Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Ibunda (film)

Ibunda adalah film drama Indonesia yang dirilis pada tahun 1986. Ibunda sempat memegang rekor untuk penghargaan terbanyak di ajang Festival Film Indonesia, dengan memenangkan 9 penghargaan dari 11 nominasi. Dan pada tahun 2018, Marlina, Si Pembunuh dalam Empat Babak memecahkan rekor ini setelah memenangkan 10 penghargaan dari 14 nominasi.

film Indonesia tahun 1986 karya Teguh Karya
Diperbarui 10 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Ibunda (film)
Ibunda
Poster rilis teatrikal
SutradaraTeguh Karya
ProduserPT Nusantara Film
PT Suptan Film
Ditulis olehDeddy Armand
PemeranTuti Indra Malaon
Alex Komang
Ria Irawan
Ayu Azhari
Niniek L. Karim
Galeb Husein
Penata musikIdris Sardi
SinematograferGeorge Kamarullah
PenyuntingBenny MS
Tanggal rilis
21 Agustus 1986
Durasi103 menit
NegaraIndonesia
BahasaIndonesia

Ibunda adalah film drama Indonesia yang dirilis pada tahun 1986. Ibunda sempat memegang rekor untuk penghargaan terbanyak di ajang Festival Film Indonesia, dengan memenangkan 9 penghargaan dari 11 nominasi. Dan pada tahun 2018, Marlina, Si Pembunuh dalam Empat Babak memecahkan rekor ini setelah memenangkan 10 penghargaan dari 14 nominasi.

Sinopsis

Film ini menceritakan sebuah kisah di kota Jakarta, ketika Ibu Rakhim (Tuti Indra Malaon) seorang janda priyayi, menghadapi dua masalah terpisah dalam keluarganya. Fitri (Ria Irawan) anak perempuan bungsunya, mempunyai pacar bernama Luke yang dibenci oleh Farida (Niniek L. Karim), kakak Fitri, dan suaminya yang kaya dari kalangan bangsawan Jawa, Gatot, karena Luke adalah seorang Papua bukan Orang Jawa. Pada saat yang bersamaan anak laki-lakinya, Fikar (Alex Komang), meninggalkan istri dan anak-anaknya untuk tinggal dengan seorang artis. Film ini berusaha menunjukkan sisi psikologi dari seorang ibu dan hubungan moral diantaranya dalam menyelesaikan masalah keluarganya. Juga mengingatkan kita akan pentingnya arti keluarga / ibu. Dukungan seorang Ibu terhadap anak-anaknya maupun pasangannya, dari status sosial hingga warna kulit, dikupas di film ini.

Di akhir film ada sebuah bacaan, yaitu: "Ibu, buku yang habis kau baca, kini mulai ku baca, baru halaman pertama"

Penghargaan dan nominasi

Tahun Penghargaan Kategori Penerima Hasil
1986 Festival Film Indonesia Film Terbaik Ibunda Menang
Sutradara Terbaik Teguh Karya Menang
Pemeran Utama Wanita Terbaik Tuti Indra Malaon Menang
Pemeran Pendukung Wanita Terbaik Niniek L. Karim Menang
Penulis Skenario Terbaik Teguh Karya Nominasi
Cerita Asli Terbaik Menang
Pengarah Sinematografi Terbaik George Kamarullah Menang
Penyunting Gambar Terbaik B. Benny M.S Nominasi
Penata Artistik Terbaik Adji Mamat Borneo Menang
Penata Suara Terbaik Zakaria Rasyid Menang
Penata Musik Terbaik Idris Sardi Menang

Referensi

Pranala luar

Penghargaan dan prestasi
Didahului oleh:
Kembang Kertas
(1985)
Film Bioskop Terbaik
(Festival Film Indonesia)

1986
Diteruskan oleh:
Naga Bonar
(1987)
  • l
  • b
  • s
Film Cerita Panjang Terbaik (Festival Film Indonesia)
1950-an
hingga
1970-an
  • Lewat Djam Malam & Tarmina (1955)
  • Turang (1960)
  • Perkawinan (1973)
  • Cinta Pertama & Si Mamad (1974)
  • Senyum di Pagi Bulan Desember (1975)
  • Cinta (1976)
  • Jakarta Jakarta (1978)
  • November 1828 (1979)
1980-an
  • Perawan Desa (1980)
  • Perempuan dalam Pasungan (1981)
  • Serangan Fajar (1982)
  • Di Balik Kelambu (1983)
  • Kembang Kertas (1985)
  • Ibunda (1986)
  • Nagabonar (1987)
  • Tjoet Nja' Dhien (1988)
  • Pacar Ketinggalan Kereta (1989)
1990-an
  • Taksi (1990)
  • Cinta dalam Sepotong Roti (1991)
  • Ramadhan dan Ramona (1992)
2000-an
  • Arisan! (2004)
  • Gie (2005)
  • Ekskul (dibatalkan) (2006)
  • Nagabonar Jadi 2 (2007)
  • fiksi. (2008)
  • Identitas (2009)
2010-an
  • 3 Hati Dua Dunia, Satu Cinta (2010)
  • Sang Penari (2011)
  • Tanah Surga... Katanya (2012)
  • Sang Kiai (2013)
  • Cahaya dari Timur: Beta Maluku (2014)
  • Siti (2015)
  • Athirah (2016)
  • Night Bus (2017)
  • Marlina, Si Pembunuh dalam Empat Babak (2018)
  • Kucumbu Tubuh Indahku (2019)
2020-an
  • Perempuan Tanah Jahanam (2020)
  • Penyalin Cahaya (2021)
  • Before, Now & Then (Nana) (2022)
  • Women from Rote Island (2023)
  • Jatuh Cinta Seperti di Film-Film (2024)
  • Pangku (2025)
Menurut subyek: Film · Sutradara · Aktor · Aktris · Aktor pendukung · Aktris pendukung · Skenario · Cerita Asli · Skenario Asli · Skenario Adaptasi · Tata Sinematografi · Tata Artistik · Penyuntingan · Tata Suara Tata Musik · Film Dokumenter · Film Pendek · Penghargaan khusus
  • l
  • b
  • s
Karya Teguh Karya
Film
  • Wadjah Seorang Laki-Laki (1971)
  • Cinta Pertama (1973)
  • Ranjang Pengantin (1974)
  • Kawin Lari (1975)
  • Perkawinan dalam Semusim (1977)
  • Badai Pasti Berlalu (1977)
  • November 1828 (1979)
  • Usia 18 (1980)
  • Di Balik Kelambu (1983)
  • Secangkir Kopi Pahit (1983)
  • Doea Tanda Mata (1984)
  • Ibunda (1986)
  • Pacar Ketinggalan Kereta (1989)
Serial
  • Pulang (1987)
Ikon rintisan

Artikel bertopik film Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sinopsis
  2. Penghargaan dan nominasi
  3. Referensi
  4. Pranala luar

Artikel Terkait

Teguh Karya

Sutradara dan pemeran film Indonesia (1937–2001)

Film Cerita Panjang Terbaik Festival Film Indonesia

Bambang Hermanto. Kemudian pada tahun 1983, Di Balik Kelambu karya Teguh Karya yang saat itu memenangkan kategori Film Terbaik kembali memenangkan tiga

Daftar film Indonesia tahun 2025

artikel daftar Wikimedia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026