Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Kabupaten Kuantan Singingi

Kabupaten Kuantan Singingi adalah sebuah kabupaten di Provinsi Riau, Indonesia. Ibu kotanya berada di Teluk Kuantan. Kabupaten ini berada di bagian Barat Daya Provinsi Riau dan merupakan pemekaran dari Kabupaten Indragiri Hulu. Jumlah penduduk Kuantan Singigi pada akhir tahun 2024 sebanyak 365.989 jiwa.

kabupaten di Provinsi Riau
Diperbarui 9 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kabupaten Kuantan Singingi
Artikel ini bukan mengenai kota di Malaysia, Kuantan.
Kabupaten in RiauTemplat:SHORTDESC:Kabupaten in Riau
Kabupaten Kuantan Singingi
Kabupaten
Transkripsi bahasa daerah
 • Abjad Jawiكوانتن سيڠيڠي
Kantor Bupati Kuantan Singingi
Kantor Bupati Kuantan Singingi
Lambang resmi Kabupaten Kuantan Singingi
Lambang
Julukan: 
Kota Jalur
Motto: 
Basatu nogori maju
(Kuantan) Bersatu untuk memajukan negeri
Peta
Kabupaten Kuantan Singingi di Sumatra
Kabupaten Kuantan Singingi
Kabupaten Kuantan Singingi
Peta
Tampilkan peta Sumatra
Kabupaten Kuantan Singingi di Indonesia
Kabupaten Kuantan Singingi
Kabupaten Kuantan Singingi
Kabupaten Kuantan Singingi (Indonesia)
Tampilkan peta Indonesia
Koordinat: 0°28′31″S 101°27′31″E / 0.47532°S 101.45857°E / -0.47532; 101.45857
Negara Indonesia
ProvinsiRiau
Tanggal berdiri4 Oktober 1999
Dasar hukumUU Nomor 53 Tahun 1999[1]
Ibu kotaTeluk Kuantan
Jumlah satuan pemerintahan
Daftar
  • Kecamatan: 15
  • Kelurahan: 19
  • Desa: 210
Pemerintahan
 • BupatiSuhardiman Amby
 • Wakil BupatiMukhlisin
 • Sekretaris DaerahFahdiansyah
Luas
[2]
 • Total7.656,03 km2 (2,956,01 sq mi)
Populasi
 (31 Desember 2024)[2][3]
 • Total365.989
 • Kepadatan48/km2 (120/sq mi)
Demografi
 • Agama
  • 94,38% Islam
    • 5,49% Kekristenan
      • 4,94% Protestan
      • 0,55% Katolik
  • 0,12% Buddha
  • 0,01% Lainnya[3]
 • BahasaIndonesia (resmi), Melayu (dominan), Minangkabau Dialek Asli Kuantan
 • IPMKenaikan 73,35 (2023)
tinggi[4]
Zona waktuUTC+07:00 (WIB)
Kode BPS
1401 Suntingan nilai di Wikidata
Pelat kendaraanBM
Kode Kemendagri14.09 Suntingan nilai di Wikidata
DAURp 683.713.751.000,- (2020)
Situs webwww.kuansing.go.id

Kabupaten Kuantan Singingi adalah sebuah kabupaten di Provinsi Riau, Indonesia. Ibu kotanya berada di Teluk Kuantan. Kabupaten ini berada di bagian Barat Daya Provinsi Riau dan merupakan pemekaran dari Kabupaten Indragiri Hulu. Jumlah penduduk Kuantan Singigi pada akhir tahun 2024 sebanyak 365.989 jiwa.[3]

Geografi

Kabupaten Kuantan Singingi beriklim tropis. Musim hujan berlangsung dari bulan September sampai bulan Februari dan curah hujan tertinggi pada bulan Desember. Musim kemarau pada bulan Maret sampai bulan Agustus.

Kabupaten Kuantan Singingi terdiri dari dataran rendah dan dataran tinggi kira kira 400 m di atas permukaan laut. Dataran tinggi di daerah ini cenderung berangin dan berbukit dengan kecenderungan 5–300. Dataran tinggi berbukit mencapai ketinggian 400–800 m di atas permukaan laut dan merupakan bagian dari jajaran Bukit Barisan.

Terdapat dua sungai besar yang melintasi wilayah Kabupaten Kuantan Singingi yaitu Sungai Kuantan dan Sungai Singingi. Peranan sungai tersebut sangat penting terutama sebagai sarana transportasi, sumber air bersih, budi daya perikanan dan dapat dijadikan sumberdaya buatan untuk mengahasilkan suplai listrik tenaga air. Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Kuantan mengaliri 9 (sembilan) kecamatan yaitu Kecamatan Hulu Kuantan, Kecamatan Kuantan Mudik, Kecamatan Gunung Toar, Kecamatan Kuantan Tengah, Kecamatan Benai, Kecamatan Pangean, Kecamatan Kuantan Hilir, Kecamatan Inuman dan Kecamatan Cerenti.

Batas Wilayah

Batas wilayah Kabupaten Kuantan Singingi adalah sebagai berikut;

UtaraKampar dan Pelalawan
TimurIndragiri Hulu
SelatanJambi
BaratSijunjung dan Dharmasraya

Pemerintahan

Kabupaten Kuantan Singingi merupakan pemekaran dari Kabupaten Indragiri Hulu, setelah dikeluarkannya Undang-undang Nomor 53 tahun 1999, Kabupaten Indragiri Hulu dimekarkan menjadi 2 kabupaten yaitu Kabupaten Indragiri Hulu dan Kabupaten Kuantan Singingi dengan ibu kotanya berkedudukan di Teluk Kuantan. Pada tanggal 8 Oktober 1999 ditunjuk Drs. H. Rusdji S. Abrus sebagai pejabat Bupati Kabupaten Kuantan Singingi. Kemudian berdasarkan pemilihan Bupati Kuantan Singingi yang dipilih oleh DPRD Kabupaten Kuantan Singingi, terpilih Drs. H. Rusdji S Abrus sebagai bupati definitif periode 2001- 2006.

Ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.24.133 Tahun 2001 dan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 132.24-134, diangkat dan ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kuantan Singingi.

Namun selang waktu 2 bulan Bupati Kuantan Singingi terpilih meninggal dunia, jabatan Bupati digantikan langsung oleh Wakil Bupati, Drs. H. Asrul Ja’afar yang kemudian ditetapkan menjadi Bupati Kuantan Singingi berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.24-316, tanggal 20 Agustus 2001. Kabupaten Kuantan Singingi pada awalnya membawahi 6 kecamatan kemudian dimekarkan menjadi 12 kecamatan.

Bupati

Artikel utama: Daftar Bupati Kuantan Singingi

Bupati menjadi pemimpin tertinggi dalam pemerintahan kabupaten Kuantan Singigi. Saat ini, yang menjadi bupati di Kuantan Singigi ialah Suhardiman Amby. Sebelumnya, ia adalah wakil bupati, bersama Andi Putra sebagai bupati. Namun, Andi diberhentikan dari jabatan bupati pada 19 Oktober 2021, karena terjerat Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Selanjutnya, Suhardiman menjadi pelaksana tugas bupati, hingga 13 Juli 2023.[5] Dan pada 14 Juli 2023, ia ditetapkan sebagai bupati Kuantan Singigi.[6][7]

Dan pada Pemilihan umum Bupati 2024, Suhardiman bersama Mukhlisin, menang sebagai bupati dan wakil bupati untuk periode 2025-2030. Mereka dilantik oleh Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, pada 20 Februari 2025 di Istana Negara Jakarta.[8]

No. Bupati Mulai menjabat Akhir menjabat Wakil Bupati
6 Suhardiman Amby 20 Februari 2025 Petahana Mukhlisin

Dewan Perwakilan

Artikel utama: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kuantan Singingi

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kabupaten Kuantan Singingi dalam tiga periode terakhir.

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014–2019[9] 2019–2024[10] 2024–2029
PKB 3 Steady 3 Steady 3
Gerindra 3 Kenaikan 4 Kenaikan 9
PDI-P 1 Kenaikan 3 Kenaikan 5
Golkar 9 Penurunan 6 Penurunan 5
NasDem 3 Kenaikan 4 Penurunan 3
PKS 0 Kenaikan 2 Steady 2
Hanura 2 Penurunan 1 Penurunan 0
PAN 3 Kenaikan 4 Penurunan 3
PBB 3 Penurunan 0 Steady 0
Demokrat 3 Kenaikan 4 Kenaikan 5
PPP 4 Steady 4 Penurunan 0
PKPI 1 Penurunan 0
Jumlah Anggota 35 Steady 35 Steady 35
Jumlah Partai 11 Penurunan 10 Penurunan 8

Kecamatan

Artikel utama: Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Kuantan Singingi

Kabupaten Kuantan Singingi memiliki 15 kecamatan, 11 kelurahan dan 218 desa. Luas wilayahnya mencapai 5.259,36 km²[11] dan jumlah penduduk 326.266 jiwa (2017) dengan sebaran 62 jiwa/km².[12][13]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Kuantan Singingi, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
KecamatanJumlah
Kelurahan
Jumlah
Desa
StatusDaftar
Desa/Kelurahan
14.09.06 Benai 115Desa
  • Banjar Benai
  • Banjar Lopak
  • Benai Kecil
  • Gumung Kesiangan
  • Koto Benai
  • Pulau Ingu
  • Pulau Kalimanting
  • Pulau Lancang
  • Pulau Tongah
  • Siberakun
  • Simandolak
  • Tolontam
  • Tanjung
  • Tebing Tinggi
  • Ujung Tanjung
Kelurahan
  • Benai
14.09.05 Cerenti 211Desa
  • Kampung Baru
  • Kampung Baru Timur
  • Kompe Berangin
  • Koto Cerenti
  • Pasikaian
  • Pulau Bayur
  • Pulau Jambu
  • Pulau Panjang Cerenti
  • Sikakak
  • Tanjungmedan
  • Teluk Pauh
Kelurahan
  • Pasar Cerenti
  • Koto Peraku
14.09.07 Gunung Toar 14Desa
  • Gunung
  • Kampung Baru
  • Koto Gunung
  • Lubuk Terantang
  • Petapahan
  • Pisang Berebus
  • Pulau Mungkur
  • Pulau Rumput
  • Seberang Gunung
  • Seberang Sungai
  • Siberobah
  • Teberau Panjang
  • Teluk Beringin
  • Toar
14.09.11 Inuman 14Desa
  • Banjar Nantigo
  • Bedeng Sikuran
  • Kampung Baru Koto
  • Ketaping Jaya
  • Koto Inuman
  • Lebuh Lurus
  • Pasar Inuman
  • Pulau Busuk
  • Pulaubusuk Jaya
  • Pulau Panjang Hilir
  • Pulau Panjang Hulu
  • Pulau Sipan
  • Seberang Pulau Busuk
  • Sigaruntang
14.09.12 Hulu Kuantan 12Desa
  • Inuman
  • Koto Kumbu
  • Lubuk Ambacang
  • Mudik Ulo
  • Serosah
  • Sumpu
  • Sungai Alah
  • Sungai Kalilawar
  • Sungai Pinang
  • Tanjung
  • Tanjung Medang
  • Sampurago
14.09.04 Kuantan Hilir 214Desa
  • Banuaran
  • Dusun Tuo
  • Gunung Melintang
  • Kampung Madura
  • Kampung Medan
  • Kampung Tengah
  • Kepala Pulau
  • Koto Tuo
  • Pulau Beralo
  • Pulau Kijang
  • Pulau Madinah
  • Rawang Bonto
  • Simpang Tanah Lapang
  • Teratak Baru
Kelurahan
  • Pasar Baru
  • Pasar Usang
14.09.13 Kuantan Hilir Seberang 14Desa
  • Danau
  • Kasang Limau Sundai
  • Koto Rajo
  • Lumbok
  • Pelukahan
  • Pengalihan
  • Pulaubaru
  • Pulauberalo
  • Pulaukulur
  • Rawang Oguang
  • Sungaisorik
  • Tanjung
  • Tanjungpisang
  • Teratak Jering
14.09.01 Kuantan Mudik 123Desa
  • Air Buluh
  • Aur Duri
  • Banjar Guntung
  • Banjar Padang
  • Bukit Kauman
  • Bukit Pedusunan
  • Kasang
  • Kinali
  • Koto Cengar
  • Koto Lubuk Jambi
  • Luai
  • Lubuk Ramo
  • Muaro Tombang
  • Pantai
  • Pebaun Hilir
  • Pebaun Hulu
  • Pulau Binjai
  • Rantau Sialang
  • Saik
  • Sangau
  • Seberang Cengar
  • Seberang Pantai
  • Sungai Manau
Kelurahan
  • Lubuk Jambi
14.09.02 Kuantan Tengah 320Desa
  • Bandar Alai Kari
  • Beringin Taluk
  • Jake
  • Jaya
  • Kopah
  • Koto Kari
  • Koto Taluk
  • Koto Tuo
  • Munsalo
  • Pintu Gobang
  • Pulau Baru
  • Pulau Godang
  • Pulau Aro
  • Pulau Banjar Kari
  • Pulau Kedundung
  • Sawah
  • Seberang Taluk
  • Seberang Taluk Hilir
  • Sitorajo
  • Titian Modang Kopah
Kelurahan
  • Pasar Taluk
  • Simpang Tiga
  • Sungai Jering
14.09.10 Logas Tanah Darat 15Desa
  • Bumi Mulya
  • Giri Sako
  • Hulu Teso
  • Kuantan Sako
  • Logas
  • Lubuk Kebun
  • Perhentian Luas
  • Rambahan
  • Sako Margasari
  • Sidodadi
  • Sikijang
  • Situgal
  • Sukaraja
  • Sungai Rambai
  • Teratak Rendah,
14.09.09 Pangean 17Desa
  • Koto Pangian
  • Padang Kunik
  • Padang Tanggung
  • Pasar Baru Pangian
  • Pauh Angit
  • Pauh Angit Hulu
  • Pembatang
  • Pulau Deras
  • Pulau Kumpai
  • Pulau Rengas
  • Pulau Tengah
  • Rawang Binjai
  • Sako
  • Sukaping
  • Sungailangsat
  • Tanah Bekali
  • Teluk Pauh
14.09.15 Pucuk Rantau 10Desa
  • Ibul
  • Kampung Baru Ibul
  • Muara Petai
  • Muaro Tobek
  • Muaro Tiu Makmur
  • Pangkalan
  • Perhentian Sungkai
  • Setiang
  • Sungai Besar
  • Sungai Besar Hilir
14.09.14 Sentajo Raya 114Desa
  • Geringging Jaya
  • Geringging Baru
  • Jalur Patah
  • Kampung Baru Sentajo
  • Koto Sentajo
  • Langsat Hulu
  • Marsawa
  • Muaro Langsat
  • Muaro Sentajo
  • Parit Teratak Air Hitam
  • Pulaukomang Sentajo
  • Pulaukopung Sentajo
  • Seberang Teratak Air Hitam
  • Teratak Air Hitam
Kelurahan
  • Beringin Jaya
14.09.03 Singingi 113Desa
  • Air Mas
  • Kebun Lado
  • Logas
  • Logas Hilir
  • Pangkalan Indarung
  • Pasir Emas
  • Petai Baru
  • Pulau Padang
  • Sumber Datar
  • Sungai Bawang
  • Sungai Keranji
  • Sungai Kuning
  • Sungai Sirih
Kelurahan
  • Muara Lembu
14.09.08 Singingi Hilir 12Desa
  • Beringin Jaya
  • Bukit Raya
  • Koto Baru
  • Muara Bahan
  • Petai
  • Simpang Raya
  • Sukamaju
  • Suka Damai
  • Sumber Jaya
  • Sungai Buluh
  • Sungai Paku
  • Tanjung Pauh
TOTAL11218

Demografi

Istana Koto Rajo Yang bercorak Minangkabau

Berdasarkan Sensus Penduduk 2010, jumlah penduduk Kuansing sebanyak 291.044 jiwa.[14] Mayoritas dari mereka adalah etnis Kuantan, yang berkaitan dengan etnis Minangkabau, Masyarakat Kuansing mengamalkan sistem adat matrilineal dan memiliki persukuan seperti halnya di Sumatera Barat. Adapun persukuan di Kuansing antara lain Suku Malayu, Suku Caniago, Suku Pitopang, Suku Piliang, dan Suku Domo. Selain Bahasa Indonesia, sehari-hari masyarakat Kuansing menggunakan Bahasa Minangkabau dialek Kuantan atau Bahasa Kuantan. Dialek ini serupa dengan dialek pada masyarakat Sijunjung, Sumatera Barat, yang merupakan daerah hulu Sungai Kuantan.

Selain etnis Minang dan Melayu Riau, di Kuansing banyak pula terdapat para transmigran asal Jawa, serta suku-suku lainnya yang banyak tersebar di daerah transmigrasi dan areal perkebunan. Mata pencarian utama penduduk di daerah ini sebagian besar bertani, sementara yang lainnya bekerja pada bidang jasa, perdagangan, dan pegawai negeri.[butuh rujukan]

Ekonomi

Pendulang emas di Sungai Singingi, Kel. Muaralembu, Singingi, Kuansing

Sektor pertanian masih memegang peranan penting sebagai sumber pendapatan bagi masyarakat Kuantan Singingi. Lahan untuk padi seluas 10.237 ha pada tahun 2001, dengan hasil produksi 41.312,16 ton. Pada sektor perkebunan, Kabupaten Kuantan Singingi juga memproduksi berbagai komoditas seperti jeruk, rambutan, mangga, duku, durian, nangka, papaya, pisang, cabai, terung, timun, kol dan tomat. Begitu juga komoditas lain seperti karet, kelapa, minyak sawit, coklat, dan berbagai tanaman lainnya.[15]

Dalam sektor peternakan, beberapa hewan ternak yang dipelihara antara lain sapi 17.368 ekor, kerbau 17.132 ekor, ayam 200.061 ekor dan itik 27.442 ekor. Sedangkan sumber potensial di sektor kehutanan, antara lain produksi hutan terbatas 316.700 ha, hutan konversi 450.00 ha, hutan lindung 28.000 ha dan hutan margasatwa: 136.000 ha.[15]

Kabupaten Kuantan Singingi memiliki potensial yang besar di sektor pertambangan dan energi, yaitu emas, batu gamping, suntan, batu bara, gas alam, pasir sungai, sirtu, mangan dan kaolin. Pada bidang industri yang memiliki potensi ekonomi yaitu industri minyak sawit, industri lempengan karet, industri perabotan, industri pengolahan makanan tradisional, dan industri rumah tangga.

Beberapa bidang potensial untuk investasi di antaranya pembangkit listrik dengan kapasitas kecil, agrikultur, pengolahan air bersih, dan pengembangan transportasi darat dan sungai.

Perhubungan

Untuk membuka keterisolasian dan mengembangkan bagian selatan, kabupaten ini pada awal tahun fiskal 2000 telah membuat jalan raya untuk lintas selatan, sementara jalan yang lama sepanjang 166,5 km diperbaiki. Saat ini beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten ini sudah dilalui oleh berbagai kendaraan. Jalan yang dilalui adalah 1.998,26 km. Taluk Kuantan sebagai ibu kota kabupaten dilalui oleh jalur barat Trans-Sumatra yang menghubungkan Jawa dengan kota lainnya di Sumatra, seperti Padang, Bengkulu, Palembang, Bandar Lampung, Medan dan Banda Aceh. Transportasi sungai yang menggunakan Sungai Kuantan sangat membantu untuk perjalanan domestik, khususnya untuk desa-desa terpencil yang ada di tepian sungai.[butuh rujukan]

Pelayanan umum

Panorama dari Kantor Bupati Kuansing

Pembangkit listrik yang sudah ada saat ini adalah Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) dengan kapasitas total 4,180 MW. Selain itu di Lubuk Ambacang terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang mampu untuk mencukupi kebutuhan listrik di kabupaten ini, tetapi sampai saat ini belum terealisasi dan masih menjadi wacana.

Layanan PT. Pos Indonesia sudah mencakup ke seluruh bagian daerah yang ada di Kabupaten Kuantan Singingi. Penduduk juga dapat berkomunikasi dengan menggunakan telepon, juga dengan pengembangan teknologi seluler, sekarang hampir semua layanan telekomunikasi seluler dapat diakses di seluruh daerah di Kuantan Singingi.

PDAM telah beroperasi di Teluk Kuantan, Lubuk Jambi, Benai, Pangean, Basrah dan Cerenti. Namun begitu, kebanyakan penduduknya tetap menggunakan air dari sumur dan Sungai Kuantan untuk kegiatan rumah tangga.

Sedikitnya terdapat 3 Bank komersial yang melayani aktivitas bisnis dan perdagangan di kabupaten ini, yaitu: Bank Negara Indonesia, Bank Rakyat Indonesia dan Bank Riaukepri. Namun sekarang sudah mulai bermunculan banyak cabang Bank dari Pekanbaru, seperti Bank Mandiri dan sebagainya.

Untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi secara kontinu membangun infrastruktur dan fasilitas yang berhubungan dengan kesehatan. Saat ini terdapat Rumah Sakit Umum, Pusat Kesehatan Masyarakat (11) dan Pusat Pelayanan Terpadu (60).[butuh rujukan]

Pariwisata

Air Terjun 7 tingkat

Wisata Alam

Kabupaten ini memiliki beberapa kawasan wisata alam di antaranya Air Terjun Tujuh Tingkat Batang Koban di Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan sekitar 37 km dari Taluk Kuantan, merupakan sebuah air terjun yang bertingkat tujuh, dan aliran sungai terus mengalir ke Batang Kuantan. Begitu juga di antar jalan lintas pulau padang–pangkalan indarung, terdapat kawasan Air Terjun Delapan Tingkat, terletak kurang lebih 5 km dati desa Pulau Padang.

Kemudian sekitar kawasan bukit barisan terdapat juga Air Terjun Guruh Gemurai di Kasang, Kecamatan Kuantan Mudik sekitar 25 km dari Taluk Kuantan dan Danau Kebun Nopi sekitar 3 km dari Lubuk Jambi, ibu kota Kecamatan Kuantan Mudik. Masih di Kecamatan Kuantan Mudik terdapat juga Pemandian air panas di seberang Sungai Pinang, 33 km dari Taluk Kuantan.

Sekitar 3 km dari Taluk Kuantan, di desa Koto Sentajo yang ditetapkan sebagai Desa Wisata. Masih dapat disaksikan peninggalan sejarah atau adat nenek moyang berupa rumah adat dengan bagunan asli dengan motif khusus. Masyarakat di desa tersebut masih kental dengan adat kebiasaan yang diterima dari nenek moyang leluhurnya. Walaupun kehidupan masyarakat sudah jauh meninggalkan kebiasaan lama itu, tetapi ada hal-hal tertentu yang tidak mau ditinggalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Di belakang desa wisata ini terdapat hutan lindung seluas 5.000 ha. Selanjutnya dari arah Taluk Kuantan menuju Kiliran Jao, terdapat Danau Mesjid terletak 3 km dari Taluk Kuantan.[butuh rujukan]

Pacu Jalur

"Jalur" atau perahu untuk pacu jalur.

Pacu Jalur merupakan festival tahunan terbesar untuk masyarakat daerah kabupaten Kuantan Singingi khususnya pada ibu kota kabupatennya yaitu Taluk Kuantan yang berada di sepanjang sungai Kuantan. Pada awalnya di maksudkan sebagai acara memperingati hari-hari besar umat Islam seperti Maulid Nabi, ataupun peringatan tahun baru Hijriah. Namun setelah kemerdekaan Indonesia, festival pacu jalur ini ditujukan untuk merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Indonesia. Pacu Jalur adalah perlombaan mendayung perahu panjang, semacam perlombaan Perahu Naga di negeri tetangga Malaysia dan Singapura, yaitu sebuah perahu atau sampan yang terbuat dari kayu pohon yang panjangnya bisa mencapai 25 hingga 40 meter. Di daerah Taluk Kuantan sebutan untuk perahu panjang tersebut adalah Jalur. Adapun tim pendayung perahu (jalur) ini berkisar antara 50–60 orang.

Sebelum acara puncak "Pacu Jalur' ini dimulai, biasanya di adakan acara-acara hiburan rakyat berupa tarian dan nyanyian untuk menghibur seluruh peserta dan masyarakat sekitar, terutama yang berada di Teluk Kuantan. Pada acara Festival Pacu Jalur tahun 2009 yang lalu, mulai di perkenalkan oleh Pemerintah Daerah setempat istilah "Jalur" Expo 2009, yaitu sebuah acara Pekan Raya berkaitan dengan Festival Pacu Jalur tersebut.

Perlombaan Pacu Jalur

Tradisi pacu jalur yang diadakan sekali setahun pada peringatan perayaan hari kemerdekaan Indonesia menjadikan kota Taluk Kuantan sebagai tujuan wisata nasional. Perlombaan perahu panjang yang berisi lebih kurang 60 orang di Sungai Kuantan ini biasanya diikuti masyarakat setempat, kabupaten tetangga, bahkan juga ikut pula peserta-peserta dari negara-negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Thailand.

Beberapa kawasan wisata lainnya seperti Tambang Emas di Logas, Arung Jeram di Sungai Singingi dan Pangkalan Indarung, Hutan Lindung Bukit Bungkuk dan Bukit Baling di Singingi, Gua Bunian di Bukit Kanua, kawasan Hiking dan Tracking di Bukit Batabuah. Rumah Tradisional Tua Koto Rajo, Kompleks Candi Sangan.

Seni dan budaya

Perahu Baganduang, Kuansing

Ada beberapa kerajinan yang dapat di jadikan buah tangan, seperti pahatan, tekad, suji dan lainnya. Selain itu juga terdapat beberapa upacara tradisional, seperti: Upacara pernikahan, Upacara Belian atau Bulian.

Pacu Jaluar (pacu jalur) merupakan permainan khas daerah ini dengan cara mendayung sampan/perahu secara bersamaan terus menurus dengan cepat. Hal ini biasa dilakukan setiap tahun atau saat ada perayaan/acara (festival) besar. Selain pacu jalur, sipak Rago (Sepak Takraw/Sepak Raga) juga menjadi permainan asli khas Kuantan.

Perahu Baganduang adalah atraksi budaya dan perayaan masyarakat Kuantan ditandai dengan parade sampan tradisional yang dihiasi dengan berbagai ornamen dan warna-warna yang menarik. Randai Kuantan (Kuantan Singingi) adalah kesenian khas dari daerah ini, yakni perpaduan antara seni bela diri dengan tarian yang diiringi musik tradisional. Biasanya pertunjukkan ini berlangsung semalaman dan menceritakan tentang legenda di daerah tersebut. Selain di Kuansing, Randai juga terdapat di Sumatera Barat (Minangkabau) karena kesenian ini dibawa dari Minangkabau, akan tetapi Randai asli khas Kuantan memiliki beberapa perbedaan yang menjadikannya berbeda dan mempunyai ragam atau ciri khas masing-masing.

Selain itu, terdapat adat istiadat panen ikan tahunan di Kuantan Singingi (Kuansing) yang merupakan salah satu tradisi paling tua dan paling hidup dalam budaya masyarakat Melayu di sepanjang aliran Batang Kuantan. Tradisi ini berpusat pada sistem konservasi adat yang dikenal sebagai “Lubuk Larangan”, yaitu kawasan sungai yang secara adat ditetapkan sebagai wilayah terlarang untuk menangkap ikan sepanjang tahun. Larangan ini bersifat kolektif, dilembagakan melalui kesepakatan ninik mamak, penghulu, dan tokoh masyarakat, serta dijaga dengan sanksi adat yang mengikat seluruh warga kampung. Panen ikan tahunan dilakukan hanya satu kali dalam setahun, ketika lubuk dibuka melalui upacara adat. Dengan demikian, panen ini tidak hanya menjadi kegiatan ekonomi atau hiburan rakyat, tetapi juga wujud kearifan lokal yang menggabungkan pelestarian lingkungan, nilai spiritual, dan struktur sosial tradisional.

Proses panen ikan tahunan selalu dimulai dengan musyawarah adat. Para tokoh adat berkumpul untuk menentukan tanggal pembukaan lubuk, aturan penangkapan, batas wilayah panen, serta tata cara pembagian hasil. Musyawarah ini memastikan bahwa seluruh warga memahami aturan yang berlaku sehingga tidak terjadi perselisihan. Setelah kesepakatan dicapai, dilakukan upacara pembukaan lubuk. Upacara ini biasanya berlangsung pagi hari di tepi sungai dan dimulai dengan doa selamat yang dipimpin tokoh agama, diikuti petuah adat oleh ninik mamak mengenai pentingnya menjaga sungai sebagai sumber kehidupan bersama. Salah satu unsur penting dalam upacara ini adalah tepung tawar kepada para penjaga lubuk dan tokoh masyarakat, sebagai simbol keberkahan, pembersihan niat, serta permohonan keselamatan. Setelah itu dubalang mengumumkan aturan panen yang harus dipatuhi semua warga, seperti larangan menggunakan racun, setrum, atau alat tangkap modern yang merusak ekosistem sungai.

Ketika tanda panen diberikan, suasana sungai berubah menjadi sangat meriah. Warga dari berbagai usia turun ke air secara bersama-sama. Aliran sungai biasanya telah diperlambat sebelumnya dengan membuat bendungan darurat sehingga airnya lebih dangkal dan ikan mudah terlihat. Di antara ikan yang sering tertangkap adalah baung, tapah, toman, silais, lele sungai, dan patin—banyak di antaranya berukuran besar karena dilindungi selama setahun penuh. Panen ikan tidak hanya menjadi ajang kerja kolektif, tetapi juga perayaan rakyat yang menghadirkan tawa, sorak, dan kegembiraan. Bagi masyarakat, momen ini memiliki nilai emosional karena menjadi kesempatan bagi perantau untuk pulang kampung, bertemu keluarga, serta ikut merayakan tradisi yang diwariskan turun-temurun.

Referensi

  1. ↑ "Pembentukan Daerah-Daerah Otonom di Indonesia s/d Tahun 2014" (PDF). www.otda.kemendagri.go.id. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2019-07-12. Diakses tanggal 19 Februari 2020.
  2. 1 2 "Kabupaten Kuantan Singingi Dalam Angka 2021". www.kuansingkab.bps.go.id. hlm. 8, 72. Diarsipkan dari asli (pdf) tanggal 2022-07-01. Diakses tanggal 1 April 2021.
  3. 1 2 3 "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2024" (Visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 23 Agustus 2025.
  4. ↑ "Indeks Pembangunan Manusia (Umur Harapan Hidup Hasil Long Form SP2020) 2021-2023". www.bps.go.id. Diakses tanggal 8 Januari 2024.
  5. ↑ "17 Orang Bupati Sudah Pernah Memimpin Wilayah Kuansing, Siapa Orangnya". Kuansing Terkini. 8 Agustus 2017. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-05-15. Diakses tanggal 26 Februari 2019.
  6. ↑ Pos, Riau (2023-07-14). "Suhardiman Amby Resmi Jabat Bupati Kuansing". RiauPos.co. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-15. Diakses tanggal 2023-07-15.
  7. ↑ "Kepala Daerah". www.kuansing.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-10-19. Diakses tanggal 19 Oktober 2021.
  8. ↑ Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kuantan Singingi Periode 2025-2030 - Berita dan Siaran Pers - Badan Pusat Statistik Kabupaten Kuantan Singingi%5d "Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kuantan Singingi Periode 2025-2030". kuansingkab.bps.go.id. BPS. 20 Februari 2025. Diakses tanggal 23 Agustus 2025.
  9. ↑ Perolehan Kursi DPRD Kabupaten Kuantan Singingi Periode 2014-2019
  10. ↑ Perolehan Kursi DPRD Kabupaten Kuantan Singingi 2019-2024
  11. ↑ Data luas wilayah berdasarkan GIS Pusat, 2007
  12. ↑ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019.
  13. ↑ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020.
  14. ↑ Penduduk Kuansing 291.044 Jiwa, Riaupos.co.id, 9 Desember 2010
  15. 1 2 Badan Pusat Statistik Kabupaten Kuantan Singingi (2025). Kabupaten Kuantan Singingi Dalam Angka 2025. Kabupaten Kuantan Singingi: Badan Pusat Statistik Kabupaten Kuantan Singingi. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

  • Situs Web Resmi BPS Kuantan Singingi Diarsipkan 2012-02-13 di Wayback Machine.
  • l
  • b
  • s
Kabupaten Kuantan Singingi, Riau
  • Pusat Pemerintahan: Teluk Kuantan
  • Bupati: Suhardiman Amby
  • Wakil Bupati: Mukhlisin
  • Ketua DPRD: Juprizal
Kecamatan
  • Benai
  • Cerenti
  • Gunung Toar
  • Hulu Kuantan
  • Inuman
  • Kuantan Hilir
  • Kuantan Hilir Seberang
  • Kuantan Mudik
  • Kuantan Tengah
  • Logas Tanah Darat
  • Pangean
  • Pucuk Rantau
  • Sentajo Raya
  • Singingi
  • Singingi Hilir
Lambang Kabupaten Kuantan Singingi
Lihat juga: Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Kuantan Singingi
  • l
  • b
  • s
Riau, Indonesia
  • Pusat pemerintahan: Pekanbaru
  • Gubernur: S.F. Hariyanto (Plt.)
  • Wakil Gubernur: -
Kabupaten
  • Bengkalis
  • Indragiri Hilir
  • Indragiri Hulu
  • Kampar
  • Kepulauan Meranti
  • Kuantan Singingi
  • Pelalawan
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Siak
Lambang Riau
Kota
  • Dumai
  • Pekanbaru
Topik
  • Kabupaten/kota
  • Kecamatan dan kelurahan
  • Kepala dan wakil kepala daerah
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Geografi
  2. Batas Wilayah
  3. Pemerintahan
  4. Bupati
  5. Dewan Perwakilan
  6. Kecamatan
  7. Demografi
  8. Ekonomi
  9. Perhubungan
  10. Pelayanan umum
  11. Pariwisata
  12. Wisata Alam
  13. Pacu Jalur
  14. Seni dan budaya
  15. Referensi
  16. Pranala luar

Artikel Terkait

Daftar kabupaten dan kota di Riau

artikel daftar Wikimedia

Daftar kabupaten dan kota di Kepulauan Riau

artikel daftar Wikimedia

Riau

provinsi di Pulau Sumatera, Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026