Koenzim A, KoA adalah sebuah kofaktor yang dikenal karena berperan dalam sintesis dan oksidasi asam lemak, serta oksidasi asam piruvat dalam siklus asam sitrat. Koenzim A dapat ditemukan pada semua sel hidup. Semua lintasan biologis yang melibatkan enzim, ternyata juga memerlukan koenzim A sebagai substrat. Sebagai contoh: substrat tioester seperti asetil-KoA pada sintesis sisteamina, asam pantotenat, dan adenosin trifosfat (ATP).
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Penanda | |
|---|---|
| |
Model 3D (JSmol) |
|
| ChEMBL | |
| ChemSpider |
|
| DrugBank |
|
| Nomor EC | |
| KEGG |
|
| MeSH | Coenzyme+A |
PubChem CID |
|
| Nomor RTECS | {{{value}}} |
| UNII | |
| |
| |
| Sifat | |
| C21H36N7O16P3S | |
| Massa molar | 767.535 |
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa). | |
| Referensi | |
Koenzim A, KoA (bahasa Inggris: coenzyme A, CoA, CoASH, HSCoAcode: en is deprecated ) adalah sebuah kofaktor yang dikenal karena berperan dalam sintesis dan oksidasi asam lemak, serta oksidasi asam piruvat dalam siklus asam sitrat. Koenzim A dapat ditemukan pada semua sel hidup.[1] Semua lintasan biologis yang melibatkan enzim, ternyata juga memerlukan koenzim A sebagai substrat. Sebagai contoh: substrat tioester seperti asetil-KoA pada sintesis sisteamina, asam pantotenat, dan adenosin trifosfat (ATP).
Koenzim A disintesis dari pantotenat melalui lima langkah
Secara kimia, koenzim A merupakan sebuah tiol, sehingga ia mampu bereaksi dengan asam karboksilat membentuk tioester. Hal ini berarti koenzim A dapat berfungsi sebagai pembawa gugus asil. Molekul koenzim A yang membawa gugus asetil disebut asetil-KoA. Jika tidak terikat pada gugus asil apapun, ia biasa disebut 'CoASH' or 'HSCoA'.