Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Pecahan

Pecahan atau fraksi adalah istilah yang merujuk pada suatu bagian atau sejumlah bagian yang setara dari sesuatu yang "penuh". Dalam matematika, pecahan umumnya ditunjukkan dengan notasi , di mana b ≠ 0. Dalam hal ini a merupakan pembilang dan b merupakan penyebut. Hakikat dalam bilangan pecahan adalah bagaimana suatu nilai dapat disederhanakan. Penyederhanaan pembilang dan penyebut akan memudahkan dalam operasi aritmetika sehingga tidak menghasilkan angka yang terlalu besar tetapi tetap mempunyai nilai yang sama.

rasio dari dua bilangan
Diperbarui 24 Agustus 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Pecahan
Artikel ini berisi tentang istilah matematika. Untuk "fraksi" dalam politik, lihat Fraksi.
Seloyang kue dengan seperempat bagian yang telah diambil. Sisa tiga perempat bagian dari kue ditunjukkan pada gambar. Garis putus-putus menunjukkan di bagian mana kue dapat dipotong agar dapat membagi kue itu sama rata. Seperempat ditulis dengan notasi pecahan 14.

Pecahan atau fraksi adalah istilah yang merujuk pada suatu bagian atau sejumlah bagian yang setara dari sesuatu yang "penuh". Dalam matematika, pecahan umumnya ditunjukkan dengan notasi a b {\displaystyle {a \over b}} {\displaystyle {a \over b}}, di mana b ≠ 0.[1] Dalam hal ini a merupakan pembilang (bahasa Inggris: numeratorcode: en is deprecated , bahasa Belanda: tellercode: nl is deprecated ) dan b merupakan penyebut (bahasa Inggris: denominatorcode: en is deprecated , bahasa Belanda: noemercode: nl is deprecated ). Hakikat dalam bilangan pecahan adalah bagaimana suatu nilai dapat disederhanakan. Penyederhanaan pembilang dan penyebut akan memudahkan dalam operasi aritmetika sehingga tidak menghasilkan angka yang terlalu besar tetapi tetap mempunyai nilai yang sama.

Jenis

Pecahan dapat dibagi menjadi tiga, yaitu:

  • Bilangan Desimal atau pecahan desimal adalah sebuah bilangan yang ditandai dengan tanda koma (,). Namun dalam pemrogaman, bilangan desimal dapat ditandai dengan tanda titik (.) yang mewakili tanda koma (,) . Bilangan desimal bisa didapat melalui pembagian antara pembilang dan penyebut suatu pecahan.

Contohnya 1 2 {\displaystyle {\displaystyle {1 \over 2}}} {\displaystyle {\displaystyle {1 \over 2}}}, angka 1 adalah pembilang dan angka 2 adalah penyebut. Jika ingin mengubah pecahan tersebut menjadi desimal, maka harus dilakukan pembagian antara pembilang dan penyebut menjadi 1 ÷ 2 = 0,5. Dalam tabel berikut akan diberikan beberapa contoh cara membaca bilangan desimal.

AngkaCara dibaca
0,5nol koma lima
0,75nol koma tujuh lima
0,025nol koma nol dua lima
  • Bilangan Pecahan Biasa merupakan pecahan yang terdiri atas pembilang dan penyebut dimana pembilang lebih kecil dari penyebut.
BilanganCara baca
1 2 {\displaystyle {\displaystyle {1 \over 2}}} {\displaystyle {\displaystyle {1 \over 2}}}setengah atau seperdua
1 3 {\displaystyle {\displaystyle {1 \over 3}}} {\displaystyle {\displaystyle {1 \over 3}}} sepertiga atau satu pertiga
1 4 {\displaystyle {\displaystyle {1 \over 4}}} {\displaystyle {\displaystyle {1 \over 4}}}seperempat atau satu perempat
1 5 {\displaystyle {1 \over 5}} {\displaystyle {1 \over 5}}seperlima atau satu perlima
1 6 {\displaystyle {\displaystyle {1 \over 6}}} {\displaystyle {\displaystyle {1 \over 6}}}seperenam atau satu perenam
1 7 {\displaystyle {1 \over 7}} {\displaystyle {1 \over 7}}sepertujuh atau satu pertujuh
1 8 {\displaystyle {1 \over 8}} {\displaystyle {1 \over 8}}seperdelapan atau satu perdelapan
1 9 {\displaystyle {1 \over 9}} {\displaystyle {1 \over 9}}sepersembilan atau satu persembilan
2 3 {\displaystyle {2 \over 3}} {\displaystyle {2 \over 3}}dua pertiga
3 4 {\displaystyle {3 \over 4}} {\displaystyle {3 \over 4}}tiga perempat
  • Pecahan Campuran merupakan suatu bentuk pecahan yang terdiri dari bilangan bulat, pembilang, dan penyebut.[2] Pecahan campuran adalah penyederhanaan dari pecahan biasa tidak murni. Yang dimaksud pecahan biasa tidak murni adalah pecahan yang angka pembilang lebih besar dari penyebut. Contohnya 19 2 {\displaystyle {19 \over 2}} {\displaystyle {19 \over 2}}, angka 19 merupakan pembilang, angka 2 merupakan penyebut. Bisa dilihat pembilangnya lebih besar dari penyebut, sehingga dapat disederhanakan dengan cara membagi pembilang dengan penyebutnya. Caranya 19 ÷ 2 = 9 sisa 1, angka 9 yang merupakan hasil baginya adalah bilangan bulat, sisanya yaitu angka 1 adalah pembilang, angka 2 tetap sebagai penyebut. Sehingga bentuk pecahan campuran dari pecahan 19 2 {\displaystyle {19 \over 2}} {\displaystyle {19 \over 2}} adalah 9 = 9 1 2 {\displaystyle 9{1 \over 2}} {\displaystyle 9{1 \over 2}}. Dalam tabel berikut akan diberikan beberapa contoh cara membaca pecahan campuran.
BilanganCara baca
1 1 2 {\displaystyle 1{1 \over 2}} {\displaystyle 1{1 \over 2}}satu setengah
2 2 3 {\displaystyle 2{2 \over 3}} {\displaystyle 2{2 \over 3}}dua dua-pertiga
3 3 4 {\displaystyle 3{3 \over 4}} {\displaystyle 3{3 \over 4}}tiga tiga-perempat

Operasi Hitung pada Pecahan

Adapun operasi hitung pada pecahan, yaitu: penjumlahan dan pengurangan, perkalian, dan pembagian.

Penjumlahan dan Pengurangan

Penjumlahan

Adapun sifat-sifat penjumlahan pada pecahan, yaitu:[3][4]

  1. a b + c b = a + c b {\displaystyle {\frac {a}{b}}+{\frac {c}{b}}={\frac {a+c}{b}}} {\displaystyle {\frac {a}{b}}+{\frac {c}{b}}={\frac {a+c}{b}}}
  2. a b + c d = a ⋅ d + b ⋅ c b ⋅ d {\displaystyle {\frac {a}{b}}+{\frac {c}{d}}={\frac {a\cdot d+b\cdot c}{b\cdot d}}} {\displaystyle {\frac {a}{b}}+{\frac {c}{d}}={\frac {a\cdot d+b\cdot c}{b\cdot d}}}

Contoh penerapannya, yaitu :

  1. 2 7 + 3 7 = 2 + 3 7 = 5 7 {\displaystyle {\frac {2}{7}}+{\frac {3}{7}}={\frac {2+3}{7}}={\frac {5}{7}}} {\displaystyle {\frac {2}{7}}+{\frac {3}{7}}={\frac {2+3}{7}}={\frac {5}{7}}}
  2. 2 3 + 4 5 = 2 ⋅ 5 + 3 ⋅ 4 3 ⋅ 5 = 10 + 12 15 = 22 15 = 1 7 15 {\displaystyle {\frac {2}{3}}+{\frac {4}{5}}={\frac {2\cdot 5+3\cdot 4}{3\cdot 5}}={\frac {10+12}{15}}={\frac {22}{15}}=1{\frac {7}{15}}} {\displaystyle {\frac {2}{3}}+{\frac {4}{5}}={\frac {2\cdot 5+3\cdot 4}{3\cdot 5}}={\frac {10+12}{15}}={\frac {22}{15}}=1{\frac {7}{15}}} (Hasil 22 15 {\displaystyle {22 \over 15}} {\displaystyle {22 \over 15}} langsung disederhanakan dengan cara mengubahnya menjadi pecahan campuran.) [5]

Pengurangan

Adapun sifat-sifat pengurangan pada pecahan, yaitu:[3][4]

  1. a b − c b = a − c b {\displaystyle {\frac {a}{b}}-{\frac {c}{b}}={\frac {a-c}{b}}} {\displaystyle {\frac {a}{b}}-{\frac {c}{b}}={\frac {a-c}{b}}}
  2. a b − c d = a ⋅ d − b ⋅ c b ⋅ d {\displaystyle {\frac {a}{b}}-{\frac {c}{d}}={\frac {a\cdot d-b\cdot c}{b\cdot d}}} {\displaystyle {\frac {a}{b}}-{\frac {c}{d}}={\frac {a\cdot d-b\cdot c}{b\cdot d}}}

Contoh penerapannya, yaitu:

  1. 3 7 − 2 7 = 3 − 2 7 = 1 7 {\displaystyle {\frac {3}{7}}-{\frac {2}{7}}={\frac {3-2}{7}}={\frac {1}{7}}} {\displaystyle {\frac {3}{7}}-{\frac {2}{7}}={\frac {3-2}{7}}={\frac {1}{7}}}
  2. 4 5 − 2 3 = 4 ⋅ 3 − 2 ⋅ 5 5 ⋅ 3 = 12 − 10 15 = 2 15 2 15 {\displaystyle {\frac {4}{5}}-{\frac {2}{3}}={\frac {4\cdot 3-2\cdot 5}{5\cdot 3}}={\frac {12-10}{15}}={\frac {2}{15}}{\frac {2}{15}}} {\displaystyle {\frac {4}{5}}-{\frac {2}{3}}={\frac {4\cdot 3-2\cdot 5}{5\cdot 3}}={\frac {12-10}{15}}={\frac {2}{15}}{\frac {2}{15}}}

Perkalian

Adapun sifat-sifat perkalian pada pecahan, yaitu:[4]

  1. a b × c d = a × c b × d {\displaystyle {\frac {a}{b}}\times {\frac {c}{d}}={\frac {a\times c}{b\times d}}} {\displaystyle {\frac {a}{b}}\times {\frac {c}{d}}={\frac {a\times c}{b\times d}}}
  2. a × b c = a × b c {\displaystyle a\times {\frac {b}{c}}={\frac {a\times b}{c}}} {\displaystyle a\times {\frac {b}{c}}={\frac {a\times b}{c}}}

Contoh penerapannya, yaitu :

  1. 2 3 × 5 7 = 2 × 5 3 × 7 = 10 21 {\displaystyle {\frac {2}{3}}\times {\frac {5}{7}}={\frac {2\times 5}{3\times 7}}={\frac {10}{21}}} {\displaystyle {\frac {2}{3}}\times {\frac {5}{7}}={\frac {2\times 5}{3\times 7}}={\frac {10}{21}}}
  2. 2 × 3 5 = 2 × 3 5 = 6 5 = 1 1 5 {\displaystyle 2\times {\frac {3}{5}}={\frac {2\times 3}{5}}={\frac {6}{5}}=1{\frac {1}{5}}} {\displaystyle 2\times {\frac {3}{5}}={\frac {2\times 3}{5}}={\frac {6}{5}}=1{\frac {1}{5}}}

Pembagian

Adapun sifat-sifat pembagian pada pecahan, yaitu:[4]

  1. a b ÷ c d = a b × d c {\displaystyle {\frac {a}{b}}\div {\frac {c}{d}}={\frac {a}{b}}\times {\frac {d}{c}}} {\displaystyle {\frac {a}{b}}\div {\frac {c}{d}}={\frac {a}{b}}\times {\frac {d}{c}}}
  2. a b c d = a b × d c {\displaystyle {\frac {\frac {a}{b}}{\frac {c}{d}}}={\frac {a}{b}}\times {\frac {d}{c}}} {\displaystyle {\frac {\frac {a}{b}}{\frac {c}{d}}}={\frac {a}{b}}\times {\frac {d}{c}}}

Contoh penerapan, yaitu:

2 3 ÷ 5 7 = 2 3 × 7 5 = 14 15 {\displaystyle {\frac {2}{3}}\div {\frac {5}{7}}={\frac {2}{3}}\times {\frac {7}{5}}={\frac {14}{15}}} {\displaystyle {\frac {2}{3}}\div {\frac {5}{7}}={\frac {2}{3}}\times {\frac {7}{5}}={\frac {14}{15}}} atau 2 3 5 7 = 2 3 × 7 5 = 14 15 {\displaystyle {\frac {\frac {2}{3}}{\frac {5}{7}}}={\frac {2}{3}}\times {\frac {7}{5}}={\frac {14}{15}}} {\displaystyle {\frac {\frac {2}{3}}{\frac {5}{7}}}={\frac {2}{3}}\times {\frac {7}{5}}={\frac {14}{15}}}

Lihat pula

  • iconPortal matematika
  • Bilangan asli
  • Bilangan bulat
  • Bilangan cacah
  • Bilangan imajiner
  • Bilangan kompleks
  • Bilangan riil
  • Bilangan rasional
  • Bilangan irasional
  • Bilangan prima
  • Bilangan komposit

Pranala luar

  • Curricula for Creating Fractions
  • Curricula for Teaching about Fractions Diarsipkan 2008-01-12 di Wayback Machine.
  • Teaching Fractions: New Methods, New Resources Diarsipkan 2008-03-09 di Wayback Machine.
  • Worksheets:Fractions
  • Interactive and dynamic worksheets to visualize fractions
  • Worksheets: Identifying Fractions
  • Worksheets: Improper Fractions to Mixed Numbers
  • Curricula for Teaching about Equivalent Fractions
  • Free online quizzes about Fractions
  • Endless Examples & Exercises for fractions
  • Connected Mathematics
  • "Fractions" by Stephen Wolfram, The Wolfram Demonstrations Project, 2007.

Referensi

  1. ↑ Murjana, Angga (2020-03-16). "Rumus Pembagian Pecahan Campuran, Biasa, Desimal + Contoh Soal". RumusRumus.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2020-08-19.
  2. ↑ "Bilangan Pecahan : Pengertian dan Jenisnya (LENGKAP)". www.seputarpengetahuan.co.id. Diakses tanggal 2020-08-19.
  3. 1 2 "√ Operasi Hitung Pecahan (Rumus dan Contoh Soal)". Rumus Pintar (dalam bahasa American English). 2020-07-06. Diakses tanggal 2020-08-24.
  4. 1 2 3 4 Teknokiper. "Sifat-sifat Operasi Bilangan Pecahan". Diarsipkan dari asli tanggal 2020-08-06. Diakses tanggal 2020-08-24.
  5. ↑ "Ubah menjadi Pecahan Campuran 22/15 | Mathway". www.mathway.com. Diakses tanggal 2020-08-19.
  • l
  • b
  • s
Pecahan dan rasio
Pembagian dan rasio
  • Pembagian : Pembagi = Hasil bagi
The ratio of width to height of standard-definition television.
Pecahan
  • Pembilang / Penyebut = Hasil bagi
  • Aljabar
  • Aspek
  • Berlanjut
  • Bilangan bulat
  • Biner
  • Desimal
  • Diadik
  • Emas
    • Perak
  • Interval
  • KPK
  • Mesir
  • Persentase
  • Satuan
  • Taktereduksi
    • Reduksi
  • Ukuran kertas
  • l
  • b
  • s
Sistem bilangan
Himpunan terhitung
  • Bilangan asli ( N {\displaystyle \scriptstyle \mathbb {N} } {\displaystyle \scriptstyle \mathbb {N} })
  • Bilangan bulat ( Z {\displaystyle \scriptstyle \mathbb {Z} } {\displaystyle \scriptstyle \mathbb {Z} })
  • Bilangan rasional ( Q {\displaystyle \scriptstyle \mathbb {Q} } {\displaystyle \scriptstyle \mathbb {Q} })
  • Bilangan aljabar ( Q ¯ {\displaystyle \scriptstyle {\overline {\mathbb {Q} }}} {\displaystyle \scriptstyle {\overline {\mathbb {Q} }}})
  • Perioda
  • Bilangan terkomputasi
  • Bilangan aritmetis
Bilangan riil dan
cabangan
  • Bilangan riil ( R {\displaystyle \scriptstyle \mathbb {R} } {\displaystyle \scriptstyle \mathbb {R} })
  • Bilangan kompleks ( C {\displaystyle \scriptstyle \mathbb {C} } {\displaystyle \scriptstyle \mathbb {C} })
  • Kuaternion ( H {\displaystyle \scriptstyle \mathbb {H} } {\displaystyle \scriptstyle \mathbb {H} })
  • Oktonion ( O {\displaystyle \scriptstyle \mathbb {O} } {\displaystyle \scriptstyle \mathbb {O} })
  • Sedenion ( S {\displaystyle \scriptstyle \mathbb {S} } {\displaystyle \scriptstyle \mathbb {S} })
  • Aljabar Cayley–Dickson
  • Bilangan rangkap
  • Bilangan kompleks hiperbolik
  • Bilangan hiperkompleks
  • Bilangan superreal
  • Bilangan irasional
  • Bilangan transenden
  • Bilangan hiperreal
  • Bilangan surreal
Sistem lain
  • Bilangan kardinal
  • Bilangan ordinal
  • Bilangan p-adik
  • Bilangan supernatural
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Jepang
  • Republik Ceko
  • Spanyol
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Jenis
  2. Operasi Hitung pada Pecahan
  3. Penjumlahan dan Pengurangan
  4. Lihat pula
  5. Pranala luar
  6. Referensi

Artikel Terkait

Rasio

hasil bagi dari dua bilangan atau kuantitas yang sejenis

Pangkat dua

hasil perkalian

Bilangan persegi

bilangan persegi atau kuadrat sempurna adalah sebuah bilangan bulat yang merupakan pangkat dua dari sebuah bilangan bulat; Dengan kata lain, bilangan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026