Protease sistein merupakan enzim dengan massa molekul 21 hingga 30 kDa yang dapat mengkatalis reaksi hidrolisis ikatan-ikatan peptida, amida, ester, tiol ester, dan tiono ester. Enzim ini dapat ditemukan pada semua makhluk hidup karena berperan sangat penting dalam berbagai jenis metabolisme di dalam tubuh. Secara umum, enzim ini dibagi menjadi dua kelas, yaitu eksopeptidase dan endopeptidase. Eksopeptidase bekerja dengan cara memotong bagian ujung amino atau karboksil dari suatu ikatan peptida, sedangkan endopeptidase akan memotong pada bagian tengah suatu rantai polipeptida.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


Protease sistein (EC. 3.4.22) merupakan enzim dengan massa molekul 21 hingga 30 kDa yang dapat mengkatalis reaksi hidrolisis ikatan-ikatan peptida, amida, ester, tiol ester, dan tiono ester.[1] Enzim ini dapat ditemukan pada semua makhluk hidup karena berperan sangat penting dalam berbagai jenis metabolisme di dalam tubuh.[1] Secara umum, enzim ini dibagi menjadi dua kelas, yaitu eksopeptidase dan endopeptidase.[1] Eksopeptidase bekerja dengan cara memotong bagian ujung amino atau karboksil dari suatu ikatan peptida, sedangkan endopeptidase akan memotong pada bagian tengah suatu rantai polipeptida.[1]
Beberapa contoh enzim yang termasuk dalam golongan enzim protease sistein adalah papain yang berasal dari buah pepaya, bromelain yang berasal dari buah nanas, ficain, dan cathepsin.[2] Beberapa enzim diantaranya dapat digunakan pada bidang farmasi.[3] Chatepsin merupakan salah satu enzim yang telah digunakan sebagai obat, terutama untuk membantu pemulihan kondisi tubuh penderita osteoporosis, arterosklerosis, kanker, dan peradangan.[4]