Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Asam karboksilat

golongan asam organik alifatik yang memiliki gugus karboksil (−COOH)
Diperbarui 18 April 2017

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Asam karboksilat
"Asam karboksilat" beralih ke halaman ini, yang bukan mengenai asam karbolat atau asam karbonat.
Ion karboksilat
Struktur 3D dari gugus karboksil

Asam karboksilat (atau asam alkanoat[butuh rujukan]) adalah golongan asam organik alifatik yang memiliki gugus karboksil (biasa dilambangkan dengan −COOH).[1] Semua asam alkanoat adalah asam lemah.[1] Dalam pelarut air, sebagian molekulnya terionisasi dengan melepas atom hidrogen menjadi ion H+.

Asam karboksilat dengan banyak atom karbon (berantai banyak) lebih umum disebut sebagai asam lemak karena sifat-sifat fisiknya.

Sifat fisik

Kelarutan

Dimer asam karboksilat

Asam karboksilat bersifat polar. Asam karboksilat rantai kecil (1 sampai 5 karbon) dapat larut dalam air, sedangkan pada rantai yang lebih panjang semakin kurang larut karena sifat hidrofobik dari rantai alkil. Asam karboksilat untuk rantai yang lebih panjang cenderung larut pada pelarut yang kurang polar seperti eter dan alkohol.[2]

Titik didih

Asam karboksilat cenderung memiliki titik didih yang lebih tinggi daripada air. Hal ini disebabkan oleh luas permukaannya yang besar serta kecenderungan molekulnya membentuk dimer yang stabil.[1]

Keasaman

Asam karboksilat termasuk dalam kelompok asam lemah, yang artinya hanya terdisosiasi sebagian menjadi kation H+ dan anion RCOO– dalam larutan. Sebagai contoh, pada suhu ruangan, 1 molar asam asetat hanya terdisosiasi 0,4% saja. Adanya substituen elektronegatif (seperti halogen) menambah sifat keasaman.

Asam karboksilat[3] pKa
Asam format (HCOOH)3,75
Asam asetat (CH3COOH)4,76
Asam kloroasetat (CH2ClCO2H)2,86
Asam dikloroasetat (CHCl2CO2H)1,29
Asam trikloroasetat (CCl3CO2H)0,65
Asam trifluoroasetat (CF3CO2H)0,5
Asam oksalat (HO2CCO2H)1,27
Asam benzoat (C6H5CO2H)4,2

Bau

Asam karboksilat memiliki bau yang menyengat. Yang paling umum adalah asam asetat pada cuka dan asam butanoat pada mentega tengik. Di sisi lain, ester dari asam karboksilat memiliki bau yang harum dan banyak digunakan untuk parfum.

Sintesis

Dalam industri

Sintesis asam karboksilat pada skala industri berbeda dengan sintesis untuk laboratorium karena membutuhkan peralatan khusus.

  • Oksidasi aldehida dengan udara dengan bantuan katalis kobalt dan mangan. Aldehida dapat diperoleh dari alkena dengan hidroformilasi
  • Oksidasi hidrokarbon dengan udara. Gugus alkil pada benzena teroksidasi menjadi asam karboksilat. Asam benzoat dari toluena dan asam tereftalat dari para-xilena, serta asam ftalat dari orto-xilena merupakan beberapa contoh konversi skala besar. Asam akrilat dihasilkan dari propena.[4]
  • Dehidrogenasi alkohol dengan bantuan katalis basa.
  • Karbonilasi. Metode ini efektif digunakan pada alkena yang menghasilkan karbokation sekunder dan tersier, contohnya isobutilena menjadi asam pivalat. Pada reaksi Koch, penambahan air dan karbon monoksida pada alkena dibantu katalis asam kuat. Asam asetat dan asam format didapatkan dari karbonilasi metanol, dengan bantuan iodida dan alkoksida.
  • Beberapa asam karboksilat rantai panjang didapatkan dari hidrolisis trigliserida.
  • fermentasi etanol digunakan dalam pembuatan cuka.

Dalam laboratorium

Metode sintesis dalam skala kecil untuk penelitian terkadang menggunakan reagen mahal.

  • Oksidasi alkohol primer atau aldehida dengan oksidan kuat seperti kalium dikromat, reagen Jones, kalium permanganat, atau natrium klorit.[1]
  • Pembelahan oksidatif olefin dengan ozonolisis, kalium permanganat, atau kalium dikromat.
  • Asam karboksilat juga dapat diperoleh dari hidrolisis nitril,[1] ester, atau amida, dengan bantuan katalis asam atau basa.
  • Karbonasi reagen Grignard dan organolitium:[1]
RLi + CO2 → RCO2Li
RCO2Li + HCl → RCO2H + LiCl
  • Halogenasi diikuti hidrolisis metil keton pada reaksi haloform
  • Reaksi Kolbe-Schmitt untuk membuat asam salisilat, bahan utama aspirin.

Penamaan dan contoh senyawa

Nama-nama asam karboksilat dapat dilihat pada tabel di bawah ini. Meskipun jarang digunakan, tetapi nama IUPAC juga tetap ada. Misalnya, nama IUPAC untuk asam butirat(C3H7CO2H) adalah asam butanoat.[5]

Anion karboksilat R-COO– biasanya dinamai dengan akhiran -at, jadi asam asetat, misalnya, menjadi ion asetat. Dalam tatanama IUPAC, asam karboksilat mempunyai akhiran -oat (contoh asam oktadekanoat). Dalam tatanama derifat, akhirannya adalah -at saja (contoh asam stearat).

Rantai lurus, asam karboksilat tersaturasi
Atom karbon Nama derifat Nama IUPAC Rumus molekul Biasanya terdapat pada
1Asam formatAsam metanoatHCOOHGigitan serangga
2Asam asetatAsam etanoatCH3COOHCuka
3Asam propionatAsam propanoatCH3CH2COOHPengawet pada gandum
4Asam butiratAsam butanoat CH3(CH2)2COOHMentega basi
5Asam valeratAsam pentanoat CH3(CH2)3COOHValerian
6Asam kaproatAsam heksanoat CH3(CH2)4COOHLemak kambing
7Asam enantoatAsam heptanoat CH3(CH2)5COOH
8Asam kaprilatAsam oktanoat CH3(CH2)6COOHKelapa dan air susu ibu
9Asam pelargonoatAsam nonanoat CH3(CH2)7COOHPelargonium
10Asam kapratAsam dekanoat CH3(CH2)8COOH
12Asam lauratAsam dodekanoat CH3(CH2)10COOHMinyak kelapa dan sabun cuci tangan.
14Asam miristatAsam tetradekanoat CH3(CH2)12COOHPala
16Asam palmitatAsam heksadekanoat CH3(CH2)14COOHMinyak palem
18Asam stearatAsam oktadekanoat CH3(CH2)16COOHCoklat, wax, sabun, dan minyak
20Asam arakidatAsam ikosanoat CH3(CH2)18COOHPeanut oil

Reaksi

Reaksi yang paling banyak dipraktikkan ialah pengubahan asam karboksilat menjadi halida, anhidrida, ester, amida,[1] asam klorida,[6] garam karboksilat, dan alkohol.

Reaksi Dakin–West mengubah asam amino menjadi keton amino yang sesuai.

Lihat pula

  • Amida
  • Anhidrida asam
  • Asam amino
  • Asam dialkanoat
  • Asam tioalkanoat
  • Asam trialkanoat
  • Asil klorida
  • Daftar asam alkanoat
  • Ester
  • Karbon dioksida (CO2)
  • Pseudoasam
  • Turunan asam alkanoat

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 Yuliyanto, Eko (2018). Kimia Organik: Asam Karboksilat Berbasis Software Marvin Plus Refleks (PDF). Semarang: Unimus Press. ISBN 9786025614347. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ R.T. Morrison, R.N. Boyd. Organic Chemistry, 6th Ed. (1992) ISBN 0-13-643669-2.
  3. ↑ (Inggris) Haynes, William M., ed. (2011). CRC Handbook of Chemistry and Physics (Edisi 92nd). CRC Press. hlm. 5–94 to 5–98. ISBN 1439855110.
  4. ↑ Wilhelm Riemenschneider “Carboxylic Acids, Aliphatic” in Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry, 2002, Wiley-VCH, Weinheim. doi:10.1002/14356007.a05_235 10.1002/14356007.a05_235.
  5. ↑ Organic Chemistry IUPAC Nomenclature. Rules C-4 Carboxylic Acids and Their Derivatives. http://www.acdlabs.com/iupac/nomenclature/79/r79_24.htm
  6. ↑ Rengga, Wara Dyah Pita; Putri, Rr Dewi Artanti. Kimia Organik I: Gugus Fungsi dalam Monomer. Perkumpulan Rumah Cemerlang Indonesia. ISBN 978-623-6478-43-1.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Carboxylic acids.
  • Carboxylic acids pH and titration – freeware for calculations, data analysis, simulation, and distribution diagram generation
  • PHC.
  • l
  • b
  • s
Gugus fungsi
Hanya karbon,
hidrogen
dan oksigen
Hidrokarbon
  • Alena
  • Alkana
  • Alkena (Alil, Vinil)
  • Alkil (Metil, Etil, Propil, Butil)
  • Alkuna
  • Benzil
  • Fenil
  • Jembatan metilena
  • Karbena
  • Kumulena
  • Metilena
  • Metin
Lainnya
  • Asetoksi
  • Asetil
  • Akriloil
  • Asil
  • Aldehida
  • Alkohol
  • Alkoksi
  • Benzoil
  • Dioksirana
  • Epoksida
  • Ester
  • Eter
  • Etilendioksi
  • Hidroksil
  • Karboksil
  • Karbonil
  • Keton
  • Metilendioksi
  • Peroksida
  • Turunan benzena
  • Turunan piridina
Hanya satu
unsur
selain
C, H, O
Nitrogen
  • Amida organik
  • Amina
  • Hidrazon
  • Imida
  • Imina
  • Isosianat
  • Isonitril
  • Nitrena
  • Nitril
  • Oksima
  • Senyawa azo
  • Senyawa nitro
  • Senyawa nitroso
  • Sianat
Fosfor
  • Fosfonat
  • Fosfonit
Sulfur
  • Asam sulfonat
  • Disulfida
  • Sulfon
  • Sulfoksida
  • Tial
  • Tioester
  • Tioeter
  • Tioketon
  • Tiol
Selenium
  • Asam selenonat
  • Asam seleninat
  • Asam selenenat
  • Selenol
Telurium
  • Telurol
Lainnya
  • Fosforamida
  • Isotiosianat
  • Sulfenil klorida
  • Sulfonamida
  • Tiosianat
  • Urea
Lihat pula klasifikasi kimia
  • l
  • b
  • s
Reaksi-reaksi dalam senyawa organik
  • Pereaksi
  • Polimerisasi
  • Reaksi adisi
  • Reaksi eliminasi
  • Reaksi penataan ulang
  • Reaksi redoks
  • Reaksi substitusi
  • Regioselektivitas
  • Stereoselektivitas
  • Stereospesifisitas
  • Daftar reaksi organik
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Jepang
  • Republik Ceko
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sifat fisik
  2. Kelarutan
  3. Titik didih
  4. Keasaman
  5. Bau
  6. Sintesis
  7. Dalam industri
  8. Dalam laboratorium
  9. Penamaan dan contoh senyawa
  10. Reaksi
  11. Lihat pula
  12. Referensi
  13. Pranala luar

Artikel Terkait

Kimia organik

percabangan studi ilmiah dari ilmu kimia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026