Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiMuseum Ranggawarsita
Artikel Wikipedia

Museum Ranggawarsita

Museum Ranggawarsita adalah Museum Negeri yang terletak di Semarang, Indonesia. Sebagai Museum Negeri, Museum Ranggawarsita secara resmi dikenal sebagai Museum Negeri Provinsi Jawa Tengah. Museum ini memamerkan koleksi etnografi yang berkaitan dengan kebudayaan Provinsi Jawa Tengah.

museum di Indonesia
Diperbarui 17 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Museum Ranggawarsita
Museum etnografi in Semarang, IndonesiaTemplat:SHORTDESC:Museum etnografi in Semarang, Indonesia
Museum Ranggawarsita
Museum Jawa Tengah Ranggawarsita
Museum Ranggawarsita di Semarang
Museum Ranggawarsita
Lokasi di Semarang
Wikipedia | Kode sumber | Tata penggunaan
Koordinat: 6°59′9.406″S 110°23′1.936″E / 6.98594611°S 110.38387111°E / -6.98594611; 110.38387111Lihat peta diperbesar
Wikipedia | Kode sumber | Tata penggunaan
Koordinat: 6°59′9.406″S 110°23′1.936″E / 6.98594611°S 110.38387111°E / -6.98594611; 110.38387111Lihat peta diperkecil
Didirikan5 Juli 1989
LokasiJalan Abdul Rahman Saleh 1, Semarang, Indonesia
Koordinat6°59′09″S 110°23′02″E / 6.985946°S 110.383871°E / -6.985946; 110.383871[[Sistem koordinat geografis|Koordinat]]: <templatestyles src=\"Module:Coordinates/styles.css\"></templatestyles><span class=\"plainlinks nourlexpansion\">[https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&pagename=Museum_Ranggawarsita&params=6.985946_S_110.383871_E_type:landmark <span class=\"geo-nondefault\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\"><span class=\"latitude\">6°59′09″S</span> <span class=\"longitude\">110°23′02″E</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\">&#xfeff; / &#xfeff;</span><span class=\"geo-default\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\">6.985946°S 110.383871°E</span><span style=\"display:none\">&#xfeff; / <span class=\"geo\">-6.985946; 110.383871</span></span></span>]</span>[[Category:Pages using gadget WikiMiniAtlas]]</span>"},"html":"<span id=\"coordinates\"><a rel=\"mw:WikiLink\" href=\"./Sistem_koordinat_geografis\" title=\"Sistem koordinat geografis\" id=\"mwCA\">Koordinat</a>: <link rel=\"mw-deduplicated-inline-style\" href=\"mw-data:TemplateStyles:r28112010\" about=\"#mwt9\" typeof=\"mw:Extension/templatestyles\" data-mw='{\"name\":\"templatestyles\",\"attrs\":{\"src\":\"Module:Coordinates/styles.css\"},\"body\":{\"extsrc\":\"\"}}' id=\"mwCQ\"/><span class=\"plainlinks nourlexpansion\" id=\"mwCg\"><a rel=\"mw:ExtLink\" href=\"https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&amp;pagename=Museum_Ranggawarsita&amp;params=6.985946_S_110.383871_E_type:landmark\" class=\"external text\" id=\"mwCw\"><span class=\"geo-nondefault\" id=\"mwDA\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwDQ\"><span class=\"latitude\" id=\"mwDg\">6°59′09″S</span> <span class=\"longitude\" id=\"mwDw\">110°23′02″E</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\" id=\"mwEA\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwEQ\"></span> / <span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwEg\"></span></span><span class=\"geo-default\" id=\"mwEw\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwFA\">6.985946°S 110.383871°E</span><span style=\"display:none\" id=\"mwFQ\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwFg\"></span> / <span class=\"geo\" id=\"mwFw\">-6.985946; 110.383871</span></span></span></a></span><link rel=\"mw:PageProp/Category\" href=\"./Kategori:Pages_using_gadget_WikiMiniAtlas\" id=\"mwGA\"/></span>"}' id="mwGQ"/>
JenisMuseum etnografi
Ukuran koleksiBenda-benda bersejarah dan tradisional dari Jawa Tengah
PemilikPemerintah Provinsi Jawa Tengah
Situs webranggawarsitamuseum.id

Museum Ranggawarsita adalah Museum Negeri yang terletak di Semarang, Indonesia. Sebagai Museum Negeri, Museum Ranggawarsita secara resmi dikenal sebagai Museum Negeri Provinsi Jawa Tengah. Museum ini memamerkan koleksi etnografi yang berkaitan dengan kebudayaan Provinsi Jawa Tengah.

Sejarah

Ranggawarsita, pujangga dari Keraton Surakarta Hadiningrat.

Museum Ranggawarsita terletak di Kota Semarang, tepatnya di Jalan Abdul Rahman Saleh No. 1 Kalibanteng Kulon, Semarang.[1] Pembangunan museum ini mulai dirintis pada 1975 melalui projek rehabilitasi dan perluasan museum Jawa Tengah.[2][3][4] Namun, baru pada tahun 1977 pembangunannya mulai dilaksanakan secara bertahap.[2] Biaya pembangunan museum ini menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).[3] Pada 1983, salah satu ruang pameran tetap, yaitu gedung C telah selesai.[4] Atas perintah Gubernur Jawa Tengah saat itu, Soepardjo Rustam, museum ini dibuka untuk umum dan diresmikan olehnya pada tanggal 2 April 1983.[2]

Pada 5 Juli 1989, Museum Negeri Provinsi Jawa Tengah diresmikan sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kantor Wilayah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi JawaTengah oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Fuad Hassan, dengan Surat Keputusan tanggal 2 Desember 1987 Nomor: 0754/0/1987.[2] Pada saat itu pembangunan gedung A dan B sudah selesai.[4] Kemudian, tanggal 4 April 1990, terbit Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 0223/0/1990 tentang Penamaan Museum Negeri Provinsi Jawa Tengah “Ranggawarsita”.[2] Pembangunan gedung D selesai pada tahun 1991.[4] Pada 2002, museum ini mengalami perubahan nama dari Museum Negeri Provinsi Jawa Tengah Ranggawarsita menjadi Museum Jawa Tengah Ranggawarsita. Perubahan nama tersebut dilakukan berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor: 01/2002 yang disertai tujuan baru yaitu membantu menyerap kegiatan budaya masyarakat Semarang dan sekitarnya.[3] Nama “Ranggawarsita” diambil dari nama seorang pujangga terakhir Keraton Surakarta Hadiningrat yaitu Raden Ngabehi Ranggawarsita.[5] Menurut buku Direktori Museum-Museum di Indonesia yang terbit pada 1994, Museum Ranggawarsita menempati lahan seluas kurang lebih 20.580 m², sedangkan luas bangunan 14.152 m².[2]

Bangunan dan koleksi

Jumlah koleksi yang ada di Museum Ranggawarsita sebanyak 59.810 buah yang terbagi dalam sepuluh jenis, yaitu geologi, biologi, arkeologi, filologi, historika, numismatika/heraldika, keramologika, teknologika, etnografika, dan seni rupa. Sementara, ruang pamer di museum ini dibagi menjadi empat gedung dengan dua lantai, satu ruang emas dan ruang audiovisual 3D.[5]

Gedung A

Lantai satu gedung A menyimpan wahana Geologi dan Geografi. Di wahana ini menampilkan beberapa jenis bebatuan yang terdapat dibumi, juga batu meteorit yang ditemukan di daerah Mojogedang, Karangayar pada 1984. Zaman dahulu, meteorit dipakai untuk campuran pamor keris. Selain bebatuan, terdapat informasi tentang pembagian zaman yang pernah ada di Bumi, beberapa koleksi mineral dan batu alam yang menarik, berbagai batu mulia hingga stalaktit dan stalagmit.[6]

Lantai dua gedung A, menyajikan wahana tentang Paleontologi, beberapa koleksi yang ada seperti fosil kayu, bebatuan dan masyarakat kuno juga tulang dan bagian-bagian hewan masa silam. Ada juga binatang langka yang diawetkan seperti bajing peluncur, babi hutan, kancil dan burung rajawali.[7]

Gedung B

Lantai satu berisikan peninggalan budaya dan kerajinan dari peradaban Hindu-Buddha, beberapa yang dipamerkan seperti Lingga dan Yoni, arca-arca, ketongan, kendi, cermin perunggu, patung dewa, candi-candi yang ada di Jawa Tengah. Menampilkan juga kebudayaan yang bercorak Islam seperti: miniatur Masjid Agung Demak dan Masjid Menara Kudus; fragmen seni hias; bahan terakota; replika kaligrafi; ornamen Masjid Mantingan Jepara; mustaka Masjid Mayong Jepara; dan salinan Al-Qur'an yang ditulis dengan tangan serta cerobong sumur dari Caruban Lasem.[8]

Lantai dua menyajikan wahana keramik dan batik. Dipamerkan berbagai jenis dan model keramik baik lokal maupun yang berasal dari Tiongkok dan Eropa. Tak lupa, macam-macam kerajinan gerabah dan cara pembuatannya diperlihatkan dengan model diorama atau patung. Di bagian batik, dipajang berbagai motif batik yang ada di Jawa Tengah seperti Surakarta, Pekalongan, Lasem dan Banyumasan.

Gedung C

Lantai satu terbagi atas ruang bersejarah perjuangan bersenjata yang terbagi lagi atas koleksi benda-benda yang dipakai ketika zaman pertempuran dan diorama perjuangan bangsa Indonesia merebut kemerdekaan. Selain itu, ditampilkan pula diorama pertempuran-pertempuran yang pernah terjadi di Jawa Tengah dan Yogyakarta seperti Pertempuran Lima Hari Semarang, Peristiwa Palagan Ambarawa, Pemberontakan PKI di Cepu, Serangan Umum 1 Maret dan Gerakan Tritura.[9] Lantai dua terdapat ruang koleksi teknologi dan kerajinan tradisional, teknologi industri dan transportasi, serta beragam model kerajian rumahan.

Gedung D

Lantai satu memamerkan tentang pembangunan, numismatik, heraldik, tradisi Nusantara, ruang intisari dan hibah. Lantai dua terbagi atas ruang kesenian yang menampilkan koleksi benda dan peralatan kesenian yang dipisahkan menjadi seni pergelaran (berbagai pengetahuan yang menarik tentang wayang), seni pertunjukan (berbagai kesenian khas Jawa kuda lumping, barongan), dan seni musik.

Perawatan koleksi

Besi

Jeruk nipis digunakan untuk merawat koleksi dari besi di Museum Ranggawarsita.

Perawatan koleksi untuk media besi di Museum Ranggawarsita terutama keris menggunakan dua cara, yaitu dengan bahan alamiah dan bahan kimia. Bahan alamiah yang sering dipakai adalah jeruk nipis yang dicampur sabun colek.[10] Sementara itu, bahan kimia yang digunakan untuk koleksi besi adalah asam sitrat.[11] Selain perawatan dengan menggunakan dua bahan tersebut, keris juga diberi parfum atau minyak wangi supaya harum. Penggunaan parfum hanya secukupnya saja dan menghindari parfum yang kental seperti misik hitam karena membuat besi dan sarungnya menjadi lengket.[11]

Kain dan kertas

Untuk koleksi kain dan kertas, perawatan yang dilakukan adalah dengan melakukan kegiatan fumigasi. Fumigasi merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengasapi bahan pustaka dengan menggunakan uap atau gas peracun untuk membasmi serangga atau jamur yang menyerang. Kegiatan fumigasi dilakukan di sebuah ruangan tersendiri sehingga tidak membutuhkan banyak waktu. Biasanya memakan waktu satu minggu. Adapun obat yang digunakan untuk fumigasi yaitu timol dan etanol.[11]

Batu

Pembersihan koleksi media batu rutin dilakukan setahun sekali untuk koleksi yang ada di luar ruangan. Sementara, koleksi yang disimpan di dalam ruangan dibersihkan setiap tiga semester sekali atau 1,5 tahun sekali. Pembersihan juga dapat dilakukan menjelang momen-momen tertentu seperti ketika akan pameran. Biasanya, pembersihan dilakukan ketika memasuki akhir musim hujan. Hal ini karena sejumlah koleksi dari batu yang ditempatkan di ruang terbuka tersebut lumutnya akan semakin menebal ketika musim hujan, sehingga ketika musim hujan selesai lumut yang menempel di koleksi segera dibersihkan.[12]

Referensi

Catatan kaki

  1. ↑ "Museum Jawa Tengah Ranggawarsita". Diakses tanggal 25 Mei 2024.
  2. 1 2 3 4 5 6 Husni, dkk. 1994, hlm. 38.
  3. 1 2 3 Rakhim & Witasari 2021, hlm. 192–193.
  4. 1 2 3 4 Griffiths 2012, hlm. 472.
  5. 1 2 "Profil". Museum Jawa Tengah Ranggawarsita. Diakses tanggal 25 Mei 2024.
  6. ↑ Seputar Semarang, diakses 7 Feb 2015
  7. ↑ Museum Indonesia, diakses 7 Feb 2015
  8. ↑ "Arkheologi, diakses 7 Feb 2015". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-01-28. Diakses tanggal 2015-02-07.
  9. ↑ Indonesia Travel, diakses 7 Feb 2015
  10. ↑ Arfa 2020, hlm. 243.
  11. 1 2 3 Arfa 2020, hlm. 244.
  12. ↑ Arfa 2020, hlm. 245.

Daftar pustaka

  • Arfa, Mecca (2020). "Strategi Konservasi Koleksi Museum Ranggawarsita Semarang". ANUVA. 4 (2). doi:10.14710/anuva.4.2.241-246. ISSN 2598-3040.
  • Griffiths, Arlo (2012). "The epigraphical collection of Museum Ranggawarsita in Semarang (Central Java, Indonesia)". Bijdragen tot de Taal-, Land- en Volkenkunde. 168 (4). doi:10.1163/22134379-90003553. ISSN 2213-4379.
  • Husni M., dkk.; dkk. (1994). Direktori Museum-Museum di Indonesia. Jakarta: Proyek Pengembangan Permuseuman Jakarta. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  • Rakhim, Reza A.; Witasari, Nina (2021). "Museum Ranggawarsita Sebagai Ruang Publik dalam Dinamika Sejarah di Jawa Tengah Sebagai Barometer Budaya Jawa (1975–2017)". Journal of Indonesian History. 10 (2). doi:10.15294/jih.v10i2. ISSN 2252-6633.
  • l
  • b
  • s
Daftar museum di Semarang
  • Museum Mandala Bhakti
  • Museum Ranggawarsita
  • Museum Rekor Indonesia
  • Museum Jamu Nyonya Meneer
  • Museum Perkembangan Islam Jawa Tengah
  • Museum Perkembangan Kristen Jawa Tengah
  • Museum Perkembangan Katolik Jawa Tengah
  • Museum Perkembangan Hindu Jawa Tengah
  • Museum Perkembangan Buddha Jawa Tengah
  • Museum Perkembangan Konghucu Jawa Tengah
  • l
  • b
  • s
Museum di Indonesia
Jawa
Daerah Istimewa Yogyakarta
  • Affandi
  • Dewantara
  • Gempa Sarwidi
  • Merapi
  • Keraton
    • Wahanarata
  • Monumen Yogya Kembali
  • P Diponegoro
  • Soeharto
  • Sonobudoyo
  • UGM
  • Ullen Sentalu
  • Wayang
DKI Jakarta
  • Bahari
  • Basoeki Abdullah
  • Energi Baru
  • Fatahillah
  • Hoesni Thamrin
  • Nasional Indonesia
  • Prangko
  • Proklamasi
  • Satria Mandala
  • Seni Rupa
  • Sumpah Pemuda
  • Wayang
Banten
  • Situs Kepurbakalaan Banten Lama
Jawa Barat
  • Gedung Sate
  • Kepresidenan Republik Indonesia Balai Kirti
  • Konferensi Asia Afrika
  • Pos
  • Pusaka Keraton Kasepuhan
  • Zoologi Bogor
Jawa Tengah
  • Batik Danar Hadi
  • Jawa Tengah Ranggawarsita
  • Kereta Api Ambarawa
  • Palagan Ambarawa
  • Radyapustaka
Jawa Timur
  • Brawijaya
  • Mpu Tantular
  • Satwa
  • Sunan Giri
  • Trowulan
  • Trinil
Sumatra
Aceh
  • Pedir
  • Samudra Pasai
  • Tsunami Aceh
  • Cut Nyak Dien
Bengkulu
  • Bengkulu
Jambi
  • Gentala Arasy
  • Perjuangan Rakyat Jambi
  • Siginjei
Kepulauan Riau
  • Bahari Bintan
  • Raja Ali Haji
Lampung
  • Lampung
Riau
  • S.Syarif Kasim
Sumatera Barat
  • Imam Bonjol
Sumatera Selatan
  • Sriwijaya
Sumatera Utara
  • Deli Serdang
Kepulauan Nusa Tenggara
Bali
  • Bung Karno
  • Lukis Klasik
  • Njana Tilem
  • Prasejarah Gilimanuk
  • Pendet
Nusa Tenggara Barat
  • Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
  • Nusa Tenggara Timur
  • Budaya Sumba
Kalimantan
Kalimantan Barat
  • Kalimantan Barat
  • Kapuas Raya
Kalimantan Selatan
  • Lambung Mangkurat
  • Sampai Ka Puting
Kalimantan Tengah
  • Kayu Sampit
Kalimantan Timur
  • Mulawarman
Kalimantan Utara
  • Kesultanan Bulungan
Sulawesi
Gorontalo
  • Popa Eyato
  • Purbakala
Sulawesi Barat
  • Mamuju
  • Mandar
Sulawesi Selatan
  • Batara Guru
  • Kupu-Kupu Bantimurung
  • La Pawawoi
  • Ne' Gandeng
  • Pong Tiku
  • Simettengpola
Sulawesi Tengah
  • Sulawesi Tengah
Sulawesi Tenggara
  • Bharugano Wuna
  • Sulawesi Tenggara
  • Wolio
Sulawesi Utara
  • Anti Narkoba
  • Sulawesi Utara
  • Perjuangan
Kepulauan Maluku
Maluku
  • Siwalima
Maluku Utara
  • Sultan Ternate
  • Sonyine Malige
Papua
Papua
  • Asmat
  • Noken
  • Papua
  • UNCEN
Papua Barat
  • Mansinam
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • VIAF
Nasional
  • Amerika Serikat
Lain-lain
  • IdRef
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Bangunan dan koleksi
  3. Gedung A
  4. Gedung B
  5. Gedung C
  6. Gedung D
  7. Perawatan koleksi
  8. Besi
  9. Kain dan kertas
  10. Batu
  11. Referensi
  12. Catatan kaki
  13. Daftar pustaka

Artikel Terkait

Museum Nasional Indonesia

museum di Indonesia

Daftar museum di Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Daftar museum di Provinsi DKI Jakarta

Pusat sekitar Monumen Nasional, dan Taman Mini Indonesia Indah. Museum-museum di Jakarta, dan di Indonesia pada umumnya, masih kurang mendapat perhatian

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026