Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Jacob Nuwa Wea

Drs. Jacob Nuwa Wea adalah Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada Kabinet Gotong Royong. Lulusan Akademi Ilmu Perburuhan Jakarta tahun 1978 ini juga adalah pengurus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Wikipedia article
Diperbarui 25 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Jacob Nuwa Wea
Jacob Nuwa Wea
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Indonesia ke-23
Masa jabatan
10 Agustus 2001 – 20 Oktober 2004
PresidenMegawati Soekarnoputri
Sebelum
Pendahulu
Al Hilal Hamdi
Bomer Pasaribu
Pengganti
Fahmi Idris
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir(1944-04-14)14 April 1944
Keo Tengah, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Masa Pendudukan Jepang
Meninggal9 April 2016(2016-04-09) (umur 71)
Penang, Malaysia
Partai politikPDI (1971–1998)
PDI Perjuangan (1999–2016)
Suami/istriAngelina Julia Ani Amiasih
Anak4
PekerjaanPolitikus
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Drs. Jacob Nuwa Wea (14 April 1944 – 9 April 2016) adalah Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada Kabinet Gotong Royong. Lulusan Akademi Ilmu Perburuhan Jakarta tahun 1978 ini juga adalah pengurus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Biografi

Jacob Nuwa Wea yang lahir di Flores, Nusa Tenggara Timur tanggal 14 April 1944 adalah Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada Kabinet Gotong Royong. Selain itu Jacob Nuwa Wea juga merupakan pengurus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Minatnya terhadap persoalan tenaga kerja lah yang membuat Jacob kemudian memutuskan untuk masuk ke Akademi Ilmu Perburuhan Jakarta pada tahun 1978. Setelah sebelumnya menamatkan sekolah rakyat di Flores, SMP di Ende, dan SPMA di Mataram. Jacob mengaku tak berpendidikan tinggi tetapi kaya pengalaman berorganisasi dan LSM. Dia tetap menjalankan aktivitas politiknya dan menyalurkan aspirasi politiknya lewat Partai Nasional Indonesia.

Jacob sebenarnya tidak pernah bercita-cita menjabat pejabat tinggi ini, tetapi ketika melihat nasib para buruh pekerja yang teraniaya dan jauh dari kata makmur, hatinya mulai tergerak untuk turut memperjuangkan nasib para buruh pekerja tersebut. Sebagai mantan Ketua DPP Konfederasi SPSI Jacob merasa terpanggil untuk bersuara keras atas nama pekerja. Dia pernah memimpin buruh untuk berunjuk rasa ketika mereka merasa hak-haknya sebagai pekerja diinjak-injak pengusaha. Dari aktivitasnya di SPSI ditambah lagi keanggotaannya dalam jajaran DPP PDI-P inilah yang mengantarkan Jacob sebagai anggota DPR. Hingga akhirnya mantan Wakil Ketua DPD PDI-P DKI Jakarta ini dipercaya Presiden Megawati Sukarnoputri untuk menduduki kursi menteri.

Menjadi seorang menteri, tidak lantas membuat bekas anggota Departemen Buruh Tani dan Nelayan di PDI-P ini menjadi sombong. Dia tetap dikenal di kalangannya sebagai pribadi yang low profile. Ada tiga hal yang ingin dicapai oleh Jacob yaitu meningkatkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya, menegakkan supremasi hukum dengan memperjuangkan dua rancangan UU Pembinaan dan Perlindungan Ketenagakerjaan, serta Rancangan UU Penyelesaian Perselisihan Industrial. Soal transmigrasi dan pengungsi yang kini menjadi lahan garapannya, dia berpendapat, pengungsi akan dipulangkan ke daerah asal.[1]

Referensi

  1. ↑ https://profil.merdeka.com/indonesia/j/jacob-nuwa-wea/
Jabatan politik
Didahului oleh:
Al Hilal Hamdi
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi
2001–2004
Diteruskan oleh:
Fahmi Idris
  • l
  • b
  • s
Kabinet Gotong Royong (2001–2004)
  • Presiden: Megawati Soekarnoputri
  • Wakil Presiden: Hamzah Haz
  • Menko Polkam: Susilo Bambang Yudhoyono, Hari Sabarno (plt.)
  • Menko Perekonomian: Dorodjatun Kuntjoro-Jakti
  • Menko Kesra: Jusuf Kalla, Abdul Malik Fadjar (plt.)
  • Menkehham: Yusril Ihza Mahendra
  • Menhan: H Matori Abdul Djalil
  • Mendagri: Hari Sabarno
  • Menlu: Hassan Wirajuda
  • Menkes: Achmad Sujudi
  • Mendiknas: Abdul Malik Fadjar
  • Mensos: Bachtiar Chamsyah
  • Menag: Said Agil Husin Al Munawar
  • Menakertrans: Jacob Nuwa Wea
  • Menkeu: Boediono
  • Menperindag: Rini Soewandi
  • Menteri ESDM: Purnomo Yusgiantoro
  • Menhub: Agum Gumelar, Soenarno (plt.)
  • Mentan: Bungaran Saragih
  • Menhut: Mohamad Prakosa
  • Menkimpraswil: Soenarno
  • Menlutkan: Rokhmin Dahuri
  • Menneg PAN: Muhammad Feisal Tamin
  • Menneg Budpar: I Gede Ardhika
  • Menneg Perpemkatim: Manuel Kaisiepo
  • Menneg PPN/Kepala Bappenas: Kwik Kian Gie
  • Menneg Kominfo: Syamsul Mu'arif
  • Menneg BUMN: Laksamana Sukardi
  • Menneg Ristek/Kepala BPPT: Hatta Rajasa, (jk.)
  • Menneg Kop-UKM: Alimarwan Hanan
  • Menneg Pemwan: Sri Redjeki Sumarjoto
  • Menneg LH: Nabiel Makarim
  • Sesneg: Bambang Kesowo
  • Kepala BIN: A.M. Hendropriyono
  • Jakgung: Suparman (plt.), M.A. Rachman
Sekretaris Kabinet: Marzuki Darusman
  • l
  • b
  • s
Menteri Ketenagakerjaan Indonesia
Kementerian Ketenagakerjaan
  • S.K. Trimurti
  • Kusnan
  • Sutan Rasjid
  • Kusnan
  • Wilopo
  • Kusnan
  • Ma'as
  • Soeroso
  • Iskandar Tedjasukmana
  • Sutan Muchtar Abidin
  • Sabilal Rasjad
  • Samjono
  • Ahem Erningpradja
  • Sutomo
  • Awaloedin Djamin
  • Mursalin Daeng Mamangung
  • Mohammad Sadli
  • Subroto
  • Harun Al-Rasjid Zain
  • Sudomo
  • Cosmas Batubara
  • Abdul Latief
  • Theo L. Sambuaga
  • Fahmi Idris
  • A.M. Hendropriyono
  • Bomer Pasaribu
  • Al Hilal Hamdi
  • Jacob Nuwa Wea
  • Fahmi Idris
  • Erman Soeparno
  • Muhaimin Iskandar
  • Armida Alisjahbana
  • Hanif Dhakiri
  • Ida Fauziyah
  • Airlangga Hartarto
  • Yassierli
Miring: Ad-interim/Pelaksana tugas
Kategori


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi politikus Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Biografi
  2. Referensi

Artikel Terkait

Natalius Pigai

Menteri Hak Asasi Manusia ke-2, aktivis asal Indonesia

Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia

KSPSI lainnya dan terpilih sebagai Ketua. Namun, DPP KSPSI di bawah Jacob Nuwa Wea tidak mengakui hasil Kongres Nasional KSPSI yang diadakan di Jakarta

14 April

tanggal dalam sistem kalender

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026