Kinase piruvat dehidrogenase merupakan enzim regulasi dalam kompleks piruvat dehidrogenase. Gen ini adalah salah satu gen dari keluarga protein kinase PDK/BCKDK dan mengkodekan protein mitokondria dengan domain histidin kinase. Protein ini terletak di matriks mitokondria dan menghambat piruvat dehidrogenase complex dengan fosforilasi salah satu subunitnya. Dengan demikian PDK berperan dalam regulasi metabolisme glukosa. Ekspresi gen ini diregulasi oleh glukokortikoid, asam retinoat, dan insulin. PDK dihambat secara alosterik oleh konsentrasi asam piruvat yang tinggi, sedangkan kinase diaktifkan dengan asetil-KoA: Ko-A dan NADH:NAD+ yang tinggi pada mitokondria. Otot lurik mengekspresikan dua dari empat isoform PDK ysng diekspresikan pada sel mamalia (PDK1-4). Peningkatan aktivitas PDK dengan kelaparan dan diabetes disebabkan karena peningkatan selektif regulasi ekspresi PDK4. Peningkatan regulasi ini disebabkan karena peningkatan asam lemak bebas (FFA).
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


Kinase piruvat dehidrogenase (bahasa Inggris: pyruvate dehydrogenase kinase, PDK, EC 2.7.11.2code: en is deprecated ) merupakan enzim regulasi dalam kompleks piruvat dehidrogenase.[1] Gen ini adalah salah satu gen dari keluarga protein kinase PDK/BCKDK dan mengkodekan protein mitokondria dengan domain histidin kinase.[1] Protein ini terletak di matriks mitokondria dan menghambat piruvat dehidrogenase complex dengan fosforilasi salah satu subunitnya.[1] Dengan demikian PDK berperan dalam regulasi metabolisme glukosa. Ekspresi gen ini diregulasi oleh glukokortikoid, asam retinoat, dan insulin.[2] PDK dihambat secara alosterik oleh konsentrasi asam piruvat yang tinggi, sedangkan kinase diaktifkan dengan asetil-KoA: Ko-A dan NADH:NAD+ yang tinggi pada mitokondria.[1] Otot lurik mengekspresikan dua (PDK2 dan PDK4) dari empat isoform PDK ysng diekspresikan pada sel mamalia (PDK1-4).[3] Peningkatan aktivitas PDK dengan kelaparan dan diabetes disebabkan karena peningkatan selektif regulasi ekspresi PDK4.[3] Peningkatan regulasi ini disebabkan karena peningkatan asam lemak bebas (FFA).[3]