Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Polisi Kehutanan Republik Indonesia

Polisi Kehutanan Indonesia atau biasa disebut Polhut adalah nama sebuah jabatan fungsional Pegawai Negeri Sipil dalam lingkungan pegawai instansi kehutanan pusat maupun daerah. Polisi ini bukan merupakan bagian dari Kepolisian Negara Republik Indonesia. Polisi Kehutanan adalah pejabat tertentu dalam lingkup instansi kehutanan pusat dan/atau daerah yang sesuai dengan sifat pekerjaannya menyelenggarakan dan/atau melaksanakan usaha pelindungan hutan yang oleh kuasa undang-undang diberikan wewenang kepolisian khusus di bidang kehutanan dan konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya yang berada dalam satu kesatuan komando. Sesuai dengan namanya, polisi ini mempunyai tugas pokok yaitu menyiapkan, melaksanakan, mengembangkan, memantau, dan mengevaluasi serta melaporkan kegiatan perlindungan dan pengamanan hutan serta pengawasan peredaran hasil hutan.

Wikipedia article
Diperbarui 16 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Polisi Kehutanan Republik Indonesia
Artikel ini memiliki beberapa masalah. Tolong bantu memperbaikinya atau diskusikan masalah-masalah ini di halaman pembicaraannya. (Pelajari bagaimana dan kapan saat yang tepat untuk menghapus templat pesan ini)
Beberapa atau seluruh referensi dari artikel ini mungkin tidak dapat dipercaya kebenarannya. Bantulah dengan memberikan referensi yang lebih baik atau dengan memeriksa apakah referensi telah memenuhi syarat sebagai referensi tepercaya. Referensi yang tidak benar dapat dihapus sewaktu-waktu.
Artikel ini membutuhkan rujukan tambahan agar kualitasnya dapat dipastikan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Polisi Kehutanan Republik Indonesia" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Maret 2025)
(Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Polisi Kehutanan Republik Indonesia
SingkatanPolhut
MottoBudi Bhakti Wirawana
Yurisdiksi hukumIndonesia - Kawasan Hutan dan Hasil Hutan (termasuk Tumbuhan dan Satwa Liar)
Lembaga pemerintah primerKementerian Kehutanan Republik Indonesia
Lembaga pemerintah sekunderPemerintah Daerah

Situs web
https://polhut.menlhk.go.id

Polisi Kehutanan Indonesia atau biasa disebut Polhut adalah nama sebuah jabatan fungsional Pegawai Negeri Sipil dalam lingkungan pegawai instansi kehutanan pusat maupun daerah. Polisi ini bukan merupakan bagian dari Kepolisian Negara Republik Indonesia. Polisi Kehutanan adalah pejabat tertentu dalam lingkup instansi kehutanan pusat dan/atau daerah yang sesuai dengan sifat pekerjaannya menyelenggarakan dan/atau melaksanakan usaha pelindungan hutan yang oleh kuasa undang-undang diberikan wewenang kepolisian khusus di bidang kehutanan dan konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya yang berada dalam satu kesatuan komando.[1] Sesuai dengan namanya, polisi ini mempunyai tugas pokok yaitu menyiapkan, melaksanakan, mengembangkan, memantau, dan mengevaluasi serta melaporkan kegiatan perlindungan dan pengamanan hutan serta pengawasan peredaran hasil hutan.[2][3]

Karena sifat pekerjaannya dalam usaha perlindungan pengamanan hutan dan penegakan hukum, maka pejabat tertentu diberikan wewenang kepolisian khusus di bidang kehutanan dan konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya.

Dalam menjalankan tugasnya Polhut dibekali dengan senjata api jenis Senapan Bahu dan Pistol dengan berbagai jenis yaitu PM1 A1, PM3 Cakrawana, Ceska Zbrojovka (CZ.83), Molot Vepr 12 G.A., Pistol FN dan lain-lain. Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Polhut dilaksanakan di Lemdiklat Sekolah Pembentukan Perwira (SETUKPA) Polri-Pusdiklat SDM Kehutanan dan atau di Balai Diklat Kehutanan dan Sekolah Polisi Negara (SPN) di beberapa wilayah di Indonesia.

Pembinaan Polhut dilakukan oleh Kementerian Kehutanan Indonesia, sedangkan struktur operasional disesuaikan dengan perangkat unit pelaksana teknis (UPT) pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Polhut memiliki satuan reaksi cepat yang disebut SPORC (Satuan Polisi Kehutanan Reaksi Cepat) yang dibentuk tahun 2005. Sampai saat ini telah memiliki 16 (enam belas) Brigade SPORC [4] yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia antara lain :

  1. Brigade Macan Tutul
    berkedudukan Markas Komando di Medan, Sumatera Utara dengan Wilayah kerja Provinsi Sumatera Utara dan Aceh
  2. Brigade Beruang
    berkedudukan Markas Komando di Pekanbaru, Riau. Wilayah kerja meliputi Provinsi Riau dan Kepulauan Riau
  3. Brigade Harimau
    berkedudukan Markas Komando di Kota Jambi, Wilayah kerja meliputi Provinsi Jambi, Sumatera Barat, dan Bengkulu
  4. Brigade Siamang
    berkedudukan Markas Komando di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Wilayah kerja meliputi Provinsi Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung
  5. Brigade Kalaweit
    berkedudukan Markas Komando di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Wilayah kerja meliputi Provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.
  6. Brigade Bekantan, berkedudukan Markas Komando di Kota Pontianak, wilayah kerja Provinsi Kalimantan Barat.
  7. Brigade Enggang
    berkedudukan Markas Komando di Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Wilayah kerja Provinsi Kalimantan Timur, Ibu Kota Nusantara dan Kalimantan Utara
  8. Brigade Anoa
    berkedudukan Markas Komando di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Wilayah kerja meliputi Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat.
  9. Brigade Kangguru
    berkedudukan Markas Komando di Kota Jayapura-Papua, wilayah Kerja meliputi Provinsi Papua Tengah, Papua, Papua Pegunungan dan Papua Selatan.
  10. Brigade Kasuari
    berkedudukan Markas Komando di Kota Manokwari, wilayah kerja meliputi Provinsi Papua Barat Daya dan Papua Barat.
  11. Brigade Elang
    berkedudukan di Jakarta. Wilayah kerja meliputi Provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat.
  12. Brigade Banteng, berkedudukan Markas Komando di Surabaya, wilayah kerja Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah dan DI. Yogyakarta
  13. Brigade Komodo, berkedudukan Markas Komando di Kota Kupang, Wilayah kerja Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur.
  14. Brigade Maleno, berkedudukan Markas Komando di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah.
  15. Brigade Kera Hitam, berkedudukan Markas Komando di Kota Manado dengan wilayah kerja Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo.
  16. Brigade Kaka Tua, berkedudukan Markas Komando di Kota Ambon, wilayah kerja Provinsi Provinsi Maluku dan Maluku Utara.

Senjata api

Nama Asal Gambar Kaliber Jenis Varian Catatan
CZ 85  Ceko 9×19mm pistol semi-otomatis - [5]
Beretta M12  Italia

 Indonesia

9×19mm pistol mitraliur Pindad PM1A1 Lisensi lokal oleh Pindad[5]
Pindad PM3  Indonesia 9×19mm pistol mitraliur - [butuh rujukan]
Vepr-12  Rusia 12 tolok senapan gentel semi-otomatis - [6][7][8]

Referensi

  1. ↑ Pasal 1 ayat 15 UU No. 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.
  2. ↑ Peraturan Pemerintah No.45 Tahun 2004 tentang Perlindungan Hutan.
  3. ↑ PERATURAN BERSAMA MENTERI KEHUTANAN DAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR : NK. 14/MENHUT-II/2011 dan NOMOR: 31 TAHUN 2011.
  4. ↑ Pasal 1 angka 2 Peraturan Menteri Lingkungan Dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.45/Menlhk/Setjen/Kum.1/7/2017 Tentang Seragam Dan Perlengkapan Polisi Kehutanan Dan Satuan Polisi Kehutanan Reaksi Cepat.
  5. 1 2 "Statistik 2016 BKSDA Jawa Timur" (PDF). BKSDA Jawa Timur. February 2017. hlm. 44. Diakses tanggal 8 January 2020.
  6. ↑ https://twitter.com/RandomWorldWar/status/1645390094696861697%5B%5D
  7. ↑ "Polisi Kehutanan Tangkap Pelaku Illegal Logging di Sinjai". sinjai.info. 20 July 2018. Diakses tanggal 21 May 2021.
  8. ↑ Agency, ANTARA News (25 November 2019). "KLHK amankan ribuan kubik kayu ilegal Rp6 miliar". ANTARA News Kalimantan Timur.
  • l
  • b
  • s
Topik Indonesia
Sejarah Nusantara
(pra-Indonesia)
  • Garis waktu
  • Prasejarah
  • Kerajaan Hindu-Buddha
  • Kerajaan Islam
  • Kerajaan Kristen
  • Era kolonial Portugis
  • Era VOC
  • Era Hindia Belanda
  • Era pendudukan Jepang
Sejarah Indonesia
  • Sejarah nama
  • Proklamasi
  • Era transisi
    • Revolusi nasional
    • KMB
    • Pengakuan Belanda
  • Era RIS
  • Era demokrasi liberal
    • Dekret Presiden 5 Juli 1959
    • Pemilihan Umum 1955
  • Era demokrasi terpimpin
    • Politik Mercusuar
    • Trikora
    • Konfrontasi ke Malaysia
    • G30S
  • Era orde baru
    • Supersemar
    • Pendudukan di Timor Timur
    • Gerakan 1998
  • Era reformasi
    • Referendum Timor Timur
Geografi
  • Air terjun
  • Bendungan dan waduk
  • Danau
  • Pegunungan
    • Gunung berapi
  • Pulau dan kepulauan
    • menurut provinsi
    • abjad A-L
    • M-Z
  • Perairan
    • Laut
    • Pantai
    • Selat
    • Sungai
    • Teluk
  • Tanjung
  • Tempat
  • Titik-titik garis pangkal
  • Wilayah
Politik dan
pemerintahan
  • Ibu kota negara
  • Lembaga negara
  • Pemerintah
  • Presiden
    • Kementerian
  • MPR
    • DPR
    • DPD
  • Kekuasaan kehakiman
    • MA
    • MK
    • KY
  • BPK
  • Perwakilan di luar negeri
  • Kepolisian
  • Militer
  • Administratif (Provinsi
  • Kabupaten/kota
  • Kecamatan dan kelurahan/desa)
  • Hubungan luar negeri
  • Hukum
  • Undang-undang
  • Pemilu
  • Partai politik
  • Kewarganegaraan
Ekonomi
  • APBN
  • APBD
  • Bank
  • Pasar modal
    • IDX
    • JFX
  • Pariwisata
  • Pertanian dan perkebunan
  • Perusahaan
    • BUMN
  • Sains dan teknologi
  • Transportasi
    • Penerbangan
    • Perkeretaapian
Demografi
  • Suku bangsa
  • Bahasa nasional
  • Bahasa daerah
  • Agama
  • Nama orang
  • Tokoh
  • Kesehatan
    • Kesehatan hewan
    • Pelayanan kesehatan
  • Pendidikan
  • Olahraga
Budaya
  • Seni
    • Film
    • Tari
    • Sastra
    • Musik
    • Lagu
    • Teater
    • Bela diri
  • Masakan
  • Mitologi
  • Permainan tradisional
  • Busana daerah
  • Arsitektur
    • Bandar udara
    • Pelabuhan
    • Stasiun kereta api
    • Terminal
    • Pembangkit listrik
  • Warisan Budaya
    • UNESCO
    • Wayang
    • Batik
    • Keris
    • Angklung
    • Tari Saman
    • Noken
Simbol
  • Sang Saka Merah Putih
  • Garuda Pancasila
  • Ibu Pertiwi
  • Nusantara
Flora dan fauna
  • Fauna Indonesia
    • Binatang endemik
    • Identitas nasional dan regional
  • Flora Indonesia
    • Tumbuhan endemik
    • Identitas nasional dan regional
  • Burung
    • endemik
  • Ikan
  • Mamalia
  • Reptil
  • Cagar alam
  • Suaka margasatwa
  • Taman nasional
  • Terumbu karang
Lainnya
  • Media
  • Telekomunikasi
    • Internet
    • Permainan video
  • Penyiaran
    • Televisi
      • Terestrial
      • Berlangganan
    • Radio
  • Tanda kehormatan
  • Kode pos
  • Kode telepon
  • Kode kendaraan
  • Hari penting
Outline Garis besar • Portal Portal

Artikel bertopik Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Senjata api
  2. Referensi

Artikel Terkait

Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia

Pengendalian Dampak Lingkungan Kementerian Indonesia Kementerian Kehutanan Polisi Kehutanan Republik Indonesia Manggala Agni "Perpres No. 182 Tahun 2024

Polisi Khusus Pemasyarakatan

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Kepolisian khusus Polsuska (Polisi Khusus Kereta Api) Polhut (Polisi Kehutanan Republik Indonesia) "CPNS

Korps Marinir Republik Indonesia

Pasukan Infanteri TNI Angkatan Laut

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026