Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Perang Kamboja–Vietnam

Perang Kamboja–Vietnam adalah konflik yang terjadi antara Republik Sosialis Vietnam dan Kamboja Demokratik. Perang ini dimulai dengan invasi dan pendudukan Vietnam terhadap Kamboja, pelengseran rezim Khmer Merah dari kekuasaan dan berakhirnya genosida Kamboja.

perang tahun 1977-1991
Diperbarui 18 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Perang Kamboja–Vietnam
Perang Kamboja–Vietnam
Bagian dari Perang Indochina Ketiga, Perang Dingin di Asia, dan Perpecahan Tiongkok–Soviet

Pasukan Vietnam memasuki Phnom Penh pada bulan Januari 1979.
Tanggal21 Desember 1978 – 29 September 1989
(11 tahun, 5 bulan, 4 minggu dan 1 hari)
LokasiKamboja, Vietnam Selatan, Thailand Timur
Hasil
  • Penarikan pasukan Vietnam dari Kamboja[1]
  • Khmer Merah disingkirkan dari kekuasaan dan runtuhnya Kamboja Demokratik pada awal tahun 1979
  • Akhir dari genosida Kamboja
  • Pembentukan, kemudian pembubaran, Republik Rakyat Kamboja
  • Pendudukan Vietnam di Kamboja
  • Invasi Tiongkok ke Vietnam dan pertikaian perbatasan yang terus berlanjut
  • Awal pemberontakan CGDK dan pertikaian di perbatasan Thailand
  • Penandatanganan Perjanjian Perdamaian Paris 1991 yang menyetujui transisi yang dipimpin PBB
Pihak terlibat
Kamboja Demokratik
 Thailand (bentrokan perbatasan)
 Vietnam
Republik Rakyat Kamboja FUNSK (pro-Vietnam)

Pasca invasi:
KPKD (1982–1990)

  • Khmer Merah
  • KPNLF
  • FUNCINPEC
 Thailand (bentrokan perbatasan)[2]
Pasca invasi:
Hingga April 1989:
 Vietnam
 Republik Rakyat Kamboja
 Kuba (ahli rekonstruksi)
Dari April 1989:
Kamboja Negara Kamboja
Tokoh dan pemimpin
  • Pol Pot
  • Khieu Samphan
  • Ieng Sary
  • Son Sann
  • Dien Del
  • Norodom Sihanouk
  • Lê Duẩn
  • Trường Chinh
  • Nguyễn Văn Linh
  • Võ Nguyên Giáp
  • Văn Tiến Dũng
  • Lê Đức Anh
  • Lê Trọng Tấn
  • Đoàn Khuê
  • Võ Chí Công
  • Heng Samrin
  • Hun Sen
  • Pen Sovan
  • Chea Sim
Kekuatan
  • 1979: 73.000[3]
  • 1989: 30.000[a]
  • 150.000–200.000 tentara Vietnam[b]
  • 1.000 tentara Laos (1988)[5]
Korban
  • 1975–1979:
    ca 15.000 tewas[6]
  • 1979–1989: lebih dari 100.000 tewas
  • 1975–1979:
    • 10.000 tewas[6]
  • 1979–1989:
    • Vietnam:
      • 15.000[7]–25.300[8] tewas
      • 30.000 terluka[7]
    • Republik Rakyat Kamboja:
      • Tidak diketahui
  • Total: 25.000–52.000 tewas[9]
  • 200.000+ warga sipil Kamboja tewas[10]
    (tidak termasuk kematian akibat kelaparan)
  • 30.000+ warga sipil Vietnam tewas (1975–1978)[9]
  • l
  • b
  • s
Peperangan Indochina
  • Masterdom
  • Pertama

Kedua

    • Perang Saudara Laos
    • Perang Saudara Kamboja

Ketiga

  • Khmer Merah–Vietnam
  • Perbatasan Kamboja–Thailand
  • Tiongkok-Vietnam
  • Konflik perbatasan
  • Pemberontakan Hmong
  • Pemberontakan FULRO melawan Vietnam

Perang Kamboja–Vietnam (bahasa Vietnam: Chiến dịch phản công biên giới Tây-Nam Việt Namcode: vi is deprecated , bahasa Khmer: យុទ្ធនាការប្រឆាំងនៅព្រំដែនភាគនិរតីវៀតណាមcode: km is deprecated ) adalah konflik yang terjadi antara Republik Sosialis Vietnam dan Kamboja Demokratik. Perang ini dimulai dengan invasi dan pendudukan Vietnam terhadap Kamboja, pelengseran rezim Khmer Merah dari kekuasaan dan berakhirnya genosida Kamboja.

Konflik ini juga mengemukakan bagaimana perpecahan Tiongkok-Soviet telah merusak pergerakan komunis. Partai Komunis Vietnam memihak kepada Uni Soviet, sementara Partai Komunis Kamboja tetap setia dengan Republik Rakyat Tiongkok.

Perang ini dimulai dengan kekhawatiran Demokratik Kampuchea yang pada saat itu di bawah pimpinan Pol Pot akan meluasnya pengaruh Vietnam setelah kemenangan Vietnam pada Perang Vietnam. Kekhawatiran ini didasarkan atas keinginan Vietnam untuk menyatukan kawasan Indochina dalam suatu negara di bawah kekuasaan Vietnam. Dibawah kekhawatiran tersebut, Demokratik Kampuchea melancarkan aksi untuk menetralisir tentara Vietnam di sekitar perbatasan Vietnam-Kamboja. Atas aksinya, Vietnam membalas dengan melancarkan invasi melawan Demokratik Kampuchea yang menyebabkan keruntuhan Demokratik Kampuchea yang kemudian diganti oleh negara boneka Vietnam, Republik Rakyat Kamboja. Pendudukan Vietnam berakhir setelah tekanan internasional serta reformasi politik Vietnam. Tentara Vietnam terakhir keluar Kamboja pada tahun 1992.

Referensi

  1. ↑
  2. ↑ "Opinion | Thailand Bears Guilt for Khmer Rouge". The New York Times. March 24, 1993. Diarsipkan dari asli tanggal October 7, 2022.
  3. ↑ Morris, p. 103.
  4. ↑ Thayer, p. 10.
  5. ↑ Vientiane accuses Thailand of trying to annex part of Laos (Archive), UPI, Jan 23, 1988. Accessed Nov 22, 2019. (Archive)
  6. 1 2 Khoo, p. 127
  7. 1 2 Vietnamese sources generally offer contradictory figures, but Vietnamese General Tran Cong Man stated that at "least 15,000 soldiers died and another 30,000 were wounded in the ten-year long Cambodian campaign"—so the figures do not include the casualties from the period between 1975 and 1979. Thayer, 10
  8. ↑ SIPRI Yearbook: Stockholm International Peace Research Institute
  9. 1 2 Clodfelter, p. 627.
  10. ↑ Clodfelter, p. 627: 100,000 killed by Vietnamese and Khmer Rouge military operations in 1978–1979, and another 100,000 killed in the insurgency phase.

Sumber

  • Broyle, William (1996). Brothers in Arms: A Journey from War to Peace. Austin: First University of Texas Press. ISBN 0-292-70849-1.
  • Bultmann, Daniel (2015). Inside Cambodian Insurgency: A Sociological Perspective on Civil Wars and Conflict. Burlington, VT/Farnham, UK: Ashgate. ISBN 978-1472443052.
  • Chandler, David (2000). A History of Cambodia (Edisi 3). Colorado: Westview. ISBN 0-8133-3511-6.
  • Corfield, Justin (1991). A History of the Cambodian Non-Communist Resistance, 1975–1983. Australia: Centre of Southeast Asian Studies, Monash University: Clayton, Vic. ISBN 978-0-7326-0290-1.
  • Corfield (a), Justin (2009). The History of Cambodia. Santa Barbara: ABC CLIO. ISBN 978-0-313-35722-0.
  • Deng, Yong; Wang, Fei-Ling (1999). In the Eyes of the Dragon: China Views the World. Oxford: Rowman & Littlefield Publishers. ISBN 0-8476-9336-8.
  • DeRouen, Karl; Heo, Uk (2007). Civil Wars of the World: Major Conflicts since World War II. Westport: ABC CLIO. ISBN 978-1-85109-919-1.
  • Etcheson, Craig (2005). After the Killing Fields: Lessons from the Cambodian Genocide. Westport: Praeger. ISBN 027598513X.
  • Faure, Guy; Schwab, Laurent (2008). Japan-Vietnam: A Relation Under Influences. Singapore: NUS Press. ISBN 978-9971-69-389-3.
  • Farrell, Epsey C. (1998). The Socialist Republic of Vietnam and the Law of the Sea: An Analysis of Vietnamese Behaviour within the Emerging International Oceans Regime. The Hague: Kluwer Law International. ISBN 90-411-0473-9.
  • Froster, Frank (1993). Vietnam's Foreign Relations: Dynamics of Change. Singapore: Institute of Southeast Asian Studies. ISBN 981-3016-65-5.
  • Gottesman, E. (2003). Cambodia after the Khmer Rouge: Inside the Politics of Nation Building. New Haven: Yale University Press. ISBN 978-0-300-10513-1.
  • Haas, Michael (1991). Genocide by Proxy: Cambodian Pawn on a Superpower Chessboard. Westport: ABC CLIO. ISBN 978-0-275-93855-0.
  • International Business Publications, USA (2008). Vietnam Diplomatic Handbook (Edisi 5). Washington DC: International Business Publications. ISBN 1-4330-5868-5.
  • Jackson, Karl D. (1989). Cambodia, 1975–1978: Rendezvous with Death. Princeton: Princeton UP. ISBN 978-0-691-07807-6.
  • Jones, David M.; Smith, M.L.R (2006). ASEAN and East Asian International Relations: Regional Delusions. Northampton: Edward Elgar Publishing Limited. ISBN 978-1-84376-491-5.
  • Kiernan, Ben (2006). "External and Indigenous Sources of Khmer Rouge Ideology". Dalam Westad, Odd A.; Sophie (ed.). The Third Indochina War: Conflict between China, Vietnam and Cambodia, 1972–79. New York: Routledge. ISBN 978-0-415-39058-3.
  • Khoo, Nicholas (2011). Collateral Damage: Sino-Soviet Rivalry and the Termination of the Sino-Vietnamese Alliance. New York: Colombia University Press. ISBN 9780231150781.
  • Largo, V (2004). Vietnam: Current Issues and Historical Background. New York: Nova Science Publishders. ISBN 1590333683.
  • Martin, Marie A. (1994). Cambodia: A Shattered Society. Berkeley: California University Press. ISBN 978-0-520-07052-3.
  • McCargo, Duncan (2004). Rethinking Vietnam. London: Routledge-Curzon. ISBN 0-415-31621-9.
  • Morley, James W.; Nishihara, M. (1997). Vietnam Joins the World. New York: M.E. Sharp. ISBN 1-56324-975-8.
  • Morris, Stephen J. (1999). Why Vietnam invaded Cambodia: political culture and causes of war. Chicago: Stanford University Press. ISBN 978-0-8047-3049-5.
  • Peaslee, Amos J. (1985). Constitutions of Nations: The Americas. Vol. 2. Dordrecht: Martinus Nijhoff Publishers. ISBN 90-247-2900-9.
  • O’Dowd, Edward C. (2007). Chinese military strategy in the third Indochina war: the last Maoist war. Abingdon: Routledge. ISBN 978-0-203-08896-8.
  • SarDesai, D.R. (1998). Vietnam, Past and Present. Boulder: Westview. ISBN 978-0-8133-4308-2.
  • Shiraishi, Masaya (1990). Japanese relations with Vietnam, 1951–1987. Ithaca: Cornell University Southeast Asian Program. ISBN 0-87727-122-4.
  • Spooner, Andrew (2003). Footprint Cambodia. London: Footprint Handbooks. ISBN 978-1-903471-40-1.
  • Swann, Wim (2009). 21st century Cambodia: view and vision. New Delhi: Global Vision Publishing House. ISBN 9788182202788.
  • Thayer, Carlyle (1994). The Vietnam People’s Army under Doi Moi. Singapore: Institute of Southeast Asian Studies. ISBN 981-3016-80-9.
  • Thayer (a), Carlyle A. (1999). Vietnamese foreign policy in transition. Singapore: Institute of Southeast Asian Studies. ISBN 0-312-22884-8.
  • Thu-Huong, Nguyen (1992). Khmer Viet Relations and the Third Indochina Conflict. Jefferson: McFarland. ISBN 978-0-89950-717-0.
  • White, Nigel D. (2005). The Law of International Organisations (Edisi 2). Manchester: Manchester University Press. ISBN 1-929446-77-2.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Cambodian-Vietnamese War (1975-7).
  • Albert Grandolini, Tom Cooper, & Troung (Jan 25, 2004). "Cambodia, 1954–1999; Part 1". Air Combat Information Group(ACIG). Diakses tanggal 25 Agustus 2010. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  • Albert Grandolini, Tom Cooper, & Troung (Jan 25, 2004). "Cambodia, 1954–1999; Part 2". Air Combat Information Group(ACIG). Diakses tanggal 25 Agustus 2010. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  • The Khmer Rouge National Army: Order of Battle, January 1976
  • The Fall of the Khmer Rouge
  • 1979: Vietnam forces Khmer Rouge retreat
  • Meanwhile: When the Khmer Rouge came to kill in Vietnam Diarsipkan 2005-10-27 di Wayback Machine.
  • Second Life, Second Death: The Khmer Rouge After 1978
  • Slocomb M. "The K5 Gamble: National Defence and Nation Building under the People's Republic of Kampuchea." Journal of Southeast Asian Studies, 2001;32(02):195–210
  • l
  • b
  • s
Perang Dingin
  • Amerika Serikat
  • Uni Soviet
  • ANZUS
  • NATO
  • Gerakan Non-Blok
  • SEATO
  • Pakta Warsawa
  • Perang Dingin II
1940-an
  • Rencana Morgenthau
  • Pemberontakan Hukbalahap
  • Konflik Jamaika
  • Dekemvriana
  • Perjanjian persentase
  • Konferensi Yalta
  • Perang Gerilya di Negara Baltik
    • Saudara Hutan
    • Operasi Priboi
    • Operasi Rimba
    • Pendudukan negara-negara Baltik
  • Prajurit terkutuk
  • Operasi Unthinkable
  • Operasi Downfall
  • Konferensi Potsdam
  • Skandal Gouzenko
  • Pembagian Korea
  • Operasi Masterdom
  • Operasi Beleaguer
  • Operasi Blacklist Forty
  • Krisis Iran 1946
  • Perang Saudara Yunani
  • Insiden Selat Corfu
  • Krisis Selat Turki
  • Pernyataan Kembali Kebijakan Terhadap Jerman
  • Perang Indocina Pertama
  • Doktrin Truman
  • Konferensi Hubungan Asia
  • Krisis Mei 1947
  • Rencana Marshall
  • Comecon
  • Kudeta Cekoslowakia 1948
  • Pemberontakan Al-Wathbah
  • Perang Palestina 1947–1949
    • Perang Saudara di Mandat Britania atas Palestina 1947–1948
    • Perang Arab-Israel 1948
    • Eksodus Palestina 1948
  • Perpecahan Tito–Stalin
  • Blokade Berlin
  • Pengkhianatan Barat
  • Tirai Besi
  • Blok Timur
  • Blok Barat
  • Perang Saudara Tiongkok (kedua)
  • Kedaruratan Malaya
  • Subversi Albania
1950-an
  • Konflik Papua
  • Tirai Bambu
  • Perang Korea
  • McCarthyisme
  • Perang Aljazair
  • Revolusi Mesir 1952
  • Kudeta Iran 1953
  • Pemberontakan Jerman Timur 1953
  • Amandemen Bricker
  • Kudeta Guatemala 1954
  • Pembagian Vietnam
  • Perang Jebel Akhdar
  • Perang Vietnam
  • Krisis Selat Taiwan Pertama
  • Kedaruratan Siprus
  • Konferensi Tingkat Tinggi Jenewa (1955)
  • Konferensi Bandung
  • Unjuk rasa Poznań 1956
  • Revolusi Hungaria 1956
  • Kekerasan klan Yaman–Aden
  • Krisis Suez
  • "We will bury you"
  • Perang Ifni
  • Operasi Gladio
  • Perang Dingin Arab
  • Krisis Suriah 1957
    • Krisis Lebanon 1958
    • Revolusi Juli Irak
  • Krisis Sputnik
  • Krisis Selat Taiwan Kedua
  • Pemberontakan Tibet 1959
  • Pemberontakan Mosul 1959
  • Perdebatan Dapur
  • Perpecahan Tiongkok-Soviet
1960-an
  • Krisis Kongo
  • Pemberontakan Simba
  • Insiden U-2 1960
  • Invasi Teluk Babi
  • Kudeta Turki 1960
  • Perpecahan Soviet–Albania
  • Konflik Irak–Kurdi
    • Perang Irak–Kurdi Pertama
  • Krisis Berlin 1961
  • Tembok Berlin
  • Perang Kotor (Meksiko)
  • Perang Kolonial Portugal
    • Perang Kemerdekaan Angola
    • Perang Kemerdekaan Guinea-Bissau
    • Perang Kemerdekaan Mozambik
  • Krisis Rudal Kuba
  • Perang Tiongkok-India
  • Pemberontakan Komunis di Sarawak
  • Revolusi Ramadan Irak
  • Perang Kemerdekaan Eritrea
  • Perang Pasir
  • Perang Saudara Yaman Utara
  • Kudeta Suriah 1963
  • Kebuntuan Israel-Amerika Serikat
  • Pembunuhan John F. Kennedy
  • Kedaruratan Aden
  • Krisis Siprus 1963–1964
  • Perang Vietnam
  • Perang Shifta
  • Perang Saudara Guatemala
  • Konflik Kolombia
  • Kudeta Brasil 1964
  • Perang Saudara Dominika
  • Perang Semak Rhodesia
  • Perang Perbatasan Afrika Selatan
  • Transisi ke Orde Baru
  • Teori domino
  • Deklarasi ASEAN
  • Perang Saudara Laos
  • Kudeta Suriah 1966
  • Revolusi Argentina
  • Konflik Zona Demiliterisasi Korea
  • Junta militer Yunani 1967–1974
  • Tahun-Tahun Timbel (Italia)
  • Insiden USS Pueblo
  • Perang Enam Hari
  • Perang Atrisi
  • Pemberontakan Dhofar
  • Perang Al-Wadiah
  • Perang Saudara Nigeria
  • Protes 1968
  • Mei Prancis
  • Pembantaian Tlatelolco
  • Revolusi Kebudayaan
  • Musim Semi Praha
  • Krisis politik Polandia 1968
  • Pemberontakan Komunis di Malaysia
  • Invasi Cekoslowakia
  • Revolusi Ba'athis Irak
  • Kudeta Libya 1969
  • Perang Sepak Bola
  • Komunisme Goulash
  • Konflik perbatasan Tiongkok-Soviet
  • Pemberontakan Komunis di Filipina
  • Tindakan Perbaikan
1970-an
  • Détente
  • Perjanjian Nonproliferasi Senjata Nuklir
  • September Hitam di Yordania
  • Gerakan Perbaikan (Suriah)
  • Konflik Sahara Barat
  • Revolusi Nikaragua
  • Perang Saudara Kamboja
  • Perang Vietnam
  • Kerusuhan Koza
  • Realpolitik
  • Diplomasi ping-pong
  • Revolusi Perbaikan (Mesir)
  • Memorandum militer Turki 1971
  • Kudeta Sudan 1971
  • Perjanjian Empat Negara di Berlin
  • Perang Pembebasan Bangladesh
  • Kunjungan Nixon ke Tiongkok 1972
  • Konflik perbatasan Yaman Utara-Yaman Selatan 1972
  • Perang Yaman 1972
  • Pemberontakan Komunis di Bangladesh
  • Perang Saudara Eritrea
  • Kudeta Uruguay 1973
  • Kudeta Chili 1973
  • Perang Yom Kippur
  • Krisis minyak 1973
  • Revolusi Anyelir
  • Transisi Spanyol
  • Metapolitefsi
  • Perundingan pembatasan senjata strategis
  • Perang Irak-Kurdi Kedua
  • Invasi Turki ke Siprus
  • Perang Saudara Angola
  • Perang Saudara Mozambik
  • Konflik Oromo
  • Perang Ogaden
  • Perang Sahara Barat
  • Perang Saudara Etiopia
  • Perang Saudara Lebanon
  • Perpecahan Tiongkok-Albania
  • Perang Kamboja–Vietnam
  • Revolusi Iran
  • Operasi Condor
  • Perang Kotor (Argentina)
  • Kudeta Argentina 1976
  • Perang Libya–Mesir
  • Musim Gugur Jerman
  • Korean Air Lines Penerbangan 902
  • Perang Uganda–Tanzania
  • Pemberontakan NDF
  • Konflik Chad–Libya
  • Perang Yaman 1979
  • Pendudukan Masjidil Haram
  • Revolusi Iran
  • Revolusi Saur
  • Perang Tiongkok-Vietnam
  • Gerakan New Jewel
  • Pemberontakan Herat 1979
  • Tujuh Hari ke Sungai Rhine
  • Perjuangan melawan penyalahgunaan politik psikiatri di Uni Soviet
1980-an
  • Perang Soviet-Afganistan
  • Pemboikotan Olimpiade Musim Panas 1980 dan 1984
  • Konflik Peru
  • Kudeta Turki 1980
  • Insiden Teluk Sidra
  • Konflik Casamance
  • Perang Semak Uganda
  • Pemberontakan Pasukan Perlawanan Tuhan
  • Perang Saudara Eritrea
  • Perang Perbatasan Etiopia–Somalia 1982
  • Perang Ndogboyosoi
  • Invasi Amerika Serikat ke Grenada
  • Able Archer 83
  • Star Wars
  • Perang Iran–Irak
  • Pemberontakan Somalia
  • Insiden Laut Hitam 1986
  • Perang Saudara Yaman Selatan
  • Perang Toyota
  • Insiden penyerempetan Laut Hitam 1988
  • Perang Saudara Bougainville
  • Pemberontakan 8888
  • Solidaritas
    • Reaksi Soviet
  • Contras
  • Krisis Amerika Tengah
  • RYAN
  • Korean Air Lines Penerbangan 007
  • Revolusi Kekuatan Rakyat
  • Glasnost
  • Perestroika
  • Perang Nagorno-Karabakh
  • Perang Saudara Afganistan
  • Invasi Amerika Serikat ke Panama
  • Pemogokan Polandia 1988
  • Unjuk rasa Tiananmen 1989
  • Revolusi 1989
  • Keruntuhan Tembok Berlin
  • Kejatuhan perbatasan Jerman dalam
  • Revolusi Velvet
  • Revolusi Rumania 1989
  • Revolusi Damai
1990-an
  • Revolusi Mongolia 1990
  • Perang Teluk
  • Penyatuan kembali Jerman
  • Penyatuan Yaman
  • Kejatuhan komunisme di Albania
  • Pembubaran Yugoslavia
  • Pembubaran Uni Soviet
  • Pembubaran Cekoslowakia
Konflik beku
  • Abkhazia
  • Tiongkok
  • Korea
  • Puerto Riko
  • Kosovo
  • Nagorno-Karabakh
  • Ossetia Selatan
  • Transnistria
  • Sengketa perbatasan Tiongkok-India
  • Sengketa Borneo Utara
Kebijakan luar negeri
  • Doktrin Truman
  • Pembendungan
  • Doktrin Eisenhower
  • Teori domino
  • Doktrin Hallstein
  • Doktrin Kennedy
  • Koeksistensi damai
  • Ostpolitik
  • Doktrin Johnson
  • Doktrin Brezhnev
  • Doktrin Nixon
  • Doktrin Ulbricht
  • Doktrin Carter
  • Doktrin Reagan
  • Dorong balik
  • Kedaulatan Puerto Riko pada Perang Dingin
Ideologi
Kapitalisme
  • Liberalisme
  • Mazhab Chicago
  • Keynesianisme
  • Monetarisme
  • Ekonomi neoklasik
  • Reaganomics
  • Ekonomi sisi penawaran
  • Thatcherisme
Komunisme
  • Sosialisme
  • Marxisme–Leninisme
  • Castroisme
  • Eurokomunisme
  • Guevarisme
  • Hoxhaisme
  • Juche
  • Maoisme
  • Naxalisme
  • Stalinisme
  • Titoisme
Lainnya
  • Imperialisme
  • Anti-imperialisme
  • Nasionalisme
  • Ultranasionalisme
  • Chauvinisme
  • Nasionalisme etnis
  • Rasisme
  • Zionisme
  • Fasisme
  • Neo-Nazisme
  • Islamisme
  • Totaliterisme
  • Otoritarianisme
  • Autokrasi
  • Demokrasi liberal
  • Demokrasi iliberal
  • Demokrasi terpimpin
  • Demokrasi sosial
  • Third-Worldisme
  • Supremasi kulit putih
  • Nasionalisme kulit putih
  • Separatisme kulit putih
  • Apartheid
Organisasi
  • NATO
  • Pakta Warsawa
  • Komunitas Andes
  • ASEAN
  • CIA
  • Comecon
  • EEC
  • KGB
  • MI6
  • Gerakan Non-Blok
  • SAARC
  • Safari Club
  • Stasi
Propaganda
  • Tindakan aktif
  • Amerika
  • Pembasmian untuk Kebebasan
  • Izvestia
  • Pravda
  • Radio Free Europe/Radio Liberty
  • Ketakutan Merah
  • Soviet Life
  • TASS
  • Voice of America
  • Voice of Russia
Perlombaan
  • Perlombaan senjata
  • Perlombaan senjata nuklir
  • Perlombaan Antariksa
Sejarawan
  • Gar Alperovitz
  • Thomas A. Bailey
  • Michael Beschloss
  • Archie Brown
  • Warren H. Carroll
  • Adrian Cioroianu
  • John Costello
  • Michael Cox
  • Nicholas J. Cull
  • Willem Drees
  • Robert D. English
  • Herbert Feis
  • Robert Hugh Ferrell
  • André Fontaine
  • Anneli Ute Gabanyi
  • John Lewis Gaddis
  • Lloyd Gardner
  • Timothy Garton Ash
  • Gabriel Gorodetsky
  • Fred Halliday
  • Jussi Hanhimäki
  • John Earl Haynes
  • Patrick J. Hearden
  • Tvrtko Jakovina
  • Tony Judt
  • Harvey Klehr
  • Gabriel Kolko
  • Walter LaFeber
  • Walter Laqueur
  • Melvyn Leffler
  • Geir Lundestad
  • Mary Elise Sarotte
  • Vojtech Mastny
  • Jack F. Matlock Jr.
  • Thomas J. McCormick
  • Timothy Naftali
  • Marius Oprea
  • David S. Painter
  • William B. Pickett
  • Ronald E. Powaski
  • Yakov M. Rabkin
  • Arthur M. Schlesinger Jr.
  • Ellen Schrecker
  • Giles Scott-Smith
  • Shen Zhihua
  • Athan Theoharis
  • Andrew Thorpe
  • Vladimir Tismăneanu
  • Patrick Vaughan
  • Alex von Tunzelmann
  • Odd Arne Westad
  • William Appleman Williams
  • Jonathan Reed Winkler
  • Rudolph Winnacker
  • Ken Young
Lihat pula
  • Intervensi Sekutu dalam Perang Saudara Rusia
  • Daftar agen Blok Timur di Amerika Serikat
  • Spionase Soviet di AS
  • Hubungan Amerika Serikat dengan Uni Soviet
  • Konferensi AS–Soviet
  • Spionase Rusia di AS
  • Spionase Amerika di Uni Soviet dan Federasi Rusia
  • Hubungan NATO dengan Rusia
  • Brinkmanship
  • CIA dan Perang Dingin Kebudayaan
  • Perang Dingin II
  • Revolusi Rusia
  • Kategori
  • Commons
  • Garis waktu
  • Daftar konflik
  • l
  • b
  • s
Politik Uni Soviet 1964–1985
Peristiwa 1964–1982
  • Pemerintahan kolektif
  • Konferensi Tingkat Tinggi Glassboro
  • Musim Semi Praha
  • Invasi Cekoslowakia
  • Unjuk rasa Alun-Alun Merah 1968
  • Doktrin Brezhnev
  • Upaya pembunuhan Brezhnev
  • Konflik perbatasan Cina-Soviet
  • Détente
  • KTT Vladivostok
  • Piagam Helsinki
  • Pengeboman Moskwa 1977
  • Konstitusi Soviet 1977
  • Unjuk rasa Georgia 1978
  • Perang Afghanistan
  • Olimpiade Musim Panas 1980
  • Reaksi terhadap krisis Polandia 1980–1981
  • Exercise Zapad
  • Kematian dan pemakaman kenegaraan Leonid Brezhnev
  • Warisan Leonid Brezhnev
Peristiwa 1982–1985
  • RYAN
  • Korean Air Lines Penerbangan 007
  • Insiden alarm palsu nuklir 1983
  • Able Archer 83
  • Boikot Olimpiade Musim Panas 1984
  • Ajang Olahraga Persahabatan
Anggota Politburo
  • ke-22
  • ke-23
  • ke-24
  • ke-25
  • ke-26
  • Aliyev
  • Andropov
  • Brezhnev
  • Chebrikov
  • Chernenko
  • Demichev
  • Dolgikh
  • Efremov
  • Gorbachev
  • Grechko
  • Grishin
  • Gromyko
  • Kirilenko
  • Kiselyov
  • Konayev
  • Kosygin
  • Kulakov
  • Kuznetsov
  • Masherov
  • Mazurov
  • Mikoyan
  • Mzhavanadze
  • Pelše
  • Podgorny
  • Polyansky
  • Ponomarev
  • Rashidov
  • Romanov
  • Shcherbytsky
  • Shelepin
  • Shelest
  • Shevardnadze
  • Shvernik
  • Solomentsev
  • Suslov
  • Tikhonov
  • Ustinov
  • Voronov
  • Vorotnikov
Pemimpin
  • Troika (Brezhnev
  • Kosygin
  • Podgorny)
  • Yuri Andropov
  • Konstantin Chernenko
Pemerintahan
  • Kosygin ke-1
  • ke-2
  • ke-3
  • ke-4
  • ke-5
  • Tikhonov ke-1
  • ke-2
Ekonomi nasional
Reformasi
  • 1965
  • 1973
  • 1979
  • Program Pangan
  • 1984
Rencana Lima Tahun
  • Rencana ke-8
  • Rencana ke-9
  • Rencana ke-10
  • Rencana ke-11
Keluarga Brezhnev
  • Churbanov (menantu)
  • Galina (putri)
  • Lyubov (keponakan)
  • Viktoria (istri)
  • Yakov (adik)
  • Yuri (putra)
Portal Portal Uni Soviet

Templat:Cambodia topics Templat:Vietnam topics

Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Republik Ceko
  • Israel
Lain-lain
  • NARA
  • Yale LUX
  1. ↑ By 1989, the Khmer Rouge maintained the largest fighting force amongst the three factions which made up the Coalition Government of Democratic Kampuchea. The KPNLF had less than 10,000 men, and FUNCINPEC had 2,000 fighters.
  2. ↑ From an invasion force of 150,000, Vietnamese troop strength was estimated to have peaked at around 200,000 until Vietnam began their unilateral withdrawal in 1982.[4]

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
  2. Sumber
  3. Pranala luar

Artikel Terkait

Perang Salib

perang-perang agama di Timur Tengah dan Eropa antara abad ke-15 sampai abad ke-17

Paus Leo XIV

Paus Gereja Katolik Roma ke-267, Uskup Roma sekaligus Kepala Negara Vatikan

Invasi Indonesia ke Timor Leste

invasi militer tahun 1975

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026