {\displaystyle |a|} adalah nilai multak dari a {\displaystyle a} {\displaystyle a}, berlaku:

  • Sifat komutatif, yaitu FPB ⁡ ( a , b ) = FPB ⁡ ( b , a ) {\displaystyle \operatorname {FPB} (a,b)=\operatorname {FPB} (b,a)} {\displaystyle \operatorname {FPB} (a,b)=\operatorname {FPB} (b,a)}.
  • Sifat asosiatif, yaitu FPB ⁡ ( a , b , c ) = FPB ⁡ ( a , FPB ⁡ ( b , c ) ) = FPB ⁡ ( FPB ⁡ ( a , b ) , c ) {\displaystyle \operatorname {FPB} (a,b,c)=\operatorname {FPB} (a,\operatorname {FPB} (b,c))=\operatorname {FPB} (\operatorname {FPB} (a,b),c)} {\displaystyle \operatorname {FPB} (a,b,c)=\operatorname {FPB} (a,\operatorname {FPB} (b,c))=\operatorname {FPB} (\operatorname {FPB} (a,b),c)}.
  • Sifat distributif, yaitu FPB ⁡ ( a c , b c ) = c ⋅ FPB ⁡ ( a , b ) {\displaystyle \operatorname {FPB} (ac,bc)=c\cdot \operatorname {FPB} (a,b)} {\displaystyle \operatorname {FPB} (ac,bc)=c\cdot \operatorname {FPB} (a,b)}
  • Jika c {\displaystyle c} {\displaystyle c} faktor persekutuan a {\displaystyle a} {\displaystyle a} dan b {\displaystyle b} {\displaystyle b}, maka c ∣ FPB ⁡ ( a , b ) {\displaystyle c\mid \operatorname {FPB} (a,b)} {\displaystyle c\mid \operatorname {FPB} (a,b)}, dan FPB ⁡ ( a c , b c ) = FPB ⁡ ( a , b ) c {\displaystyle \operatorname {FPB} \left({\frac {a}{c}},{\frac {b}{c}}\right)={\frac {\operatorname {FPB} (a,b)}{c}}} {\displaystyle \operatorname {FPB} \left({\frac {a}{c}},{\frac {b}{c}}\right)={\frac {\operatorname {FPB} (a,b)}{c}}}, sehingga jika d = FPB ⁡ ( a , b ) {\displaystyle d=\operatorname {FPB} (a,b)} {\displaystyle d=\operatorname {FPB} (a,b)} maka FPB ⁡ ( a d , b d ) = 1 {\displaystyle \operatorname {FPB} \left({\frac {a}{d}},{\frac {b}{d}}\right)=1} {\displaystyle \operatorname {FPB} \left({\frac {a}{d}},{\frac {b}{d}}\right)=1}
  • FPB ⁡ ( ± a , ± b ) = FPB ⁡ ( b , a ) {\displaystyle \operatorname {FPB} (\pm a,\pm b)=\operatorname {FPB} (b,a)} {\displaystyle \operatorname {FPB} (\pm a,\pm b)=\operatorname {FPB} (b,a)}
  • FPB ⁡ ( a , b ) = FPB ⁡ ( a , b − a ) = FPB ⁡ ( a , b + a ) = FPB ⁡ ( a , b − c a ) {\displaystyle \operatorname {FPB} (a,b)=\operatorname {FPB} (a,b-a)=\operatorname {FPB} (a,b+a)=\operatorname {FPB} (a,b-ca)} {\displaystyle \operatorname {FPB} (a,b)=\operatorname {FPB} (a,b-a)=\operatorname {FPB} (a,b+a)=\operatorname {FPB} (a,b-ca)}
  • FPB ⁡ ( a , 0 ) = | a | {\displaystyle \operatorname {FPB} (a,0)=|a|} {\displaystyle \operatorname {FPB} (a,0)=|a|}
  • FPB ⁡ ( a , 1 ) = 1 {\displaystyle \operatorname {FPB} (a,1)=1} {\displaystyle \operatorname {FPB} (a,1)=1}
  • Untuk sebarang bilangan bulat positif a , b {\displaystyle a,b} {\displaystyle a,b}, FPB ⁡ ( a , b ) = b {\displaystyle \operatorname {FPB} (a,b)=b} {\displaystyle \operatorname {FPB} (a,b)=b} jika dan hanya jika b {\displaystyle b} {\displaystyle b} habis membagi a {\displaystyle a} {\displaystyle a}.

Koprima

Artikel utama: Koprima (bilangan)

Dua buah bilangan dikatakan koprima, atau relatif prima, atau saling prima jika dan hanya jika faktor persekutuan terbesar dari kedua bilangan tersebut bernilai 1.[6]

Penerapan

Menyederhanakan pecahan

Salah satu penerapan terhadap faktor persekutuan terbesar adalah menyederhanakan pecahan.[7] Sebagai contoh, pecahan 4 8 {\displaystyle {\frac {4}{8}}} {\displaystyle {\frac {4}{8}}} dapat disederhanakan dengan menggunakan faktor persekutuan terbesar. Faktor persekutuan terbesar dari 4 {\displaystyle 4} {\displaystyle 4} dan 8 {\displaystyle 8} {\displaystyle 8} adalah FPB ⁡ ( 4 , 8 ) = 2 {\displaystyle \operatorname {FPB} (4,8)=2} {\displaystyle \operatorname {FPB} (4,8)=2}. Kita tuliskan sebagai

4 8 = 2 × 2 2 × 4 = 1 2 {\displaystyle {\frac {4}{8}}={\frac {2\times 2}{2\times 4}}={\frac {1}{2}}} {\displaystyle {\frac {4}{8}}={\frac {2\times 2}{2\times 4}}={\frac {1}{2}}}.

Kelipatan persekutuan terkecil

Artikel utama: Kelipatan persekutuan terkecil

Selain digunakan untuk menyederhanakan sebuah pecahan, faktor persekutuan terbesar juga dapat diterapkan dalam kelipatan persekutuan terkecil, di mana hubungan keduanya berkaitan dengan rumus berikut.

KPK ⁡ ( a , b ) = a b FPB ⁡ ( a , b ) {\displaystyle \operatorname {KPK} (a,b)={\frac {ab}{\operatorname {FPB} (a,b)}}} {\displaystyle \operatorname {KPK} (a,b)={\frac {ab}{\operatorname {FPB} (a,b)}}}.[8]

Lihat pula

  • Kelipatan persekutuan terkecil (KPK)

Rujukan

  1. 1 2 Sukirman (2016). Teori Bilangan. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka. ISBN 978-602-392-047-1. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Kawan Tanding Olimpiade Matematika - A. Bandung: Tim KTO Matematika. 2023. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ Achmad Arifin (2000). Aljabar. Bandung: Penerbit ITB. ISBN 979-9299-13-6. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Wono Setya Budhi (2006). Langkah Awal Menuju Olimpiade Matematika. Jakarta: Ricardo. ISBN 979-98175-0-1. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ↑ Eka Susilowati (2017). Teori Bilangan. Yogyakarta: Matematika. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. ↑ Weisstein, Eric W. "Greatest Common Divisor". mathworld.wolfram.com (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2023-04-06. Diakses tanggal 2021-11-20.
  7. ↑ "Greatest Common Factor". www.mathsisfun.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2005-10-29. Diakses tanggal 2021-11-21.
  8. ↑ Weisstein, Eric W. "Least Common Multiple". mathworld.wolfram.com (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2023-05-16. Diakses tanggal 2021-11-21.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Definisi
  2. Peristilahan
  3. Contoh
  4. Perhitungan FPB
  5. Faktorisasi prima
  6. Algoritma Euklides
  7. Sifat
  8. Koprima
  9. Penerapan
  10. Menyederhanakan pecahan
  11. Kelipatan persekutuan terkecil
  12. Lihat pula
  13. Rujukan

Artikel Terkait

Kelipatan persekutuan terkecil

persekutuan terbesar dapat juga dihitung melalui rumus berikut. di mana FPB {\displaystyle \operatorname {FPB} } adalah faktor persekutuan terbesar.

Serangan bom atom Hiroshima dan Nagasaki

penggunaan senjata nuklir terhadap Jepang dalam Perang Dunia II

Identitas Bézout

bilangan bulat a {\displaystyle a} dan b {\displaystyle b} dengan faktor persekutuan terbesar FPB ( a , b ) {\displaystyle \operatorname {FPB} \!\left(a,\

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026