Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Kabupaten Sragen

Kabupaten Sragen adalah kabupaten di wilayah metropolitan Solo Raya, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Ibu kotanya adalah kecamatan Sragen, sekitar 30 km sebelah Timur Laut Kota Surakarta. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Grobogan di Utara, Kabupaten Ngawi di Timur, Kabupaten Karanganyar di Selatan, serta Kabupaten Boyolali di Barat. Penduduk kabupaten Sragen berjumlah 1.021.435 jiwa pada tahun 2024.

kabupaten di Provinsi Jawa Tengah
Diperbarui 20 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kabupaten Sragen
Kabupaten in Jawa TengahTemplat:SHORTDESC:Kabupaten in Jawa Tengah
Kabupaten Sragen
Kabupaten
Transkripsi bahasa daerah
 • Hanacarakaꦯꦿꦒꦺꦤ꧀
 • Pegonسراڬن
 • Alfabet JawaṠragèn
Bendungan Ketro
Museum Sangiran
Bendera
Lambang
Julukan: 
  • Bumi Sukowati
Motto: 
THE LAND OF JAVA MAN
Peta
Kabupaten Sragen di Jawa
Kabupaten Sragen
Kabupaten Sragen
Peta
Tampilkan peta Jawa
Kabupaten Sragen di Indonesia
Kabupaten Sragen
Kabupaten Sragen
Kabupaten Sragen (Indonesia)
Tampilkan peta Indonesia
Koordinat: 7°24′46″S 110°56′06″E / 7.41278°S 110.935°E / -7.41278; 110.935
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Tengah
Dasar hukumUU No. 13/1950
Hari jadi27 Mei 1746 (umur 279)
Ibu kotaSragen
Jumlah satuan pemerintahan
Daftar
  • Kecamatan: 20
  • Kelurahan: 12
  • Desa: 196
Pemerintahan
 • JenisPemerintah Daerah Kabupaten
 • BupatiSigit Pamungkas
 • Wakil BupatiSuroto
 • Sekretaris DaerahHargiyanto
 • Ketua DPRDSuparno
Luas
 • Total941,55 km2 (363,53 sq mi)
Populasi
 (30 Juni 2024)[1]
 • Total1.021.435
 • Kepadatan1,100/km2 (2,800/sq mi)
Demografi
 • Agama
  • 98,05% Islam
    • 1,83% Kristen
      • 1,16% Protestan
      • 0,67% Katolik
  • 0,02% Buddha
  • 0,07% Hindu
  • 0,03% Lainnya[1][2]
 • BahasaIndonesia, Jawa (dominan)
 • IPMKenaikan 75,53 (2024)
 tinggi [3]
Zona waktuUTC+07:00 (WIB)
Kode pos
57200
Kode BPS
3314 Suntingan nilai di Wikidata
Kode area telepon0271
Kode ISO 3166ID-JT
Pelat kendaraanAD xxxx **E/*N/*Y
Kode Kemendagri33.14 Suntingan nilai di Wikidata
APBDRp 2.403.010.000.000,- (2024)[4]
PADRp 439.370.000.000,- (2024)[4]
DAURp 1.071.083.438.000,- (2024)[5]
DAKRp 407.339.048.000,- (2024)[6]
Semboyan daerahSragen ASRI
(Aman, Sehat, Rapi, Indah)
Flora resmiSalam
Fauna resmiBranjangan
Situs webwww.sragenkab.go.id

Kabupaten Sragen (bahasa Jawa: Hanacaraka: ꦯꦿꦒꦺꦤ꧀, Pegon: سراڬنcode: jv is deprecated translit. Ṡragèn) adalah kabupaten di wilayah metropolitan Solo Raya, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Ibu kotanya adalah kecamatan Sragen, sekitar 30 km sebelah Timur Laut Kota Surakarta. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Grobogan di Utara, Kabupaten Ngawi di Timur, Kabupaten Karanganyar di Selatan, serta Kabupaten Boyolali di Barat. Penduduk kabupaten Sragen berjumlah 1.021.435 jiwa pada tahun 2024.[1][7]

Kabupaten ini dikenal dengan sebutan "Kabupaten Fosil" dan juga dikenal sebagai "Bumi Sukowati",[8] nama yang digunakan sejak masa kekuasaan Kerajaan (Kasunanan) Surakarta. Nama Sragen dipakai karena pusat pemerintahan berada di Sragen. Kawasan Sangiran merupakan tempat ditemukannya fosil manusia purba dan binatang purba.[butuh rujukan] Fosil-fosil tersebut kemudin menjadi koleksi Museum Fosil Sangiran.[9]

Geografi

Secara geografis, Kabupaten Sragen terletak di 7°15' – 7°30' Lintang Selatan dan 110°45' – 111°10' Bujur Timur. Wilayahnya berada di lembah daerah aliran Sungai Bengawan Solo yang mengalir ke arah timur. Sebagian besar merupakan dataran rendah dengan ketinggian antara 70-480 meter di atas permukaan air laut. Sebelah utara berupa perbukitan, bagian dari rangkaian Pegunungan Kendeng. Sedangkan sebagian kecil wilayah selatan berupa perbukitan kaki Gunung Lawu.

Batas wilayah

Batas wilayah kabupaten Sragen adalah sebagai berikut:[10]

UtaraKabupaten Grobogan
TimurKabupaten Ngawi
SelatanKabupaten Karanganyar
BaratKabupaten Boyolali

Sejarah

Hari Jadi Kabupaten Sragen[pranala nonaktif permanen] ditetapkan dengan Perda Nomor: 4 Tahun 1987, yaitu pada hari Selasa Pon, tanggal 27 Mei 1746. tanggal dan waktu tersebut adalah dari hasil penelitian serta kajian pada fakta sejarah, ketika Pangeran Mangkubumi yang kelak menjadi Sri Sultan Hamengku Buwono yang ke- I menancapkan tonggak pertama melakukan perlawanan terhadap Belanda menuju bangsa yang berdaulat dengan membentuk suatu Pemerintahan lokal di Desa Pandak, Karangnongko masuk tlatah Sukowati sebelah timur.

Kronologi

Pangeran Mangkubumi adik dari Sunan Pakubuwono II di Mataram sangat membenci Kolonialis Belanda. Apalagi setelah Belanda banyak mengintervensi Mataram sebagai Pemerintahan yang berdaulat. Oleh karena itu dengan tekad yang menyala bangsawan muda tersebut lolos dari istana dan menyatakan perang dengan Belanda. Dalam sejarah peperangan tersebut, disebut dengan Perang Mangkubumen ( 1746–1757 ). Dalam perjalanan perangnya Pangeran Muda dengan pasukannya dari Keraton bergerak melewati Desa-desa Cemara, Tingkir, Wonosari, Karangsari, Ngerang, Butuh, Guyang. Kemudian melanjutkan perjalanan ke Desa Pandak, Karangnongko masuk tlatah Sukowati.

Di Desa ini Pangeran Mangkubumi membentuk Pemerintahan Pemberontak. Desa Pandak, Karangnongko di jadikan pusat Pemerintahan Projo Sukowati, dan dia meresmikan namanya menjadi Pangeran Sukowati serta mengangkat pula beberapa pejabat pemerintahan.

Karena secara geografis terletak di tepi Jalan Lintas Tentara Kompeni Surakarta – Madiun, pusat Pemerintahan tersebut dianggap kurang aman, maka kemudian sejak tahun 1746 dipindahkan ke Desa Gebang yang terletak disebelah tenggara Desa Pandak Karangnongko.

Sejak itu Pangeran Sukowati memperluas daerah kekuasaannya meliputi Desa Krikilan, Pakis, Jati, Prampalan, Mojoroto, Celep, Jurangjero, Grompol, Kaliwuluh, Jumbleng, Lajersari dan beberapa desa Lain.

Dengan daerah kekuasaan serta pasukan yang semakin besar Pangeran Sukowati terus menerus melakukan perlawanaan kepada Kompeni Belanda bahu membahu dengan saudaranya Raden Mas Said, yang berakhir dengan perjanjian Giyanti pada tahun 1755, yang terkenal dengan Perjanjian Palihan Negari, yaitu kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta, di mana Pangeran Sukowati menjadi Sultan Hamengku Buwono ke-1 dan perjanjian Salatiga tahun 1757, di mana Raden Mas Said ditetapkan menjadi Mangkunegara I dengan mendapatkan separuh wilayah Kasunanan Surakarta.

Selanjutnya sejak tanggal 12 Oktober 1840 dengan Surat Keputusan Sunan Paku Buwono VII yaitu serat Angger – angger Gunung, daerah yang lokasinya strategis ditunjuk menjadi Pos Tundan, yaitu tempat untuk menjaga ketertiban dan keamanan Lalu Lintas Barang dan surat serta perbaikan jalan dan jembatan, termasuk salah satunya adalah Pos Tundan Sragen.

Perkembangan selanjutnya sejak tanggal 5 juni 1847 oleh Sunan Paku Buwono VIII dengan persetujuan Residen Surakarta Baron de Geer ditambah kekuasaan yaitu melakukan tugas kepolisian dan karenanya disebut Kabupaten Gunung Pulisi Sragen. Kemudian berdasarkan Staatsblaad No 32 Tahun 1854, maka disetiap Kabupaten Gunung Pulisi dibentuk Pengadilan Kabupaten, di mana Bupati Pulisi menjadi Ketua dan dibantu oleh Kliwon, Panewu, Rangga dan Kaum.

Sejak tahun 1869, daerah Kabupaten Pulisi Sragen memiliki 4 ( empat ) Distrik, yaitu Distrik Sragen, Distrik Grompol, Distrik Sambungmacan dan Distrik Majenang.

Selanjutnya sejak Sunan Paku Buwono VIII dan seterusnya diadakan reformasi terus menerus dibidang Pemerintahan, di mana pada akhirnya Kabupaten Gunung Pulisi Sragen disempurnakan menjadi Kabupaten Pangreh Praja. Perubahan ini ditetapkan pada zaman Pemerintahan Paku Buwono X, Rijkblaad No. 23 Tahun 1918, di mana Kabupaten Pangreh Praja sebagai Daerah Otonom yang melaksanakan kekuasaan hukum dan Pemerintahan.

Dan Akhirnya memasuki Zaman Kemerdekaan Pemerintah Republik Indonesia, Kabupaten Pangreh Praja Sragen menjadi Pemerintah Daerah Kabupaten Sragen.

Pemerintahan

Daftar Bupati

Artikel utama: Daftar Bupati Sragen
No Foto Bupati Mulai Jabatan Akhir Jabatan Wakil Bupati
18. Sigit Pamungkas, S.IP, M.A. 20 Februari 2025 Petahana Suroto

Dewan Perwakilan

Artikel utama: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sragen

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kabupaten Sragen dalam empat periode terakhir.

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2009–2014[11] 2014–2019[12] 2019–2024[13] 2024–2029[14]
PKB 5 Kenaikan 7 Steady 7 Penurunan 6
Gerindra (baru) 1 Kenaikan 5 Steady 5 Kenaikan 6
PDI-P 17 Penurunan 11 Kenaikan 13 Kenaikan 15
Golkar 6 Kenaikan 8 Penurunan 6 Kenaikan 7
NasDem (baru) 0 Kenaikan 1 Kenaikan 2
PKS 4 Kenaikan 6 Steady 6 Penurunan 5
Hanura (baru) 0 Kenaikan 1 Penurunan 0 Steady 0
PAN 3 Steady 3 Penurunan 2 Kenaikan 4
Demokrat 7 Penurunan 3 Kenaikan 5 Steady 5
PPP 1 Steady 1 Penurunan 0 Steady 0
PPRN (baru) 1
Jumlah Anggota 45 Steady 45 Steady 45 Kenaikan 50
Jumlah Partai 9 Steady 9 Penurunan 8 Steady 8

Kecamatan

Artikel utama: Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Sragen

Kabupaten Sragen terdiri dari 20 kecamatan, 12 kelurahan, dan 196 desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 981.416 jiwa dengan luas wilayah 941,54 km² dan sebaran penduduk 1.042 jiwa/km².[15][16]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Sragen, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
KecamatanJumlah
Kelurahan
Jumlah
Desa
Kodepos[17]StatusDaftar
Desa/Kelurahan
33.14.13 Gemolong

ꦒꦼꦩꦺꦴꦭꦺꦴꦁ (gĕmoloŋ)

41057274Desa
  • Brangkal
  • Geneng Duwur
  • Jatibatur
  • Jenalas
  • Kalangan
  • Kaloran
  • Nganti
  • Peleman
  • Purworejo
  • Tegaldowo
Kelurahan
  • Gemolong
  • Kragilan
  • Kwangen
  • Ngembat Padas
33.14.18 Gesi

ꦒꦼꦱꦶ (gĕsi)

757262Desa
  • Blangu
  • Gesi
  • Pilangsari
  • Poleng
  • Slendro
  • Srawung
  • Tanggan
33.14.06 Gondang

ꦒꦺꦴꦤ꧀ꦝꦁ (gonḍaŋ)

957254Desa
  • Bumiaji
  • Glonggong
  • Gondang
  • Kaliwedi
  • Plosorejo
  • Srimulyo
  • Tegalrejo
  • Tunggul
  • Wonotolo
33.14.20 Jenar

ꦗꦼꦤꦂ (jĕnar)

757256Desa
  • Banyuurip
  • Dawung
  • Japoh
  • Jenar
  • Kandang Sapi
  • Mlale
  • Ngepringan
33.14.01 Kalijambe

ꦏꦭꦶꦗꦩ꧀ꦧꦺ (kalijambé)

1457275Desa
  • Banaran
  • Bukuran
  • Donoyudan
  • Jetiskarangpung
  • Kalimacan
  • Karangjati
  • Keden
  • Krikilan
  • Ngebung
  • Samberembe
  • Saren
  • Tegalombo
  • Trobayan
  • Wonorejo
33.14.09 Karangmalang

ꦏꦫꦁꦩꦭꦁ (karaŋmalaŋ)

2857291Desa
  • Guworejo
  • Jurangjero
  • Kedung Waduk
  • Mojorejo
  • Pelem Gadung
  • Plosokerep
  • Puro
  • Saradan
Kelurahan
  • Kroyo
  • Plumbungan
33.14.04 Kedawung

ꦏꦼꦢꦮꦸꦁ (kedawuŋ)

1057292Desa
  • Bendungan
  • Celep
  • Jenggrik
  • Karang Pelem
  • Kedawung
  • Mojodoyong
  • Mojokerto
  • Pengkok
  • Wonokerso
  • Wonorejo
33.14.03 Masaran

ꦩꦱꦂꦫꦤ꧀ (masaran)

1357282Desa
  • Dawungan
  • Gebang
  • Jati
  • Jirapan
  • Karang Malang
  • Kliwonan
  • Krebet
  • Krikilan
  • Masaran
  • Pilang
  • Pringanom
  • Sepat
  • Sidodadi
33.14.14 Miri

ꦩꦶꦫꦶ (miri)

1057276Desa
  • Bagor
  • Brojol
  • Doyong
  • Geneng
  • Gilirejo
  • Gilirejo Baru
  • Girimargo
  • Jeruk
  • Soko
  • Sunggingan
33.14.16 Mondokan

ꦩꦺꦴꦤ꧀ꦝꦺꦴꦏ꧀ꦏꦤ꧀ (monḍokan)

957271Desa
  • Gemantar
  • Jambangan
  • Jekani
  • Kedawung
  • Pare
  • Sono
  • Sumberejo
  • Tempelrejo
  • Trombol
33.14.08 Ngrampal

ꦔꦿꦩ꧀ꦥꦭ꧀ (ŋrampal)

857252Desa
  • Bandung
  • Bener
  • Gabus
  • Karangudi
  • Kebonromo
  • Klandungan
  • Ngarum
  • Pilangsari
33.14.02 Plupuh

ꦥ꧀ꦭꦸꦥꦸꦃ (plupuh)

1657283Desa
  • Cangkol
  • Dari
  • Gedongan
  • Gentan Banaran
  • Jabung
  • Jembangan
  • Karang Anyar
  • Karangwaru
  • Karungan
  • Manyarejo
  • Ngrombo
  • Plupuh
  • Pungsari
  • Sambirejo
  • Sidokerto
  • Somomoro Dukuh
33.14.05 Sambirejo

ꦱꦩ꧀ꦧꦶꦉꦗ (sambirĕjå)

957293Desa
  • Blimbing
  • Dawung
  • Jambeyan
  • Jetis
  • Kadipiro
  • Musuk
  • Sambi
  • Sambirejo
  • Sukorejo
33.14.07 Sambungmacanꦱꦩ꧀ꦧꦸꦁꦩꦕꦤ꧀

(sambuŋmacan)

957253Desa
  • Banaran
  • Banyuurip
  • Bedoro
  • Cemeng
  • Gringging
  • Karanganyar
  • Plumbon
  • Sambungmacan
  • Toyogo
33.14.11 Sidoharjo

ꦱꦶꦢꦲꦂꦗ (sidåhårjå)

1257281Desa
  • Bentak
  • Duyungan
  • Jambanan
  • Jetak
  • Pandak
  • Patihan
  • Purwosuman
  • Sidoharjo
  • Singopadu
  • Sribit
  • Taraman
  • Tenggak
33.14.10 Sragen

ꦱꦿꦒꦺꦤ꧀ (sragèn)

6257211-57218Desa
  • Kedungupit
  • Tangkil
Kelurahan
  • Karang Tengah
  • Nglorog
  • Sine
  • Sragen Kulon
  • Sragen Tengah
  • Sragen Wetan
33.14.17 Sukodono

ꦱꦸꦏꦢꦤ (sukådånå)

957263Desa
  • Baleharjo
  • Bendo
  • Gebang
  • Jati Tengah
  • Juwok
  • Karang Anom
  • Majenang
  • Newung
  • Pantirejo
33.14.15 Sumberlawang

ꦱꦸꦩ꧀ꦧꦼꦂꦭꦮꦁ (sumbĕrlawaŋ)

1157272Desa
  • Cepoko
  • Hadiluwih
  • Jati
  • Kacangan
  • Mojopuro
  • Ngandul
  • Ngargosari
  • Ngargotirto
  • Pagak
  • Pendem
  • Tlogo Tirto
33.14.19 Tangen

ꦠꦔꦺꦤ꧀ (tangèn)

757261Desa
  • Denanyar
  • Dukuh
  • Galeh
  • Jekawal
  • Katelan
  • Ngrombo
  • Sigit
33.14.12 Tanon

ꦠꦤꦺꦴꦤ꧀ (tanon)

1657277Desa
  • Bonagung
  • Gabugan
  • Gading
  • Gawan
  • Jono
  • Kalikobok
  • Karang Talun
  • Karangasem
  • Kecik
  • Ketro
  • Padas
  • Pengkol
  • Sambiduwur
  • Slogo
  • Suwatu
  • Tanon
TOTAL12196

Transportasi

Darat

Sragen terletak di poros Jalan Nasional Nasional 17 di {{Rute/Kode daerah . Kabupaten ini merupakan gerbang utama jalur tengah Provinsi Jawa Tengah, berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Timur.

Selain itu, Sragen juga dilintasi Jalan Tol Trans Jawa Ruas Solo–Ngawi dan memiliki 2 Gerbang Tol, yakni Gerbang Tol Sragen Barat yang berada di Pungkruk dan Gerbang Tol Sragen Timur yang berada di Sambungmacan. Gerbang Tol Sragen Timur juga melayani arus kendaraan dari dan menuju Ngawi bagian barat.

Bus

Sragen memiliki terminal tipe B, yakni Terminal Pilangsari. Terminal ini melayani bus antarkota menuju seluruh wilayah Pulau Jawa hingga Sumatera Utara dan Nusa Tenggara Barat. Selain itu juga terdapat Terminal Tipe C Gemolong yang melayani Trans Jateng koridor S1 Tirtonadi–Sangiran–Sumberlawang dan bus antarkota, letaknya tidak begitu jauh dari Stasiun Salem.

Selain itu Sragen juga memiliki transportasi antar desa yang berupa bus kecil/minibus dan angkot, yang menghubungkan desa-desa di pelosok Sragen.

Perkeretaapian

Stasiun Sragen

Sragen dilintasi jalur kereta api Solo Balapan–Wonokromo di lintas selatan Jawa dan jalur kereta api Semarang–Vorstenlanden cabang Gundih–Solo Balapan di lintas utara Jawa serta memiliki 6 stasiun aktif, yakni Masaran, Sragen, Kebonromo, Kedungbanteng, Sumberlawang, dan Salem. Namun hanya 2 stasiun yang melayani naik turun penumpang, yaitu Stasiun Sragen yang melayani kereta api antarkota serta kereta api Bandara Adi Soemarmo dan Stasiun Salem di Kecamatan Gemolong yang hanya melayani layanan kereta api aglomerasi.

Pariwisata

Tempat Wisata

  • Wisata Gunung Kemukus, merupakan makam Pangeran Samudro dan Ibu Ontrowulan. Setiap hari Wisata Gunung Kemukus selalu rame didatangi peziarah, terutama malam Jumat Pahing. Saat ini Wisata Gunung Kemukus direvitalisasi menjadi New Kemukus, sebagai wisata religi keluarga yang diresmikan oleh ketua DPR RI Puan Maharani
  • Alun-alun Kabupaten Sragen.

Museum Fosil Sangiran

Museum Fosil Sangiran berlokasi di Situs Purbakala Sangiran yang menjadi salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO.[18] Di dalam museum ini terdapat fosil manusia purba.[19] Letak Museum Fosil Sangiran sebagian dalam wilayah di Kecamatan Kalijambe dan Kecamatan Plupuh dalam wilayah Kabupaten Srage, dan sebagian dalam wilayah Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar.[20] Contoh dari fosil purbakala di Museum Sangiran adalah rahang dari Homo erectus, salah satu manusia jawa purba yang berada di Pulau Jawa.

  • Pemandian Air Panas Bayanan.
  • Dayu Park.
  • Waduk Botok.
  • Waduk Brambang
  • sendang Kun gerit
  • Waduk Kedungombo, sebuah Bendungan yang berada di 3 kabupaten yakni Sragen, Grobogan, dan Boyolali. Salah satu wilayah dari bagian Waduk Kedungombo di Sragen adalah di Sumberlawang.
  • Museum Manyar Rejo.[21]
  • Ganesha Techno Park.
  • Kolam Renang Kartika.
  • Edupark Gemolong.
  • Waduk ketro
  • Alaska
  • Kedung grujug
  • Taman doa ngrawoh
  • Taman krido Anggo
  • Kolam renang doung cuo
  • Dan lain lain

Kuliner Daerah

Sragen memiliki beberapa makanan khas, yaitu:

  • Soto Kwali (girin) Sragen
  • Sate Kambing
  • Pecel Tumpang
  • Botok Mercon
  • Intip Sragen
  • Gathot
  • Gablok
  • Sate kelinci
  • Sambel tumpang
  • gethuk
  • Nila bakar
  • Garang asem
  • Brambang asem
  • Bakso Sragen bakso Sukowati
  • Lemper
  • Arem arem
  • Tiwul
  • Bubur sumsum
  • Bongko
  • Kawoyah
  • Soto Bathok Wedangan Semilir
  • Seblak Ndon

Seni Budaya

  • Wayang Beber
  • Batik Sukowati
  • Tari Tayub
  • Sragenan

Referensi

  1. 1 2 3 "Visualisasi Data Kependudukan 2024" (Visual). www.gis.dukcapil.kemendagri.go.id. Jakarta Selatan: Kementerian Dalam Negeri Indonesia. 2024. Diakses tanggal 25 November 2024.
  2. ↑ "Pemeluk Agama Menurut Kecamatan". sragenkab.bps.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-08-07. Diakses tanggal 7 Agustus 2023.
  3. ↑ "Indeks Pembangunan Manusia (Umur Harapan Hidup Hasil Long Form SP2020), 2023-2024". www.bps.go.id. Badan Pusat Statistik. Diakses tanggal 23 November 2024.
  4. 1 2 "Postur APBD Kabupaten Sragen Tahun 2024". www.djpk.kemenkeu.go.id. 2024. Diakses tanggal 23 November 2024.
  5. ↑ "Rincian Dana Transfer Umum T.A 2024 Menurut Provinsi/Kabupaten/Kota" (PDF). www.djpk.kemenkeu.go.id. (2024). Diakses tanggal 23 November 2024.
  6. ↑ "Buku Alokasi dan Rangkuman Kebijakan Transfer Ke Daerah T.A 2024 Provinsi Jawa Tengah". djpk.kemenkeu.go.id. (2024). hlm. XI-46. Diakses tanggal 23 November 2024.
  7. ↑ "Kabupaten Sragen Dalam Angka 2023". www.sragenkab.bps.go.id. hlm. 53. Diarsipkan dari asli (pdf) tanggal 2023-08-07. Diakses tanggal 7 Agustus 2023.
  8. ↑ "Sukowati, Sragen yang Indah". Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-04. Diakses tanggal 2012-03-03.
  9. ↑ BPSMP Sangiran (14 November 2022). "Mengapa Koleksi di Museum Sangiran Perlu dikaji Terlebih Dahulu?". Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran. Diakses tanggal 4 Juni 2025.
  10. ↑ Kabupaten Sragen dalam Angka 2020 (PDF). BPS Kabupaten Sragen. 2020. hlm. 3. ISBN 978-602-71013-8-8. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  11. ↑ "Sragen Dalam Angka 2013". Badan Pusat Statistik Kabupaten Sragen. 22-11-2013. Diakses tanggal 02-04-2023.
  12. ↑ Perolehan Kursi DPRD Kabupaten Sragen Periode 2014-2019
  13. ↑ Perolehan Kursi DPRD Sragen Periode 2019-2024
  14. ↑ Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sragen Nomor 729 Tahun 2024 tentang Penetapan Perolehan Kursi Partai Politik Peserta Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sragen Dalam Pemilihan Umum Tahun 2024
  15. ↑ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019.
  16. ↑ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020.
  17. ↑ Kode Pos Kabupaten Sragen
  18. ↑ Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (25 Februari 2024). "Museum Manusia Purba Sangiran: Wisata Edukasi Sejarah Purbakala yang Mendunia". Wonderful Image. Diakses tanggal 4 Juni 2025.
  19. ↑ Asosiasi Museum Indonesia (2025). "Museum Sangiran". Asosiasi Museum Indonesia. Diakses tanggal 4 Juni 2025.
  20. ↑ Visit Jateng (Maret 2022). "Museum Arkeologi Sangiran, Situs Warisan Dunia Unesco". Interest News. Diakses tanggal 4 Juni 2025.
  21. ↑ BPSMP Sangiran (7 Agustus 2019). "Museum Manusia Purba Sangiran Museum Situs Manyarejo; Kolaborasi Peneliti dan Penduduk Lokal". Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran. Diakses tanggal 4 Juni 2025.

Pranala luar

  • l
  • b
  • s
Sragen, Jawa Tengah
  • Bupati: Sigit Pamungkas
  • Wakil Bupati: Suroto
  • Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
Kecamatan
  • Gemolong
  • Gesi
  • Gondang
  • Jenar
  • Kalijambe
  • Karangmalang
  • Kedawung
  • Masaran
  • Miri
  • Mondokan
  • Ngrampal
  • Plupuh
  • Sambirejo
  • Sambungmacan
  • Sidoharjo
  • Sragen
  • Sukodono
  • Sumberlawang
  • Tangen
  • Tanon
Lambang Kabupaten Sragen
Lihat juga: Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Sragen
  • l
  • b
  • s
Solo Raya
  • Boyolali
  • Karanganyar
  • Klaten
  • Sragen
  • Sukoharjo
  • Surakarta
  • Wonogiri
  • l
  • b
  • s
Jawa Tengah, Indonesia
  • Pusat pemerintahan: Semarang
  • Gubernur: Ahmad Luthfi
  • Wakil Gubernur: Taj Yasin Maimoen
Kabupaten
  • Banjarnegara
  • Banyumas
  • Batang
  • Blora
  • Boyolali
  • Brebes
  • Cilacap
  • Demak
  • Grobogan
  • Jepara
  • Karanganyar
  • Kebumen
  • Kendal
  • Klaten
  • Kudus
  • Magelang
  • Pati
  • Pekalongan
  • Pemalang
  • Purbalingga
  • Purworejo
  • Rembang
  • Semarang
  • Sragen
  • Sukoharjo
  • Tegal
  • Temanggung
  • Wonogiri
  • Wonosobo
Lambang Jawa Tengah
Kota
  • Magelang
  • Pekalongan
  • Salatiga
  • Semarang
  • Surakarta
  • Tegal
Topik
  • Kabupaten/kota
  • Kecamatan dan kelurahan
  • Kepala daerah
  • Indeks pembangunan manusia
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • VIAF
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Israel
Geografis
  • MusicBrainz area
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Geografi
  2. Batas wilayah
  3. Sejarah
  4. Kronologi
  5. Pemerintahan
  6. Daftar Bupati
  7. Dewan Perwakilan
  8. Kecamatan
  9. Transportasi
  10. Darat
  11. Bus
  12. Perkeretaapian
  13. Pariwisata
  14. Tempat Wisata
  15. Kuliner Daerah
  16. Seni Budaya

Artikel Terkait

Daftar kabupaten dan kota di Jawa Tengah

artikel daftar Wikimedia

Jawa Tengah

provinsi di Pulau Jawa, Indonesia

Daftar kabupaten dan kota di Jawa Timur

artikel daftar Wikimedia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026