Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Bintang Republik Indonesia Utama

Bintang Republik Indonesia Utama adalah tanda kehormatan Bintang Republik Indonesia kelas III. Sebagai kelas dari Bintang Republik Indonesia, bintang ini diberikan untuk menghargai mereka yang secara luar biasa menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

kelas dari tanda kehormatan Bintang Republik Indonesia
Diperbarui 21 September 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Bintang Republik Indonesia Utama
Bintang Republik Indonesia Utama
Dianugerahkan oleh Presiden Indonesia
TipeBintang Sipil
Dibentuk1959
Negara Indonesia
KelayakanSipil
StatusMasih dianugerahkan
Statistik
Penganugerahan terakhirAirlangga Hartarto
Prioritas
Tingkat lebih tinggiBintang Republik Indonesia Adipradana
Tingkat lebih rendahBintang Republik Indonesia Pratama

1959–1972

1972–sekarang
Pita tanda kehormatan

Bintang Republik Indonesia Utama adalah tanda kehormatan Bintang Republik Indonesia kelas III. Sebagai kelas dari Bintang Republik Indonesia, bintang ini diberikan untuk menghargai mereka yang secara luar biasa menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.[1]

Bentuk

Sesudah 1972

Bintang ini diberikan dalam bentuk selempang yang digunakan dengan cara diselempangkan dari pundak kanan ke pinggang kiri sehingga bintang terletak di pinggang kiri. Penerima penghargaan juga mendapatkan patra yang dipakai di dada kiri pada saku di bawah kancing baju, miniatur yang dipakai pada lidah baju, dan piagam sebagai tanda pemberian bintang ini.[2] Pita tanda kehormatan ini berwarna dasar kuning dengan satu lajur merah besar di masing-masing pinggirnya dan satu lajur merah kecil di tengahnya.[3]

Sebelum 1972

Sebelum 1972, Bintang Republik Indonesia Utama diberikan dalam bentuk lencana yang dipakai dengan cara digantungkan di dada kiri di atas saku baju. Bintang ini kala itu tidak dilengkapi dengan patra bintang. Lajur-lajur pita yang ada berwarna dasar kuning dengan satu lajur merah besar dan satu lajur merah kecil di masing-masing pinggirnya.[4][5]

Daftar penerima

Kategori utama: Penerima Bintang Republik Indonesia Utama
Nama Jabatan Dasar Hukum Tanggal Ref.
Abdul Harris Nasution Jenderal TNI; Panglima/Kepala Staf Angkatan Bersenjata Keppres No. 4/TK/1963 10 Januari 1963 [6][7]
Ahmad Yani Letnan Jenderal TNI; Menteri/Panglima Angkatan Darat; Kasad Keppres No. 4/TK/1963 10 Januari 1963 [7]
Abdoel Kahar Moezakir (Almarhum) Tokoh Perancang Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 Keppres No. 46/TK/1992 12 Agustus 1992
Abikusno Tjokrosujono (Almarhum) Tokoh Perancang Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 Keppres No. 46/TK/1992 12 Agustus 1992
Ali Alatas, S.H. Menteri Luar Negeri Keppres No. 71/TK/1998 6 Agustus 1998
Ki Bagoes Hadikoesoemo, (Almarhum) Tokoh Perancang Pembentukan Undang-undang Dasar 1945 Keppres No. 72/TK/1995 7 Agustus 1995
Harmoko, H. Ketua DPR/MPR RI Keppres No. 75/TK/1999 13 Agustus 1999
Abdul Wahid Hasjim, H. (Almarhum) Tokoh Perancang Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 Keppres No. 46/TK/1992 12 Agustus 1992
Ginanjar Kartasasmita, Prof. Dr. Ir. Menteri Negara Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri Keppres No. 71/TK/1998 6 Agustus 1998
Maladi Menteri Olah Raga Keppres No. 26/BTK/1964 25 November 1964
Alexander Andries Maramis, S.H. (Almarhum) Tokoh Perancang Pembentukan Undang-undang Dasar 1945 Keppres No. 46/TK/1992 12 Agustus 1992
Hidajat Martaatmadja Letjen TNI/Menteri diperbantukan kepada
Wakil Menteri Urusan Pertahanan Keamanan
Keppres No. 4/TK/1963 10 Januari 1963
Teuku Muhammad Hasan Tokoh Perancang Undang-undang Dasar 1945 Keppres No. 72/TK/1995 7 Agustus 1995
Lambertus Nicodemus Palar, (Almarhum) Duta Besar Republik Indonesia untuk USA Keppres No. 1/BTK/1967 10 Januari 1967
Radius Prawiro, Drs. Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, Industri
Wasbang Kabinet Pembangunan V
Keppres No. 71/TK/1998 6 Agustus 1998
Haji Agus Salim (Almarhum) Tokoh Perancang Pembentukan Undang-undang Dasar 1945 Keppres No. 46/TK/1992 12 Agustus 1992
Hartarto Sastrosoenarto, Dr. Ir. Menteri Negara Koordinator Bidang Pengawasan Pembangunan, dan PAN Keppres No. 71/TK/1998 6 Agustus 1998
Kasman Singodimedjo, Mr. (Almarhum) Tokoh Perancang Pembentukan Undang-undang Dasar 1945 Keppres No. 72/TK/1995 7 Agustus 1995
Achmad Soebardjo, S.H. (Almarhum) Tokoh Perancang Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 Keppres No. 46/TK/1992 12 Agustus 1992
Mgr. Albertus Sugyo Pranoto, S.J. (Almarhum) Uskup Agung untuk Indonesia di Semarang Keppres No. 31/BTK/1964 25 Desember 1964
Sumitro Jenderal TNI/Wapangkopkamtib Keppres No. 12/TK/1973 10 Maret 1973
Soepomo, R. Prof. Dr. Mr. (Almarhum) Keppres No. 75/BTK/1999 13 Agustus 1999
Sutan Usman Karim (Almarhum) Dubes Republik Indonesia untuk India Keppres No. 1/BTK/1967 10 Januari 1967
Haryono Suyono, H., Prof. Dr. Menteri Negara Koordinator Bidang
Kesejahteraan Rakyat, dan Pengentasan Kemiskinan
Keppres No. 71/TK/1998 6 Agustus 1998
Feisal Tanjung Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Keppres No. 71/TK/1998 6 Agustus 1998
Akbar Tanjung Menteri Sekretaris Negara Keppres No. 71/TK/1998 6 Agustus 1998
Radjiman Wedyodiningrat, KRT., Dr. (Almarhum) Tokoh Perancang Pembentukan Undang-undang Dasar 1945 Keppres No. 46/TK/1992 12 Agustus 1992
Muhammad Yamin, S.H. (Almarhum) Tokoh Perancang Pembentukan Undang-undang Dasar 1945 Keppres No. 46/TK/1992 12 Agustus 1992
Martti Ahtisaari Mantan Presiden Finlandia 18 Agustus 2006 [8][9]
Rudolf Kolak Wakil Presiden Majelis Republik Federal Sosialis Yugoslavia Keppres No. 52/TK/1975 1 Juli 1975 [10]
Luhut Binsar Pandjaitan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Keppres No. 104/TK/2024 14 Agustus 2024 [11]
Airlangga Hartarto Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Keppres No. 104/TK/2024 14 Agustus 2024 [11]
Puan Maharani Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI Keppres No. 73/TK/2025 25 Agustus 2025 [12]
Ahmad Muzani Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat RI Keppres No. 73/TK/2025 25 Agustus 2025 [12]
Sultan Bachtiar Najamuddin Ketua Dewan Perwakilan Daerah RI Keppres No. 73/TK/2025 25 Agustus 2025 [12]
Sufmi Dasco Ahmad Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI Keppres No. 73/TK/2025 25 Agustus 2025 [12]
Zulkifli Hasan Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Keppres No. 73/TK/2025 25 Agustus 2025 [12]
Wiranto Jenderal TNI; Panglima ABRI; Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Politik dan Keamanan Keppres No. 73/TK/2025 25 Agustus 2025 [12]
Agum Gumelar Jenderal TNI (HOR) Keppres No. 73/TK/2025 25 Agustus 2025 [12]
Abdullah Mahmud Hendropriyono Jenderal TNI (HOR); Kepala Badan Intelijen Negara Keppres No. 73/TK/2025 25 Agustus 2025 [12]
Moerdiono (Almarhum) Letnan Jenderal TNI; Menteri Sekretaris Negara Keppres No. 73/TK/2025 25 Agustus 2025 [12]
Hoegeng Iman Santoso (Almarhum) Jenderal Polisi; Kepala Kepolisian Negara RI Keppres No. 73/TK/2025 25 Agustus 2025 [12]
Rachmawati Soekarnoputri (Almarhum) Pejuang Demokrasi dan Kebangsaan Keppres No. 73/TK/2025 25 Agustus 2025 [12]
Abdul Rachman Ramly (Almarhum) Mayor Jenderal TNI; Duta Besar RI untuk Amerika Serikat Keppres No. 73/TK/2025 25 Agustus 2025 [12]
Aloysius Benedictus Mboi (Almarhum) Gubernur Nusa Tenggara Timur Keppres No. 73/TK/2025 25 Agustus 2025 [12]
Mohammad Noer (Almarhum) Duta Besar RI untuk Prancis Keppres No. 73/TK/2025 25 Agustus 2025 [12]

Sumber: [13][6]

Lihat pula

  • Bintang Republik Indonesia Adipurna
  • Bintang Republik Indonesia Adipradana
  • Bintang Republik Indonesia Pratama
  • Bintang Republik Indonesia Nararya
  • Daftar tanda kehormatan di Indonesia

Referensi

  1. ↑ Sekretariat Negara Republik Indonesia. "Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 Tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan" (PDF). Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2021-06-13. Diakses tanggal 2021-04-20.
  2. ↑ Sekretariat Negara Republik Indonesia. "Bintang Republik Indonesia" (PDF). Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. Diakses tanggal 2018-02-25.
  3. ↑ Sekretariat Negara Republik Indonesia. "Lampiran III Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2010" (PDF). JDIH Kementerian Sekretariat Negara. Diakses tanggal 2021-04-20.
  4. ↑ "Undang-Undang Darurat No. 5 Tahun 1959 tentang Tanda Kehormatan Bintang Republik Indonesia". Arsip Nasional Republik Indonesia. 1959. Diakses tanggal 10 Januari 2020.
  5. ↑ "Lampiran Undang-Undang Darurat Nomor 5 Tahun 1959 tentang Tanda Kehormatan Bintang Republik Indonesia". hukumonline.com. Diakses tanggal 2021-10-22.
  6. 1 2 "Daftar WNI yang Menerima Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera 1959 - 2003" (PDF). Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. Diakses tanggal 2023-05-30.
  7. 1 2 Profil Kepala Staf Angkatan Darat Ke-1 s.d. Ke-26. Bandung: Dinas Sejarah Angkatan Darat. 2011. hlm. 22-23 dan 52. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  8. ↑ "Presiden Anugerahkan Bintang Utama Kepada Ahtisaari - Cetak ANTARA News". web.archive.org. 2015-04-04. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-04-04. Diakses tanggal 2023-05-30.
  9. ↑ Liputan6.com (2006-08-18). "Martti Ahtisaari Memperoleh Penghargaan". liputan6.com. Diakses tanggal 2023-05-30. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
  10. ↑ "VgAg; Enameled; Cross 54x50,3 mm., 27g.; with original s… | Drouot.com". drouot.com. Diakses tanggal 2023-05-30.
  11. 1 2 Media, Kompas Cyber (2024-08-14). "Jokowi Berikan Gelar Tanda Kehormatan untuk 64 Tokoh, Ada Prabowo, Airlangga hingga Surya Paloh". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2024-08-14.
  12. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Evandio, Akbar (2025-08-25). "Lengkap! Ini Daftar Daftar Peraih Bintang RI Utama dari Prabowo". Bisnis.com. Diakses tanggal 2025-08-25.
  13. ↑ "Daftar WNI yang Menerima Tanda Kehormatan Bintang Republik Indonesia 1959 - sekarang" (PDF). Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. Diakses tanggal 2023-05-30.

Daftar rujukan

  • "Daftar WNI yang Menerima Tanda Kehormatan Bintang Republik Indonesia Tahun 1959–Sekarang" (PDF). Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia.
  • l
  • b
  • s
Indonesia Tanda jasa dan tanda kehormatan di Indonesia
Tanda jasa
  • Medali Kepeloporan
  • Medali Kejayaan
  • Medali Perdamaian
Tanda kehormatan
Bintang
Sipil
Seluruh bidang
  • Bintang Republik Indonesia
  • Bintang Mahaputera
Bidang tertentu
  • Bintang Jasa
  • Bintang Kemanusiaan
  • Bintang Penegak Demokrasi
  • Bintang Budaya Parama Dharma
  • Bintang Bhayangkara
Militer
  • Bintang Gerilya
  • Bintang Sakti
  • Bintang Dharma
  • Bintang Yudha Dharma
  • Bintang Kartika Eka Pakçi
  • Bintang Jalasena
  • Bintang Swa Bhuwana Paksa
Satyalancana
Sipil
Umum
  • Satyalancana Perintis Kemerdekaan
  • Satyalancana Pembangunan
  • Satyalancana Wira Karya
  • Satyalancana Kebaktian Sosial
  • Satyalancana Kebudayaan
  • Satyalancana Pendidikan
  • Satyalancana Karya Satya
    • 30 tahun
    • 20 tahun
    • 10 tahun
  • Satyalancana Dharma Olahraga
  • Satyalancana Dharma Pemuda
  • Satyalancana Kepariwisataan
  • Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha
Kepolisian
  • Satyalancana Pengabdian
  • Satyalancana Bhakti Pendidikan
  • Satyalancana Jana Utama
  • Satyalancana Ksatria Bhayangkara
  • Satyalancana Karya Bhakti
  • Satyalancana Operasi Kepolisian
  • Satyalancana Bhakti Buana
  • Satyalancana Bhakti Nusa
  • Satyalancana Bhakti Purna
Militer
  • Satyalancana Bhakti
  • Satyalancana Teladan
  • Satyalancana Kesetiaan
  • Satyalancana Santi Dharma
  • Satyalancana Dwidya Sistha
  • Satyalancana Dharma Nusa
  • Satyalancana Dharma Bantala
  • Satyalancana Dharma Samudra
  • Satyalancana Dharma Dirgantara
  • Satyalancana Wira Nusa
  • Satyalancana Wira Dharma
  • Satyalancana Wira Siaga
  • Satyalancana Ksatria Yudha
Samkaryanugraha
  • Samkaryanugraha
  • Parasamya Purnakarya Nugraha
  • Nugraha Sakanti
Bekas tanda kehormatan
Bintang
  • Bintang Sewindu Angkatan Perang Republik Indonesia
  • Bintang Garuda
Satyalancana
Sipil
  • Satyalancana Peringatan Perjuangan Kemerdekaan
  • Satyalancana Keamanan
  • Satyalancana Pepera
  • Satyalancana Karya Satya1
    • Kelas I Kelas II Kelas III Kelas IV Kelas V
  • Satyalancana Prasetya Pancawarsa3
  • Satyalancana Ksatriya Tamtama2
Militer
  • Satyalancana Peristiwa
    • Aksi Militer I
    • Aksi Militer II
  • Satyalancana Gerakan Operasi Militer
  • Satyalancana Penegak
  • Satyalancana Seroja
  • Satyalancana Saptamarga
  • Satyalancana Satya Dharma
  • Satyalancana Jasadharma Angkatan Laut
  • Satyalancana Yuda Tama ALRI
  • Satyalancana Yuda Tama KKO ALRI
Samkaryanugraha
  • Parasamya Purnakarya Nugraha
    • Prayojana Kriya Pata
  • Nugraha Sakanti1
    • Jana Utama
    • Ksatria Tamtama
    • Karya Bhakti
  • 1Diubah sistem kelasnya
  • 2Diubah namanya
  • 3Diubah sistem kelas dan namanya
Tanda kehormatan lainnya
Legiun Veteran
  • Bintang Legiun Veteran Republik Indonesia
  • Satyalancana Legiun Veteran Republik Indonesia
Gerakan Pramuka
  • Lencana Tunas Kencana
  • Lencana Melati
  • Lencana Darma Bakti
  • Lencana Teladan
  • Lencana Wiratama
  • Lencana Karya Bakti
  • Lencana Satyawira
    • Utama
    • Madya
    • Pratama
  • Lencana Pancawarsa
    • Utama
    • I–IX

Artikel bertopik Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Bentuk
  2. Sesudah 1972
  3. Sebelum 1972
  4. Daftar penerima
  5. Lihat pula
  6. Referensi
  7. Daftar rujukan

Artikel Terkait

Daftar tanda kehormatan Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Bintang Republik Indonesia

tanda kehormatan tertinggi di Indonesia

Bintang Republik Indonesia Adipurna

kelas dari tanda kehormatan Bintang Republik Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026