Jembatan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah, yang populer dikenal dengan nama Jembatan Siak IV, adalah nama sebuah jembatan yang terletak di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Indonesia. Jembatan ini menghubungkan pusat kota Pekanbaru di Jalan Sudirman Ujung dengan Kecamatan Rumbai Pesisir.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Jembatan Siak IV Jembatan Marhum Bukit | |
|---|---|
| Melintasi | Sungai Siak |
| Lokal | Kota Pekanbaru, Provinsi Riau |
| Nama resmi | Jembatan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah[1] |
| Karakteristik | |
| Desain | CV Sigma Momen |
| Panjang total | 800 meter (2.625 ft)[1] |
| Lebar | 2.070 meter (6.791 ft) |
| Tinggi | 12 meter (39 ft)[2] |
| Sejarah | |
| Mulai dibangun | 2009 |
| Selesai dibangun | 2019 |
| Biaya konstruksi | Rp.483.691.086.151,71 |
| Dibuka | 18 Maret 2019 |
| Diresmikan | 14 Februari 2019 |
Jembatan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah, yang populer dikenal dengan nama Jembatan Siak IV, adalah nama sebuah jembatan yang terletak di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Indonesia. Jembatan ini menghubungkan pusat kota Pekanbaru di Jalan Sudirman Ujung dengan Kecamatan Rumbai Pesisir.
Jembatan ini merupakan proyek tahun jamak dan mulai dikerjakan sejak tahun 2009 dengan tujuan persiapan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional XVIII yang digelar di Provinsi Riau tahun 2012.[3] Jembatan ini diresmikan oleh Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim pada 14 Februari 2019, bersamaan dengan peresmian dua jalan layang yaitu jalan layang Simpang SKA Soekarno-Hatta dan Simpang Pasar Pagi Arengka.
Setelah memperoleh sertifikat kelayakan dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Jembatan Siak IV resmi dibuka untuk umum pada tanggal 18 Maret 2019.[4]
Nama jembatan ini diambil dari nama Sultan Siak ke-4 yang juga merupakan pendiri Kota Pekanbaru, Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah atau Marhum Bukit.[1]
Pembangunan Jembatan Siak IV memakan waktu 10 tahun, dimulai sejak tahun 2009 dan selesai tahun 2019. Total biaya pembangunan jembatan ini menghabiskan anggaran sebesar Rp.483.691.086.151,71, dengan perincian sebagai berikut:[1]
Tahapan pembangunan Jembatan Siak IV dimulai dari perencanaan sebagai berikut:
Pembangunan jembatan ini sempat terhenti pada tahun 2014 karena Gubernur Riau saat itu, Annas Maamun menghentikan pembangunan jembatan dengan alasan dugaan penyimpangan dana.[5]