Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Tigerair Mandala

Tigerair Mandala adalah maskapai penerbangan bertarif rendah Indonesia yang berkantor pusat di Jakarta. Pada saat ini Tigerair Mandala memiliki bandar udara penghubung di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Bandar Udara Internasional Kuala Namu, Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II dan Bandar Udara Internasional Juanda.

perusahaan asal Singapura
Diperbarui 10 Mei 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Tigerair Mandala
Untuk kegunaan lain, lihat Mandala.
Tigerair Mandala
IATA ICAO Kode panggil
RI MDL MANDALA
Didirikan17 April 1969 (umur 57)
Mulai beroperasi5 April 2012
Berhenti beroperasi1 Juli 2014 (digabung dengan Tigerair )
PenghubungBandar Udara Internasional Soekarno–Hatta
Bandar Udara Internasional Kuala Namu
Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II
Bandar Udara Internasional Juanda
Armada7 (+18 dipesan)
Tujuan23 (19 domestik dan 4 internasional)
Perusahaan indukSaratoga Investama Sedaya
Tiger Airways
Kantor pusat

Wisma Soewarna Unit 1C-1G
Soewarna Business Park Kav. E1-2
Soekarno-Hatta International Airport
Cengkareng 19110, Indonesia

Tokoh utamaDewan Direksi

Paul Rombeek (Presiden Direktur)

Michael robert vickers coltman (Direktur)
Andry Irwan (Direktur)

Tigerair Mandala (sebelumnya bernama Mandala Airlines) adalah maskapai penerbangan bertarif rendah Indonesia yang berkantor pusat di Jakarta. Pada saat ini Tigerair Mandala memiliki bandar udara penghubung di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Bandar Udara Internasional Kuala Namu, Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II dan Bandar Udara Internasional Juanda.

Sejarah

Mandala Airlines berdiri tahun 1969 oleh para perwira TNI yaitu Kolonel Sofjar, Mayjen Raden Soerjo, Mayor Soegandi Partosoegondo, Mayor Kasbi Indradjanoe, dan Mayor Darwin Ramli. Maskapai ini dimiliki PT Dharma Kencana Sakti, yang terafliasi dengan Yayasan Dharma Putra Kostrad.

Maskapai ini masih terus eksis hingga 1992. Skandal keuangan dan utang yang terus membengkak membuat Mandala mulai oleng sehingga dibeli oleh Indigo Partners dan Cardig International pada tahun 2006. Pembelian Mandala didasarkan pada pertimbangan bahwa potensi yang bisa diraih terkait dengan peluang pertumbuhan bisnis penerbangan di dunia ketiga, setelah China dan India. Dengan pasar domestik yang lebih besar dari India, investasi melalui Mandala, memberi peluang bagi Mandala untuk memanfaatkan jaringan rute penerbangan yang luas dengan merek nasional yang kuat serta memungkinkan menjadikan Mandala sebagai maskapai penerbangan modern yang menawarkan keamanan, dapat diandalkan, dengan harga terjangkau.

Pada 2007, Mandala telah memesan 30 pesawat airbus baru senilai 2,3 miliar dolar AS, Mandala dikelola jajaran manajemen berpengalaman internasional. Mandala juga telah menghentikan penggunaan semua Pesawat Boeingnya dan menjalin kerja sama dengan Singapore Airlines Engineering Company untuk perawatan pesawat.

Tigerair Mandala kini menawarkan jaringan pelayanan yang luas untuk 17 tujuan penerbangan, dengan menggunakan pesawat yang aman dan armada Airbus A320 dan A319 dengan ketepatan jadwal, kebersihan pesawat terjaga serta penawaran harga yang sangat terjangkau.

Prioritas utama Tigerair Mandala adalah menjadi maskapai penerbangan dengan standar keselamatan penerbangan internasional. Untuk mencapai itu, Mandala telah menjalani audit guna mendapatkan sertifikasi IOSA dari IATA. Selain itu, Mandala juga telah menjalani audit dari Airbus, Boeing dan sejumlah perusahaan di bidang perminyakan yang telah memberikan persetujuan untuk terbang bersama Mandala. Karena masalah utang, maskapai ini berhenti beroperasi pada tanggal 12 Januari 2011 ini.[1] Maskapai ini kemudian meminta penjadwalan ulang pembayaran utangnya ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Utang Mandala saat itu sebesar 800 miliar rupiah kepada 271 kreditur, terutama kepada penyewa (lessor) pesawat-pesawatnya.[2] Akhir Februari 2011, para kreditur menyetujui untuk merestrukturisasi utang Mandala menjadi saham. 70.58 persen kreditur menyetujui merestrukurisasi utang maskapai ini sebesar 2,4 triliun rupiah.

Pada April 2011, tim kurator menyatakan bahwa Mandala akan menjalankan operasinya kembali pada bulan Mei 2011.[3] Maskapai ini kemudian memastikan diri kembali beroperasi pada bulan Juni 2011.[4] Sebagai bagian restrukturisasinya, maskapai ini pun mengalami pergantian kepemilikan saham. Pemegang saham mayoritas adalah PT Saratoga Investment Group sebesar 51%, diikuti oleh Tiger Airways dari Singapura sebesar 33%, dan 16% sisanya dimiliki oleh pemegang saham lama dan para kreditor.[5]

Armada

Airbus A319-100 dengan warna baru Mandala.

Tigerair Mandala menerapkan kebijakan pesawat tunggal (kebijakan pengoperasian satu jenis pesawat), yaitu hanya dengan mengoperasikan armada Airbus. Pada 16 Januari 2009, Mandala meng-ground seluruh armada Boeing nya dan mulai menerapkan kebijakan pengoperasian satu jenis pesawat tersebut.

Boeing 737-200

Saat ini, Tigerair Mandala mengoperasikan jenis pesawat Airbus A320 dengan kapasitas kursi 180. Selain pesawatnya yang canggih, Tigerair Mandala memilih Airbus karena teknologinya yang ramah lingkungan dan efisien dalam penggunaan bahan bakar.

Jenis armada

Mandala Airlines
Pesawat Dalam armada[6] Dipesan[7] Penumpang Catatan
Airbus A320-232 7[8] 43[9] 180
Total 10 40

Tigerair Mandala sebelumnya juga mengoperasikan armada seperti:

  • Boeing 707 (Untuk penerbangan Haji, disewa dari Martinair dan Sabena)
  • Lockheed L-188 Electra (ditarik pada tahun 1992)
  • Vickers Viscount (ditarik pada tahun 1992)
  • Hawker Siddeley HS 748
  • Fokker F.28 Mks. 3000 and 4000
  • NAMC YS-11
  • Antonov An-12 (dioperasikan oleh Air Sofia untuk Mandala Airlines)
  • Boeing 727-200
  • Boeing 737-200 (ditarik pada Februari 2008 dan 1 jatuh di Medan sebagai Mandala Airlines Penerbangan 91 pada tahun 2005)
  • Boeing 737-400 (ditarik pada Januari 2009)
  • Airbus A319-100

Jalur penerbangan

Sebelum mengajukan restrukturasi perusahaan, Tigerair Mandala sangat kuat di rute-rute bagian Barat. Di akhir tahun 2008, Tigerair Mandala memiliki 17 rute dan berkonstrasi pada jalur penerbangan utama seperti Medan, Padang, Pekanbaru, Batam, Pangkalpinang, Jambi, Bengkulu, Semarang, Jakarta, Surabaya, Denpasar, Pontianak, Banjarmasin, Balikpapan, Kupang, Yogyakarta, dan Tarakan.

Setelah restrukturasi perusahaan, Tigerair Mandala untuk tahap awal menerbangi jalur penerbangan utama seperti Medan, Kuala Lumpur, Singapura, Denpasar.

Saat sekarang telah meliputi 72 rute domestik dan internasional.

Tujuan

Berikut ini adalah daftar bandar udara tujuan Tigerair Mandala:

 Indonesia

Sumatra

  • Bandar Udara Hang Nadim, Batam
  • Bandar Udara Fatmawati Soekarno, Bengkulu
  • Bandar Udara Sultan Thaha Syaifuddin, Jambi
  • Bandar Udara Internasional Kuala Namu, Medan (bandar udara penghubung)
  • Bandar Udara Internasional Minangkabau, Padang
  • Bandar Udara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang
  • Bandar Udara Depati Amir, Pangkalpinang
  • Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru

Jawa

  • Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta (bandar udara penghubung)
  • Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya (bandar udara penghubung)
  • Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara, Bandung
  • Bandar Udara Internasional Achmad Yani, Semarang
  • Bandar Udara Internasional Adi Sucipto, Yogyakarta

Bali dan Nusa Tenggara

  • Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Denpasar
  • Bandar Udara Internasional El Tari, Kupang

Kalimantan

  • Bandar Udara Syamsuddin Noor, Banjarmasin
  • Bandar Udara Supadio, Pontianak
  • Bandar Udara Internasional Juwata, Tarakan

 Hong Kong

  • Bandar Udara Internasional Hong Kong, Hong Kong

 Malaysia

  • Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur, Kuala Lumpur

 Thailand

  • Bandar Udara Internasional Suvarnabhumi, Bangkok

 Singapura

  • Bandar Udara Internasional Changi, Singapura

Referensi

  1. ↑ "Penghentian operasi Mandala untuk menyelamatkan maskapai". Metrotvnews.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-01-16. Diakses tanggal 2011-01-13.
  2. ↑ "Indonesia Today: Mandala owes Rp800 billion to 271 creditors". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-11-05. Diakses tanggal 2011-05-02.
  3. ↑ "Indonesia Today: Mandala creditors agree debt to equity conversion". Diarsipkan dari asli tanggal 2011-02-27. Diakses tanggal 2011-05-02.
  4. ↑ Kompas: Mandala kembali terbang
  5. ↑ Saratoga Group kuasai Mandala Air
  6. ↑ RZ Jets
  7. ↑ Airbus: Ordersand deliveries
  8. ↑ "Mandala Datangkan Pesawat Ke-7, Airbus A320 Berharga Rp 760 Miliar". detikcom. March 16, 2013.
  9. ↑ "Mandala Siap Datangkan Lagi 18 Pesawat Airbus A320". detikcom. March 16, 2013.
  • l
  • b
  • s
Mandala Airlines
Mandala Airlines
  • Mandala Airlines
Maskapai penerbangan rekan
  • Tiger Airways
  • Tiger Airways Australia
  • South East Asian Airlines
Perusahaan terkait
  • Singapore Airlines
  • Silk Air
  • Scoot
Kecelakaan
  • Mandala Airlines Penerbangan 660
  • Mandala Airlines Penerbangan 91
  • l
  • b
  • s
Maskapai penerbangan Indonesia
Purnalayan
  • Batik Air
  • Garuda Indonesia 1 2
Campuran/menengah
  • BBN Airlines
  • Pelita Air
  • Sriwijaya Air
Tarif rendah
  • Citilink
  • Indonesia AirAsia
  • Lion Air
  • Super Air Jet
  • TransNusa
  • Fly Jaya
Regional
  • Aviastar
  • Jhonlin Air Transport
  • NAM Air
  • SAM Air
  • Susi Air
  • Trigana Air Service
  • Wings Air
Sewaan
  • Air Born
  • Airfast Indonesia
  • Asian One Air
  • Deraya Air
  • EastIndo
  • Gatari Air Service
  • Indonesia Air Transport
  • Mission Aviation Fellowship
  • Premiair
  • Transwisata Prima Aviation
  • Travira Air
Kargo
  • Airnesia Royal Cargo
  • Asia Cargo Airlines
  • Auvia Air
  • Cardig Air
  • Cargo Garuda Indonesia
  • Dimonim Air
  • Express Cargo Airlines
  • My Indo Airlines
  • Post Ekspres Prima
Direncanakan
  • DarapaTi Airlines
Tidak beroperasi
  • Adam Air
  • Air Efata
  • Air Paradise International
  • Air Regional
  • Airmark Indonesia
  • Asia Avia Megatama
  • Bali Air
  • Batavia Air
  • Bayu Indonesia
  • Bouraq Indonesia Airlines
  • Carstensz Papua Airlines
  • de Kroonduif
  • Dirgantara Air Service
  • Garuda Indonesia Explore
  • Indonesia AirAsia X
  • Indonesian Airlines
  • Jatayu Airlines
  • Kalimantan Air Service
  • Kalstar Aviation
  • Kaltim Airlines
  • Kartika Airlines
  • KLM Interinsulair Bedrijf
  • KNILM
  • Linus Airways
  • Lorena Airlines
  • Manunggal Air Service
  • Megantara Air
  • Merpati Nusantara Airlines
  • Nurman Avia Indopura
  • Nusantara Air Charter
  • Nusantara Buana Air
  • Pacific Royale Airways
  • Papua Indonesia Air System
  • Penas Air
  • Republic Express Airlines
  • Riau Airlines
  • Sabang Merauke Raya Air Charter
  • Sempati Air
  • Seulawah Nad Air
  • Sky Aviation
  • Star Air
  • Tigerair Mandala
  • Top Air
  • XpressAir
  • Zamrud Aviation
1 Utama dan regional.   2 Maskapai penerbangan nasional.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Armada
  3. Jenis armada
  4. Jalur penerbangan
  5. Tujuan
  6. Indonesia
  7. Hong Kong
  8. Malaysia
  9. Thailand
  10. Singapura
  11. Referensi

Artikel Terkait

Singapura

negara di Asia Tenggara

Grab (perusahaan)

Perusahaan teknologi Asia Tenggara yang berkantor pusat di Singapura

Fore Kopi Indonesia

jaringan kedai kopi Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026