Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Gadis Sampul 2008

GADIS Sampul 2008 adalah kontes remaja wanita Gadis Sampul yang diselenggarakan keduapuluhdua kalinya oleh majalah GADIS, yang bertujuan untuk mencari wajah-wajah baru yang akan menghiasi sampul majalah GADIS. Diikuti oleh 20 peserta, tetapi salah satu peserta, Marcella Pranovia, mengundurkan diri karena harus mengikuti Pekan Olahraga Nasional 2008, yang berlangsung di Kalimantan Timur. Pemenang Gadis Sampul 2008 adalah Anindya Kusuma Putri dari Semarang.

Wikipedia article
Diperbarui 13 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Gadis Sampul 2008
Tanggal11 Juli 2008
TempatBallroom Hotel Mulia, Senayan, Jakarta
Pembawa acaraIndra Bekti
Pengisi acaraAfgansyah Reza
Bunga Citra Lestari
Kerispatih
Stasiun televisiIndosiar
Tidak berkompetisiMarcella Pranovia
PemenangAnindya Kusuma Putri
(Semarang)
GADIS Sampul Favorit Pilihan Pembaca 2008
GADIS Sampul Berbakat 2008
Made Pradnya Paramitha
(Bali)
GADIS Pond's 2008Natasha Rizki Pradita
(Jakarta)
Penghargaan khususGADIS Sampul Favorit Pilihan Pembaca 2008
GADIS Sampul Berbakat 2008
Penghargaan khususGADIS Pond's 2008
← Gadis Sampul 2007
Gadis Sampul 2009 →
  • l
  • b
  • s

GADIS Sampul 2008 adalah kontes remaja wanita Gadis Sampul yang diselenggarakan keduapuluhdua kalinya oleh majalah GADIS, yang bertujuan untuk mencari wajah-wajah baru yang akan menghiasi sampul majalah GADIS. Diikuti oleh 20 peserta, tetapi salah satu peserta, Marcella Pranovia, mengundurkan diri karena harus mengikuti Pekan Olahraga Nasional 2008, yang berlangsung di Kalimantan Timur. Pemenang Gadis Sampul 2008 adalah Anindya Kusuma Putri dari Semarang.[1][2]

Pemilihan GADIS Sampul 2008 memiliki tema "Journey to A Better World" yang diadakan pada Jumat, 11 Juli 2008 di Hotel Mulia Senayan. Rekaman acara ini ditayangkan pada Minggu, 13 Juli 2008 pada pukul 16.00 - 17.00 yang dipandu oleh Ayushita dan Ardina Rasti.[3] Acara ini disponsori oleh:

  • Pond's dari Unilever,
  • XL dari XLSmart,
  • Kiranti dari Orang Tua Group,
  • Sony Ericsson, dan
  • GOSH.

Selain itu, acara ini turut didukung oleh partner radio antara lain:

  • Mustang FM 88 FM Jakarta,
  • 99ERS 100 FM Bandung,
  • KISS 105 FM Medan,
  • Prambors 105.1 FM Makassar,
  • Prambors 95.8 FM Yogyakarta,
  • OZ Radio 89.2 FM Palembang, dan
  • DJFM 94.8 Surabaya.

Jadwal Pemilihan

Berikut adalah rangkaian jadwal pemilihan GADIS Sampul 2008:

  • Pendaftaran: 11 Januari 2008 (tanggal terbit majalah GADIS edisi 02 tahun 2008) hingga 29 Februari 2008. Formulir pendaftaran ada di majalah GADIS edisi 02 hingga edisi 06 tahun 2008.
  • Pengumuman Unggulan:
    • Unggulan Makassar: Majalah GADIS edisi 09/28 Maret - 7 April 2008 (terbit 25 Maret 2008)
    • Unggulan Palembang: Majalah GADIS edisi 10/8 - 17 April 2008 (terbit 4 April 2008)
    • Unggulan Surabaya: Majalah GADIS edisi 10/8 - 17 April 2008
    • Unggulan Medan: Majalah GADIS edisi 11/18 - 28 April 2008 (terbit 15 April 2008)
    • Unggulan Bandung: Majalah GADIS edisi 11/18 - 28 April 2008
    • Unggulan Yogyakarta: Majalah GADIS edisi 12/29 April - 8 Mei 2008 (terbit 25 April 2008)
    • Unggulan Jakarta: Majalah GADIS edisi 13/9 - 19 Mei 2008 (terbit 6 Mei 2008)
  • Penjurian Unggulan:
    • Unggulan Makassar: 29 Maret 2008
    • Unggulan Palembang: 5 April 2008
    • Unggulan Surabaya: 12 April 2008
    • Unggulan Medan: 18 April 2008
    • Unggulan Bandung: 26 April 2008
    • Unggulan Jakarta: 3 Mei 2008
    • Unggulan Yogyakarta: 10 Mei 2008
  • Roadshow Gadis Sampul 2008:
    • Goes to School Jakarta: 18 Februari - 4 Maret 2008
    • Goes to School Makassar: 24 - 28 Maret 2008
    • Goes to Mall Makassar: 30 Maret 2008
    • Goes to School Palembang: 31 Maret - 4 April 2008
    • Goes to Mall Palembang: 6 April 2008
    • Goes to School Surabaya: 7 - 11 April 2008
    • Goes to Mall Surabaya: 13 April 2008
    • Goes to School Medan: 14 - 18 April 2008
    • Goes to Mall Medan: 19 April 2008
    • Goes to School Bandung: 21 - 25 April 2008
    • Goes to Mall Bandung: 27 April 2008
    • Goes to School Yogyakarta: 5 - 10 Mei 2008
    • Goes to Mall Yogyakarta: 11 Mei 2008
  • Pengumuman 40 Semi Finalis: Majalah GADIS edisi 16 tahun 2008/10 - 19 Juni 2008 (terbit 6 Juni 2008)
  • Pengumuman 20 Finalis: Majalah GADIS edisi 17 tahun 2008/20 - 30 Juni 2008 (terbit 17 Juni 2008), edisi 18 tahun 2008/1 - 10 Juli 2008 (terbit 27 Juni 2008), dan edisi 19 tahun 2008/11-21 Juli 2008 (terbit 8 Juli 2008)
  • Karantina: 6 - 12 Juli 2008
  • Malam Final: 11 Juli 2008

Syarat Pendaftaran

Calon peserta yang mendaftar, baik melalui pos atau mengirim langsung ke stasiun radio mitra (khusus Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Palembang, dan Makassar)[4], wajib memenuhi persyaratan administrasi dan teknis sebagai berikut:[5]

Kriteria Peserta

Calon peserta wajib memenuhi kriteria dasar sebagai berikut:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI).
  2. Tercatat sebagai siswi aktif SMP/SMA atau sederajat.
  3. Berusia antara 13 tahun hingga belum genap 18 tahun pada tanggal 1 Juli 2007.
  4. Memiliki wajah fotogenik.
  5. Memiliki tinggi badan minimal 155 cm dengan berat badan proporsional.
  6. Sehat secara lahir dan batin, aktif, memiliki wawasan luas, serta berpenampilan menarik.

Dokumen Administrasi

  • Menyertakan salah satu formulir asli dari Majalah GADIS edisi 02 hingga 06 tahun 2008.
  • Melampirkan salinan bukti identitas berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Pelajar, atau Paspor.
  • Melampirkan salinan Kartu Keluarga (KK).
  • Diperbolehkan menyertakan salinan dokumen prestasi (jika ada).

Ketentuan Foto

Peserta wajib mengirimkan foto pose seluruh badan, tampak depan, dan tampak samping dengan ketentuan:

1. Latar Belakang: Menggunakan latar belakang polos.

2. Teknis Pemotretan: Foto harus murni tanpa menggunakan filter, soft focus, diffuser, atau teknik digital imaging pada saat proses cetak.

3. Kertas Foto: Dicetak di atas kertas foto jenis glossy.

4. Busana & Riasan:

  • Mengenakan kaos (t-shirt) putih polos.
  • Mengenakan bawahan berupa celana pendek atau rok pendek bahan blue jeans di atas lutut.
  • Riasan wajah harus natural (hanya menggunakan bedak dan lipgloss) atau diperbolehkan tidak menggunakan riasan sama sekali.

Penjurian Unggulan

Penjurian peserta unggulan GADIS Sampul 2008 dimulai sejak akhir Maret 2008. Pada tahap ini, peserta diminta menulis esai mengenai aksi kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari kampanye "GADIS Cinta Bumi". Penjurian ini bertujuan menyaring peserta yang berkesempatan melaju ke babak semifinal.[6]

Dalam proses penjurian, peserta mengikuti wawancara dan sesi pemotretan before dan after. Pemotretan dilakukan dengan kaus putih dan kaus merah polos setelah peserta mendapatkan penataan rambut dan riasan sederhana oleh pihak salon. Penjurian unggulan dilaksanakan di tujuh kota, yaitu Makassar, Palembang, Surabaya, Medan, Bandung, Yogyakarta, dan Jakarta.

Penjurian Makassar

Penjurian untuk wilayah Kalimantan, Sulawesi, dan Indonesia timur dilaksanakan di Aura Beauty Shop Makassar. Dua peserta, Khairani Ummah dan Risty Januarita, mengikuti penjurian, sementara Nina Pertiwi tidak hadir.[7] Penjurian dilakukan oleh Novi Susanti, Yenny Glenny, dan Budi Suryanto.

Penjurian Palembang

Penjurian wilayah Sumatra bagian timur dilaksanakan pada 5 April 2008 di Beta House Billiard and Lounge, Palembang Square. Lima dari tujuh peserta mengikuti penjurian, yaitu Carla Aprillia, Friska Lenarianie, Nia Desnina Wardani, Nida'an Khofiya, dan Syarifah Dwi Rahma.[8] Penjurian dilakukan oleh Didin P. Ambardini, Nitrania Karnelia, dan Syarif Hidayatullah.

Penjurian Surabaya

Penjurian wilayah Jawa Timur dan Bali diikuti oleh 14 peserta dan dilaksanakan di kantor DJFM Surabaya.[9] Peserta menjalani wawancara dan sesi pemotretan dengan penataan oleh Salon Herry Ramli. Penjurian dilakukan oleh Novi Susanti, Yenny Glenny, dan Budi Suryanto.

Penjurian Medan

Penjurian wilayah Sumatra bagian utara dilaksanakan di Exjo Salon, Medan, dengan dukungan KISS 105 FM.[10] Peserta mengikuti rangkaian wawancara dan pemotretan. Penjurian dilakukan oleh Didin P. Ambardini, Nitrania Karnelia, dan Harry Hikmatullah.

Penjurian Bandung

Penjurian wilayah Jawa Barat diikuti oleh 12 peserta dan dilaksanakan di La Diva Salon.[11] Peserta menjalani pengisian biodata, wawancara, serta pemotretan before dan after. Penjurian dilakukan oleh Novi Susanti, Yenny Glenny, dan Budi Suryanto.

Penjurian Yogyakarta

Penjurian terakhir dilaksanakan di Look Salon Yogyakarta pada 10 Mei 2008.[12] Peserta berasal dari wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. Penjurian dilakukan oleh Didin P. Ambardini dan Nitrania Karnelia.

Penjurian Jakarta

Penjurian Jakarta dilaksanakan di kantor redaksi majalah GADIS di Gedung Femina, Jakarta Selatan.[13] Dari 45 peserta unggulan, 43 peserta mengikuti penjurian. Peserta menjalani pengukuran, wawancara, serta sesi pemotretan. Penjurian dilakukan oleh tim redaksi majalah GADIS dengan pembagian dua tim fotografer.

Roadshow GADIS Sampul 2008

Untuk mempromosikan pemilihan GADIS Sampul 2008 dan mendekatkan diri dengan pembaca remaja, majalah GADIS mengadakan rangkaian roadshow di sekolah dan pusat perbelanjaan pada Februari hingga Mei 2008. Kegiatan ini terbagi menjadi dua subacara, yaitu Road to GADIS Sampul 2008: Goes to School dan Road to GADIS Sampul 2008: Goes to Mall.

Road to GADIS Sampul 2008: Goes to School

Dalam kegiatan Goes to School, tim majalah GADIS mengunjungi sejumlah sekolah terpilih dengan menghadirkan booth sponsor, kuis berhadiah, serta lomba seperti Green Class yang menilai kebersihan dan kerapian kelas. Kegiatan ini juga didukung oleh stasiun radio mitra di masing-masing kota.

Goes to School Jakarta

Kegiatan di wilayah Jabodetabek dilaksanakan pada akhir Februari hingga awal Maret 2008 dan mencakup 10 sekolah. Acara ini dipandu oleh Dinda dari Mustang FM dan Adhitya Putri.[14][15] Sekolah yang dikunjungi adalah:

  • SMP Pembangunan Jaya, Tangerang Selatan
  • SMA Cakrabuana, Depok
  • SMP Negeri 19 Jakarta, Jakarta Selatan
  • SMP Negeri 68 Jakarta, Jakarta Selatan
  • SMP Negeri 11 Jakarta, Jakarta Selatan
  • SMP Al Ikhlas, Jakarta Selatan
  • SMP Negeri 85 Jakarta, Jakarta Selatan
  • SMP Labschool Cinere, Depok
  • SMA Negeri 4 Bekasi, Bekasi
  • SMP Negeri 216 Jakarta, Jakarta Pusat

Goes to School Makassar

Kegiatan di Makassar menjadi kunjungan pertama di luar Pulau Jawa. Acara ini dipandu oleh Mela dari Prambors Makassar.[16] Sekolah yang dikunjungi adalah:

  • SMA Negeri 17 Makassar
  • SMA Negeri 3 Makassar
  • SMA Negeri 2 Makassar
  • SMA Gamaliel Makassar
  • SMA Negeri 4 Makassar
  • SMA Kartika Chandra Kirana Makassar
  • SMK Negeri 4 Makassar
  • SMK Negeri 1 Makassar
  • SMP Negeri 1 Makassar
  • SMK Negeri 8 Makassar

Goes to School Palembang

Kegiatan di Palembang dilaksanakan bersama OZ Radio 89.2 FM Palembang dan mencakup sejumlah sekolah terpilih di kota tersebut.[17] Sekolah yang dikunjungi adalah:

  • SMA Negeri 3 Palembang
  • SMA Bina Warga 1 Palembang
  • SMA Bina Warga 2 Palembang
  • SMK Farmasi Pembina Palembang
  • SMA Negeri 10 Palembang
  • SMA Indo Global Mandiri Palembang
  • SMA Methodist 1 Palembang
  • SMA Karya Ibu Palembang
  • SMK Negeri 1 Palembang
  • SMA Arinda Palembang
  • SMA Negeri 17 Palembang

Goes to School Surabaya

Kegiatan di Surabaya dipandu oleh Stefanie dari DJFM.[18] Sekolah yang dikunjungi adalah:

  • SMA Negeri 5 Surabaya
  • SMA Negeri 1 Surabaya
  • SMA Mahardika Surabaya
  • SMK Negeri 1 Surabaya
  • SMA Negeri 20 Surabaya
  • SMA Negeri 14 Surabaya
  • SMA PGRI 10 Surabaya
  • SMA Negeri 3 Surabaya
  • SMP Negeri 12 Surabaya
  • SMK Negeri 8 Surabaya

Goes to School Medan

Kegiatan di Medan dilaksanakan pada pertengahan April 2008 bersama KISS 105 FM Medan dan sejumlah sponsor.[19] Sekolah yang dikunjungi adalah:

  • SMA Negeri 4 Medan
  • SMA Kemala Bhayangkari Medan
  • SMA Negeri 15 Medan
  • SMA Immanuel Medan
  • SMP Santo Thomas 1 Medan
  • SMA Negeri 1 Medan
  • SMA Traksana Medan
  • SMP Shandy Putra 2 Medan
  • SMP Santo Thomas 4 Medan

Goes to School Bandung

Kegiatan di Bandung menjadi bagian keenam dari rangkaian Goes to School. Acara ini dilaksanakan bersama 99ERS dan dipandu oleh Dila, Jeffry, dan Vera.[20] Sekolah yang dikunjungi adalah:

  • SMP Negeri 40 Bandung
  • SMA Negeri 7 Bandung
  • SMP YWKA Bandung
  • SMA Pasundan 2 Bandung
  • SMA Pasundan 8 Bandung
  • SMA Pasundan 3 Bandung
  • SMA Pasundan 7 Bandung
  • SMA Angkasa Bandung
  • SMP Negeri 14 Bandung
  • SMP Negeri 1 Cimahi

Goes to School Yogyakarta

Kegiatan di Yogyakarta menjadi penutup rangkaian Goes to School. Acara ini didukung oleh Prambors Yogyakarta dan dipandu oleh Icha.[21] Sekolah yang dikunjungi adalah:

  • SMA 3 Maret Yogyakarta
  • SMA Negeri 9 Yogyakarta
  • SMA BOPKRI 2 Yogyakarta
  • SMK Negeri 7 Yogyakarta
  • SMA Santa Maria Yogyakarta
  • SMA Negeri 1 Depok Babarsari, Bantul
  • SMA Negeri 4 Yogyakarta
  • SMP Negeri 5 Yogyakarta
  • SMA Negeri 8 Yogyakarta
  • SMP Negeri 6 Yogyakarta

Road to GADIS Sampul 2008: Goes to Mall

Selain kunjungan ke sekolah, tim GADIS Sampul 2008 juga mengadakan roadshow di pusat perbelanjaan di enam kota luar Jabodetabek. Acara ini menampilkan peragaan busana oleh peserta unggulan, sesi bincang-bincang dengan alumni GADIS Sampul, penampilan band dan penyanyi tamu, kuis berhadiah, serta pengumuman pemenang lomba yang diselenggarakan selama roadshow. Pengunjung juga dapat mengunjungi booth sponsor dan mengikuti sesi foto bergaya sampul majalah GADIS.

Goes to Mall Makassar

Kegiatan Goes to Mall pertama diselenggarakan di Global Trade Center, Makassar, dengan dukungan Prambors Makassar dan sejumlah sponsor.[22] Acara ini dipandu oleh Ivan dan Tika serta menampilkan peserta unggulan Makassar, band indie lokal, dan sesi bincang-bincang dengan Sheila Marcia Joseph.

Goes to Mall Palembang

Kegiatan di Palembang diselenggarakan pada 6 April 2008 di Palembang Indah Mall.[23] Acara ini dipandu oleh Jefri dan Sarah dari OZ Radio Palembang serta menghadirkan penampilan peserta unggulan Palembang, Dinda Kanyadewi, Bunga Citra Lestari, dan band indie Take Off.

Goes to Mall Surabaya

Kegiatan di Surabaya diselenggarakan di atrium Tunjungan Plaza 1 dan dipandu oleh Citra dan Alvin dari DJFM.[24] Acara ini menghadirkan penampilan peserta unggulan Surabaya, sesi bincang-bincang dengan Zee Zee Shahab, serta penampilan Afgan.

Goes to Mall Medan

Kegiatan di Medan diselenggarakan pada 19 April 2008 di Plaza Medan Fair.[25] Acara ini menampilkan peserta unggulan Medan, Dinda Kanyadewi, band indie Flashter, dan Afgan.

Goes to Mall Bandung

Kegiatan di Bandung diselenggarakan pada 27 April 2008 di Union Square, Cihampelas Walk.[26] Acara ini menampilkan peserta unggulan Bandung, sesi bincang-bincang dengan Ayushita, serta penampilan Delon, Marvells, dan sejumlah band lokal.

Goes to Mall Yogyakarta

Kegiatan terakhir Goes to Mall diselenggarakan pada 11 Mei 2008 di Galeria Mall Yogyakarta.[27] Acara ini menghadirkan peserta unggulan Yogyakarta, sesi bincang-bincang bersama Didin P. Ambardini, Zee Zee Shahab, dan Bunga Citra Lestari, serta penampilan Afgan dan Bunga Citra Lestari.

Karantina

Karantina GADIS Sampul 2008 diikuti oleh 20 finalis dan berlangsung selama satu minggu menjelang malam final. Dalam masa ini, para finalis mengikuti berbagai kegiatan pembekalan, pemotretan, serta penilaian lanjutan dari dewan juri.[28]

Selain itu, pada tahun ini juga diperkenalkan beberapa kategori tambahan, seperti GADIS Sampul Favorit Pilihan Pembaca, GADIS Sampul Berbakat 2008, dan GADIS Pond's 2008.

Pembukaan Karantina

Karantina GADIS Sampul 2008 dimulai pada 6 Juli 2008 di kantor Majalah GADIS. Pada hari pertama, para finalis tiba di lokasi karantina dan mengikuti proses registrasi sebelum memulai rangkaian kegiatan yang akan berlangsung hingga menjelang malam final pada 12 Juli 2008.[29]

Setelah registrasi, para finalis mengikuti sesi pengarahan (briefing) yang mencakup pembagian kamar, penjelasan peraturan selama karantina, serta pengenalan jadwal kegiatan. Dalam masa ini, para finalis juga mulai beradaptasi satu sama lain dan membangun interaksi awal.

Selama karantina, para finalis didampingi oleh tim chaperone yang terdiri dari Rohaya Sitanggang, Marissa Saraswati, Rictiany Lauowie, dan Nitrania Karnelia, yang bertugas mendampingi kegiatan finalis serta menjadi penghubung dengan pihak penyelenggara.

Beberapa momen pada hari pertama turut menjadi sorotan, antara lain penyerahan hadiah dari sponsor yang diwakili oleh Faidah Jenia, serta interaksi emosional antar finalis, seperti Nabila Rizki Danisa yang merasa sedih saat berpisah dengan keluarganya dan didampingi oleh Enandra Andamari.

Pemotretan Busana Penobatan

Salah satu kegiatan utama selama masa karantina adalah sesi pemotretan busana penobatan karya Lenny Agustin. Busana yang digunakan berupa kebaya yang dipadukan dengan bawahan atau terusan berbahan kain tenun Makassar. Pemotretan dilaksanakan di dua lokasi di area Hotel Sultan, Jakarta, yaitu sesi luar ruangan (outdoor) dan dalam ruangan (indoor).

Pemotretan ini diarahkan oleh Faustine Arthaputri selaku pengarah gaya majalah GADIS, dengan dukungan tim tata rias dari Johnny Andrean Salon. Dalam pelaksanaannya, para finalis menghadapi berbagai tantangan, seperti cuaca panas saat sesi outdoor serta keharusan mempertahankan pose dalam waktu yang cukup lama.

Beberapa momen yang menjadi sorotan antara lain Anindya Kusuma Putri yang mengeluhkan riasan wajahnya terganggu akibat keringat, serta Natasha Rizki Pradita yang sempat mengalami kondisi kurang sehat sebelum pemotretan dimulai. Selain itu, Nida'an Khofiya mengalami kram kaki, sementara Sere Kalina Florencia merasakan kesemutan akibat mempertahankan pose dalam waktu lama. Enandra Andamari juga menjadi perhatian setelah didandani oleh tim Johnny Andrean Salon, sedangkan Archi Cherrya Oktandini terlihat membersihkan wajah menggunakan produk sponsor serta mengikuti sesi wawancara dengan tim Indosiar.

Pemotretan dibagi ke dalam dua kelompok. Kelompok outdoor terdiri dari Chyntia Bunga, Ayu Faradilla, Sere Kalina Florencia, Anindya Kusuma Putri, Enandra Andamari, Rachel Chandra, Reynavenzka Deyandra, Mikha Tambayong, Archi Cherrya Oktandini, dan Nida'an Khofiya. Sementara itu, kelompok indoor terdiri dari Daniva Affan, Made Pradnya Paramitha, Sonya Fatmala, Khairani Ummah, Natasha Rizki Pradita, Maria Cordella Fidelia, Faidah Jenia, Publica Maharani, dan Nabila Rizki Danisa.[30]

Kelas Public Speaking

Sebagai bagian dari pengembangan kemampuan komunikasi, para finalis mengikuti kelas public speaking yang diselenggarakan oleh TALK-inc dan dipandu oleh Erwin Parengkuan.[31]

Dalam sesi ini, peserta diperkenalkan pada prinsip dasar komunikasi yang efektif, yaitu penyampaian pesan yang jelas, efektif, dan komunikatif. Materi ini diberikan untuk membantu para finalis memahami cara menyampaikan gagasan secara tepat, baik dalam konteks formal maupun interaksi sehari-hari.

Setelah pemaparan materi, para finalis mengikuti latihan teknik dasar berbicara, termasuk pengaturan pernapasan menggunakan napas perut untuk menghasilkan suara yang lebih stabil dan jelas. Selain itu, dilakukan pula latihan peregangan otot wajah, seperti teknik lion face, untuk meningkatkan artikulasi dan ekspresi saat berbicara.

Para finalis kemudian diminta untuk mempraktikkan perkenalan diri di hadapan peserta lain. Dalam sesi ini, Erwin Parengkuan memberikan evaluasi dan masukan terhadap cara penyampaian masing-masing finalis. Beberapa aspek yang menjadi perhatian antara lain kejelasan suara, intonasi, tempo bicara, serta kepercayaan diri.

Selain praktik, peserta juga diberikan sejumlah tips dalam public speaking, di antaranya mengucapkan kata dengan jelas dan terstruktur, memilih diksi yang mudah dipahami, menghindari pengucapan berulang yang tidak perlu (seperti mmm atau aaa), menjaga volume dan intonasi suara, serta memanfaatkan bahasa tubuh sebagai pendukung komunikasi.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pembekalan bagi para finalis dalam menghadapi berbagai tahapan kompetisi yang menuntut kemampuan berbicara di depan publik.

Latihan Koreografi, Akting, dan Reading

Selama masa karantina, para finalis mengikuti rangkaian latihan koreografi, akting, dan reading bersama tim dari EKI Dance Company sebagai persiapan untuk acara Meet & Greet pada 8 Juli 2008 dan malam final yang diadakan pada 11 Juli 2008.[32]

Latihan Rutin

Latihan dimulai pada hari pertama di ruang serba guna Gedung Femina, Kuningan. Sejak awal, 19 finalis bersama pengisi acara lainnya diarahkan untuk membangun kekompakan. Sesi latihan meliputi reading naskah bersama alumni GADIS Sampul dan alumni Cowoknya GADIS, dengan bimbingan tim EKI Production.

Dalam sesi ini, suasana sempat mencair ketika Riyan Rahimi (finalis Cowoknya GADIS 2006) memerankan karakter antagonis, meskipun ekspresi dan intonasinya masih terkesan lembut. Di sisi lain, Publica Maharani beberapa kali mengulang dialog karena masih kurang percaya diri saat berbicara.

Pada hari kedua, latihan dilanjutkan di markas EKI Production di Manggarai dengan fokus pada blocking dan koreografi untuk acara Meet & Greet di Plaza Semanggi. Hari ketiga diisi dengan latihan koreografi menggunakan sepatu wedges setinggi 14 cm, sedangkan hari keempat para finalis berlatih menggunakan sepatu boots untuk kebutuhan panggung malam final.

Latihan pada hari keempat tergolong berat. Natasha Rizki Pradita sempat mengalami kondisi kurang sehat dan harus beristirahat, sementara Faidah Jenia mengalami kesulitan mengikuti materi hingga mendapat evaluasi intensif dari koreografer. Di sela latihan, para finalis memanfaatkan waktu istirahat untuk mengulang gerakan dan latihan mandiri. Selain itu, mereka juga tetap menjaga penampilan dengan menggunakan produk perawatan dari sponsor.

Latihan Akhir

Setelah lima hari latihan berturut-turut, kemampuan para finalis menunjukkan peningkatan yang signifikan sehingga sesi latihan terakhir berlangsung lebih lancar dengan hanya sedikit koreksi.

Dalam perjalanan menuju lokasi latihan, para finalis tampil santai dengan atribut dari sponsor, termasuk kacamata hitam dan busana kasual yang mendukung kenyamanan saat berlatih. Di tengah latihan, beberapa aktivitas tambahan juga dilakukan, seperti wawancara dengan media.

Pada sesi latihan terakhir, Faidah Jenia sempat mengalami kelelahan hingga pingsan, namun kemudian kembali pulih. Sementara itu, Sonya Fatmala dan Rachel Chandra menyatakan bahwa meskipun latihan terasa melelahkan, pengalaman tersebut menyenangkan karena seluruh finalis saling mendukung dan bekerja sama.

Setelah seluruh rangkaian latihan selesai, para finalis melakukan sesi foto bersama tim EKI Production sebelum kembali ke hotel menggunakan bus yang disediakan oleh panitia.

Kelas Kecantikan

Selama masa karantina, para finalis mengikuti kelas kecantikan yang diselenggarakan bekerja sama dengan Pond's dan Brown Salon by Rudy Hadisuwarno. Kegiatan ini bertujuan membekali finalis dengan pengetahuan dasar perawatan kulit dan tata rias.[33]

Sebelum sesi dimulai, para finalis terlebih dahulu membersihkan wajah menggunakan produk pembersih wajah. Dalam sesi perawatan kulit, Desy Khoirunnisa selaku Brand Manager Pond's menekankan pentingnya menjaga kebersihan wajah serta penggunaan pelembap untuk mempertahankan kesehatan kulit. Beberapa finalis, seperti Ayu Faradilla dan Mikha Tambayong, turut menjadi sukarelawan untuk memperagakan cara mencuci wajah yang benar.

Setelah sesi perawatan kulit, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan tata rias oleh tim Brown Salon by Rudy Hadisuwarno. Para finalis mempraktikkan teknik rias wajah secara mandiri dengan pendampingan dari tim profesional. Dalam sesi ini, Natasha Rizki Pradita menjadi salah satu sukarelawan untuk penataan rambut, sementara finalis lain mempelajari penggunaan kosmetik secara tepat.

Selama proses pembelajaran, para finalis juga mendapatkan koreksi langsung dari tim penata rias terkait teknik yang digunakan. Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan kepada tim Brown Salon by Rudy Hadisuwarno sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam mendukung rangkaian karantina.

Workshop Kesehatan Wanita

Dalam rangka mendukung kesiapan fisik para finalis, diselenggarakan workshop kesehatan wanita yang bekerja sama dengan Kiranti. Kegiatan ini mengusung tema Steps to Grand Final: Menjadi Generasi GADIS Sampul yang Bebas Masalah Haid.[34]

Workshop ini menghadirkan Dr. Bagazi dari Brawijaya Children & Women Hospital, Yuna Eka Kristina sebagai perwakilan Kiranti (PT Orang Tua Group), serta Nadine Chandrawinata (Puteri Indonesia 2005) yang turut berbagi pengalaman.

Selama sesi berlangsung, para finalis mendapatkan edukasi mengenai kesehatan reproduksi wanita, termasuk pemahaman tentang siklus menstruasi dan penanganan keluhan yang umum dialami. Para finalis juga mengisi kuesioner terkait kebiasaan dan kondisi selama menstruasi, serta aktif mengajukan pertanyaan, termasuk mengenai keputihan dan gangguan kesehatan lainnya.

Nadine Chandrawinata turut berbagi pengalamannya saat mengikuti ajang Puteri Indonesia 2005, termasuk bagaimana ia menghadapi kondisi fisik yang kurang optimal saat menjalani salah satu tahapan kompetisi.

Selain sesi edukasi, kegiatan ini juga diselingi dengan permainan interaktif untuk membangun suasana yang lebih santai. Workshop ditutup dengan pemberian bingkisan kepada peserta yang mengikuti kegiatan secara aktif.

Penjurian

Selama masa karantina, para finalis mengikuti dua tahap penjurian yang dilaksanakan di ruang rapat Hotel Sultan, Jakarta, yaitu penjurian utama GADIS Sampul 2008 dan penjurian GADIS Pond's 2008.

Penjurian Utama

Penjurian utama menjadi salah satu tahap yang paling menegangkan bagi para finalis. Sebelum sesi dimulai, para finalis melakukan doa bersama didampingi chaperone, sementara beberapa di antaranya berusaha menenangkan diri dengan berbagai cara, seperti berdoa secara pribadi maupun bercanda untuk mengurangi ketegangan.[35]

Dewan juri terdiri atas Svida Alisjahbana (Pemimpin Umum Majalah GADIS), Mira Lesmana (sutradara), Ira Duati (model dan pengajar), Happy Salma (aktris dan finalis GADIS Sampul 1995), serta Nicholas Saputra (aktor). Meskipun menjadi tahap kompetitif, suasana penjurian berlangsung relatif santai karena para juri mengajak finalis berdialog secara informal.

Dalam sesi penjurian, para finalis diminta menunjukkan kepribadian, wawasan, serta bakat mereka. Beberapa penampilan yang menonjol antara lain:

  • Sere Kalina Florencia membahas buku terakhir yang dibacanya, yaitu novel seri ketujuh Harry Potter, yang mendapat perhatian dari dewan juri.
  • Mikha Tambayong dan Reynavenzka Deyandra menampilkan kemampuan bermain musik dengan membawakan lagu "Bunda" karya Melly Goeslaw.
  • Khairani Ummah dan Archi Cherrya Oktandini menampilkan tarian tradisional, masing-masing berupa tari penyambutan adat Suku Makassar dan tari Jaipong.
  • Enandra Andamari menunjukkan kemampuan berbicara dengan menjadi pembawa acara secara spontan di hadapan juri.
  • Anindya Kusuma Putri menampilkan permainan gitar bass dengan membawakan lagu "Time Is Running Out" dari Muse, sementara Maria Cordella Fidelia memainkan biola dengan lagu "Reflection".
  • Natasha Rizki Pradita membacakan puisi karyanya sendiri dengan penuh penjiwaan.

Penjurian GADIS Pond's 2008

Selain penjurian utama, para finalis juga mengikuti penjurian khusus untuk menentukan pemenang GADIS Pond's 2008. Penjurian ini berfokus pada aspek perawatan kulit, dengan kriteria kulit yang cerah, bersih, dan sehat.[36]

Penilaian dilakukan oleh perwakilan dari pihak Pond's, yaitu Desy Khoirunnisa (Brand Manager Pond's) serta Moniqha K. dan Fadli dari pihak agensi. Dalam sesi ini, para finalis diminta menjelaskan karakter diri sekaligus memperagakan cara merawat kulit wajah.

Beberapa finalis menunjukkan pendekatan yang berbeda dalam sesi ini. Mikha Tambayong menggambarkan dirinya sebagai sosok yang energik dan percaya diri, sekaligus menekankan pentingnya perawatan wajah. Natasha Rizki Pradita menampilkan kepribadian spontan saat menjelaskan rutinitas perawatan kulitnya. Sementara itu, Chintya Bunga dan Daniva Affan mendapat apresiasi karena dinilai mampu memperagakan langkah perawatan wajah dengan baik dan sesuai.

Kunjungan dan Kegiatan Pendukung

Di sela-sela rangkaian karantina, para finalis juga mengikuti sejumlah kunjungan dan kegiatan pendukung yang menjadi bagian dari pembekalan, rekreasi, dan pengalaman tambahan selama karantina.

Kunjungan ke Gerai Sony Ericsson

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan karantina, para finalis melakukan kunjungan ke gerai Sony Ericsson yang berlokasi di Mal Taman Anggrek, Jakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai perkembangan teknologi komunikasi yang relevan dengan kebutuhan remaja pada masa tersebut.

Dalam kunjungan ini, para finalis didampingi oleh Djunadi Satrio selaku Senior Manager Product Group Marketing Sony Ericsson Indonesia, yang memberikan penjelasan mengenai berbagai lini produk Sony Ericsson, termasuk perangkat yang akan diberikan kepada finalis serta hadiah khusus bagi pemenang.

Para finalis juga berkesempatan untuk mencoba langsung beberapa seri telepon genggam yang tersedia, terutama seri Walkman dan Cyber-shot, yang pada saat itu menjadi unggulan perusahaan. Selain itu, para finalis dapat berdiskusi dan mengajukan pertanyaan kepada staf mengenai fitur dan spesifikasi produk yang diminati.[37]

Kunjungan ke XL Centre

Pada 8 Juli 2008, setelah mengikuti acara Meet & Greet, para finalis mengunjungi XL Centre yang berlokasi di Plaza Semanggi, Jakarta. Di tengah jadwal karantina yang membatasi penggunaan perangkat komunikasi pribadi, kunjungan ini juga menjadi kesempatan bagi para finalis untuk mengenal lebih dekat layanan telekomunikasi seluler.[38]

Dalam kegiatan ini, para finalis menerima penjelasan mengenai kartu perdana XL yang ditujukan bagi pelajar, termasuk informasi mengenai tarif dan fitur layanan. Selain itu, para finalis juga mengikuti sesi tanya jawab mengenai penggunaan layanan seluler, seperti kualitas jaringan di daerah, penggunaan layanan data pada perangkat telepon pintar, serta tarif komunikasi internasional.

Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan simbolis kartu perdana XL kepada salah satu finalis sebagai perwakilan peserta. Seluruh finalis kemudian menerima kartu perdana dengan nomor khusus yang disiapkan sebagai bagian dari dukungan selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Kunjungan ke J.CO Donuts & Coffee

Di sela-sela rangkaian karantina, para finalis mengunjungi gerai J.CO Donuts & Coffee di Citywalk Sudirman, Jakarta. Dalam kegiatan ini, para finalis diperkenalkan pada proses pembuatan donat serta minuman yang menjadi produk utama J.CO.

Setelah menerima penjelasan dari pihak J.CO, para finalis dibagi ke dalam beberapa kelompok dan mengikuti simulasi pembuatan donat. Mereka mempraktikkan proses menghias donat, menata tampilan produk, serta mempelajari standar kebersihan dan kerapian dalam penyajian. Salah satu kelompok kemudian dipilih sebagai pemenang berdasarkan hasil donat yang dianggap paling rapi, higienis, dan menarik.

Selain membuat donat, para finalis juga mengunjungi area persiapan minuman dan diperkenalkan pada proses pembuatan salah satu menu minuman J.CO. Kegiatan ini menjadi pengalaman tambahan bagi para finalis dalam mengenal proses kerja di industri makanan dan minuman. Acara ditutup dengan sesi foto bersama.[39]

Kunjungan ke gerai BreadTalk

Dalam rangkaian karantina, para finalis mengunjungi gerai BreadTalk di Mal Taman Anggrek, Jakarta. Kegiatan ini diisi dengan pengenalan berbagai jenis produk roti serta permainan interaktif yang melibatkan seluruh finalis.

Setelah menerima penjelasan mengenai BreadTalk dan produknya, para finalis dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mengikuti permainan yang menekankan kreativitas dan kerja sama. Beberapa finalis juga berkesempatan mencoba peran sebagai staf penjualan secara simbolis di area gerai.

Pada akhir kegiatan, kelompok dan peserta yang dinilai menonjol dalam permainan menerima hadiah berupa voucher belanja. Kunjungan ini kemudian ditutup dengan sesi foto bersama di depan gerai BreadTalk.[40]

Kegiatan berbelanja di Matahari Department Store

Selama masa karantina, para finalis mengikuti kegiatan berbelanja di Matahari Department Store yang berlokasi di Cilandak Town Square, Jakarta. Dalam kegiatan ini, setiap finalis memperoleh voucher belanja senilai Rp1.000.000 yang dapat digunakan untuk membeli berbagai kebutuhan.

Sebelum kegiatan dimulai, perwakilan dari majalah GADIS memberikan penjelasan mengenai mekanisme penggunaan voucher. Sisa saldo yang tidak terpakai dapat digunakan kembali di gerai Matahari Department Store di kota asal masing-masing finalis.

Dalam pelaksanaannya, para finalis memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memenuhi berbagai kebutuhan pribadi, seperti produk kosmetik, pakaian, hingga aksesori. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembelajaran bagi para finalis dalam menentukan gaya pribadi serta kebutuhan penampilan sebagai calon model. Setelah selesai berbelanja, seluruh finalis melakukan sesi foto bersama sebagai penutup kegiatan.[41]

Kunjungan ke Wall's Swirl's

Di sela rangkaian karantina, para finalis mengunjungi gerai Wall's Swirl's di Plaza Semanggi, Jakarta. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda rekreasi di sela persiapan Meet & Greet dan malam final.

Dalam kunjungan tersebut, para finalis dapat memilih sendiri rasa es krim dan topping sesuai selera. Setelah melakukan pemesanan, mereka menikmati hidangan bersama di area gerai. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para finalis untuk beristirahat sejenak dan membangun kebersamaan di tengah jadwal karantina yang padat.[42]

Konsumsi dan kegiatan santai

Selama masa karantina, kebutuhan konsumsi finalis juga didukung oleh sejumlah sponsor. Di sela latihan dan kegiatan harian, para finalis menerima makanan utama, camilan, dan minuman dari beberapa mitra pendukung sebagai bagian dari pengaturan logistik selama karantina.[43]

Selain itu, para finalis juga mengikuti sejumlah agenda makan bersama yang dihadiri oleh bintang tamu, alumni GADIS Sampul, finalis Cowoknya GADIS, serta tokoh hiburan lainnya. Kegiatan ini berlangsung di beberapa tempat di Jakarta dan sekitarnya, dan menjadi bagian dari suasana kebersamaan di sela jadwal karantina yang padat.

Dalam beberapa kesempatan, para finalis makan bersama tamu undangan di sejumlah tempat, seperti Citrus Cafe di TIS Square, Le Seminyak di Pacific Place, Nathan's Coffee di Plaza Semanggi, Red Bean di Plaza Semanggi, dan Chicken Story di Pondok Indah Mall 1. Kegiatan-kegiatan tersebut menjadi bagian dari interaksi sosial para finalis dengan para tamu undangan sekaligus mempererat kebersamaan selama masa karantina.[44]

Penutupan karantina

Hari terakhir karantina berlangsung pada 12 Juli 2008. Setelah menyelesaikan agenda penutup, para finalis kembali berkumpul sebelum meninggalkan lokasi karantina dan kembali ke keluarga masing-masing.

Pada kesempatan tersebut, pihak penyelenggara dan sponsor memberikan hadiah serta kenang-kenangan kepada para finalis. Selain itu, tim chaperone juga memberikan predikat-predikat khusus kepada beberapa finalis berdasarkan karakter dan kebiasaan mereka selama menjalani karantina.

Menjelang berakhirnya kegiatan, para finalis saling berpamitan dalam suasana haru. Penutupan karantina kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama antara finalis dan tim pendamping.[45]

Meet & Greet 19 Finalis

Pada 8 Juli 2008, 19 finalis GADIS Sampul 2008 untuk pertama kalinya diperkenalkan secara langsung kepada publik dalam acara Meet & Greet yang diselenggarakan di atrium Crystal UG, Plaza Semanggi, Jakarta. Acara dengan tema "Cheers to Ethnicity" dipandu oleh Ben Kasyafani dan Dinda Kanyadewi. Acara ini menjadi bagian dari rangkaian karantina sekaligus kesempatan awal bagi para finalis untuk tampil di hadapan pembaca, pengunjung pusat perbelanjaan, dan media.[46]

Dalam acara ini, para finalis tidak hanya memperkenalkan diri, tetapi juga menyampaikan kampanye bertema kepedulian lingkungan yang menjadi salah satu fokus pemilihan GADIS Sampul 2008. Penampilan mereka didukung oleh tata rias dan penataan rambut dari mitra pendukung acara, serta busana yang disesuaikan dengan tema kegiatan.

Perkenalan finalis

Pada sesi pembuka, para finalis tampil di atas panggung untuk memperkenalkan diri di hadapan pengunjung. Selain memperkenalkan identitas masing-masing, para finalis juga menyampaikan aksi nyata yang telah mereka lakukan dalam kampanye peduli lingkungan.

Beberapa aksi yang diperkenalkan antara lain kebiasaan menjalankan prinsip 4R (reduce, reuse, replace, dan recycle) serta upaya mengurangi penggunaan botol plastik dengan membawa botol minum sendiri. Melalui sesi ini, para finalis diperlihatkan bukan hanya sebagai peserta kompetisi, tetapi juga sebagai remaja yang membawa gagasan sosial yang relevan dengan tema acara.

Penampilan tamu hiburan

Acara Meet & Greet juga dimeriahkan oleh sejumlah bintang tamu dan pengisi acara. Penampilan The Titans mendapat sambutan meriah dari penonton, terutama saat membawakan lagu-lagu yang dikenal luas oleh pengunjung. Selain itu, Bunga Citra Lestari juga tampil dan membawakan beberapa lagu, sekaligus berbagi tips perawatan diri di hadapan penonton sebagai bagian dari keterlibatannya sebagai duta merek salah satu sponsor acara.

Tangga turut memeriahkan suasana dengan membawakan sejumlah lagu hit mereka. Kehadiran para pengisi acara ini membuat Meet & Greet tidak hanya menjadi ajang perkenalan finalis, tetapi juga acara hiburan yang menarik perhatian pengunjung pusat perbelanjaan.

Interaksi dengan penonton dan pembagian hadiah

Selain menyaksikan penampilan finalis dan bintang tamu, pengunjung juga dilibatkan dalam berbagai sesi interaktif yang diselenggarakan oleh panitia dan sponsor. Beberapa hadiah dibagikan kepada pengunjung melalui kuis dan permainan di atas panggung, termasuk hadiah dari sponsor seperti XL, Pond's, Sony Ericsson, dan Kiranti.

Dalam acara ini juga diumumkan peserta dengan penampilan terbaik sesuai tema busana In the Name of Green. Sejumlah pengunjung terpilih sebagai best dress, sementara beberapa peserta lainnya menerima hadiah tambahan dari sponsor. Selain itu, seorang pengunjung juga tercatat memperoleh hadiah undian berupa kamera digital dari pihak penyelenggara.

Pertemuan dengan media

Setelah sesi utama bersama pengunjung, para finalis melanjutkan agenda dengan bertemu para wartawan dalam sesi Meet & Greet the Press yang diadakan di Nathan Coffee, Sky Dining, Plaza Semanggi.

Dalam sesi ini, para finalis untuk pertama kalinya berhadapan langsung dengan jurnalis dari berbagai media. Mereka didampingi oleh pimpinan redaksi dan tim penyelenggara yang menjelaskan proses pemilihan GADIS Sampul 2008. Para finalis juga menjawab berbagai pertanyaan mengenai kesiapan mereka mengikuti kompetisi, pengalaman selama karantina, dan pandangan mereka tentang peran sebagai figur publik.

Sesi ini menjadi bagian penting dari pembekalan finalis, karena mereka dituntut untuk mulai beradaptasi dengan perhatian media dan komunikasi publik sejak sebelum malam final.[47]

Aktivitas di area booth

Selain acara utama di atas panggung, kegiatan Meet & Greet juga diramaikan oleh sejumlah booth yang dapat dikunjungi pengunjung di sekitar lokasi acara.[48]

Di area ini, pengunjung dapat berinteraksi dengan booth milik majalah GADIS, layanan pelanggan Femina Group, serta sejumlah sponsor pendukung. Beberapa booth menyediakan pembagian cendera mata, kuis, promosi produk, konsultasi singkat, dan aktivitas foto bertema sampul majalah.

Kehadiran area booth menjadikan acara Meet & Greet tidak hanya berfokus pada penampilan panggung, tetapi juga sebagai ruang interaksi langsung antara pembaca, pengunjung, panitia, dan sponsor acara.

Aktivitas di belakang panggung

Di sela-sela penampilan dan rangkaian acara, para finalis juga menjalani berbagai kegiatan di belakang panggung. Selain mengikuti gladi resik dan menunggu giliran tampil, mereka memanfaatkan waktu untuk beristirahat, makan, membaca majalah, serta bersiap kembali untuk sesi berikutnya.[49]

Selama kegiatan berlangsung, kebutuhan konsumsi finalis dan pengisi acara juga tetap diperhatikan sebagai bagian dari dukungan logistik acara. Suasana di belakang panggung memperlihatkan sisi persiapan yang lebih santai, namun tetap terorganisasi, sebelum para finalis kembali tampil di hadapan publik.

Malam Final

Malam final GADIS Sampul 2008 diselenggarakan pada 11 Juli 2008 di Grand Ballroom Hotel Mulia Senayan, Jakarta, dengan tema Journey to a Better World.[50] Acara ini dipandu oleh Indra Bekti yang tampil sebagai tokoh Ranger Bekti, penjaga hutan dalam operet utama malam final.

Sebelum acara dimulai, area lobi ballroom telah diramaikan oleh para tamu yang datang dengan busana bernuansa etnik sesuai nuansa acara. Di luar ballroom juga tersedia sejumlah stan promosi dan aktivitas sponsor, antara lain stan aksesori, stan majalah GADIS, stan Sony Ericsson, stan Kiranti, stan Pond's, serta area penukaran tiket dan pembagian goodie bag. Kehadiran para pendukung finalis dari berbagai daerah juga menambah semarak suasana sebelum pertunjukan dimulai.[51]

Persiapan sebelum tampil

Persiapan malam final telah dimulai sejak pagi hari melalui gladi resik di Grand Ballroom Hotel Mulia Senayan. Para finalis, alumni GADIS Sampul, finalis Cowoknya GADIS, dan pengisi acara lain menjalani latihan panggung, penataan kostum, tata rambut, dan tata rias sebelum tampil. Proses penataan penampilan didukung oleh Brown Salon by Rudy Hadisuwarno, sementara kostum malam final melibatkan karya Lenny Agustin, Sofie Designer, Taruna K. Kusmayadi, serta aksesori Tasha D. Gioielli.[52]

Di sela-sela persiapan, para finalis dan pengisi acara juga beristirahat, makan, serta kembali mengulang gerakan terakhir sebelum naik ke panggung. Beberapa finalis tercatat berdoa bersama maupun secara pribadi sebelum penampilan utama dimulai.

Jalannya acara

Malam final dibuka dengan suasana panggung bertema hutan yang menjadi latar operet Journey to a Better World. Dalam alur cerita ini, sembilan belas finalis digambarkan sebagai “penyelamat bumi” yang menjalani perjalanan untuk menyadarkan manusia agar lebih peduli terhadap alam dan budaya.[53] Operet tersebut melibatkan Anggreka Michello selaku GADIS Sampul 2007 sebagai tokoh Ratu Bumi, serta penampilan para alumni GADIS Sampul dan finalis Cowoknya GADIS.

Dalam bagian operet, Indra Bekti sebagai Ranger Bekti memandu penonton melalui beberapa adegan bertema pelestarian lingkungan. Pertunjukan juga menampilkan tokoh Mama Toxic dan konflik dramatik yang menggambarkan kerusakan alam sebelum akhirnya para tokoh utama berhasil mengembalikan keseimbangan lingkungan. Penampilan operet ini didukung oleh tim EKI Production.

Para finalis tampil dalam beberapa segmen busana dengan tema yang berbeda. Pada salah satu segmen, mereka tampil dalam balutan koleksi Lenny Agustin yang dipadukan dengan unsur lokal, sementara pada segmen lain mereka membawakan kampanye cinta bumi yang telah diperkenalkan sejak masa karantina.

Penampilan hiburan

Malam final juga dimeriahkan oleh sejumlah penampil tamu. Bunga Citra Lestari tampil membawakan lagu dan hadir pula sebagai brand ambassador Pond's. Selain itu, Afgan turut tampil dalam acara ini, demikian pula grup musik Kerispatih yang membawakan beberapa lagu pada malam final.

Segmen panggung juga melibatkan alumni GADIS Sampul, yakni Margareth Yosephine Tito (Megy), Annisa Hadad, Alberta Claudia, Tjut Anjani, Ayeesha Thyzianza, Aubry Beer, Arinda Gita, dan Faradina Mufti. Dari pihak Cowoknya GADIS, acara ini menghadirkan Ozzy, Riyan Rahimi, Febrian Surya, dan Firza.

Pengumuman pemenang

Pada malam final ini, gelar GADIS Sampul Favorit Pilihan Pembaca 2008 diumumkan lebih dahulu dan dimenangkan oleh Made Pradnya Paramitha. Pengumuman gelar ini dibawakan oleh tiga finalis Indonesian Idol, yaitu Beto, Tiffany, dan Safira.

Selanjutnya, gelar GADIS Sampul Berbakat 2008 juga diraih oleh Made Pradnya Paramitha. Pengumuman kategori ini dibawakan oleh Afgan, Ayeesha Thyzianza, dan Arinda Gita.

Gelar Runner-up II GADIS Sampul 2008 diraih oleh Daniva Affan. Pengumuman kategori ini dibawakan oleh Annisa Hadad, Aubry Beer, dan Ozzy.

Gelar Runner-up I GADIS Sampul 2008 diraih oleh Natasha Rizki Pradita. Kategori ini diumumkan oleh Febrian Surya, Tjut Anjani, dan Margareth Yosephine Tito.

Pada malam yang sama, gelar GADIS Pond's 2008 juga diberikan kepada Natasha Rizki Pradita. Gelar ini diumumkan oleh Bunga Citra Lestari dan Raffi Ahmad.

Pengumuman puncak untuk gelar GADIS Sampul 2008 dilakukan pada akhir acara. Sebelum nama pemenang diumumkan, GADIS Sampul 2007, Anggreka Michello, terlebih dahulu mengelilingi kesembilan belas finalis sambil membawa selempang dan piala kemenangan. Gelar utama GADIS Sampul 2008 kemudian diraih oleh Anindya Kusuma Putri.

Pembawa acara

Malam Final

  • Indra Bekti

Meet & Greet

  • Ben Kasyafani
  • Dinda Kanyadewi

Pengisi acara

Malam Final

  • Kerispatih
  • Afgansyah Reza
  • Bunga Citra Lestari

Meet & Greet

  • The Titans
  • Bunga Citra Lestari
  • Tangga

Hasil

Utama[54]
Gelar Kontestan
GADIS Sampul 2008 Semarang - Anindya Kusuma Putri
Runner Up I GADIS Sampul 2008 Jakarta - Natasha Rizki Pradita
Runner Up II GADIS Sampul 2008 Jakarta - Daniva Affan
Penghargaan khusus
Gelar Kontestan
GADIS Sampul Favorit Pilihan Pembaca 2008 Bali - Made Pradnya Paramitha
GADIS Sampul Berbakat 2008
GADIS Pond's 2008 Jakarta - Natasha Rizki Pradita

Peserta

Finalis

Sebanyak 20 peserta terpilih sebagai finalis GADIS Sampul 2008.[55][56][57] Namun, Marcella Pranovia mengundurkan diri beberapa hari sebelum masa karantina karena terpilih sebagai kontingen Bali pada PON XVII, sehingga hanya 19 peserta yang mengikuti tahap final.[57]

No. urut Peserta Kota asal Usia Sekolah asal
7 Anindya Kusuma Putri Semarang 16 SMA Negeri 1 Semarang
14 Archi Cherrya Oktandini (almh.) Tangerang 14 SMP Al Azhar Banten
20 Ayu Faradilla Jakarta 17 SMA Negeri 42 Jakarta
16 Chyntia Bunga Jakarta 17 SMA Negeri 6 Jakarta
13 Daniva Affan Jakarta 14 Sevilla International School Jakarta
17 Enandra Andamari Surabaya 16 SMA Muhammadiyah 2 Surabaya
11 Faidah Jenia Medan 15 SMP Pertiwi 1 Medan
8 Khairani Ummah Makassar 16 SMA Athirah Makassar
18 Made Pradnya Paramitha Denpasar 15 Cambridge International Fellowship Center Bali
15 Maria Cordella Fidelia Malang 14 SMP Katolik Santa Maria Malang
3 Maudy Mikha Maria Tambayong Jakarta 13 SMP Morning Star Academy Jakarta
9 Nabila Rizki Danisa Bandung 15 SMA Negeri 20 Bandung
10 Natasha Rizki Pradita Jakarta 14 SMP Negeri 11 Jakarta
4 Nida'an Khofiya Palembang 15 SMP Life Skill TI IGM Palembang
12 Publica Maharani Semarang 14 SMP Panghudi Luhur Domenico Savio Semarang
5 Rachel Chandra Tangerang 13 SMP Negeri 1 Tangerang
19 Reynavenzka Retnoayu Deyandra Jakarta 16 SMA Bakti Mulya 400 Jakarta
1 Sere Kalina Florencia Sitorus Jakarta 14 SMP Negeri 111 Jakarta[catatan 1][57]
6 Sonya Fatmala Jakarta 14 SMP Putra 1 Jakarta

Semi Finalis

Sebanyak 40 semifinalis terpilih dari 99 peserta unggulan yang disaring melalui seleksi di tujuh kota. Para semifinalis kemudian dikerucutkan menjadi 20 finalis yang mengikuti masa karantina di Jakarta.[58]. Berikut adalah daftar 40 semifinalis GADIS Sampul 2008:

Peserta Kota asal Usia Sekolah asal
Angel Yolanda M. Bekasi 16 SMA Negeri 10 Bekasi
Anindya Kusuma Putri Semarang 16 SMA Negeri 1 Semarang
Archi Cherrya Oktandini (almh.) Tangerang 14 SMP Al Azhar Banten
Ayu Faradilla Jakarta 17 SMA Negeri 42 Jakarta
Carla Aprillia Pekanbaru 14 SMP Negeri 1 Pekanbaru
Chyntia Bunga Jakarta 17 SMA Negeri 6 Jakarta
Daniva Affan Jakarta 14 Sevilla International School Jakarta
Dinar Amanda T. Jakarta 16 SMA Negeri 70 Jakarta
Dindra Nasyriah Putri Jakarta 14 SMP Negeri 11 Jakarta
Enandra Andamari Surabaya 16 SMA Muhammadiyah 2 Surabaya
Faidah Jenia Medan 15 SMP Pertiwi 1 Medan
Gebby Berri Padang 13 SMP Negeri 1 Padang
Gresia Kristi Semarang 16 SMA Negeri 1 Semarang
Gusti Amanda Bandung 15 SMA Negeri 19 Bandung
Intan Adelia Suryani Jakarta 13 SMP Pelita 3 Jakarta
Karina Devi Utami Bekasi 14 SMP Negeri 199 Jakarta
Khairani Ummah Makassar 16 SMA Athirah Makassar
Like C. Utama Jakarta 15 SMP Islam Harapan Ibu Jakarta
Made Pradnya Paramitha Denpasar 15 Cambridge International Fellowship Center Bali
Marcella Pranovia Denpasar 13 SMP Negeri 3 Denpasar
Maria Cordella Fidelia Malang 14 SMP Katolik Santa Maria Malang
Maria Goerthi Ruth Yulita Jakarta 17 SMA Negeri 30 Jakarta
Mary Ann Belinda Davenport Bekasi 14 SMP Tunas Jakasampurna Bekasi
Maudy Mikha Maria Tambayong Jakarta 13 SMP Morning Star Academy Jakarta
Mifta Anggre Andari Jakarta 16 SMA Yadika 1 Jakarta
Nabila Rizki Danisa Bandung 15 SMA Negeri 20 Bandung
Nadya Tamara S. Jakarta 14 SMP Al Izhar Pondok Labu Jakarta
Natasha Rizki Pradita Jakarta 14 SMP Negeri 11 Jakarta
Nida'an Khofiya Palembang 15 SMP Life Skill TI IGM Palembang
Nindya Angelica Denpasar 14 SMP Anugrah Denpasar
Nurul C. Irada Surabaya 17 SMA Trimurti Surabaya
Poppy Citramelati Jakarta 13 SMP Negeri 9 Jakarta
Pradani Putri Semarang 15 SMP Negeri 12 Semarang
Publica Maharani Semarang 14 SMP Panghudi Luhur Domenico Savio Semarang
Rachel Chandra Tangerang 13 SMP Negeri 1 Tangerang
Reynavenzka Retnoayu Deyandra Jakarta 16 SMA Bakti Mulya 400 Jakarta
Sere Kalina Florencia Sitorus Jakarta 14 SMP Negeri 3 Jakarta
Sonya Fatmala Jakarta 14 SMP Putra 1 Jakarta
Suci Marliani Jakarta 16 SMA Negeri 60 Jakarta
Syarifah Dwi Rahma Bandar Lampung 16 SMA Negeri 2 Bandar Lampung

Catatan: Nama yang ditebalkan menunjukkan peserta yang lolos ke babak final dan mengikuti masa karantina di Jakarta.

Unggulan

Sebanyak 99 peserta terpilih sebagai unggulan GADIS Sampul 2008 dari 10.188 formulir yang masuk ke redaksi majalah GADIS.[59] Para peserta unggulan mengikuti penjurian yang diadakan di tujuh kota, yakni Makassar, Palembang, Surabaya, Medan, Bandung, Yogyakarta, dan Jakarta. Penjurian ini dirangkaikan dengan kegiatan Road to GADIS Sampul 2008.

Unggulan Makassar

Sebanyak tiga peserta terpilih sebagai unggulan wilayah Makassar dan diumumkan dalam Majalah GADIS edisi 09 tahun 2008.[60] Berikut adalah daftarnya:

Nama Kota asal Usia Sekolah asal
Khairani Ummah Makassar 16 SMA Islam Athirah Makassar
Nina Pertiwi Banjarbaru 16 SMA Negeri 1 Banjarbaru
Risty Januarita Kutai Kartanegara 17 SMA Negeri 2 Tenggarong

Catatan: Nama yang ditebalkan menunjukkan peserta yang lolos ke babak semifinal.

Unggulan Palembang

7 nama peserta yang terpilih sebagai unggulan dari wilayah Palembang dan sekitarnya diumumkan di majalah GADIS edisi 10 tahun 2008.[61] Berikut ini adalah nama-nama mereka:

Nama Kota asal Usia Sekolah asal
Carla Aprillia Pekanbaru 14 SMP Negeri 1 Pekanbaru
Diyanah Ulfah Pekanbaru 17 SMA Negeri 1 Pekanbaru
Friska Lenarianie Palembang 13 SMP Negeri 1 Palembang
Nia Desnina W. Palembang 16 SMA Kusuma Bangsa Palembang
Nida'an Khofiya Palembang 15 SMP Life Skill TI IGM Palembang
Nidya Fitrika Bandar Lampung 14 SMP Negeri 2 Bandar Lampung
Syarifah Dwi Rahma Bandar Lampung 16 SMA Negeri 2 Bandar Lampung

Catatan: Nama yang ditebalkan menunjukkan peserta yang lolos ke babak semifinal.

Unggulan Surabaya

Selain unggulan untuk penjurian Palembang, majalah GADIS edisi 10 tahun 2008 juga menampilkan 14 nama unggulan dari wilayah Jawa Timur dan Bali yang akan mengikuti penjurian di Surabaya.[62] Berikut adalah nama mereka:

Nama Kota asal Usia Sekolah asal
Alicia Renata B. Kediri 14 SMP Katolik Santa Maria Kediri
Anjani Ratnasari Malang 13 SMP Negeri 5 Malang
Asri Nophalva Kamalin Pasuruan 16 SMA Negeri 1 Bangil
Dinda Permatasari Malang 16 SMP Negeri 1 Singosari
Enandra Andamari Surabaya 16 SMA Muhammadiyah 2 Surabaya
Gita Nur Cholifa Malang 14 SMP Negeri 4 Malang
Herlingga Septiani Malang 17 SMA Islam Malang
Lisa Novalia Surabaya 16 SMA Kristen Petra 3 Surabaya
Made Pradnya Paramitha Denpasar 15 Cambridge International Fellowship Center Bali
Marcella Pranovia Denpasar 13 SMP Negeri 3 Denpasar
Maria Cordella Fidelia Malang 14 SMP Katolik Santa Maria Malang
Nindya Angelica G. Denpasar 14 SMP Anugrah Denpasar
Nurul C. Irada Surabaya 17 SMA Trimurti Surabaya
Yulia Nada Q. Malang 14 SMP Negeri 2 Malang

Catatan: Nama yang ditebalkan menunjukkan peserta yang lolos ke babak semifinal.

Unggulan Medan

Setelah Makassar, Palembang, dan Surabaya, terpilihlah 8 orang peserta unggulan dari wilayah Sumatra bagian utara yang akan mengikuti penjurian di Medan.[63] Pengumuman ini diumumkan di majalah GADIS edisi 11 tahun 2008. Berikut adalah nama mereka:

Nama Kota asal Usia Sekolah asal
Dian Retno Anzani Medan 14 SMA Negeri 7 Medan
Evelyn Mirandha Medan 14 SMA St. Thomas 1 Medan
Faidah Jenia Medan 15 SMP Pertiwi 1 Medan
Gebby Berri Padang 13 SMP Negeri 1 Padang
Najmah Medina Lubis Medan 13 SMP Perguruan Islam Al Ulum Medan
Natia Darma Medan 16 SMA Negeri 1 Medan
Stephanie Santira Medan 16 SMA St. Thomas 1 Medan
Trie K. Ayuningsih Medan 17 SMA Harapan Mandiri Medan

Catatan: Nama yang ditebalkan menunjukkan peserta yang lolos ke babak semifinal.

Unggulan Bandung

Selain mengumumkan unggulan yang akan mengikuti penjurian di Medan, majalah GADIS edisi 11 tahun 2008 juga mengumumkan 14 peserta unggulan asal Bandung dan sekitarnya yang akan mengikuti penjurian di Bandung.[64] Berikut adalah nama yang terpilih:

Nama Kota asal Usia Sekolah asal
Aghnia Nabila Bandung 16 SMA Negeri 3 Bandung
Clarynta Amanda Garut 13 SMP Negeri 1 Garut
Devira Rahmawati Bandung 14 SMP Negeri 10 Bandung
Dina Soraya Syueb Bandung 14 SMP Taruna Bakti Bandung
Dita Oktaviani Purwakarta 16 SMA Negeri 1 Purwakarta
Gabriella Giazani Bandung 17 SMA St. Aloysius Bandung
Geva Ariantyka Bandung 16 SMA Negeri 9 Bandung
Gusti Amanda Bandung 15 SMA Negeri 19 Bandung
Kalia Labitta Bandung 16 SMA Negeri 5 Bandung
Marsha Tyaralita Cimahi 17 SMA Negeri 2 Cimahi
Nabila Rizki Danisa Bandung 15 SMA Negeri 20 Bandung
Noviyanti Estiya Bandung 16 SMA Negeri 24 Bandung
Okky Fitria Garut 14 SMP Negeri 2 Garut
Vonny Yonathan Bandung 17 SMA St. Aloysius Bandung

Catatan: Nama yang ditebalkan menunjukkan peserta yang lolos ke babak semifinal.

Unggulan Yogyakarta

7 gadis remaja asal Jawa bagian tengah diumumkan di edisi 12 majalah GADIS. Mereka akan mengikuti penjurian GADIS Sampul 2008 di Yogyakarta.[65] Berikut nama-nama mereka:

Nama Kota asal Usia Sekolah asal
Anindya Kusuma Putri Semarang 16 SMA Negeri 1 Semarang
Ayudha Indah P. Sukoharjo 16 SMA Kalam Kudus Sukoharjo
Fathin Purwakarta 15 SMA Negeri 1 Purwakarta
Gresia Kristi Semarang 16 SMA Negeri 1 Semarang
Pradani Putri Semarang 15 SMP Negeri 12 Semarang
Publica Maharani Semarang 14 SMP Pangudi Luhur Domenico Savio Semarang
Winggar Pastian P. Klaten 17 SMA Negeri 1 Klaten

Catatan: Nama yang ditebalkan menunjukkan peserta yang lolos ke babak semifinal.

Unggulan Jakarta

Unggulan Jakarta adalah unggulan terakhir dari 99 peserta unggulan GADIS Sampul 2008. Untuk penjurian unggulan Jakarta, terpilihlah 45 orang peserta yang berasal dari wilayah Jabodetabek dan Banten. Nama-nama mereka diumumkan di majalah GADIS edisi 13 tahun 2008.[66] Berikut ini nama-nama unggulan yang akan mengikuti penjurian di Jakarta:

Nama Kota asal Usia Sekolah asal
Alicia Risma Berlian Jakarta 13 SMP Negeri 9 Jakarta
Altiasri Zaenabi Jakarta 13 SMP Al Izhar Pondok Labu Jakarta
Amalya Fitria Tjaja Tangerang 13 SMP Negeri 3 Tangerang
Angel Yolanda M. Bekasi 16 SMA Negeri 10 Kota Bekasi
Archi Cherrya Oktandini Tangerang 14 SMP Al Azhar Banten
Ayu Faradilla Jakarta 17 SMA Negeri 42 Jakarta
Chyntia Bunga Jakarta 16 SMA Negeri 6 Jakarta
Daniva Affan Jakarta 14 Sevilla International School Jakarta
Dinar Amanda T. Jakarta 15 SMA Negeri 70 Jakarta
Dindra Nasriyah Putri Jakarta 14 SMP Negeri 11 Jakarta
Ezie Fauziah Muthi Jakarta 13 SMP Negeri 3 Jakarta
Gina Salsabila H. Bogor 15 SMP Negeri 1 Bogor
Gretavia Amanda T. Tangerang 16 SMA Dian Harapan Tangerang
Indah Pravita Putri Jakarta 15 SMP Islam Harapan Ibu Jakarta
Intan Adelia Suryani Jakarta 13 SMP Pelita 3 Jakarta
Isda Isnawangsih Tangerang 14 SMP Negeri 6 Tangerang
Karina Devi Utami Bekasi 14 SMP Negeri 109 Jakarta
Kartika Pratiwi Jakarta 17 SMA Negeri 8 Jakarta
Like C. Utama Jakarta 15 SMP Islam Harapan Ibu Jakarta
Margaretha Wijaya Bekasi 13 SMP Marsudirini Bekasi
Maria Goerthi Ruth Yulita Jakarta 17 SMA Negeri 30 Jakarta
Mary Ann Belinda D. Bekasi 14 SMP Tunas Jakasampurna Bekasi
Maudy Mikha Maria Tambayong Jakarta 13 Morning Star Academy Jakarta
Mauledi A. Arnov Depok 14 SMP Negeri 2 Depok
Merdianti Octavia Jakarta 13 SMP Negeri 11 Jakarta
Mifta Anggre Andari Jakarta 16 SMA Yadika 1 Jakarta
Nada Della Jakarta 13 SMP Negeri 126 Jakarta
Nadya Tamara S. Jakarta 14 SMP Al Izhar Pondok Labu Jakarta
Namira Adzani Jakarta 14 SMP Al Izhar Pondok Labu Jakarta
Natasha Farania Jakarta 16 SMA Mutiara 17 Agustus Jakarta
Natasha Rizki Pradita Jakarta 14 SMP Negeri 11 Jakarta
Poppy Citramelati Jakarta 13 SMP Negeri 9 Jakarta
Putri N. Aprilia Jakarta 13 SMP Negeri 58 Jakarta
Rachel Chandra P. Tangerang 13 SMP Negeri 1 Tangerang
Radhyatuz Zahra Jakarta 16 SMA Islam PB Soedirman Jakarta
Rafika Ananda R. Jakarta 14 SMP Negeri 73 Jakarta
Resiva Robert Jakarta 15 SMP Budi Mulia Jakarta
Reynavenzka Retnoayu Deyandra Jakarta 16 SMA Bakti Mulya 400 Jakarta
Septi Norma Pertiwi Tangerang 14 SMP Negeri 5 Tangerang
Sere Kalina Florencia Sitorus Jakarta 14 SMP Negeri 3 Jakarta
Shandrina Zatulini Jakarta 16 SMA Negeri 70 Jakarta
Sonya Fatmala Jakarta 14 SMP Putra 1 Jakarta
Suci Marliani Jakarta 16 SMA Negeri 60 Jakarta
Wilda S. Almaklan Jakarta 13 SMP Al Huda Jakarta
Yosie Anggereni Jakarta 17 SMA Negeri 16 Jakarta

Catatan: Nama yang ditebalkan menunjukkan peserta yang lolos ke babak semifinal.

Trivia

  • Pada 17 November 2018, Archi Cherrya ditemukan tak bernyawa di kamar kos di Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, diduga karena keracunan genset sebuah minimarket yang berada di dekatnya. Saat itu Archi berprofesi sebagai dokter dan tengah mengandung.[67][68]
  • Anindya Kusuma Putri, berhasil menjadi Puteri Indonesia 2015.
  • Mikha Tambayong (Maudy Mikha Maria Tambayong) merupakan keponakan Harvey Malaiholo.
  • Marcella Pranovia terpaksa mengundurkan diri dari ajang GADIS Sampul 2008 saat akan mengikuti karantina tetapi ia mendaftar lagi di tahun 2009 dan terpilih sebagai juara pertama (GADIS Sampul 2009). Ia mewakili provinsi Bali di Pekan Olahraga Nasional 2008 sebagai perwakilan provinsi Bali dalam cabang olahraga golf.

Catatan

  1. ↑ Pada edisi unggulan, pengumuman semifinalis, hingga pengumuman awal finalis, sekolah Sere Kalina Florencia tercantum sebagai SMP Negeri 3 Jakarta. Informasi tersebut kemudian diperbarui menjadi SMP Negeri 111 Jakarta pada edisi menjelang malam final.

Referensi

  1. ↑ Arta, Dewi (2008-07-12). "Anindya Kusuma Putri Raih Gadis Sampul 2008 : Okezone Lifestyle". Okezone Lifestyle. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-09-09. Diakses tanggal 2022-09-09.
  2. ↑ Ulin (2008-07-12). "Grand Final". KapanLagi.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-10-12. Diakses tanggal 2022-09-09.
  3. ↑ "GADIS Sampul 2008 on TV". Majalah GADIS Edisi 19 Tahun 2008 (11 - 21 Juli 2008). 2008-07-08.
  4. ↑ "T&J GADIS Sampul 2008". Majalah GADIS Edisi 06 Tahun 2008 (26 Februari - 6 Maret 2008). 2008-02-22.
  5. ↑ "Formulir GADIS Sampul 2008". Majalah GADIS Edisi 06 Tahun 2008 (26 Februari - 6 Maret 2008). 2008-02-23.
  6. ↑ "Road to GADIS Sampul 2008". Majalah GADIS Edisi 17 Tahun 2008 (20–30 Juni 2008). 2008-06-17.
  7. ↑ Wismurti, Meninapoetry (2008-04-15). "Penjurian Makassar: Langkah Deg-degan Menjadi GADIS Sampul". Majalah GADIS Edisi 11 Tahun 2008.
  8. ↑ Agustino, Rahmi Dian (2008-04-15). "Penjurian Palembang: One Quiet Day". Majalah GADIS Edisi 12 Tahun 2008.
  9. ↑ Sitanggang, Rohaya (2008-05-06). "Penjurian Surabaya: Ketemu Cewek Unik Surabaya!". Majalah GADIS Edisi 13 Tahun 2008.
  10. ↑ Legita, Maharani (2008-05-06). "Penjurian Medan: Penjurian yang Menyenangkan". Majalah GADIS Edisi 13 Tahun 2008.
  11. ↑ Kusumawardani, Andia (2008-05-16). "Penjurian Bandung: Banyak yang Berprestasi!". Majalah GADIS Edisi 14 Tahun 2008 (20–30 Mei 2008).
  12. ↑ Ayuningtyas, Faradita (2008-06-06). "Penjurian Jogja: Kesan Manis di Jogja". Majalah GADIS Edisi 16 Tahun 2008 (10–19 Juni 2008).
  13. ↑ Lauwoie, Rictiany (2008-05-27). "Penjurian Jakarta: Dobel Serunya!". Majalah GADIS Edisi 15 Tahun 2008 (30 Mei – 9 Juni 2008).
  14. ↑ Legita, Maharani (2008-03-24). "Road to GADIS Sampul 2008 Goes to School Jakarta". Majalah GADIS Edisi 09 Tahun 2008.
  15. ↑ Legita, Maharani (2008-05-27). "Road to GADIS Sampul 2008 Goes to School Jakarta". Majalah GADIS Edisi 15 Tahun 2008.
  16. ↑ Wismurti, Meninapoetry (2008-04-15). "Road to GADIS Sampul 2008 Goes to School Makassar: Anti Jaim @ Makassar". Majalah GADIS Edisi 11 Tahun 2008.
  17. ↑ Agustino, Rahmi Dian (2008-04-25). "Road to GADIS Sampul 2008 Goes to Mall Palembang: Happy Sunday!". Majalah GADIS Edisi 12 Tahun 2008.
  18. ↑ Sitanggang, Rohaya (2008-05-06). "Road to GADIS Sampul 2008 Goes to School Surabaya: Semangat Hijau Surabaya". Majalah GADIS Edisi 13 Tahun 2008.
  19. ↑ Legita, Maharani (2008-05-06). "Road to GADIS Sampul 2008 Goes to School Medan: Heboh Keliling Medan, Yuk!". Majalah GADIS Edisi 13 Tahun 2008.
  20. ↑ Kusumawardani, Andia (2008-05-16). "Semangat Anak Bandung". Majalah GADIS Edisi 14 Tahun 2008 (20–29 Mei 2008).
  21. ↑ Ayuningtyas, Faradita (2008-06-06). "Hari-hari Seru di Jogja". Majalah GADIS Edisi 16 Tahun 2008 (10–19 Juni 2008).
  22. ↑ Wismurti, Meninapoetry (2008-04-15). "Road to GADIS Sampul 2008 Goes to Mall Makassar: Makassar Gammara". Majalah GADIS Edisi 11 Tahun 2008.
  23. ↑ Agustino, Rahmi Dian (2008-04-25). "Road to GADIS Sampul 2008 Goes to Mall Palembang: Happy Sunday!". Majalah GADIS Edisi 12 Tahun 2008.
  24. ↑ Sitanggang, Rohaya (2008-05-06). "Road to GADIS Sampul 2008 Goes to Mall Surabaya: Histeria Tingkat Tinggi". Majalah GADIS Edisi 13 Tahun 2008.
  25. ↑ Legita, Maharani (2008-05-06). "Road to GADIS Sampul 2008 Goes to Mall Medan: Medan Luar Biasa!". Majalah GADIS Edisi 13 Tahun 2008.
  26. ↑ Kusumawardani, Andia (2008-05-16). "Bandung Heboh Pisan!". Majalah GADIS Edisi 14 Tahun 2008 (20–29 Mei 2008).
  27. ↑ Ayuningtyas, Faradita (2008-06-06). "Seru dan Tertib di Jogja". Majalah GADIS Edisi 16 Tahun 2008 (10–19 Juni 2008.
  28. ↑ "Hot Issue: Ngintip Karantina GADIS Sampul 2008". Majalah GADIS Edisi 22 Tahun 2008 (12 - 21 Agustus 2008). 2008-08-08.
  29. ↑ Nugrahani, Muthia (2008-08-08). "Selamat Datang Finalis GADIS Sampul 2008!". Majalah GADIS Edisi 22 Tahun 2008 (12 - Agustus 2008).
  30. ↑ Tracy, Mariska (2008-08-08). "Dari Kepanasan Sampai Kram Kaki". Majalah GADIS Edisi 22 Tahun 2008 (12 - 21 Agustus 2008).
  31. ↑ Ibtisam, Fatimah (2008-08-19). "Kelas "Talking" di TALK-inc". Majalah GADIS Edisi 23 Tahun 2008 (22 Agustus - 1 September 2008).
  32. ↑ Nugrahani, Muthia (2008-08-08). "Capek Tapi Senang". Majalah GADIS Edisi 22 Tahun 2008 (12 -21 Agustus 2008).
  33. ↑ Nugrahani, Muthia (2008-08-19). "Makin Bersinar di Pond's Beauty". Majalah GADIS Edisi 23 Tahun 2008 (22 Agustus - 1 September 2008).
  34. ↑ Ibtisam, Fatimah (2008-08-19). "Finalis GADIS Sampul 2008 Bebas Masalah Haid". Majalah GADIS Edisi 23 Tahun 2008 (22 Agustus - 1 September 2008).
  35. ↑ Nugrahani, Muthia (2008-08-08). "Yang Terekam Saat Penjurian". Majalah GADIS Edisi 22 Tahun 2008 (12 - 21 Agustus 2008).
  36. ↑ Nursasongko, author (2008-08-08). "Dicari: GADIS Pond's 2008". Majalah GADIS Edisi 22 Tahun 2008 (12 - 21 Agustus 2008).
  37. ↑ Tracy, Mariska (2008-08-19). "Main ke Rumah Sony Ericsson". Majalah GADIS Edisi 23 Tahun 2008 (22 Agustus - 1 September 2008).
  38. ↑ Nursasongko, author (2008-08-19). "Puas Banget di XL Centre". Majalah GADIS Edisi 23 Tahun 2008 (22 Agustus - 1 September 2008).
  39. ↑ Ibtisam, Fatimah (2008-08-19). "Sehari Jadi "Baker" di J.Co". Majalah GADIS Edisi 23 Tahun 2008 (22 Agustus - 1 September 2008).
  40. ↑ Tracy, Mariska (2008-08-19). "Asyik! Ikutan Games di BreadTalk". Majalah GADIS Edisi 23 Tahun 2008 (22 Agustus - 1 September 2008).
  41. ↑ Tracy, Mariska (2008-08-19). ""Menyerbu" Matahari". Majalah GADIS Edisi 23 Tahun 2008 (22 Agustus - 1 April 2008).
  42. ↑ Nursasongko, author (2008-08-19). "Icip-icip Ice Cream Wall's Swirl's - Plaza Semanggi". Majalah GADIS Edisi 23 Tahun 2008 (22 Agustus - 1 September 2008).
  43. ↑ "Mmm, Enaaak!". Majalah GADIS Edisi 23 Tahun 2008 (22 Agustus - 1 September 2008). 2008-08-19.
  44. ↑ Nugrahani, Muthia (2008-08-08). "Makan Bareng Seleb". Majalah GADIS Edisi 22 Tahun 2008 (12 - 21 Agustus 2008).
  45. ↑ Tracy, Mariska (2008-08-08). "Waktunya Berpisah". Majalah GADIS Edisi 22 Tahun 2008 (12 - 21 Agustus 2008).
  46. ↑ Legita, Maharani (2008-08-08). "The Green Girls". Majalah GADIS Edisi 22 Tahun 2008 (12 - 21 Agustus 2008).
  47. ↑ Suri, Nilam (2008-08-08). "Meet & Greet The Press". Majalah GADIS Edisi 22 Tahun 2008 (12 - 21 Agustus 2008).
  48. ↑ Suri, Nilam (2008-08-08). "Wow, Serunya Meet & Greet". Majalah GADIS Edisi 22 Tahun 2008 (12 - 21 Agustus 2008).
  49. ↑ Nursasongko, author (2008-08-08). "Isi Perut Dulu, Ah!". Majalah GADIS Edisi 22 Tahun 2008 (12 - 21 Agustus 2008).
  50. ↑ "GADIS Sampul 2008". Majalah GADIS Edisi 21 Tahun 2008 (1 - 11 Agustus 2008). 2008-07-29.
  51. ↑ Suri, Nilam (2008-07-29). "Detik-detik Menuju Final". Majalah GADIS Edisi 21 Tahun 2008 (1 - 11 Agustus 2008).
  52. ↑ Suri, Nilam (2008-07-29). "Sebelum Naik Panggung". Majalah GADIS Edisi 21 Tahun 2008 (1 - 11 Agustus 2008).
  53. ↑ Ibtisam, Fatimah (2008-07-29). "Malam Final GADIS Sampul 2008: Journey to A Better World". Majalah GADIS Edisi 21 Tahun 2008 (1 - 11 Agustus 2008).
  54. ↑ "Pemenang GADIS Sampul 2008". Majalah GADIS Edisi 20 Tahun 2008 (22 - 31 Juli 2008). 2008-08-18.
  55. ↑ "Finalis GADIS Sampul 2008". Majalah GADIS Edisi 17 Tahun 2008 (20–30 Juni 2008). 2008-06-17.
  56. ↑ "Finalis GADIS Sampul 2008". Majalah GADIS Edisi 18 Tahun 2008 (1–10 Juli 2008). 2008-06-27.
  57. 1 2 3 "Finalis GADIS Sampul 2008". Majalah GADIS Edisi 19 Tahun 2008 (11–21 Juli 2008). 2008-07-08.
  58. ↑ "Semifinalis GADIS Sampul 2008". Majalah GADIS Edisi 16 Tahun 2006 (10 - 19 Juni 2006). 2008-06-06.
  59. ↑ "Road to GADIS Sampul 2008". Majalah GADIS Edisi 17 Tahun 2008 (20–30 Juni 2008). 2008-06-17.
  60. ↑ "Unggulan Makassar GADIS Sampul 2008". Majalah GADIS Edisi 09 Tahun 2008. 2008-03-25.
  61. ↑ "Unggulan Palembang GADIS Sampul 2008". Majalah GADIS Edisi 10 Tahun 2008. 2008-04-04.
  62. ↑ "Unggulan Surabaya GADIS Sampul 2008". Majalah GADIS Edisi 10 Tahun 2008. 2008-04-04.
  63. ↑ "Unggulan Medan GADIS Sampul 2008". Majalah GADIS Edisi 11 Tahun 2008. 2008-04-15.
  64. ↑ "Unggulan Bandung GADIS Sampul 2008". Majalah GADIS Edisi 11 Tahun 2008. 2008-04-15.
  65. ↑ "Unggulan Jogja GADIS Sampul 2008". Majalah GADIS Edisi 12 Tahun 2008. 2008-04-25.
  66. ↑ "Unggulan Jakarta GADIS Sampul 2008". Majalah GADIS Edisi 13 Tahun 2008. 2008-05-06.
  67. ↑ Mansyur, author (2018-11-18). "Seorang dokter meninggal diduga keracunan gas genset". Antara News. Diakses tanggal 2026-04-13.
  68. ↑ detikcom, Tim. "Kisah Miris dr Archi Meninggal Saat Hamil karena Gas Genset Beracun". detiknews. Diakses tanggal 2026-04-13.
  • l
  • b
  • s
Gadis Sampul
  • 1987
  • 1988
  • 1989
  • 1990
  • 1991
  • 1992
  • 1993
  • 1994
  • 1995
  • 1996
  • 1997
  • 1998
  • 1999
  • 2000
  • 2001
  • 2002
  • 2003
  • 2004
  • 2005
  • 2006
  • 2007
  • 2008
  • 2009
  • 2010
  • 2011
  • 2012
  • 2013
  • 2014
  • 2015
  • 2016
  • 2017
  • 2018
  • 2019
  • 2020
  • 2021
  • 2022
  • 2023
  • 2024
  • 2025
  • GADIS
  • Daftar Pemenang

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Jadwal Pemilihan
  2. Syarat Pendaftaran
  3. Kriteria Peserta
  4. Dokumen Administrasi
  5. Ketentuan Foto
  6. Penjurian Unggulan
  7. Penjurian Makassar
  8. Penjurian Palembang
  9. Penjurian Surabaya
  10. Penjurian Medan
  11. Penjurian Bandung
  12. Penjurian Yogyakarta
  13. Penjurian Jakarta
  14. Roadshow GADIS Sampul 2008
  15. Road to GADIS Sampul 2008: Goes to School
  16. Road to GADIS Sampul 2008: Goes to Mall
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026