Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Laksamana Sukardi

Laksamana Sukardi adalah seorang ekonom dan politikus Indonesia. Ia menjabat sebagai Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara dari 1999 hingga 2000 dan dari 2001 hingga 2004. Sebelum menjadi politikus, ia adalah salah satu ekonom dan bankir milik Bank Lippo dan LippoGroup. Ia pernah bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) kemudian Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dan Partai Demokrasi Pembaruan (PDP).

politisi Indonesia
Diperbarui 25 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Laksamana Sukardi
Laksamana Sukardi
Potret resmi, 1999
Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia ke-2
Masa jabatan
10 Agustus 2001 – 20 Oktober 2004
PresidenMegawati Soekarnoputri
Sebelum
Pendahulu
M. Rozy Munir
Pengganti
Soegiharto
Sebelum
Menteri Negara Penanaman Modal dan Pembinaan Badan Usaha Milik Negara ke-4
Masa jabatan
29 Oktober 1999 – 26 April 2000
PresidenAbdurrahman Wahid
Sebelum
Pendahulu
Zuhal (a.i.)
Marzuki Usman
Pengganti
M. Rozy Munir
Sebelum
Kepala Badan Penanaman Modal dan Pembinaan Badan Usaha Milik Negara
Masa jabatan
26 Oktober 1999 – 26 April 2000
PresidenAbdurrahman Wahid
Sebelum
Pendahulu
Zuhal (a.i.)
Marzuki Usman
Pengganti
M. Rozy Munir
Sebelum
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat
Masa jabatan
1 Oktober 1999 – 26 Oktober 1999
Pengganti
Sterra Pietersz
Sebelum
Daerah pemilihanJawa Barat
Informasi pribadi
Lahir1 Oktober 1956 (umur 69)
Jakarta, Indonesia
Partai politik  PKN (sejak 2023)
Afiliasi politik
lainnya
  •   PDI (1993–1999)
  •   PDI-P (1999–2005)
  •   PDP (2005–2023)
Suami/istriRethy Alexandra Wulur[1]
HubunganMoreno Soeprapto (menantu)[2]
Anak4
AlmamaterInstitut Teknologi Bandung (Ir. Teknik Sipil)[3]
Profesi
  • Ekonom
  • Politikus
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Laksamana Sukardi (lahir 1 Oktober 1956) adalah seorang ekonom dan politikus Indonesia. Ia menjabat sebagai Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara dari 1999 hingga 2000 dan dari 2001 hingga 2004. Sebelum menjadi politikus, ia adalah salah satu ekonom dan bankir milik Bank Lippo dan LippoGroup. Ia pernah bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) kemudian Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dan Partai Demokrasi Pembaruan (PDP).

Laksamana Sukardi turut bergabung dalam mendirikan partai baru yang bernama Partai Demokrasi Pembaruan bersama-sama dengan Sophan Sophiaan, Arifin Panigoro, Roy BB Janis, Sukowaluyo Mintohardjo, Noviantika Nasution, Didi Supriyanto, Tjiandra Wijaya, Potsdam Hutasoit dan RO Tambunan.[4] Saat ini Laksamana Sukardi menjadi anggota Partai Kebangkitan Nusantara.

Pendidikan

Ia meraih gelar sarjana pada tahun 1979 dari Jurusan Teknik Sipil, Institut Teknologi Bandung.

Pranala luar

  • (Indonesia) Profil di tokohindonesia.com (Arsip)

Referensi

  1. ↑ "Profil Laksanama Sukardi". Merdeka.com. Diakses tanggal 9 April 2021.
  2. ↑ Wardhani, Anita K, ed. (20 Agustus 2017). "Ini Fakta Tentang Noorani Sukardi Anak Mantan Menteri yang Dipilih Moreno Soeprapto Jadi Istrinya". TribunNews. Diakses tanggal 20 Agustus 2017.
  3. ↑ Haq, Ahmad Abdul (27 Juni 2003). "Apa dan Siapa: Laksamana Sukardi". Apa dan Siapa Tempo. Diakses tanggal 27 Juni 2013.
  4. ↑ "Partai Demokrasi Pembaruan dideklarasikan", Kompas, Desember 2005
Jabatan politik
Didahului oleh:
Marzuki Usman
sebagai Menteri Negara Investasi
Tanri Abeng
sebagai Menteri Negara Pendayagunaan BUMN
Menteri Negara Penanaman Modal dan Pembinaan Badan Usaha Milik Negara Indonesia
1999–2000
Diteruskan oleh:
M. Rozy Munir
Didahului oleh:
M. Rozy Munir
sebagai Menteri Negara Penanaman Modal dan Pembinaan BUMN
Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Indonesia
2001–2004
Diteruskan oleh:
Soegiharto
Jabatan pemerintahan
Didahului oleh:
Muhammad Zuhal
sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal
Kepala Badan Penanaman Modal dan Pembinaan Badan Usaha Milik Negara
1999–2000
Diteruskan oleh:
M. Rozy Munir
  • l
  • b
  • s
Kabinet Persatuan Nasional (1999–2001)
Presiden: Abdurrahman Wahid | Wakil Presiden: Megawati Soekarnoputri
Menko Polsoskam: Wiranto, Soerjadi Soedirdja (plt.), Susilo Bambang Yudhoyono, Agum Gumelar • Menko Perekonomian: Kwik Kian Gie, Rizal Ramli, Burhanuddin Abdullah • Menko Kesra (sejak perombakan I digabung menjadi Menko Polsoskam): Hamzah Haz, Basri Hasanuddin • Mendagri: Soerjadi Soedirdja • Menlu: Alwi Shihab • Menhan: Juwono Sudarsono, Mohammad Mahfud, Agum Gumelar (plt.) • Menkumham: Yusril Ihza Mahendra, Baharuddin Lopa, Marsillam Simanjuntak, Mohammad Mahfud • Menkeu: Bambang Sudibyo, Prijadi Praptosuhardjo, Rizal Ramli • Menteri ESDM: Susilo Bambang Yudhoyono, Purnomo Yusgiantoro • Menperindag: Muhammad Jusuf Kalla, Luhut Binsar Panjaitan • Mentanhut (bernama Menteri Pertanian dan Kehutanan sejak perombakan I): Mohamad Prakosa, Bungaran Saragih • Menhut (bernama Menteri Muda Kehutanan sejak perombakan I): Nur Mahmudi Ismail, Marzuki Usman • Menhub: Agum Gumelar, Budhi Muliawan Suyitno • Meneksla (bernama Menteri Kelautan dan Perikanan sejak perombakan I): Sarwono Kusumaatmadja, Rokhmin Dahuri • Menakertrans: Bomer Pasaribu, Al Hilal Hamdi • Menkes (bernama Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial sejak perombakan I): Achmad Sujudi • Mendiknas: Yahya Muhaimin • Menag: Muhammad Tholchah Hasan • Menkimpraswil: Erna Witoelar • Menristek/Kepala BPPT: Muhammad A. S. Hikam • Menkop UKM: Zarkasih Nur • Menteri LH: Alexander Sonny Keraf • Menteri OD (digabungkan dengan Menteri Dalam Negeri sejak perombakan I): Ryaas Rasyid • Menbudpar: Hidayat Jaelani, I Gede Ardhika • Menteri PM dan BUMN (dibubarkan pada perombakan I): Laksamana Sukardi, M. Rozy Munir • Mennegpora (dibubarkan pada perombakan I): Mahadi Sinambela • Menneg PU (dibubarkan pada perombakan I): Rozik Boedioro Soetjipto • Menneg Pemwan: Khofifah Indar Parawansa • Mennegham (digabungkan dengan Menteri Hukum dan Perundang-undangan sejak perombakan I): Hasballah M. Saad,  • Menneg Transduk (digabungkan dengan Menteri Tenaga Kerja sejak perombakan I): Al Hilal Hamdi • Menneg PAN: Freddy Numberi, Ryaas Rasyid (plt.), Anwar Suprijadi • Menneg Maskem (dibubarkan pada perombakan I): Anak Agung Gde Agung • Menmud Perpemkatim (dibentuk pada perombakan I): (jabatan baru), Manuel Kaisiepo • Menmud Rekonas (dibentuk pada perombakan I dan dibubarkan pada perombakan II): (jabatan baru), Cacuk Sudarijanto • Jaksa Agung: Marzuki Darusman, Baharuddin Lopa, Suparman (plt.), Marsillam Simanjuntak • Panglima TNI : Widodo A. S. • Mensesneg: Alirahman, Bondan Gunawan, Djohan Effendi
Sekretaris Kabinet: Marsillam Simanjuntak, Marzuki Darusman
  • l
  • b
  • s
Kabinet Gotong Royong (2001–2004)
  • Presiden: Megawati Soekarnoputri
  • Wakil Presiden: Hamzah Haz
  • Menko Polkam: Susilo Bambang Yudhoyono, Hari Sabarno (plt.)
  • Menko Perekonomian: Dorodjatun Kuntjoro-Jakti
  • Menko Kesra: Jusuf Kalla, Abdul Malik Fadjar (plt.)
  • Menkehham: Yusril Ihza Mahendra
  • Menhan: H Matori Abdul Djalil
  • Mendagri: Hari Sabarno
  • Menlu: Hassan Wirajuda
  • Menkes: Achmad Sujudi
  • Mendiknas: Abdul Malik Fadjar
  • Mensos: Bachtiar Chamsyah
  • Menag: Said Agil Husin Al Munawar
  • Menakertrans: Jacob Nuwa Wea
  • Menkeu: Boediono
  • Menperindag: Rini Soewandi
  • Menteri ESDM: Purnomo Yusgiantoro
  • Menhub: Agum Gumelar, Soenarno (plt.)
  • Mentan: Bungaran Saragih
  • Menhut: Mohamad Prakosa
  • Menkimpraswil: Soenarno
  • Menlutkan: Rokhmin Dahuri
  • Menneg PAN: Muhammad Feisal Tamin
  • Menneg Budpar: I Gede Ardhika
  • Menneg Perpemkatim: Manuel Kaisiepo
  • Menneg PPN/Kepala Bappenas: Kwik Kian Gie
  • Menneg Kominfo: Syamsul Mu'arif
  • Menneg BUMN: Laksamana Sukardi
  • Menneg Ristek/Kepala BPPT: Hatta Rajasa, (jk.)
  • Menneg Kop-UKM: Alimarwan Hanan
  • Menneg Pemwan: Sri Redjeki Sumarjoto
  • Menneg LH: Nabiel Makarim
  • Sesneg: Bambang Kesowo
  • Kepala BIN: A.M. Hendropriyono
  • Jakgung: Suparman (plt.), M.A. Rachman
Sekretaris Kabinet: Marzuki Darusman
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • FAST
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Belanda
Lain-lain
  • IdRef
  • Yale LUX
Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi politikus Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Pendidikan
  2. Pranala luar
  3. Referensi

Artikel Terkait

Daftar-daftar politikus Indonesia

politik Indonesia Daftar Presiden Indonesia Daftar Wakil Presiden Indonesia Daftar Perdana Menteri Indonesia Daftar Wakil Perdana Menteri Indonesia Daftar

Daftar politikus terkaya di Indonesia

makna dan implikasi penting, baik dari sudut pandang masyarakat, pengamat politik, maupun tata kelola pemerintahan

Bukhori Yusuf

A. (lahir 05 Maret 1965) adalah seorang akademisi sekaligus politikus Indonesia. Saat ini, ia menjabat sebagai Anggota DPR RI di Komisi VIII sekaligus

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026