Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Museum Mansinam

Museum Mansinam atau dikenal juga dengan Museum Pekabaran Injil adalah museum tematik pertama di Papua Barat yang terletak di Pulau Mansinam, Distrik Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari.

museum di Papua Barat
Diperbarui 18 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Museum Mansinam
Museum in Distrik Manokwari Selatan, Kabupaten ManokwariTemplat:SHORTDESC:Museum in Distrik Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari
Museum Mansinam
Wikipedia | Kode sumber | Tata penggunaan
Koordinat: 0°53′29.60506″S 134°5′30.57482″E / 0.8915569611°S 134.0918263389°E / -0.8915569611; 134.0918263389Lihat peta diperbesar
Wikipedia | Kode sumber | Tata penggunaan
Koordinat: 0°53′29.60506″S 134°5′30.57482″E / 0.8915569611°S 134.0918263389°E / -0.8915569611; 134.0918263389Lihat peta diperkecil
Didirikan2016
LokasiPulau Mansinam, Distrik Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari
JenisMuseum
DirekturSergius Rumsayor[1]
Situs webArsip Indonesia

Museum Mansinam atau dikenal juga dengan Museum Pekabaran Injil[2] adalah museum tematik pertama di Papua Barat yang terletak di Pulau Mansinam, Distrik Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari.[3]

Museum ini didirikan pada tahun 2014 oleh pemerintah Kabupaten Manokwari dan diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono. Museum Mansinam didirikan untuk mengenang sejarah masuknya agama Kristen di Tanah Papua.[4]

Pulau Mansinam merupakan tempat pertama kali penginjilan di Tanah Papua dilakukan oleh dua misionaris Jerman, Carl Wilhelm Ottow dan Johan Gottlob Geissler pada tanggal 5 Februari 1855.[3] Rumah yang dahulu merupakan tempat tinggal kedua misionaris ini sekarang difungsikan sebagai museum.[5]

Sejarah

Bangunan museum ini selesai pada 2013 dan pada 2014 dilakukan kajian tata pamer museum dan desain interiornya, yang terdiri atas pembuatan alur cerita, koleksi yang akan dipamerkan, rencana dan desain sarana tata pamer, desain vitrin, tata cahaya, tata warna, tata letak dan tata suara. Sementera pelaksanaan pekerjaan tata pamer museum diselesaikan pada 2015.[3]

Museum ini dibangun dari dana Pemerintah Pusat, namun pelaksanaannya dilakukan oleh Disbudpar Provinsi. Sedangkan untuk kajian tata pamer dan pelaksanaannya dilakukan langsung dari pusat dan setelah itu diserahkan kepada Disbudpar Provinsi Papua Barat.[3]

Museum Mansinam berada di bawah Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. Museum ini bertujuan sebagai tempat mengajarkan dan melestarikan kerukunan hidup antar umat beragama.

Bangunan

Museum Mansinam memiliki luas sekitar 1.000 meter persegi dan terdiri dari dua lantai. Lantai dasar museum berisi informasi secara umum tentang sejarah masuknya agama Kristen di Tanah Papua, mulai dari masa pendahuluan sebelum agama Kristen masuk, kemudian masa perubahan ketika Ottow dan Geissler datang, dan masa pembaruan setelah dilakukan pekabaran injil menyebar. Lantai dua museum berisi koleksi benda-benda bersejarah, seperti alat-alat peribadatan, foto-foto, dan dokumen-dokumen penting. Sedangkan di lantai atas akan ditampilkan masa sebelum kemerdekaan, masa sesudah kemerdekaan, dan tentang peringatan 5 Februari.[3]

Adapun konstruksi bangunan berbentuk piramida. Halaman depan museum diisi oleh pedagang aksesoris.[6]

Koleksi

Beberapa koleksi museum Mansinam yang menarik antara lain: Patung Yesus Kristus yang terbuat dari kayu, yang merupakan patung Yesus Kristus pertama di Tanah Papua. Foto-foto Ottow dan Geissler, yang merupakan misionaris Jerman yang pertama kali menginjili Tanah Papua. Dokumen penting yang berkaitan dengan sejarah masuknya agama Kristen di Tanah Papua.[3]

Selain itu, terdapat juga foto para zending dan cerita rakyat Suku Doreri.[2]

Akses dan lokasi

Museum Mansinam beralamat di Kampung Sawido, Kelurahan Pasir Putih, Distrik Manokwari Timur, Manokwari Papua Barat.[2] Museum dibuka untuk umum setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIT. Biaya masuk museum Mansinam sebesar Rp5.000 per orang. Museum Mansinam diharapkan dapat menjadi sarana edukasi dan wisata sejarah bagi masyarakat Papua Barat dan sekitarnya.[3]

Namun, selang 4 tahun setelah peresmiannya, kondisi museum tampak tidak terurus dan belum diisi oleh benda-benda bersejarah untuk dipamerkan.

Referensi

  1. ↑ "Sergius Rumsayor Dipercaya Jadi Kepala Museum Situs PI Pulau Mansinam". Papua Kini. 2018-12-13. Diakses tanggal 2024-05-22.
  2. 1 2 3 Haryanto (2023-02-02). "Melihat Museum Kisah Pekabaran Injil di Pulau Mansinam yang Terus Berbenah Jelang HUT ke-168 PI". Tribun Papua Barat. Diakses tanggal 2024-05-22.
  3. 1 2 3 4 5 6 7 Kebudayaan, Direktorat Pelindungan (2016-04-27). "Museum Mansinam, Museum Tematik Pertama di Papua Barat". Direktorat Pelindungan Kebudayaan. Diakses tanggal 2023-08-27.
  4. ↑ News, Tagar (2017-12-23). "Museum Mansinam, Empat Tahun Tak Berisi dan Juga Terkunci". TAGAR. Diakses tanggal 2023-08-27.
  5. ↑ Media Informasi Sumberdaya Air (PDF). Jakarta: Sekretariat Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. 2017. hlm. 32. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. ↑ "4 Tahun Diresmikan, Museum Situs PI Tak Ada Isi". Papua Kini (dalam bahasa American English). 2018-02-05. Diakses tanggal 2024-05-22.
  • l
  • b
  • s
Museum di Indonesia
Jawa
Daerah Istimewa Yogyakarta
  • Affandi
  • Dewantara
  • Gempa Sarwidi
  • Merapi
  • Keraton
    • Wahanarata
  • Monumen Yogya Kembali
  • P Diponegoro
  • Soeharto
  • Sonobudoyo
  • UGM
  • Ullen Sentalu
  • Wayang
DKI Jakarta
  • Bahari
  • Basoeki Abdullah
  • Energi Baru
  • Fatahillah
  • Hoesni Thamrin
  • Nasional Indonesia
  • Prangko
  • Proklamasi
  • Satria Mandala
  • Seni Rupa
  • Sumpah Pemuda
  • Wayang
Banten
  • Situs Kepurbakalaan Banten Lama
Jawa Barat
  • Gedung Sate
  • Kepresidenan Republik Indonesia Balai Kirti
  • Konferensi Asia Afrika
  • Pos
  • Pusaka Keraton Kasepuhan
  • Zoologi Bogor
Jawa Tengah
  • Batik Danar Hadi
  • Jawa Tengah Ranggawarsita
  • Kereta Api Ambarawa
  • Palagan Ambarawa
  • Radyapustaka
Jawa Timur
  • Brawijaya
  • Mpu Tantular
  • Satwa
  • Sunan Giri
  • Trowulan
  • Trinil
Sumatra
Aceh
  • Pedir
  • Samudra Pasai
  • Tsunami Aceh
  • Cut Nyak Dien
Bengkulu
  • Bengkulu
Jambi
  • Gentala Arasy
  • Perjuangan Rakyat Jambi
  • Siginjei
Kepulauan Riau
  • Bahari Bintan
  • Raja Ali Haji
Lampung
  • Lampung
Riau
  • S.Syarif Kasim
Sumatera Barat
  • Imam Bonjol
Sumatera Selatan
  • Sriwijaya
Sumatera Utara
  • Deli Serdang
Kepulauan Nusa Tenggara
Bali
  • Bung Karno
  • Lukis Klasik
  • Njana Tilem
  • Prasejarah Gilimanuk
  • Pendet
Nusa Tenggara Barat
  • Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
  • Nusa Tenggara Timur
  • Budaya Sumba
Kalimantan
Kalimantan Barat
  • Kalimantan Barat
  • Kapuas Raya
Kalimantan Selatan
  • Lambung Mangkurat
  • Sampai Ka Puting
Kalimantan Tengah
  • Kayu Sampit
Kalimantan Timur
  • Mulawarman
Kalimantan Utara
  • Kesultanan Bulungan
Sulawesi
Gorontalo
  • Popa Eyato
  • Purbakala
Sulawesi Barat
  • Mamuju
  • Mandar
Sulawesi Selatan
  • Batara Guru
  • Kupu-Kupu Bantimurung
  • La Pawawoi
  • Ne' Gandeng
  • Pong Tiku
  • Simettengpola
Sulawesi Tengah
  • Sulawesi Tengah
Sulawesi Tenggara
  • Bharugano Wuna
  • Sulawesi Tenggara
  • Wolio
Sulawesi Utara
  • Anti Narkoba
  • Sulawesi Utara
  • Perjuangan
Kepulauan Maluku
Maluku
  • Siwalima
Maluku Utara
  • Sultan Ternate
  • Sonyine Malige
Papua
Papua
  • Asmat
  • Noken
  • Papua
  • UNCEN
Papua Barat
  • Mansinam

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Bangunan
  3. Koleksi
  4. Akses dan lokasi
  5. Referensi

Artikel Terkait

Museum Kapuas Raya

museum di Indonesia

Museum Gedung Sate

museum di Indonesia

Daftar museum di Papua Barat

artikel daftar Wikimedia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026