Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Sultan Bachtiar Najamudin

Sultan Baktiar Najamudin, yang akrab disapa SBN atau Bungsu, lahir pada 11 Mei 1979 di Bengkulu, tanah kelahiran Fatmawati Soekarno. adalah politikus Indonesia yang sejak 2 Oktober 2024 menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia. Ia sebelumnya menjabat Wakil Ketua III DPD RI (2019–2024) dan Wakil Gubernur Bengkulu (2013–2015).

politisi Indonesia
Diperbarui 1 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Sultan Bachtiar Najamudin
Sultan Baktiar Najamudin
Potret sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah periode 2024-2029
Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia ke-6
Petahana
Mulai menjabat
2 Oktober 2024
Wakil KetuaGKR Hemas
Yorrys Raweyai
Tamsil Linrung
Sebelum
Pendahulu
La Nyalla Mattalitti
Pengganti
Petahana
Sebelum
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia
Masa jabatan
2 Oktober 2019 – 30 September 2024
Menjabat bersama Nono Sampono & Mahyudin
Ketua DPDLa Nyalla Mattalitti
Sebelum
Pendahulu
Darmayanti Lubis
Akhmad Muqowam
Pengganti
GKR Hemas
Yorrys Raweyai
Tamsil Linrung
Wakil Gubernur Bengkulu ke-7
Masa jabatan
4 Juli 2013 – 1 Desember 2015
GubernurJunaidi Hamsyah
Sebelum
Pendahulu
Junaidi Hamsyah
Pengganti
Rohidin Mersyah
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir11 Mei 1979 (umur 46)
Anggut, Pino, Bengkulu Selatan, Indonesia
KebangsaanIndonesia
Partai politik  Independen
PekerjaanPolitikus
Situs websultanbnajamudin.com
  • (25 Agustus 2025) Bintang Republik Indonesia Utama
  • (14 Agustus 2024) Bintang Mahaputera Nararya Suntingan nilai di Wikidata
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Sultan Baktiar Najamudin, yang akrab disapa SBN atau Bungsu, lahir pada 11 Mei 1979 di Bengkulu, tanah kelahiran Fatmawati Soekarno. adalah politikus Indonesia yang sejak 2 Oktober 2024 menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI).[1] Ia sebelumnya menjabat Wakil Ketua III DPD RI (2019–2024) dan Wakil Gubernur Bengkulu (2013–2015).[2]

Karena keterbatasan ekonomi, Sultan merantau ke Jakarta, bekerja sambil melanjutkan pendidikan hingga akhirnya diterima di Universitas Indonesia. Ia dikenal sebagai pemimpin muda yang berwawasan luas—seorang aktivis, wirausahawan, sekaligus politisi. Sejak muda, ia aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan dan pernah memegang posisi penting, termasuk Ketua KONI, KNPI, dan HIPMI baik di tingkat provinsi maupun nasional.

Karier politiknya dimulai pada tahun 2009 ketika ia terpilih sebagai senator yang mewakili Bengkulu di Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) pada usia 30 tahun. Ia kemudian mengundurkan diri dari posisi tersebut untuk menjabat sebagai Wakil Gubernur Bengkulu (2013–2015). Selanjutnya, Sultan dipercaya menjadi Wakil Ketua DPD RI (2019–2024) dan kini menjabat sebagai Ketua DPD RI (2024–2029), menjadikannya pemimpin termuda dari lembaga tinggi negara di Indonesia. Atas kiprahnya, ia telah menerima berbagai penghargaan bergengsi, di antaranya Best Parliamentary Award (2021), Critical & Pro-Democracy Senator Award (2022), Bintang Mahaputera Nararya (2024), Excellence in Empowering Local Representatives for Equality (2024), Tokoh Demokrasi dan Penguat Lembaga Perwakilan Indonesia (2024), serta Bintang Republik Indonesia Utama (2025).

Dalam dunia bisnis, Sultan memulai dari bawah sebagai montir dan pedagang kecil sebelum meraih kesuksesan di berbagai sektor, termasuk pertahanan, pertambangan, dan pengembangan UMKM melalui Smeshub Indonesia. Ia juga mendirikan Indonesian Democracy and Education (IDE), sebuah inisiatif yang bertujuan memberdayakan pemuda Indonesia agar berpikir kritis dan mampu bersaing secara global. Selain itu, ia aktif dalam Globe International, sebuah organisasi yang berfokus pada isu perubahan iklim, serta dipercaya sebagai penasihat sekaligus mitra dekat para duta besar di Indonesia.

Sebagai putra daerah, Sultan konsisten berkontribusi dalam pemberdayaan pemuda daerah dan penguatan ekonomi lokal. Ia menggagas program UMKM Sultan untuk memperkenalkan produk-produk unggulan daerah ke pasar nasional maupun internasional, serta menjalankan program Sultan Berbagi—sebuah inisiatif sosial yang ia mulai sejak menjabat anggota DPD RI periode pertama—untuk membantu masyarakat kecil melalui kegiatan berbagi dan pemberdayaan.

Sultan memiliki visi besar untuk masa depan Indonesia melalui pendekatan kritis terhadap demokrasi dan kepemimpinan nasional dengan konsep “Green Democracy”. Ia kerap menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan lebih banyak negarawan dibanding sekadar politisi. Baginya, mencintai Indonesia berarti berpikir jauh ke depan—bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk seratus tahun ke depan

Riwayat pendidikan

  • SD Negeri Gedung Agung Pino
  • SMP Negeri Ulu Talo
  • SMA Negeri 1 Manna
  • SMA Negeri 3 Manna
  • Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (S-1)
  • Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) (S-2)

Riwayat organisasi

  • HIPMI Bengkulu (2011-2014)
  • KONI Bengkulu (2011-2013)
  • PARFI (2006-sekarang)
  • KADIN DKI (2003)
  • HIMA Fisip UI (2003)

Kehidupan awal dan pendidikan

Sultan Baktiar Najamudin lahir di Anggut, Pino, Bengkulu Selatan pada 11 Mei 1979.[3] Ia menempuh pendidikan tinggi hingga meraih gelar sarjana dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik di Universitas Indonesia, dan melanjutkan pendidikan magister di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).[4]

Karier politik

Sultan pertama kali terpilih sebagai anggota DPD RI mewakili Provinsi Bengkulu dalam Pemilu 2009. Setelah tiga tahun, ia mengundurkan diri dari DPD karena diangkat sebagai Wakil Gubernur Bengkulu (masa sisa jabatan 2010–2015).[5]

Setelah Pemilu 2019, Sultan kembali terpilih sebagai senator DPD RI dan diangkat sebagai Wakil Ketua III periode 2019–2024.[6] Pada Sidang Paripurna DPD RI 2 Oktober 2024, ia terpilih sebagai Ketua DPD RI periode 2024–2029.[7]

Isu, advokasi, dan kebijakan

Sebagai pimpinan DPD RI, Sultan mendorong percepatan pembangunan daerah dan penguatan aspirasi daerah dalam kebijakan nasional. Ia juga menyuarakan pentingnya pemerataan pembangunan, perlindungan masyarakat adat, dan penguatan otonomi daerah sebagai bagian dari komitmennya untuk memperjuangkan kepentingan daerah di tingkat nasional.[8]

Penghargaan

  • Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Nararya pada 14 Agustus 2024.[9]
  • Penghargaan Outstanding Regional Inclusion Advocate dari CNN Indonesia Awards 2025 atas perannya memperjuangkan kepentingan daerah.[10]

Aktivitas sosial dan organisasi

Selain aktivitas legislatif, Sultan aktif dalam organisasi pemuda dan wirausaha di Bengkulu, termasuk keterlibatan dalam organisasi pemuda dan pengusaha lokal. Aktivitas ini menjadi bagian dari upaya advokasinya terhadap pemberdayaan daerah dan masyarakat.[11]

Doktor Kehormatan

  •  Korea Selatan: Doktor Kehormatan (Honoris Causa) dari Korean Maritime and Ocean University[12]

Sejarah elektoral

Legislatif

Pemilu Lembaga legislatif Daerah pemilihan Perolehan suara Hasil
2009 Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) Bengkulu 121.979[13] checkY Terpilih
2019 191.499[14] checkY Terpilih
2024 129.495[15] checkY Terpilih

Eksekutif

Pilkada Kandidat Nomor
Urut
Calon
Kepala Daerah
Calon
Wakil Kepala Daerah
Perolehan suara
Suara Persen Hasil
2015 Gubernur Bengkulu 2 Sultan Baktiar Najamudin Mujiono 384.339 42,63% N Tidak Terpilih

Tanda Kehormatan

  •  Indonesia :
    • Bintang Republik Indonesia Utama (25 Agustus 2025)[16]
    • Bintang Mahaputera Nararya (14 Agustus 2024)[17]

Referensi

  1. ↑ "Profil Sultan Bachtiar Najamudin, Ketua DPD RI periode 2024-2029". Antara News. 3 October 2024. Diakses tanggal 6 December 2025.
  2. ↑ "Sultan Najamudin Resmi Jadi Ketua DPD RI 2024–2029". Tempo. 2 October 2024. Diakses tanggal 6 December 2025.
  3. ↑ "Profil Sultan Bachtiar Najamudin, Ketua DPD RI periode 2024-2029". Antara News. 3 October 2024. Diakses tanggal 6 December 2025.
  4. ↑ "Profil Sultan Najamudin, dari Teknisi Servis AC hingga Jadi Ketua DPD". BeritaSatu. 23 June 2025. Diakses tanggal 6 December 2025.
  5. ↑ "Profil Sultan Bachtiar Najamudin, Ketua DPD RI periode 2024-2029". Antara News. 3 October 2024. Diakses tanggal 6 December 2025.
  6. ↑ "Sultan Najamudin Resmi Jadi Ketua DPD RI 2024–2029". Tempo. 2 October 2024. Diakses tanggal 6 December 2025.
  7. ↑ "Profil Sultan Bachtiar Najamudin, Ketua DPD RI periode 2024-2029". Antara News. 3 October 2024. Diakses tanggal 6 December 2025.
  8. ↑ "Ketua DPD RI Dorong RUU Daerah Kepulauan Segera Dibahas". Tirto.id. 7 July 2025. Diakses tanggal 6 December 2025.
  9. ↑ "Jokowi Anugerahi Tanda Kehormatan bagi 64 Tokoh". Setkab. 14 August 2024. Diakses tanggal 6 December 2025.
  10. ↑ "Ketua DPD Raih Outstanding Innovator of Region-Led Policy". CNN Indonesia. 1 November 2025. Diakses tanggal 6 December 2025.
  11. ↑ "Profil Sultan Bachtiar Najamudin, Ketua DPD RI periode 2024-2029". Antara News. 3 October 2024. Diakses tanggal 6 December 2025.
  12. ↑ "Usai Megawati, Sultan Najamudin Diganjar Doctor HC dari KMOU Korsel". CNN Indonesia. 1 April 2026. Diakses tanggal 1 April 2026.
  13. ↑ "Profil Sultan Bachtiar Najamudin, Anggota DPD RI 2009–2014 perwakilan Bengkulu". Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia. 11 Juni 2010. Diakses tanggal 1 Juli 2025.
  14. ↑ Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Calon Anggota DPD Provinsi Bengkulu
  15. ↑ "Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 1207 Tahun 2024 tentang Penetapan Calon Terpilih dan Calon Pengganti Antarwaktu Anggota Dewan Perwakilan Daerah Dalam Pemilihan Umum Tahun 2024" (PDF). KPU RI. 25-08-2024. Diakses tanggal 30-09-2024.
  16. ↑ Evandio, Akbar (2025-08-25). "Lengkap! Ini Daftar Daftar Peraih Bintang RI Utama dari Prabowo". Bisnis.com. Diakses tanggal 2025-08-25.
  17. ↑ Humas (2024-08-14). "Presiden Jokowi Anugerahkan Tanda Kehormatan RI kepada 64 Tokoh". Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. Diakses tanggal 2025-08-26.

Pranala luar

  • (Indonesia) Situs web resmi
Jabatan politik
Didahului oleh:
Junaidi Hamsyah
Wakil Gubernur Bengkulu
2013–2015
Diteruskan oleh:
Rohidin Mersyah
Didahului oleh:
Darmayanti Lubis, Akhmad Muqowam
Wakil Ketua DPD Republik Indonesia
2019 - 2024
Diteruskan oleh:
GKR Hemas, Yorrys Raweyai, Tamsil Linrung
Didahului oleh:
La Nyalla Mattalitti
Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia
2024–sekarang
Diteruskan oleh:
-

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Riwayat pendidikan
  2. Riwayat organisasi
  3. Kehidupan awal dan pendidikan
  4. Karier politik
  5. Isu, advokasi, dan kebijakan
  6. Penghargaan
  7. Aktivitas sosial dan organisasi
  8. Doktor Kehormatan
  9. Sejarah elektoral
  10. Legislatif
  11. Eksekutif
  12. Tanda Kehormatan
  13. Referensi
  14. Pranala luar

Artikel Terkait

Daftar-daftar politikus Indonesia

politik Indonesia Daftar Presiden Indonesia Daftar Wakil Presiden Indonesia Daftar Perdana Menteri Indonesia Daftar Wakil Perdana Menteri Indonesia Daftar

Daftar politikus terkaya di Indonesia

makna dan implikasi penting, baik dari sudut pandang masyarakat, pengamat politik, maupun tata kelola pemerintahan

Arteria Dahlan

Pengacara dan politikus Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026