Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Museum Perumusan Naskah Proklamasi

Museum Perumusan Naskah Proklamasi atau disingkat dengan Munasprok adalah gedung yang dibangun sebagai monumen peristiwa proses perumusan naskah proklamasi kemerdekaan di Indonesia. Lahan yang ditempati oleh Museum Perumusan Naskah Proklamasi seluas 3.914 m2 dengan bangunan seluas 1.138 m2. Bangunan yag dijadikan lokasi pendirian Museum Perumusan Naskah Proklamasi telah dibangun sejak tahun 1920. Gaya arsitekutrnya adalah arsitektur Eropa. Di dalam gedung tersebut terdapat ruangan, mebel kuno, dan aksesoris yang menggambarkan suasana serupa peristiwa perumusan naskah proklamasi. Saat ini, Museum Perumusan Naskah Proklamasi berada dalam naungan Museum dan Cagar Budaya, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

museum di Indonesia
Diperbarui 17 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Museum Perumusan Naskah Proklamasi
Museum in Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat.Templat:SHORTDESC:Museum in Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat.
Museum Perumusan Naskah Proklamasi
Wikipedia | Kode sumber | Tata penggunaan
Koordinat: 6°12′1.296″S 106°49′52.140″E / 6.20036000°S 106.83115000°E / -6.20036000; 106.83115000Lihat peta diperbesar
Wikipedia | Kode sumber | Tata penggunaan
Koordinat: 6°12′1.296″S 106°49′52.140″E / 6.20036000°S 106.83115000°E / -6.20036000; 106.83115000Lihat peta diperkecil
Didirikan1992
LokasiJl. Imam Bonjol No.1, RT.9/RW.4, Menteng, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat.[1]
JenisMuseum
Situs webhttps://museum.kemdikbud.go.id/museum/profile/museum+perumusan+naskah+proklamasi
Museum Perumusan Naskah Proklamasi

Museum Perumusan Naskah Proklamasi atau disingkat dengan Munasprok adalah gedung yang dibangun sebagai monumen peristiwa proses perumusan naskah proklamasi kemerdekaan di Indonesia.[2] Lahan yang ditempati oleh Museum Perumusan Naskah Proklamasi seluas 3.914 m2 dengan bangunan seluas 1.138 m2.[3] Bangunan yag dijadikan lokasi pendirian Museum Perumusan Naskah Proklamasi telah dibangun sejak tahun 1920.[4] Gaya arsitekutrnya adalah arsitektur Eropa.[5] Di dalam gedung tersebut terdapat ruangan, mebel kuno, dan aksesoris yang menggambarkan suasana serupa peristiwa perumusan naskah proklamasi.[6] Saat ini, Museum Perumusan Naskah Proklamasi berada dalam naungan Museum dan Cagar Budaya, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.[7]

Sejarah

Laksamana Tadashi Maeda, seorang jenderal berkebangsaan Jepang yang merelakan tempat tinggalnya dijadikan markas perumusan naskah proklamasi.

Sebelum diaklamasi sebagai museum, gedung Munasprok pertama kali dikelola oleh perusahaan asuransi bernama PT Asuransi Jiwasraya.[2] Selanjutnya gedung itu diambil alih oleh British Consul General pada Perang Pasifik hingga masuk Jepang mengambil alih.[2] Pada masa pendudukan Jepang, gedung ini menjadi tempat kediaman Laksamana Muda Tadashi Maeda, Kepala Kantor Penghubung antara Angkatan Laut dengan Angkatan Darat.[5] Setelah kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945, gedung ini tetap menjadi tempat kediaman Laksamana Muda Tadashi Maeda sampai Sekutu mendarat di Indonesia, September 1945.[5] Setelah kekalahan Jepang gedung ini menjadi Markas Tentara Inggris.[6] Setelah masa peperangan berakhir, gedung ini dikontrak oleh Kedutaan Inggris sampai dengan tahun 1981.[6] Selanjutnya gedung ini diterima oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan pada 28 Desember 1981. Tahun 1982, gedung ini sempat digunakan oleh Perpustakaan Nasional sebagai perkantoran.[5] Karena makna historis yang dikandung museum tersebut, Menteri Penedidikan dan Kebudayaan Prof. Nugroho Notosusanto memerintahkan DIrektorat Permuseuman untuk menjadikan gedung tersebut menjadi Museum Perumusan Naskah Proklamas dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No.0476/1992 tanggal 24 November 1992.[5]

Ruang-ruang dalam museum

Ruang Pertama

Ruang ini merupakan tempat peristiwa bersejarah yang pertama dalam persiapan Perumusan Naskah Proklamasi. Ruangan tersebut adalah ruang tamu yang juga digunakan sebagai kantor oleh Maeda.[8] Selain itu, di ruang ini juga digambarkan suasana menjelang proklamasi seperti pembentukan PPKI dan BPUPKI, bom Hiroshima-Nagasaki dan peristiwa lainnya.[6]

Ruang Kedua

Dalam ruang ini Soekarno-Hatta mengadakan rapat bersama di meja bundar dengan pengurus lain seperti Soediro dan B.M Diah pada pukul 3 subuh.[8] Di ruang ini juga lah Soekarno membuat draft pertama naskah proklamasi dengan judul “Proklamasi” yang ditulis dengan tangannya sendiri.[8] Selain itu, dalam ruangan ini juga tergambarkan suasana saat Soekarno mengumandangkan proklamasi di Jl. Pegangsaan timur.[6]

Ruang Ketiga

Di ruang ketiga terdapat piano di bawah tangga yang merupakan tempat di mana Soekarno-Hatta menandatangani naskah proklamasi.[8] Di ruangan ini pulalah Soekarno memutuskan untuk membaca naskah proklamasi di halaman depan rumahnya.[8] Selain itu, di ruangan yang ke-3 terdapat gambar dengan suasana pergolakan saat mempertahankan kemerdekaan.[6]

Ruang Keempat

Ruang ke-4 adalah ruang pameran benda-benda yang dikenakan para tokoh yang hadir dalam perumusan naskah proklamasi.[8] Benda-benda tersebut meliputi jam tangan, pulpen hingga baju-baju.[6] Di samping itu, ruang keempat adalah ruangan di mana Sayuti Melik ditemani dengan B.M. Diah mengetikkan naskah proklamasi setelah melakukan proses pengeditan secara bermusyawarah.[8] Mesin tik untuk mengetik naskah tersebut dipamerkan di sini.[9]

Fakta lainnya

Napak tilas proklamasi. Suatu program yang rutin dilakukan tiap tahun yang partisipannya sebagian berasal dari komite pengurus Munasprok.
  • Di halaman belakang museum, bisa ditemukan sebuah bunker rahasia selebar 5 meter dengan panjang 3 meter dan tinggi sekitar 1,5 meter.[10] Bunker tersebut adalah tempat di mana dahulunya Laksamana Maeda menyimpan barang-barang berharganya seperti dokumen penting kenegaraan ketika Ia menjabat sebagai kepala penghubung Angkatan Laut dan Darat Jepang.[10]
  • Segala furnitur dan mebel yang berada di Museum Perumusan Naskah Proklamasi bukan barang asli seperti pada saat masa kemerdekaan, melainkan replika.[10] Barang tersebut meliputi ruang rapat, piano, rak loker, dan seperangkat meja dan kursi tamu.[10] Hal ini disebabkan pada tahun 1945 isi rumah tersebut banyak yang dijarah termasuk bukti sejarahnya, tetapi tata letaknya tetap dipertahankan.[10]
  • Selain menyuguhkan koleksi benda bersejarah, Munasprok juga menggelar berbagai acara menyambut hari kemerdekaan Indonesia yaitu dengan mengadakan napak tilas dari Museum Joang ’45 diteruskan ke Munasprok, dan puncaknya di Tugu Proklamasi.[10]

Akses masuk

Tarif masuk museum adalah sebesar Rp3.000 (untuk anak), Rp5.000 (dewasa) dan Rp25 ribu (warga negara asing anak dan dewasa).[11]

Referensi

  1. ↑ "DAFTAR MUSEUM KEBUDAYAAN PER KEC. MENTENG". Pusdatin Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Diakses tanggal 29 Mei 2025. ;
  2. 1 2 3 (Inggris) Museum Indonesia.com. "Sejarah Gedung Museum Perumusan Naskah Proklamasi".
  3. ↑ Annisa, Thirdy (17 Agustus 2023). "Menjajaki Museum Perumusan Naskah Proklamasi". Metro TV. Diakses tanggal 2 Juni 2025.
  4. ↑ Sejarah Museum Perumusan Naskah Proklamasi (PDF). Jakarta: Proyek Pembinaan Permuseuman Jakarta. Januari 1991. hlm. 63. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. 1 2 3 4 5 (Inggris) Asosiasi Museum Indonesia. "Museum Perumusan Naskah Proklamasi Jakarta".
  6. 1 2 3 4 5 6 7 (Inggris) Travel Detik. "Ternyata, Naskah Proklamasi Diketik di Rumah Besar Ini".
  7. ↑ Chaniago, Suci Wulandari Putri; Prasetya, Anggara Wikan. "Sejarah Singkat Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Dibangun sejak 1920". Kompas. Diakses tanggal 2025-06-02.
  8. 1 2 3 4 5 6 7 (Inggris) Museum Naskah Proklamasi. "Sejarah Museum Perumusan Naskah Proklamasi". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-09-18. Diakses tanggal 2014-05-02. ;
  9. ↑ Wanadriani Santosa, Lia (2024-06-05). "Ini tiga museum di Jakarta untuk bangkitkan nasionalisme". Antara News. Diakses tanggal 2025-05-28.
  10. 1 2 3 4 5 6 (Inggris) Travel Kompas. "Menyusuri Sejarah Museum Perumusan Naskah Proklamasi".
  11. ↑ antaranews.com (2024-08-01). "Masuk Museum Batik Indonesia gratis". Antara News. Diakses tanggal 2025-05-28.

Pranala luar

  • l
  • b
  • s
Museum di Indonesia
Jawa
Daerah Istimewa Yogyakarta
  • Affandi
  • Dewantara
  • Gempa Sarwidi
  • Merapi
  • Keraton
    • Wahanarata
  • Monumen Yogya Kembali
  • P Diponegoro
  • Soeharto
  • Sonobudoyo
  • UGM
  • Ullen Sentalu
  • Wayang
DKI Jakarta
  • Bahari
  • Basoeki Abdullah
  • Energi Baru
  • Fatahillah
  • Hoesni Thamrin
  • Nasional Indonesia
  • Prangko
  • Proklamasi
  • Satria Mandala
  • Seni Rupa
  • Sumpah Pemuda
  • Wayang
Banten
  • Situs Kepurbakalaan Banten Lama
Jawa Barat
  • Gedung Sate
  • Kepresidenan Republik Indonesia Balai Kirti
  • Konferensi Asia Afrika
  • Pos
  • Pusaka Keraton Kasepuhan
  • Zoologi Bogor
Jawa Tengah
  • Batik Danar Hadi
  • Jawa Tengah Ranggawarsita
  • Kereta Api Ambarawa
  • Palagan Ambarawa
  • Radyapustaka
Jawa Timur
  • Brawijaya
  • Mpu Tantular
  • Satwa
  • Sunan Giri
  • Trowulan
  • Trinil
Sumatra
Aceh
  • Pedir
  • Samudra Pasai
  • Tsunami Aceh
  • Cut Nyak Dien
Bengkulu
  • Bengkulu
Jambi
  • Gentala Arasy
  • Perjuangan Rakyat Jambi
  • Siginjei
Kepulauan Riau
  • Bahari Bintan
  • Raja Ali Haji
Lampung
  • Lampung
Riau
  • S.Syarif Kasim
Sumatera Barat
  • Imam Bonjol
Sumatera Selatan
  • Sriwijaya
Sumatera Utara
  • Deli Serdang
Kepulauan Nusa Tenggara
Bali
  • Bung Karno
  • Lukis Klasik
  • Njana Tilem
  • Prasejarah Gilimanuk
  • Pendet
Nusa Tenggara Barat
  • Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
  • Nusa Tenggara Timur
  • Budaya Sumba
Kalimantan
Kalimantan Barat
  • Kalimantan Barat
  • Kapuas Raya
Kalimantan Selatan
  • Lambung Mangkurat
  • Sampai Ka Puting
Kalimantan Tengah
  • Kayu Sampit
Kalimantan Timur
  • Mulawarman
Kalimantan Utara
  • Kesultanan Bulungan
Sulawesi
Gorontalo
  • Popa Eyato
  • Purbakala
Sulawesi Barat
  • Mamuju
  • Mandar
Sulawesi Selatan
  • Batara Guru
  • Kupu-Kupu Bantimurung
  • La Pawawoi
  • Ne' Gandeng
  • Pong Tiku
  • Simettengpola
Sulawesi Tengah
  • Sulawesi Tengah
Sulawesi Tenggara
  • Bharugano Wuna
  • Sulawesi Tenggara
  • Wolio
Sulawesi Utara
  • Anti Narkoba
  • Sulawesi Utara
  • Perjuangan
Kepulauan Maluku
Maluku
  • Siwalima
Maluku Utara
  • Sultan Ternate
  • Sonyine Malige
Papua
Papua
  • Asmat
  • Noken
  • Papua
  • UNCEN
Papua Barat
  • Mansinam
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • VIAF
Nasional
  • Amerika Serikat

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Ruang-ruang dalam museum
  3. Ruang Pertama
  4. Ruang Kedua
  5. Ruang Ketiga
  6. Ruang Keempat
  7. Fakta lainnya
  8. Akses masuk
  9. Referensi
  10. Pranala luar

Artikel Terkait

Museum Nasional Indonesia

museum di Indonesia

Daftar museum di Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Daftar museum di Provinsi DKI Jakarta

Pusat sekitar Monumen Nasional, dan Taman Mini Indonesia Indah. Museum-museum di Jakarta, dan di Indonesia pada umumnya, masih kurang mendapat perhatian

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026