Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Bandar Udara Depati Amir

Bandar Udara Depati Amir juga dikenal sebagai Bandar Udara Pangkal Pinang, adalah bandar udara yang terletak di Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Bandara ini dikelola oleh PT Angkasa Pura II sejak bulan Januari 2007, Yang Telah Mengganti Nama Menjadi Injourney Airports Pada 1 Juli 2024. Pada awalnya bernama Pelabuhan Udara Pangkalpinang yang dibangun sejak penjajahan Jepang tahun 1942 sebagai pertahanan dari serangan tentara sekutu. Sesuai dengan surat Sekjen Dephub No. 378/TLK/DEPHUB/VIII/85 tanggal 22 Agustus 1985 nama Pelabuhan Udara diubah menjadi Bandar Udara. Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perhubungan No. SK.1/AU.106/PHB-99 tanggal 25 Agustus 1999, nama Bandar Udara Pangkalpinang diubah menjadi Bandar Udara Depati Amir, yang merupakan UPT dari Instansi Vertikal Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan.

bandar udara di Indonesia
Diperbarui 17 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Bandar Udara Depati Amir
Bandar Udara Depati Amir

Depati Amir Airportcode: en is deprecated
  • IATA: PGK
  • ICAO: WIPK
  • WMO: 96237
Informasi
JenisPublik
Pemilik/PengelolaInJourney Airports
MelayaniPangkalpinang
LokasiKabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung, Indonesia
Dibuka1942; 84 tahun lalu (1942)
Maskapai utama
  • NAM Air
  • Sriwijaya Air
Zona waktuWIB (UTC+07:00)
Ketinggian dpl33 mdpl
Koordinat02°09′43″S 106°08′20″E / 2.16194°S 106.13889°E / -2.16194; 106.13889
Situs webwww.depatiamir-airport.co.id
Peta
PGK/WIPK di Sumatra
PGK/WIPK
PGK/WIPK
Lokasi di Sumatera
Tampilkan peta Sumatra
PGK/WIPK di Indonesia
PGK/WIPK
PGK/WIPK
Lokasi di Indonesia
Tampilkan peta Indonesia
Landasan pacu
Arah Panjang Permukaan
m kaki
16/34 2,600 8,530 Aspal
Statistik (2017)
Penumpang2,987,877
Sumber: Daftar bandar udara tersibuk di Indonesia

Bandar Udara Depati Amir (IATA: PGK, ICAO: WIPK) juga dikenal sebagai Bandar Udara Pangkal Pinang, adalah bandar udara yang terletak di Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Bandara ini dikelola oleh PT Angkasa Pura II sejak bulan Januari 2007, Yang Telah Mengganti Nama Menjadi Injourney Airports Pada 1 Juli 2024. Pada awalnya bernama Pelabuhan Udara Pangkalpinang yang dibangun sejak penjajahan Jepang tahun 1942 sebagai pertahanan dari serangan tentara sekutu. Sesuai dengan surat Sekjen Dephub No. 378/TLK/DEPHUB/VIII/85 tanggal 22 Agustus 1985 nama Pelabuhan Udara diubah menjadi Bandar Udara. Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perhubungan No. SK.1/AU.106/PHB-99 tanggal 25 Agustus 1999, nama Bandar Udara Pangkalpinang diubah menjadi Bandar Udara Depati Amir, yang merupakan UPT dari Instansi Vertikal Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan.

Sejak 1 Januari 2007, Bandara ini diserahkan pengelolaannya kepada sebuah BUMN yang membidangi pengelolaan beberapa bandara di wilayah barat Indonesia, yaitu PT Angkasa Pura II (Persero).

Bandara ini telah sekian kali mengalami perubahan fisik, baik wilayah Terminal penumpang, fasilitas Landasan pacu, apron, maupun ruang udara. Terminal penumpang terus mengalami perluasan. Landasan pacu, pada awalnya berupa hamparan rumput, kemudian tanah keras atau biasa disebut runway strip. Seiring dengan bertambahnya kapasitas dan ukuran pesawat yang semakin besar, landasan pacu dikembangkan dengan konstruksi aspal.

Pada tahun 1978, landasan tersebut dipindah bergeser ke arah barat sejauh sekitar 75 meter, dengan panjang 1200m. Kemudian secara bertahap terus diperpanjang 1600 m, 1800m, 2000m dan selanjutnya tahun 2013 runway telah mencapai panjang 2250m x 45m. Dalam sejarah perpanjangan landasan pacu ini, pernah juga memotong sebuah jalan raya, hingga pada akhirnya jalan raya tersebut dialihkan ke arah jalur yang lebih sesuai. Hingga saat ini runway bandara ini telah mampu didarati pesawat tipe Boeing 737-800NG/900ER, & Airbus A320, walaupun dalam kapasitas yang terbatas.

Tempat parkir pesawat (apron) juga telah beberapa kali mengalami overlay (penebalan aspal). Hingga saat ini apron bandara ini telah mampu menampung 4 pesawat berbadan lebar sekaligus, seperti tipe Boeing 737-800NG/900ER, & Airbus A320.

Untuk ruang udara yang dikendalikan oleh unit Pelayanan Lalu Lintas Udara Bandara Depati Amir pada awalnya hanya melayani sebatas wilayah sekitar bandara hingga ketinggian 2500 kaki. Pada tahun 1992, batas wilayah berkembang, dengan batas horizontal hingga 30 Nm, dan batas vertikal 15.000 kaki. Pada tahun 2008 setelah dikelola oleh PT Angkasa Pura II, batas horizontal diperlebar hingga jarak variatif 80 Nm, sedangkan batas vertikal hingga 24.500 kaki.

Sejak 1 Januari 2013 pengelolaan ruang udara pada Bandara Depati Amir beralih kepada Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia atau yang juga dikenal dengan AirNav Indonesia.

PT Angkasa Pura II akan melakukan Review Rencana Induk Bandara Depati Amir Pangkalpinang. Hal ini dilakukan untuk merespon peningkatan jumlah penumpang yang melebihi estimasi KP 623 tahun 2012 dan perubahan layout dalam pengembangan. Selain itu pihak PT Angkasa Pura II mendukung rencana Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk menjadikan Bandara Depati Amir Pangkalpinang menjadi Bandara Internasional. Pada tanggal 14 Maret 2019, Bandara ini diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Dikarenakan PT. Angkasa Pura II Berganti Menjadi Injourney Airports Pada 1 Juli 2024 Maka Pengelolaan Bandara Ini Menjadi Milik Injourney Airports.

Pengembangan

Rencananya pengembangan Bandara Depati Amir Diarsipkan 2021-08-09 di Wayback Machine. Pangkalpinang akan dilakukan dalam tiga tahap. Beberapa diantaranya, pada tahap pertama runway yang sekarang 2250 meter x 45 meter akan diperpanjang menjadi 2600 mter x 45 meter. Sedangkan untuk apron dari 410 meter x 92 m menjadi apron 420 meter x 123 meter. Dijelaskan oleh General Manager Bandara Depati Amir Pangkalpinang Chuanda, sampai dengan 2017, pergerakan penumpang mencapai 2.053.947 Pax/tahun. Diproyeksikan pergerakan penumpang akan mencapai 5.205.583 Pax/Tahun

Maskapai Penerbangan

MaskapaiTujuan
CitilinkJakarta–Soekarno–Hatta
Garuda IndonesiaJakarta–Soekarno–Hatta
Lion AirJakarta–Soekarno–Hatta
NAM AirJakarta–Soekarno–Hatta
Sriwijaya AirJakarta–Soekarno–Hatta, Palembang, Tanjung Pandan
Super Air Jet Batam, Jakarta–Soekarno–Hatta,Palembang, Tanjung Pandan, Yogyakarta–Internasional

Referensi

  • l
  • b
  • s
Bandar udara di Indonesia
Sumatra
Bandara internasional
  • Banda Aceh*
  • Medan*
  • Padang*
  • Batam*
  • Pekanbaru*
  • Palembang*
  • Tanjungpandan*
  • Bandar Lampung*
Bandara domestik
  • Bengkulu
  • Dumai
  • Gunung Sitoli
  • Jambi
  • Lhokseumawe
  • Lubuklinggau
  • Muara Bungo
  • Pagar Alam
  • Pangkal Pinang
  • Tanjungpinang
  • Tapanuli Utara
  • Rengat
  • Sabang
  • Sibisa
  • Sibolga
Jawa
Bandara internasional
  • Jakarta–Halim Perdanakusuma*
  • Bandung-Kertajati*
  • Semarang*
  • Yogyakarta*
  • Surabaya*
  • Jakarta–Soekarno–Hatta*
Bandara domestik
  • Bandung
  • Cirebon
  • Cepu
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Surakarta
  • Yogyakarta–Adisutjipto
  • Banyuwangi
  • Kediri
  • Malang
  • Sumenep
Nusa Tenggara
Bandara internasional
  • Denpasar*
  • Labuan Bajo*
  • Lombok*
Bandara domestik
  • Atambua
  • Bajawa
  • Bima
  • Ende
  • Kupang
  • Larantuka
  • Maumere
  • Pulau Rote
  • Ruteng
  • Sumbawa Besar
  • Tambolaka
  • Waingapu
Kalimantan
Bandara internasional
  • Balikpapan*
  • IKN
Bandara domestik
  • Banjarmasin
  • Berau
  • Ketapang
  • Malinau
  • Nanga Pinoh
  • Nunukan
  • Palangkaraya
  • Pangkalan Bun
  • Pontianak
  • Putussibau
  • Samarinda
  • Sampit
  • Sepinggan
  • Singkawang
  • Sintang
  • Tanjung Selor
  • Tarakan
Sulawesi
Bandara internasional
  • Makassar*
  • Manado*
Bandara domestik
  • Baubau
  • Buol
  • Gorontalo
  • Kendari
  • Kolaka
  • Luwuk
  • Mamuju
  • Palopo
  • Palu
  • Pohuwato
  • Raha
  • Selayar
  • Tana Toraja
  • Wangi-Wangi
Maluku dan Papua
Bandara internasional
  • Jayapura*
Bandara domestik
  • Ambon
  • Biak
  • Boven Digoel
  • Dekai
  • Fak Fak
  • Kaimana
  • Kebar
  • Tambrauw
  • Langgur (Tual)
  • Labuha
  • Manokwari
  • Merauke
  • Nabire
  • Oksibil
  • Saumlaki
  • Sorong
  • Ternate
  • Timika
  • Waisai
  • Namlea
  • Asmat
  • Bandar udara domestik melayani penerbangan domestik, pribadi, dan carteran.
  • Nama bandar udara yang diberi tanda * bisa mengeluarkan Visa on Arrival (VoA)
  • Kategori
  • l
  • b
  • s
Bandar udara di pulau Sumatera
Aceh
  • Alas Leuser
  • Aceh Singkil
  • Banda Aceh*
  • Bireuen
  • Cut Nyak Dhien
  • Gayo Lues
  • Kuala Batee
  • Lasikin
  • Lhokseumawe
  • Rembele
  • Sabang
  • Teuku Cut Ali
Bengkulu
  • Enggano
  • Fatmawati Soekarno
  • Mukomuko
Jambi
  • Jambi
  • Kerinci
  • Muara Bungo
Kepulauan Riau
  • Batam*
  • Bintan
  • Dabo
  • Karimun
  • Letung
  • Tanjung Pinang
  • Ranai
Lampung
  • Bandar Lampung
  • Taufiq Kiemas
  • Tulang Bawang
Riau
  • Bagansiapiapi
  • Dumai
  • Indragiri
  • Pasir Pengaraian
  • Pekanbaru*
  • Bengkalis
  • Tempuling
Kepulauan Bangka Belitung
  • Pangkal Pinang
  • Tanjung Pandan
Sumatera Barat
  • Mentawai
  • Padang*
  • Pasaman
  • Sutan Sjahrir
Sumatera Selatan
  • Lubuklinggau
  • Palembang*
  • Pagar Alam
  • Prabumulih
Sumatera Utara
  • Aek Godang
  • Gunung Sitoli
  • Kualanamu*
  • Lasondre
  • Mandailing Natal
  • Polonia
  • Sibisa
  • Sibolga
  • Silangit
Lihat juga: Daftar bandar udara di Indonesia *):Bandara Internasional
  • l
  • b
  • s
Bandar udara di Indonesia yang memiliki garbarata
InJourney
Indonesia bagian barat
  • Banda Aceh
  • Medan
  • Padang
  • Batam
  • Tanjung Pinang
  • Pekanbaru
  • Jambi
  • Palembang
  • Pangkal Pinang
  • Bandar Lampung
  • Jakarta
  • Bandung
  • Semarang
  • Surakarta
  • Yogyakarta
  • Pontianak
Indonesia bagian timur
  • Kediri
  • Surabaya
  • Banyuwangi
  • Denpasar
  • Lombok
  • Kupang
  • Palangkaraya
  • Banjarmasin
  • Balikpapan
  • Manado
  • Makassar
  • Ambon
  • Jayapura
Kementerian Perhubungan
  • Berau (BEJ)
  • Gorontalo (GTO)
  • Kendari (KDI)
  • Labuan Bajo (LBJ)
  • Lubuklinggau (LLJ)
  • Palu (PLW)
  • Samarinda (AAP)
  • Sorong (SOQ)
  • Tarakan (TRK)
  • Ternate (TTE)
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Pengembangan
  2. Maskapai Penerbangan
  3. Referensi

Artikel Terkait

Daftar bandar udara di Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Daftar bandar udara terluas di Indonesia

Daftar bandar udara di Indonesia Daftar maskapai penerbangan Indonesia Daftar bandar udara tersibuk di dunia berdasarkan jumlah pergerakan penumpang "Salinan

Bandar Udara Supadio

bandar udara di Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026