Pecahan atau fraksi adalah istilah yang merujuk pada suatu bagian atau sejumlah bagian yang setara dari sesuatu yang "penuh". Dalam matematika, pecahan umumnya ditunjukkan dengan notasi , di mana b ≠ 0. Dalam hal ini a merupakan pembilang dan b merupakan penyebut. Hakikat dalam bilangan pecahan adalah bagaimana suatu nilai dapat disederhanakan. Penyederhanaan pembilang dan penyebut akan memudahkan dalam operasi aritmetika sehingga tidak menghasilkan angka yang terlalu besar tetapi tetap mempunyai nilai yang sama.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


Pecahan atau fraksi adalah istilah yang merujuk pada suatu bagian atau sejumlah bagian yang setara dari sesuatu yang "penuh". Dalam matematika, pecahan umumnya ditunjukkan dengan notasi , di mana b ≠ 0.[1] Dalam hal ini a merupakan pembilang (bahasa Inggris: numeratorcode: en is deprecated , bahasa Belanda: tellercode: nl is deprecated ) dan b merupakan penyebut (bahasa Inggris: denominatorcode: en is deprecated , bahasa Belanda: noemercode: nl is deprecated ). Hakikat dalam bilangan pecahan adalah bagaimana suatu nilai dapat disederhanakan. Penyederhanaan pembilang dan penyebut akan memudahkan dalam operasi aritmetika sehingga tidak menghasilkan angka yang terlalu besar tetapi tetap mempunyai nilai yang sama.
Pecahan dapat dibagi menjadi tiga, yaitu:
Contohnya , angka 1 adalah pembilang dan angka 2 adalah penyebut. Jika ingin mengubah pecahan tersebut menjadi desimal, maka harus dilakukan pembagian antara pembilang dan penyebut menjadi 1 ÷ 2 = 0,5. Dalam tabel berikut akan diberikan beberapa contoh cara membaca bilangan desimal.
| Angka | Cara dibaca |
|---|---|
| 0,5 | nol koma lima |
| 0,75 | nol koma tujuh lima |
| 0,025 | nol koma nol dua lima |
| Bilangan | Cara baca |
|---|---|
| setengah atau seperdua | |
| sepertiga atau satu pertiga | |
| seperempat atau satu perempat | |
| seperlima atau satu perlima | |
| seperenam atau satu perenam | |
| sepertujuh atau satu pertujuh | |
| seperdelapan atau satu perdelapan | |
| sepersembilan atau satu persembilan | |
| dua pertiga | |
| tiga perempat |
| Bilangan | Cara baca |
|---|---|
| satu setengah | |
| dua dua-pertiga | |
| tiga tiga-perempat |
Adapun operasi hitung pada pecahan, yaitu: penjumlahan dan pengurangan, perkalian, dan pembagian.
Adapun sifat-sifat penjumlahan pada pecahan, yaitu:[3][4]
Contoh penerapannya, yaitu :
Adapun sifat-sifat pengurangan pada pecahan, yaitu:[3][4]
Contoh penerapannya, yaitu:
Adapun sifat-sifat perkalian pada pecahan, yaitu:[4]
Contoh penerapannya, yaitu :
Adapun sifat-sifat pembagian pada pecahan, yaitu:[4]
Contoh penerapan, yaitu:
atau