Gadis Sampul 2007 adalah kontes remaja wanita Gadis Sampul yang diselenggarakan ke-21 kalinya oleh majalah GADIS pada tanggal 11 Juli 2007 di Mutiara Ball Room, Grand Melia, Jakarta, yang bertujuan untuk mencari wajah-wajah baru yang akan menghiasi sampul majalah GADIS. Pemilihan ini diikuti oleh 20 peserta dan dijuarai oleh Anggreka Michello dari Medan.
Acara malam final GADIS Sampul 2007 memiliki tema "Broadway Babe" dengan slogan "Your Dream Destination". Acara ini disponsori oleh:
Mitra radio ekslusif acara ini antara lain:
Daftar Mitra Radio Gadis Sampul 2007
| Kategori | Stasiun Radio | Kota |
| Mitra Eksklusif | Prambors | Makassar |
| OZ Radio | Palembang |
| 99ERS FM | Bandung |
| Yasika FM | Yogyakarta |
| KISS FM | Medan |
| DJFM | Surabaya |
| Partner Radio | Prambors | Solo, Semarang, Jakarta |
| MEMORA FM | Manado |
| OZ Radio | Bali, Bandar Lampung |
| SBI FM | Balikpapan |
| ARBES FM | Padang |
Rekaman acara ini ditayangkan pada Minggu, 15 Juli 2007 pukul 13.00 WIB di Global TV.[1]
Jadwal Pemilihan
Pemilihan GADIS Sampul 2007 dimulai sejak Januari 2007. Rangkaian acara penyaringan peserta dilakukan melalui beberapa tahap sebagai berikut:
Tahap Pendaftaran & Audisi
- Pendaftaran melalui pos: 5 Januari – 9 Maret 2007 (Formulir tersedia pada majalah GADIS edisi 01 hingga 06 tahun 2007).
- GADIS Sampul 2007 Goes to School & Audisi Langsung: Berlangsung di beberapa kota besar mulai akhir Maret hingga awal Mei 2007:
Tahap Penjurian & Pengumuman Unggulan
Penjurian calon unggulan dan acara Road to GADIS Sampul 2007 dilakukan segera setelah audisi di masing-masing kota. Hasilnya diumumkan secara bertahap di majalah GADIS:
- Unggulan Palembang: Edisi 10 (10 April 2007)
- Unggulan Surabaya & Bandung: Edisi 11 (20 April 2007)
- Unggulan Medan: Edisi 12 (1 Mei 2007)
- Unggulan Makassar: Edisi 13 (11 Mei 2007)
- Unggulan Jakarta & Yogyakarta: Edisi 14 (22 Mei 2007)
Tahap Final
- Pengumuman Semi Finalis: 1 Juni 2007 (Edisi 15), dilanjutkan dengan workshop dan Meet and Greet pada 2 Juni 2007.
- Pengumuman 20 Finalis: Dimuat secara berkala pada edisi 16, 17, dan 18 (Juni – Juli 2007).
- Karantina: 6 – 12 Juli 2007
- Malam Final: 11 Juli 2007
Syarat Pendaftaran
Calon peserta yang mengikuti audisi, baik melalui pos maupun audisi langsung (on the spot), wajib memenuhi persyaratan administrasi dan teknis sebagai berikut:[6][7]
Kriteria Peserta
Calon peserta wajib memenuhi kriteria dasar sebagai berikut:
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Tercatat sebagai siswi aktif SMP/SMA atau sederajat.
- Berusia antara 13 tahun hingga belum genap 18 tahun pada tanggal 1 Juli 2007.
- Memiliki wajah fotogenik.
- Memiliki tinggi badan minimal 155 cm dengan berat badan proporsional.
- Sehat secara lahir dan batin, aktif, memiliki wawasan luas, serta berpenampilan menarik.
Dokumen Administrasi
- Menyertakan salah satu formulir asli dari Majalah GADIS edisi 01 hingga 06 tahun 2007.
- Melampirkan salinan bukti identitas berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Pelajar, atau Paspor.
- Melampirkan salinan Kartu Keluarga (KK).
- Diperbolehkan menyertakan salinan dokumen prestasi (jika ada).
Ketentuan Foto
Peserta wajib mengirimkan foto pose seluruh badan, tampak depan, dan tampak samping dengan ketentuan:
1. Latar Belakang: Menggunakan latar belakang polos.
2. Teknis Pemotretan: Foto harus murni tanpa menggunakan filter, soft focus, diffuser, atau teknik digital imaging pada saat proses cetak.
3. Kertas Foto: Dicetak di atas kertas foto jenis glossy.
4. Busana & Riasan:
- Mengenakan kaos (t-shirt) putih polos.
- Mengenakan bawahan berupa celana pendek atau rok pendek bahan blue jeans di atas lutut.
- Riasan wajah harus natural (hanya menggunakan bedak dan lipgloss) atau diperbolehkan tidak menggunakan riasan sama sekali.
Roadshow ke Sekolah (GADIS Sampul Goes to School)
Setelah pendaftaran melalui pos ditutup pada 9 Maret 2007, tim GADIS Sampul melakukan rangkaian roadshow ke sekolah-sekolah menengah di 7 kota besar. Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasi ajang GADIS Sampul serta menjaring potensi remaja di daerah-daerah tersebut.[8][9][10][11][12][13]
Palembang (12 - 16 Maret 2007)
Kota pertama yang dikunjungi adalah Palembang. Tim GADIS hadir di 8 sekolah menengah, yaitu:
Rangkaian acara di Palembang meliputi berbagai kegiatan interaktif, seperti:
- Games Interaktif: Peserta diuji oleh MC Resty dan Sonny dari OZ Radio Palembang dengan tantangan seputar pengetahuan dunia model dan produk pendukung.
- Simulasi Pemotretan: Salah satu siswi, Yenti Puspitasari dari SMA Xaverius I, berpartisipasi dalam simulasi pemotretan sampul majalah di lokasi acara.
- Edukasi Produk: Pembagian sampel kosmetika dari Puteri Mustika Ratu serta informasi layanan digital dari NexxG dan LiLo.
Surabaya (20 – 30 Maret 2007)
Rangkaian di Surabaya berlangsung selama dua pekan penuh dengan jadwal sebagai berikut:[2]
Kegiatan dan Kemeriahan
Acara di Surabaya dipandu oleh MC Chitra dan Ita dari DJFM Surabaya. Berbeda dengan kota sebelumnya, roadshow di Surabaya menghadirkan bintang tamu anggota tim basket selebriti LiLo, yaitu Mario Lawalata, Yogi Finanda, dan Donald, yang memicu antusiasme tinggi di berbagai sekolah, terutama di SMA Negeri 20.
Beberapa momen penting selama kegiatan berlangsung antara lain:
- Interaksi Bintang Tamu: Di SMA Negeri 20, para siswi berkesempatan melakukan sesi foto dan interaksi langsung dengan Mario Lawalata dan Yogi Finanda di lapangan basket.
- Sesi Rias Wajah: Menggunakan produk Puteri dari Mustika Ratu, Mario Lawalata melakukan simulasi merias salah satu siswi bernama Mona, sementara di SMA Negeri 1, seorang siswi bernama Luly mendapatkan sesi rias natural yang didukung penuh oleh guru sekolahnya.
- Games Interaktif:
- Herbal Essences: Mengadakan kompetisi catwalk bertajuk rambut indah yang diikuti oleh peserta dengan berbagai latar belakang fisik, termasuk seorang siswi SMA Negeri 20 bernama Cemel, yang bertubuh besar.
- Digital & Teknologi: Kompetisi SMS tercepat bagi pengguna ponsel Sony Ericsson serta edukasi pengunduhan musik melalui layanan NexxG yang juga diikuti oleh staf pengajar, seperti Lutfi (guru komputer SMA Negeri 1).
Bandung (26 Maret – 05 April 2007)
Rangkaian roadshow di Kota Kembang ini mengunjungi 9 sekolah menengah, yaitu:[2]
Kegiatan dan Kemeriahan
Acara di Bandung dipandu oleh MC Bayu dan Sn dari Radio 99ers Bandung. Mirip dengan kemeriahan di Surabaya, daya tarik utama di Bandung adalah pertandingan basket persahabatan bersama tim selebriti LiLo.
Momen-momen penting dalam roadshow Bandung meliputi:
- Pertandingan Basket 3-on-3: Kehadiran Vino G. Bastian, Nino Fernandez, dan Donald di SMA Negeri 7 Bandung memicu antusiasme luar biasa. Para siswi berkesempatan bermain basket bersama dan melakukan sesi foto di tengah lapangan.
- Dukungan Wardrobe: Acara di Bandung mendapatkan dukungan khusus dari Anonim Wardrobe yang menambah estetika rangkaian roadshow.
- Interaksi Produk:
- Pembagian sampel produk Herbal Essences dan kosmetik Puteri (Mustika Ratu). Salah satu siswi, Anggita (Kelas 2 IPA 2 SMAN 7), terpilih memenangkan goodie bag spesial.
- Edukasi teknologi melalui uji coba fitur ponsel Sony Ericsson serta pendaftaran friend list layanan LiLo dan NexxG yang disertai pembagian pin eksklusif.
Medan (09 – 13 April 2007)
Meskipun dalam kondisi cuaca yang terik, rangkaian roadshow di Kota Medan tetap mendapatkan antusiasme tinggi dengan mengunjungi 10 sekolah:[3]
Kegiatan dan Kemeriahan
Acara di Medan dipandu oleh MC Titin dan Yuni dari KISS 105 FM Medan. Fokus utama kegiatan berlangsung di SMA Negeri 3 dan SMA Negeri 5, yang meliputi:
- Pertandingan Basket 3-on-3: Tim selebriti LiLo yang digawangi oleh Fedi Nuril, Yogi Finanda, dan Donald (menggantikan Vino G. Bastian) bertanding melawan tim basket SMA Negeri 3 dan tim Batalyon Ballers. Tim selebriti berhasil menyapu bersih kemenangan dengan skor akhir masing-masing 7-3, 8-7, 7-5, dan 10-3.
- Edukasi Teknologi & Musik: Layanan NexxG memperkenalkan fitur unduh lagu, wallpaper, hingga gim NexxG Pet melalui perangkat layar sentuh (touchscreen). Personil band Everybody Loves Irene, Dimas, turut hadir membantu peserta dalam proses registrasi.
- Interaksi Produk & Games:
- Peserta dari kelas 3 SMA Negeri 5 tetap aktif mengikuti games di sela-sela ujian praktik bahasa Inggris untuk mendapatkan paket produk dari Herbal Essences, Puteri (Mustika Ratu), dan sponsor lainnya.
- Siswi bernama Yuyun (SMA Negeri 3) memenangkan produk Splash Cologne White Lily dari Mustika Ratu (Puteri) setelah berhasil menjawab tantangan seputar produk kosmetik.
- Stand LiLo menjadi pusat perhatian siswa untuk mendaftar friendlist dan mendapatkan aksesori berupa pin eksklusif.
Makassar (23 – 27 April 2007)
Rangkaian roadshow di Makassar berfokus pada kunjungan ke sekolah-sekolah berikut:[3][4]
Jakarta (23 April – 4 Mei 2007)
Rangkaian di Jakarta merupakan titik paling padat dengan mengunjungi 10 sekolah di wilayah Jakarta dan Depok dalam waktu delapan hari. Jadwal kunjungan tersebut meliputi:[4]
Kegiatan dan Kemeriahan
Acara di Jakarta melibatkan banyak figur publik dan alumni GADIS Sampul. Arya Mandala (Cowok GADIS 2005), serta Margareth Yosephine Tito (Megy) dan Delia Wibygabilla Razif (Billa) (Finalis GADIS Sampul 2006) bertindak sebagai pembawa acara di berbagai lokasi.
Momen penting selama roadshow di Jakarta antara lain:
- Pertandingan Basket Selebriti: Tim basket LiLo yang beranggotakan Vino G. Bastian, Yogi Finanda, Nino Fernandez, Mario Lawalata, dan Donald melakukan pertandingan 3-on-3 di beberapa sekolah. Di SMP Al-Izhar, tim selebriti sempat bertanding melawan tim basket putri yang salah satu anggotanya adalah Delia Wiibyagabilla Razif (Billa), finalis GADIS Sampul 2006. Di Sekolah Cakra Buana, tim selebriti menghadapi tiga tim sekaligus (tim putra/putri SMA dan tim putra SMK).
- Aktivasi Komunitas: Penulis novel Eiffel I'm in Love, Rachmania Arunita, hadir mewakili tim LiLo untuk membagikan pin eksklusif bagi siswa yang terdaftar dalam Lilo's Friend.
- Interaksi Siswa & Guru:
- Di SMP Negeri 49, siswi bernama Purnama, Rika, Dewi, dan Riska memenangkan paket produk setelah melakukan peragaan produk Herbal Essences dan Mustika Puteri.
- Di SMP Al-Izhar, seorang siswa bernama Rendra (Kelas 3) berpartisipasi dalam tantangan mengepang rambut bersama siswi bernama Indah.
- Di Sekolah Cakra Buana, Ibu Hesti (Guru PKn & Pembina OSIS) turut serta mengajak siswa berjoget dengan iringan nada dering ponsel Sony Ericsson.
- Di SMA Santa Theresia, siswa putra (Aldo, Dio, dan Owen) memenangkan hadiah dari Sony Ericsson setelah mengikuti tantangan menari dengan lagu "Grace Kelly" dari Mika.
- Antusiasme Peserta: Siswi dari sekolah lain, seperti Mesa, Saras, dan Tessa dari SMP Dian Didaktika Cinere, sengaja hadir di SMP Al-Izhar untuk memantau informasi pemilihan GADIS Sampul 2007 karena mereka telah mengirimkan formulir pendaftaran.
Yogyakarta (30 April – 3 Mei 2007)
Yogyakarta menjadi kota luar Jakarta dan tujuan keenam sekaligus penutup rangkaian Goes to School 2007. Meskipun terdapat beberapa perubahan dari jadwal rencana awal, tim GADIS berhasil mengunjungi sekolah-sekolah berikut:[4][5]
Kegiatan dan Kemeriahan
Puncak kemeriahan terjadi di SMA BOPKRI 2 (BODA), di mana berbagai aktivitas interaktif diselenggarakan:
- Pertandingan Basket Selebriti: Tim basket LiLo yang diperkuat oleh Vino G. Bastian, Mario Lawalata, Yogi Finanda, dan Donald bertanding melawan tim basket putra dan putri SMA BOPKRI 2. Salah satu pemain yang menonjol adalah Monalisa (Kelas XI IPS) yang memimpin tim basket putri melawan tim selebriti.
- Aktivasi Sponsor:
- Honda Revo: Menampilkan aksi "Girl Power" di mana siswi Yogyakarta menunjukkan kemampuannya bermain basket sambil mengendarai motor Honda Revo.
- Pocari Sweat: Mengadakan kompetisi ketangkasan bagi siswi SMA BOPKRI 2.
- NexxG & Sony Ericsson: Dimas (dari band Everybody Loves Irene) kembali hadir mendampingi siswa di booth NexxG untuk edukasi konten digital. Pendaftaran anggota "Geng NexxG" juga menarik minat banyak siswa.
- Mustika Puteri & Herbal Essences: Memberikan edukasi produk kecantikan remaja melalui booth interaktif dan pembagian goodie bag bagi siswa yang memamerkan ponsel Sony Ericsson atau menjawab kuis produk.
- Interaksi Personal: Siswi kelas X-E, Irma dan Yulce, mencatat kesan positif atas keramahan Mario Lawalata yang mengajak mereka berinteraksi langsung di lapangan.
Penjurian Unggulan Daerah dan Private Party
Setelah menyelesaikan rangkaian kunjungan ke sekolah-sekolah, pemilihan GADIS Sampul 2007 memasuki tahap penjurian daerah untuk menentukan para Unggulan. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun 2007 memberikan kesempatan "jalur khusus" berupa audisi langsung bagi peserta yang terlambat mengirimkan formulir melalui pos.
Proses seleksi ini dilakukan di enam kota besar (Palembang, Surabaya, Bandung, Medan, Makassar, dan Yogyakarta) dengan melibatkan dewan juri dari redaksi majalah GADIS, fotografer profesional, dan para alumni. Puncak dari penjurian di setiap kota ditutup dengan sebuah Private Party, sebuah acara eksklusif bagi pembaca setia dan calon peserta sebagai ajang pengumuman resmi para Unggulan daerah.
Palembang (23 – 24 Maret 2007)
Penjurian di Palembang dipusatkan di Radio OZ Palembang (Palembang Square). Ini merupakan kota pertama yang memulai proses seleksi intensif.[14]
- Proses Seleksi: Tim juri yang terdiri dari Didin P. Ambardini (Pemimpin Redaksi), Dennie Ramon (Fotografer), dan Lucia Leaf (Pengarah Gaya) melakukan penyaringan ketat. Pada hari pertama (23 Maret), dilakukan audisi langsung bagi pendaftar baru, sementara hari kedua menjadi penentuan final untuk memilih 10 Unggulan dari wilayah Sumatera Selatan dan sekitarnya.
- Edukasi Karakter: Adhitya Putri (GADIS Sampul Favorit 2003) hadir memberikan pembekalan mengenai prinsip 3B (Brain, Beauty, Behaviour) sebagai modal utama seorang GADIS Sampul.
- Private Party: Diselenggarakan pada 24 Maret di Palembang Indah MallPalembang Indah Mall. Acara ini dimeriahkan oleh band lokal seperti Akustik dan Take Off Band, serta penampilan dari Revolution Dance. Pengunjung masuk menggunakan kupon dari Majalah GADIS edisi 06 dan 07. Sepuluh Unggulan yang terpilih diumumkan dan berhak maju ke tahap semifinal nasional.
- Pendukung Acara: Distro Wong Cakil & D’Jack, minuman kesehatan Razza, serta para sponsor utama (Herbal Essences, Mustika Puteri, Sony Ericsson).
Surabaya (30 – 31 Maret 2007)
Di Surabaya, penjurian dilakukan dengan atmosfer yang lebih santai namun tetap profesional di John Robert Powers, Jalan Kayoon.[15]
- Proses Seleksi: Dewan juri terdiri dari Denny Herliyanso, Novi Susanti, dan Nitrania Karnelia. Peserta menjalani pengukuran fisik dan wawancara singkat. Fokus penjurian adalah melihat kemampuan peserta untuk tetap menjadi diri sendiri di bawah tekanan.
- Sharing Alumni: Nadya Wulan Febiana (Finalis GADIS Sampul 2004) dan Farida Ayu (Finalis GADIS Sampul 2006) berbagi pengalaman mengenai peluang karier setelah kompetisi, menekankan pentingnya menjaga penampilan dan rasa percaya diri.
- Private Party: Mengusung dress code "Redelicious" (pakaian serba merah)[2], acara ini digelar di pelataran parkir John Robert Powers pada 31 Maret. Grup musik Numata menjadi penampil utama, didampingi oleh Apples in the Wonderland dan Lovelytea.
- Aktivasi Menarik: Febrian Surya Perkasa (Runner-up II Cowok GADIS 2006) turut memeriahkan sesi games interaktif. Selain sponsor utama, acara di Surabaya juga didukung oleh Yamaha Mio, XL, Shizuku (masker wajah), dan Ako Jeans.
Bandung (06 – 07 April 2007)
Proses seleksi di Bandung dipusatkan di Kantor Radio 99ers Bandung (Menara BRI Suite). Karena tingginya minat peserta di "Kota Kembang", tim GADIS memberikan ruang luas bagi pendaftar langsung (direct judging).[16]
- Proses Penjurian: Tim juri terdiri dari Didin P. Ambardini (Pemimpin Redaksi), Lucia Leaf (Pengarah Gaya), dan Dhany Indrianto (Fotografer). Pada 6 April, dilakukan audisi langsung bagi puluhan peserta. Esoknya, 7 April, dilakukan penyaringan final dari 70 calon unggulan untuk menentukan 10 Unggulan terbaik dari wilayah Bandung dan sekitarnya.
- Dinamika Peserta: Sesi penjurian mencatat momen emosional, seperti Putri Anindita (Calon Unggulan Jakarta GADIS Sampul 2006) yang belum berhasil lolos tahun ini, serta Resti Ghita Pratiwi (Semifinalis GADIS Sampul 2006) yang menunjukkan perkembangan fisik dan komitmen yang lebih baik dibanding tahun sebelumnya.
- Edukasi & Motivasi: Annisa Kartabrata (Ninies), GADIS Sampul 2006, hadir memberikan tips kepada peserta agar selalu percaya diri dan menjadi diri sendiri (be yourself) sebagai kunci sukses di panggung nasional.
- Kemeriahan Acara: Berbeda dengan konsep private party di ruangan tertutup, acara di Bandung dilakukan dengan menyesuaikan mobilitas kota yang padat. Penampilan musik dari Ryan, Gita Gutawa dan Pure Saturday menjadi daya tarik utama bagi pengunjung dan peserta yang menunggu hasil pengumuman.
- Sponsor & Aktivasi: Selain sponsor utama (Herbal Essences, Mustika Puteri, Sony Ericsson, NexxG, dan LiLo), acara di Bandung juga didukung oleh Anonim Wardrobe dan Stroberi Accessories.
Medan (13 – 14 April 2007)
Proses seleksi di Medan berlangsung di tengah cuaca terik namun penuh antusiasme, berpusat di Radio KISS 105 FM dan Sun Plaza.[17]
- Proses Penjurian: Pada 13 April, dilakukan audisi langsung bagi pendaftar baru. Dari 48 peserta, hanya 3 orang yang berhasil tersaring menjadi calon unggulan. Esoknya, 14 April, para calon unggulan menjalani tes foto resmi. Juri Nitrania Karnelia (Pengarah Gaya) menekankan pentingnya wajah yang bersih tanpa riasan dan aksesori agar karakter asli peserta terlihat jelas.
- Integritas Standar: Ketegasan juri terlihat saat meminta calon peserta seperti Trifonia untuk menghapus make-up dan Anggreka Michello untuk mencopot aksesorinya sebelum sesi foto dimulai. Hal ini dilakukan demi memenuhi standar orisinalitas peserta GADIS Sampul.
- Edukasi & Tips: Laura Blessa (GADIS Sampul Favorit 2006) hadir memberikan pembekalan. Ia menekankan bahwa disiplin, rasa percaya diri, dan sikap tidak sombong adalah kunci utama, di samping menjaga kesegaran fisik dengan produk sponsor di tengah cuaca Medan yang panas.
- Private Party: Bertempat di Bakoel Ubud, Sun Plaza, acara pengumuman unggulan ini mengusung dress code "Lovable in Purple" (serba ungu). Pemenang Best Dress jatuh kepada Trinita, Stevi, dan Regina. Acara dimeriahkan oleh penampilan Gita Gutawa yang membawakan empat lagu hitsnya, termasuk "Kembang Perawan" dan "Bukan Permainan".
- Aktivasi Digital: Stand NexxG dan LiLo di luar area acara utama tetap dipadati pengunjung yang ingin mengunduh konten digital dan mendaftar ke dalam Lilo Friendlist.
Makassar (27 – 28 April 2007)
Sebagai salah satu kota ekspansi baru, Makassar menyelenggarakan rangkaian seleksi yang dipusatkan di Radio Prambors Makassar dan Mall Ratu Indah.
- Audisi Langsung (27 April 2007): Bertempat di studio Radio Prambors Makassar, tahap ini menjadi gerbang bagi remaja putri di Sulawesi, Kalimantan, dan Indonesia Timur untuk terjun langsung ke ajang nasional tanpa harus melalui proses pengiriman pos yang memakan waktu.
- Penjurian Calon Unggulan (28 April 2007): Proses penjurian untuk calon unggulan Sulawesi, Kalimantan, dan Indonesia Timur diadakan pada bertempat di studio Radio Prambors Makassar. Penjurian calon unggulan ini akan menjaring nama yang akan lolos sampai babak selanjutnya.
- Private Party & Pengumuman (28 April 2007): Acara puncak diselenggarakan di Atrium Mall Ratu Indah pada pukul 15.00 – 17.00 WITA. Acara ini mengusung tema visual yang anggun dengan dress code "Angelic White" (serba putih) bagi para pendukung dan pengunjung perempuan yang hadir.
Yogyakarta (04 – 05 Mei 2007)
Rangkaian penutup seleksi daerah dilakukan di Yogyakarta dengan koordinasi bersama Radio Yasika FM dan Galeria Mall.[18]
- Audisi Langsung (04 Mei 2007): Dilakukan di kantor Radio Yasika FM. Momen ini mencatat partisipasi luar biasa dari Devy, seorang remaja tunarungu yang mengikuti audisi untuk meningkatkan rasa percaya diri dan membahagiakan orang tuanya. Kehadirannya menjadi simbol inklusivitas dalam ajang ini.
- Penjurian Calon Unggulan (05 Mei 2007): Tim juri, termasuk fotografer Dhany Indrianto, melakukan tes foto dan wawancara. Salah satu peserta, Astari Anjani (SMA Taruna Nusantara Magelang), mencuri perhatian karena menunjukkan sikap disiplin militer yang kaku saat wawancara namun mampu bertransformasi menjadi luwes di depan kamera.
- Private Party (05 Mei 2007): Acara puncak digelar di Atrium Galeria Mall dengan dress code bertema "Blue" (serba biru). Acara ini dimeriahkan oleh kehadiran Vino G. Bastian dan Donald yang membagikan merchandise eksklusif LiLo, serta penampilan musik dari grup Numata.
- Edukasi & Motivasi: Yevita Citrawati (Finalis GADIS Sampul 2006) hadir memberikan kesaksian bahwa ajang ini secara drastis meningkatkan rasa percaya diri hingga 100%.
- Hasil Akhir: Novi Susanti (Redaktur Eksekutif GADIS) mengumumkan empat nama yang berhasil terpilih menjadi Unggulan GADIS Sampul 2007 dari wilayah Yogyakarta dan sekitarnya: Mildha Yunita, Nabila Fanessa, Winda Fidyantly, dan Zefanya Yolanda Ziegers.
- Dukungan Sponsor: Selain sponsor utama, acara di Yogyakarta juga didukung oleh Telkomsel, Honda, Woods Peppermint, Feminax, dan Pocari Sweat.
Penjurian Unggulan Jakarta
Berbeda dengan rangkaian di daerah yang membuka jalur "Audisi Langsung" (Direct Judging) bagi pendaftar baru, penjurian di Jakarta bersifat tertutup dan berdasarkan undangan. Peserta yang hadir di Gedung Femina, Kuningan, adalah mereka yang sebelumnya telah mengirimkan formulir pendaftaran melalui pos dan dinyatakan lolos seleksi administratif awal oleh redaksi.[19]
Disiplin dan Antusiasme
Meskipun bukan audisi terbuka, beban kerja penjurian Jakarta tetap menjadi yang tertinggi dengan kehadiran lebih dari 250 calon unggulan yang telah terverifikasi.
- Antrean Subuh: Menurut laporan keamanan Gedung Femina, antrean peserta sudah dimulai sejak pukul 05.00 WIB. Mengingat ini adalah tahap undangan, kehadiran pagi buta menunjukkan tingkat kompetisi dan keseriusan peserta dalam menghargai kesempatan yang diberikan.
- Proses Verifikasi: Para calon unggulan menjalani pengukuran ulang tinggi dan berat badan untuk memastikan data yang dikirimkan di formulir sesuai dengan kondisi fisik terkini (aktual).
Dewan Juri dan Teknis Penjurian
Sesi penjurian dilakukan secara intensif di Ruang Serba Guna Gedung Femina oleh tim juri lengkap:
- Manajemen: Didin P. Ambardini (Pemimpin Redaksi) dan Ireda Trisnowati (Redaktur Pelaksana).
- Tim Visual: Budi Suryanto & Dennie Ramon (Fotografer), serta Margie Aziz & Lucia Leaf (Pengarah Gaya).
Peserta diuji kemampuan berpose secara natural. Salah satu tantangan teknis yang dicatat adalah penyesuaian tatanan rambut (seperti pada peserta bernama Chiquita) agar tetap terlihat remaja dan tidak berlebihan, sesuai dengan standar estetika GADIS Sampul yang mengutamakan orisinalitas.
Manajemen Administratif
Pasca sesi foto, Andanari Yogaswari (Redaktur GADIS & Koordinator Penjurian) memberikan instruksi mengenai sistem pengumuman. Peserta yang lolos menjadi Unggulan akan dihubungi melalui telepon pada malam hari yang sama, menekankan pentingnya responsibilitas dan kesiapan saluran komunikasi bagi para peserta.
Sesi Pemotretan Unggulan
Setelah terpilih melalui audisi langsung, para unggulan diwajibkan mengikuti sesi pemotretan profesional pada keesokan harinya di kota masing-masing. Meskipun berlokasi di salon atau studio lokal, fotografer yang bertugas tetap didatangkan langsung dari Redaksi GADIS Jakarta untuk menjaga standar visual nasional.
| Daerah |
Tanggal Pemotretan |
Lokasi Pemotretan |
| Palembang |
25 Maret 2007 |
Nora Bridal Hair Photo Palembang |
| Surabaya |
1 April 2007 |
Herry Ramli Salon Surabaya |
| Bandung |
8 April 2007 |
La Diva Salon Bandung |
| Medan |
15 April 2007 |
Exjo Salon Medan |
| Makassar |
29 April 2007 |
TBA |
| Jakarta |
6 Mei 2007 |
Gedung Femina, Kuningan |
| Yogyakarta |
6 Mei 2007 |
Arimbi Salon Yogyakarta |
Konsep Visual Pemotretan
Sesi pemotretan unggulan dirancang untuk menonjolkan karakter alami dan potensi fotogenik para peserta tanpa distraksi busana yang berlebihan. Seluruh unggulan mengenakan dua set busana dengan ketentuan yang seragam:
- Atasan: Kaos (T-shirt) berwarna Putih dan Merah.
- Bawahan: Busana berbahan denim atau blue jeans (berupa celana pendek atau rok mini).
- Gaya: Rambut dan riasan wajah ditata secara natural oleh tim salon rekanan, sementara pengarahan gaya dilakukan langsung oleh tim kreatif GADIS guna melihat kemampuan berpose dasar para peserta.
Sesi Pemotretan Palembang
Pemotretan untuk 10 unggulan wilayah Palembang dilaksanakan pada 25 Maret 2007 bertempat di Nora Hair-Bridal-Photo. Sesi ini dipimpin langsung oleh tim redaksi GADIS Jakarta, yaitu Lucia Leaf sebagai pengarah gaya dan Dennie Ramon sebagai fotografer.[20]
Beberapa fakta menarik dari sesi ini meliputi:
- Proses Tata Rias: Rambut para peserta ditata oleh tim ahli yang dipimpin langsung oleh pemilik salon, Ko Siung-siung. Arahan riasan wajah dari Lucia Leaf ditekankan pada konsep natural ("tipis-tipis") guna menonjolkan karakter asli remaja.
- Dinamika Studio: Tim kreatif memberikan arahan intensif agar para peserta dapat berpose dengan "senyum lepas" di depan kamera, mengingat banyak peserta yang merasa kaku saat pertama kali menjalani pemotretan profesional.
- Profil Peserta Termuda: Rosya Arifia Rasyid (Ocha) dari Bandar Lampung tercatat sebagai unggulan termuda (13 tahun) dalam klaster ini. Ia terpilih setelah sebelumnya sempat tertunda satu tahun karena kendala batas usia minimal pada edisi sebelumnya.
- Solidaritas: Pasca pemotretan resmi, ke-10 unggulan Palembang menunjukkan kekompakan dengan melakukan sesi foto studio pribadi bersama sebagai bentuk kenang-kenangan.
Sesi Pemotretan Surabaya
Dilaksanakan pada 1 April 2007 di Herry Ramli Salon, Surabaya. Mengingat jumlah unggulan yang mencapai 22 orang, sesi ini menjadi yang terpanjang karena setiap peserta menjalani tiga kali sesi pengambilan gambar. Tim redaksi yang bertugas adalah Nitrania Karnelia (pengarah gaya) dan Denny Herliyanso (fotografer).[21]
Fakta administratif dan menarik dari sesi ini:
- Konsep Before-After: Peserta menjalani pemotretan identitas menggunakan papan nama sebelum proses tata rias dimulai. Hal ini bertujuan untuk mendokumentasikan transformasi visual peserta secara akurat.
- Teknik "Menyontek" Gaya: Mengingat banyak peserta yang masih kaku, Nitrania Karnelia mengizinkan para peserta untuk saling memperhatikan gaya satu sama lain (menyontek) agar proses pengambilan foto berjalan lebih efisien.
- Sponsor dan Produk: Tata rias wajah menggunakan produk Puteri dari Mustika Ratu (bedak dan lipstik pink) yang disesuaikan untuk usia remaja, sementara busana didukung oleh AKO Jeans (celana pendek dan rok mini denim).
- Apresiasi Mitra: Sebagai bentuk transparansi kerja sama, pihak GADIS memberikan piagam penghargaan kepada Herry Ramli selaku pemilik salon atas kontribusinya dalam menyiapkan penampilan seluruh unggulan Surabaya.
Sesi Pemotretan Bandung
Berlangsung pada 8 April 2007 di Salon La Diva, Bandung. Sesi ini dipimpin oleh Lucia Leaf (pengarah gaya) dan Dhany Indrianto (fotografer). Berbeda dengan kota lainnya, sesi Bandung tercatat selesai lebih awal dari jadwal yang diperkirakan karena kemampuan adaptasi para peserta di depan kamera.[22]
Detail administratif dan edukasi estetika dari sesi ini:
- Standar Referensi: Redaksi menggunakan komposit Cantika Felder (Finalis GADIS Sampul 2004) dan Laura Blessa (GADIS Sampul Favorit Pilihan Pembaca 2006) sebagai standar acuan (benchmarking) bagi para unggulan untuk memahami definisi riasan wajah yang natural namun fotogenik.
- Kedaulatan Karir Lokal: Proses tata rias melibatkan tim ahli yang dipimpin langsung oleh Rinne, pemilik Salon La Diva.
- Tahapan Dokumentasi: Selain foto identitas (before), peserta menjalani dua tahap pemotretan utama: sesi close-up (fokus pada ekspresi mata dan wajah) serta sesi seluruh badan (fokus pada postur dan kepercayaan diri).
- Dinamika Publik: Lokasi salon yang terbuka memicu perhatian publik (kehebohan di depan salon), memberikan simulasi pertama bagi para unggulan dalam menghadapi atensi massa layaknya seorang selebriti.
Sesi Pemotretan Medan
Dilaksanakan pada 15 April 2007 di Exjo Salon, Medan. Sesi ini hanya diikuti oleh 6 orang unggulan, menjadikannya sesi paling ringkas namun sarat dengan instruksi teknis pemodelan. Tim redaksi yang bertugas adalah Novi Susanti (Redaktur Eksekutif), Nitrania Karnelia (pengarah gaya), dan Dennie Ramon (fotografer).[23]
Poin-poin penting dari sesi "Belajar Jadi Model" di Medan:
- Teknik Ekspresi Mata: Dennie Ramon memberikan instruksi khusus agar mata tetap terlihat "bersinar" dan tidak kaku di bawah lampu kilat (flash), yakni dengan cara memejamkan mata sejenak dan baru membukanya saat aba-aba pemotretan dimulai.
- Manajemen Bakat: Peserta Evelyn Mirandha mendapatkan apresiasi khusus dari tim karena kemampuannya beradaptasi dengan cepat di depan kamera, bahkan sempat disandingkan kemiripannya dengan figur publik Bunga Citra Lestari.
- Kedaulatan Karir Lokal: Sesi ini melibatkan pemilik dan manajemen Exjo Salon secara langsung, yaitu Alex (penata rambut/rias) dan Willy.
- Edukasi Kesehatan Kulit: Pasca pemotretan, para peserta diberikan edukasi mengenai pentingnya pembersihan wajah menggunakan rangkaian produk Cleansing Milk dan Astringent Puteri dari Mustika Ratu guna menjaga kesehatan kulit remaja setelah terpapar riasan profesional.
- Dinamika Keluarga: Berbeda dengan kota lain, catatan di Medan menonjolkan peran orang tua (mama-papa) yang turut mendampingi dan mendokumentasikan proses tersebut, menunjukkan dukungan keluarga yang kuat terhadap karier peserta.
Sesi Pemotretan Yogyakarta
Berlangsung pada 6 Mei 2007 di Salon Arimbi, Yogyakarta. Sesi ini hanya diikuti oleh 4 orang unggulan, tetapi mencakup keragaman asal daerah yang luas (Pekalongan, Bukittinggi, Semarang, dan Yogyakarta). Tim redaksi yang bertugas adalah Novi Susanti (Redaktur Eksekutif), Nitrania Karnelia (pengarah gaya), dan Dhany Indrianto (fotografer).[24]
Poin-poin penting dari sesi pemotretan di Yogyakarta:
- Teknis Ekspresi Wajah: Nitrania Karnelia memberikan penekanan khusus pada teknik "mata yang bicara" (smize), agar ekspresi mata peserta selaras dengan senyum bibir sehingga foto tidak terlihat "kosong".
- Inisiatif Fotografer: Terjadi momen unik di mana fotografer Dhany Indrianto turun tangan langsung menjadi penata rambut dadakan untuk Nabila Fanessa guna memastikan rambut panjangnya jatuh dengan sempurna di depan lensa.
- Proses Adaptasi Peserta: Zefanya Yolanda Ziegers (Semarang) menjadi contoh proses perkembangan kepercayaan diri. Ia sempat mengalami kekakuan pada sesi awal (busana putih), tetapi berhasil tampil maksimal pada sesi kedua (busana merah) setelah berhasil mengatasi rasa malu.
- Persiapan Detail: Ketelitian peserta diuji sebelum pemotretan, seperti Winda Fidyantly yang melakukan pemotongan poni di tempat dan Nabila Fanessa yang melakukan pengecekan ulang pada lipgloss guna memastikan kesempurnaan tampilan.
- Apresiasi Kemitraan: Redaktur Eksekutif Novi Susanti secara formal menyampaikan apresiasi kepada Pak Deddy selaku manajemen Salon Arimbi atas dukungannya dalam memfasilitasi sesi tersebut.
Sesi Pemotretan Jakarta
Dilaksanakan pada 6 Mei 2007 bertempat di kantor pusat GADIS (Gedung Femina), Kuningan, Jakarta. Sesi ini melibatkan 14 unggulan dan dipimpin oleh tim inti redaksi: Margie Aziz dan Lucia Leaf (pengarah gaya), serta Budi Suryanto dan Dennie Ramon (fotografer).[25]
Fakta menarik dan administratif dari sesi Jakarta:
- Instruksi Profesional: Dennie Ramon menekankan teknik "senyum dari dalam jiwa" (inner soul) guna menghindari ekspresi kaku, di mana setiap peserta diberikan kesempatan tiga kali pengambilan gambar untuk mendapatkan hasil terbaik.
- Koneksi Industri: Terungkap bahwa salah satu unggulan, Marsha Natika, merupakan adik kandung dari aktris Zaskia Adya Mecca. Pengalaman keluarga ini dinilai memberikan kontribusi pada keluwesan Marsha saat berpose di depan kamera meskipun masih berusia SMP.
- Tantangan Tata Rias: Tim dari Puteri Mustika Ratu (Ida dan Didi) harus bekerja ekstra untuk menata rambut Sahila Hisyam yang tercatat sangat tebal, guna mengejar efisiensi waktu pemotretan.
- Atmosfer Kerja: Berbeda dengan sesi di daerah, sesi Jakarta menonjolkan sisi kekeluargaan di kantor pusat, termasuk sesi makan siang bersama dengan menu dari Pollo Campero dan donat Ring Master.
- Apresiasi Peserta: Seluruh peserta mendapatkan paket bingkisan (goodie bag) dari Herbal Essences sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam proses pendataan visual unggulan.
Workshop Semifinalis
Dimulai pada 1 Juni 2007, ke-40 semifinalis berkumpul di kantor Redaksi GADIS (Gedung Femina) untuk mengikuti karantina singkat dan proses seleksi final. Selama periode ini, mereka didampingi oleh para chaperone: Yenny Glenny, Faradita Ayuningtyas, Asri Mirza, dan Nilam Suri.[26]
Panggung Bakat dan Penjurian
Sesi penjurian dilakukan di atas "Panggung Panas" di hadapan dewan juri yang terdiri dari pimpinan redaksi (Didin P. Ambardini), jajaran redaktur (Ireda Trisnowati, Novi Susanti), fotografer (Dhany Indrianto, Dennie Ramon), pengarah gaya (Margie Aziz), serta perwakilan F&G Model Agency (Ira Duati).
Beberapa unjuk bakat yang menonjol meliputi:
- Seni Tari & Olahraga: Gita Virga (cheerleading), Faradina Mufti (modern dance), Aubry Beer & Anggreka Michello (balet), Tjut Anjani (tari Jaipongan), serta Adinda Natasha Oxcerilla Paryana (Oxcel) (Capoeira).
- Vokal & Instrumen: Evelyn Mirandha & Winda Fidyantly (biola). Bernyanyi menjadi bakat paling populer yang dibawakan oleh peserta seperti Ketrin Agustine, Zefanya Yolanda, dan Mutia Maharani.
- Akting & Orasi: Dhewwy H. Samsat (akting), Liza Mayang Gemala (Bianca Liza) (akting), serta kemampuan bahasa asing dari V. Michelle Mathilda dan Khairunnisa Shibly. Astria Prawitasari menunjukkan bakat broadcasting sebagai penyiar radio.
- Bakat Unik: Marsha Natika membawakan gerakan color guard, meski sempat terkendala teknis karena langit-langit ruangan yang rendah.
Pelatihan Intensif dan Fasilitas
- Koreografi: Peserta menjalani latihan kilat selama 3,5 jam bersama Detty. Untuk mempermudah koordinasi, ke-40 peserta dibagi menjadi empat kelompok: Tim Tomat, Tim Jeruk, Tim Melon, dan Tim Pepaya.
- Akomodasi: Seluruh peserta menginap di Hotel Formula 1 (sekarang Ibis Budget), Menteng.
- Dukungan Industri: Sebagai bentuk apresiasi, setiap semifinalis menerima 18 paket hadiah dari berbagai sponsor, termasuk kamus elektronik Alfalink, Levi's, Tupperware, dan Contempo, yang menunjukkan dukungan besar industri ritel terhadap ajang ini.
Interaksi Senior dan Dukungan Logistik
Selama masa workshop di Jakarta, para semifinalis tidak hanya menjalani pelatihan teknis, tetapi juga diberikan ruang untuk membangun jejaring dengan para alumni GADIS Sampul melalui rangkaian sesi kuliner yang didukung oleh berbagai mitra restoran.[27]
Malam Kebersamaan
Salah satu agenda utama adalah makan malam di restoran Pollo Campero, di mana ke-40 semifinalis bertemu dengan para senior:
- Alumni yang hadir: Ardina Rasti (Runner-up I GADIS Sampul 1999), Dinda Kanyadewi (Finalis GADIS Sampul 2002), Adhitya Putri (GADIS Sampul Favorit 2003), Bunga Jelitha (Finalis GADIS Sampul 2005), dan Annisa Kartabrata (GADIS Sampul 2006).
- Transfer Pengetahuan: Para senior berbagi pengalaman mengenai dampak karier setelah mengikuti ajang ini. Dinda Kanyadewi menekankan kemudahan akses ke industri video klip, sementara Adhitya Putri berbagi pengalamannya di dunia layar lebar (Dealova dan Hantu Bangku Kosong).
- Diskusi Bakat: Bunga Jelitha memberikan perspektif mengenai pentingnya latar belakang modeling profesional bagi mereka yang ingin fokus di dunia catwalk papan atas.
Ketahanan fisik para semifinalis selama jadwal yang padat dijaga melalui berbagai kerjasama konsumsi:
- Hotshots & McDonald's: Menjadi penyedia konsumsi utama saat acara Meet & Greet di La Piazza, Kelapa Gading.
- Ring Master & Tamani Kafe: Menyediakan hidangan donat dan masakan khas Indonesia sebagai asupan energi selama sesi latihan di kantor redaksi.
- Red Bean (Mal Kelapa Gading): Memberikan paket hadiah makanan (take away) berupa hidangan Tionghoa (Ayam Kung Pao dan Bakmi Goreng) khusus bagi peserta yang berhasil masuk ke babak 20 Finalis.
Meet & Greet Semifinalis
Pada 2 Juni 2007, ke-40 semifinalis diperkenalkan kepada publik dalam acara Meet & Greet bertema "Glow In The Park" yang diselenggarakan di area luar ruangan (outdoor) La Piazza, Kelapa Gading, Jakarta.[28][29]
- Produksi Panggung: Acara dipandu oleh duet Dinda Kanyadewi dan Adith (Prambors FM). Penataan rambut dilakukan oleh Toni & Guy Hairdressing, sementara tata rias didukung oleh Puteri dari Mustika Ratu.
- Pengisi Acara: Penampilan musik dibawakan oleh Sherina Munaf (menampilkan citra yang lebih dewasa pasca-era Petualangan Sherina) dan ditutup oleh grup musik elektronik Goodnight Electric.
- Interaksi Publik: Para peserta melakukan catwalk pertama mereka di hadapan ribuan penonton menggunakan koleksi dari beberapa butik yang disandingkan dengan celana jeans dari Levi’s. Kelompok pendukung (Supporter) terbaik diraih oleh tim sukses Marsha Natika, yang turut dihadiri oleh kakaknya, aktris Zaskia Adya Mecca.
- Aktivitas Booth: Acara ini didukung oleh berbagai booth interaktif, termasuk pameran seri Walkman Phone dari Sony Ericsson, kampanye anti-narkoba dari Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB), serta layanan hairstyling gratis dari Herbal Essences dan Haircode Hairdressing.
Pengumuman 20 Finalis
Di akhir acara, Pemimpin Redaksi GADIS selaku Ketua Dewan Juri, Didin P. Ambardini, mengumumkan 20 nama yang berhasil lolos ke babak Final. Terdapat momen khusus di mana salah satu semifinalis, Anizabella Putri, merayakan ulang tahunnya di belakang panggung dan mendapatkan ucapan langsung dari pendiri majalah GADIS, Pia Alisjahbana.
Berikut ini adalah 20 peserta yang akan mengikuti karantina GADIS Sampul 2007 pada bulan Juli 2007:[30]
Karantina 20 Finalis
Setelah terpilih di La Piazza, ke-20 finalis kembali ke Jakarta pada bulan Juli 2007 untuk menjalani masa karantina. Selama masa ini, mereka diisolasi dari gangguan luar untuk fokus pada pengembangan diri dan persiapan malam final.
Karantina Finalis: Hari ke-1
Dimulai pada Jumat, 6 Juli 2007, ke-20 finalis berkumpul di Ruang Serba Guna (RSG) Femina Group dengan dress code kaos putih dan celana jeans untuk memulai petualangan tujuh hari "terpisah" dari keluarga. Acara dibuka secara resmi oleh Pemimpin Redaksi GADIS, Didin P. Ambardini.[31]
Daftar Hadiah Finalis (Broadway Babe)
Sebagai bentuk apresiasi masuk ke babak 20 besar, para finalis menerima paket hadiah melimpah yang melambangkan gaya hidup remaja produktif tahun 2007:[32]
- Elektronik & Gadget: HP Sony Ericsson tipe W200i, PenDrive USB Flash Drive, dan Kamus Elektronik Alfalink.
- Kecantikan & Perawatan: Paket lengkap dari Herbal Essences, Puteri, Revlon, serta peralatan rambut (Hair stylist & Hair Dryer) Philips dari PT Citra Kreasi Makmur.
- Mode & Aksesoris: Jam tangan ODM, kacamata BEBE dari Optik Seis, sepatu dari Gosh dan Wimo Shoes, serta paket busana dari Levi's® Jeans, Surfer Girl, Cool Teen, OUVAL Research, Unionbay, dan Mermaidsister.
- Edukasi & Pengembangan: Voucher kursus di Mastering in Communications (MIC), IBSC TV Presenter, dan Flash Fashion Model.
Momen Emosional dan Kedisiplinan
- Tantangan Logistik: Rosya Arifia Rasyid (Bandar Lampung) sempat mengalami kendala kemacetan Jakarta yang ekstrem hingga hampir terlambat mengikuti pembukaan, sebuah momen yang menguji ketahanan mentalnya sejak hari pertama.
- Kemandirian: Terjadi momen mengharukan saat Ferninda Karina harus berpisah dengan adik laki-lakinya, Fernaldi, menandai dimulainya fase pendewasaan bagi para finalis selama di karantina.
Sesi Pelatihan dan Eksplorasi
- Modeling (F&G Agency): Di bawah bimbingan Ira Duati dan Yoyok Budiman, finalis belajar mengeksplorasi pose terbaik di depan cermin dan teknik catwalk yang mengedepankan kepercayaan diri sebagai kunci keunikan diri.
- Aksi di Levi's Store (Plaza Indonesia): Finalis ditantang dalam permainan memadu-padankan busana (mix and match) hanya dalam waktu 30 menit. Jessica Evelyne (Surabaya) menonjol karena kecepatan koordinasi gayanya, sementara Ketrin Agustine dan Anizabella Putri terpilih sebagai pemenang kategori ini.
- Edukasi Sosial (YCAB): Mengikuti sesi diskusi mengenai bahaya HIV/AIDS, narkoba, dan rokok bersama tim Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB), menekankan bahwa seorang GADIS Sampul harus memiliki kesadaran sosial yang tinggi.
Persiapan Pertunjukan & Malam Keakraban
- Vokal & Koreografi: Berlatih di bawah arahan Mona (Elfa’s Music School) dan Johan Jaffar (Show Director). Kelompok yang terdiri dari Tjut Anjani, Arinda Gita, Ketrin Agustine, Citra Kirana, Anggreka Michello, dan Rosya Arifia Rasyid mulai mematangkan vokal untuk lagu "Somewhere Over the Rainbow".
- Dinner with Celebs: Hari ditutup dengan makan malam di The Buffet, Mal Ciputra, bersama tamu selebritas seperti Risty Tagor, Goodnight Electric, David Alexandra, dan Sheila Tohir (finalis GADIS Sampul 2005).
Karantina Finalis: Hari ke-2
Sabtu, 7 Juli 2007. Kedisiplinan menjadi tema utama di hari kedua. Seluruh finalis sudah memulai aktivitas sejak pukul 07.00 WIB untuk mengikuti rangkaian pelatihan model dan kreativitas di beberapa titik di Jakarta Selatan.[33]
Mentoring dari Sang Maestro (Flash Fashion Models)
Para finalis bertolak ke Flash Fashion Models di Jl. Barito II, Kebayoran Baru. Di sini, mereka mendapatkan pembekalan eksklusif:
- Teknik Pose: Dibimbing oleh Meidy Christy, finalis mempelajari cara berdiri dan pose yang benar untuk kebutuhan fotografi mode.
- Keanggunan Panggung: Maestro mode Adjie Notonegoro turun tangan langsung mengajarkan cara merepresentasikan diri agar terlihat anggun dan berkarakter saat berada di atas panggung.
- Investasi Karir: Setiap finalis menerima voucher kursus sebesar Rp500.000, sebagai modal awal untuk memperdalam ilmu pemodelan secara profesional.
Kreativitas di Ring Master (Blok M Plaza)
Sesi ini menguji kemampuan kerjasama tim dan kreativitas melalui pembuatan donat:
- Edukasi Produksi: Mr. Baker dari Ring Master menjelaskan proses pembuatan adonan hingga menjadi donat siap saji.
- Kompetisi Tim: Finalis ditantang menghias donat secara kreatif. Kelompok yang terdiri dari Zefanya Yolanda, Anggreka Michello, Arinda Gita, Gita Virga, dan Aubry Beer keluar sebagai pemenang karena koordinasi tim yang solid.
Ketahanan Fisik dan Insiden Pingsan
Latihan koreografi di bawah arahan Johan Jaffar mulai memasuki tahap intensif:
- Latihan Spontanitas: Johan Jaffar memberikan instruksi ekstrem seperti "tiarap dadakan" untuk melatih refleks, akting, dan kesiapan mental peserta.
- Ujian Kondisi Tubuh: Leuvenia Vernanda (Padang) sempat jatuh pingsan di tengah latihan akibat ketidaksiapan fisik menghadapi suhu pendingin ruangan (AC) yang ekstrem dalam durasi lama. Namun, menunjukkan integritas dan semangat yang tinggi, Leuvenia segera kembali bergabung dalam sesi latihan setelah beristirahat sejenak.
Birthday Bash di Tamani Kafe
Hari ditutup dengan makan malam di Tamani Kafe, Blok M, yang juga menjadi ajang kejutan ulang tahun:
Karantina Finalis: Hari ke-3
Minggu, 8 Juli 2007. Agenda hari ini merupakan perpaduan antara kelas kecantikan, pengenalan teknologi seluler, dan pendalaman seni peran. Kedisiplinan tetap dijaga di tengah kondisi fisik beberapa finalis yang mulai menurun.[34]
Make Up Class (Puteri dari Mustika Ratu)
Finalis belajar bahwa kecantikan profesional dimulai dari perawatan dasar:
- Teknik Pembersihan: Dibimbing oleh tim Puteri, finalis seperti Jessica Evelyne belajar bahwa membersihkan wajah harus dilakukan dengan pijatan lembut ke arah atas hingga area leher untuk menghindari perbedaan warna kulit (belang).
- Aplikasi Detail: Pengetahuan baru mengenai penggunaan eyeshadow dua tahap dan teknik blush on yang mengharuskan peserta tersenyum agar pulasan tepat mengenai tulang pipi.
- Solidaritas: Momen Arinda Gita dan Anizabella Putri membantu merias Ferninda Karina menunjukkan bahwa di balik kompetisi, terdapat dukungan emosional antar peserta.
Mobile Techno Class (Sony Ericsson Shop)
Kunjungan ke Mal Taman Anggrek memberikan wawasan mengenai tren teknologi komunikasi masa itu:
- Edukasi Produk: Djunadi Satrio (Senior Manager Sony Ericsson) memaparkan empat kategori ponsel: Walkman (Musik), Lifestyle (Gaya), Business (Produktivitas), dan Cyber-shot (Fotografi).
- Apresiasi Teknologi: Finalis terkagum-kagum pada kualitas suara seri W880i. Rosya Arifia Rasyid dan Anggreka Michello menunjukkan antusiasme tinggi pada seri Walkman.
- Ketahanan Fisik: Ferninda Karina tercatat sedang dalam kondisi kurang sehat, namun tetap hadir dan berusaha ceria di depan kamera meskipun tidak bisa mengikuti aktivitas secara penuh.
Acting & Blocking Class
Latihan di Ruang Serba Guna Gedung Femina difokuskan pada penguasaan panggung:
- Konsentrasi: Melalui permainan "Rumah, Orang, dan Badai", finalis dilatih untuk merespons instruksi dengan cepat dan tepat.
- Pendalaman Emosi: Johan Jaffar mengasah kemampuan akting peserta dalam mengekspresikan rasa senang, marah, dan sedih secara total guna persiapan malam penobatan. Finalis tampil seragam mengenakan jaket pink dari Unionbay.
Social Class & Dinner (Pisa Café & Resto)
Sesi makan malam di Mahakam menjadi ajang praktik kemampuan bersosialisasi:
- Networking: Finalis berinteraksi dengan Andhika Pratama, Tsania Marwa (Runner-up I GADIS Sampul 2005), serta alumni lainnya. Terungkap bahwa Aubry Beer sudah mengenal Arief Nilman (Finalis Cowoknya GADIS 2005) sebelumnya, memudahkan proses asimilasi sosial.
- Etika Kuliner: Menikmati menu Italia (Fetucini, Lasagna, Piza) dan dessert gelato sebagai bentuk relaksasi setelah jadwal padat. Finalis tampil anggun dengan koleksi dari Mermaidsister.
Karantina Finalis: Hari ke-4
Senin, 9 Juli 2007. Memasuki pertengahan masa karantina, fokus beralih pada kemampuan komunikasi publik (public speaking) dan sinkronisasi pertunjukan drama musikal. Semangat peserta tetap tinggi di bawah jadwal yang semakin padat.[35]
Hair Styling (Herbal Essences & Haircode)
Finalis mendalami filosofi bahwa keindahan rambut berakar dari kebersihan dan kesesuaian produk dengan jenis rambut:
- Edukasi Teknis: Roberto (Hairstylist Haircode) memberikan trik khusus: jenis rambut kaku seperti Gita Virga memerlukan sampo pelembut, sementara rambut keriting Adinda Natasha Oxcerilla membutuhkan foam untuk mengontrol volume.
- Kemandirian: Anizabella Putri berhasil mempraktikkan teknik "cepol" rambut secara mandiri, sebuah keterampilan penting untuk menjaga penampilan tetap segar (fresh) secara instan di sela jadwal karantina.
Public Speaking & Broadcasting (IBSC TV Presenter)
Bertempat di Wisma Aldiron, sesi ini menjadi ajang penghancur rasa grogi dan pembangunan rasa percaya diri:
- Eksperimen Konsentrasi: Ahmad "Zae" Hanan melatih fokus melalui metode hipnotis ringan. Rosya Arifia Rasyid sempat mengalami kekakuan genggaman tangan akibat konsentrasi yang terlalu tinggi, namun berhasil diatasi melalui instruksi relaksasi.
- Bakat Penyiaran: Dalam simulasi penyiar radio, Aubry Beer, Rosya Arifia, dan Arinda Gita menunjukkan kemampuan vokal yang lancar dalam membawakan kalimat pembuka lagu.
- Refleksi Diri: Tjut Anjani menekankan pentingnya teknik pernapasan dan ketenangan diri yang didapat dari kelas ini sebagai bekal utama untuk tampil di malam final.
Rehearsal Musikal (Elfa’s Music School)
Latihan memasuki tahap full team yang diadakan di ruang serba guna Gedung Femina dengan iringan musik live:
- Sinkronisasi Emosi: Di bawah arahan asisten sutradara, Herry, finalis dilatih melakukan transisi emosi yang ekstrem—dari histeris sedih hingga tawa bahagia—untuk kebutuhan drama musikal.
- Kolaborasi Profesional: Untuk pertama kalinya, finalis berlatih bersama tim Elfa’s Music School Fatmawati. Penampilan Anggreka Michello, Gita Virga, Ferninda Karina, dan Arinda Gita terlihat menonjol dengan balutan jaket dari OUVAL Research.
- Kehadiran MC: Indra Bekti, sebagai pembawa acara utama malam final, mulai bergabung dalam latihan untuk membangun chemistry panggung.
Dinner with Idols (California Pizza Kitchen)
Makan malam di Ex Plaza Indonesia menjadi sesi mentoring eksklusif dari para praktisi industri hiburan:
- Tamu Kehormatan: Dihadiri oleh 3 Besar Indonesian Idol Musim 4 (Rinni Wulandari, Wilson, Gaby), Ayushita (finalis GADIS Sampul 2004), dan Indra Bekti.
- Integrasi Budaya: Zefanya Yolanda menemukan ikatan emosional dengan Gabriela Cristy (Gaby) karena kesamaan latar belakang salah satu dari orang tua mereka berasal dari Ambon.
- Ultimatum Profesional: Indra Bekti memberikan pesan tegas mengenai integritas karier: dunia hiburan harus dijalani dengan serius dan tidak sekadar hobi agar bisa bertahan (survive) dalam jangka panjang.
Karantina Finalis: Hari ke-5
Selasa, 10 Juli 2007. Hari ini dibagi menjadi dua fase ekstrem: pagi hari diuji oleh kecerdasan intelektual dan kepribadian di depan dewan juri, serta sore hingga larut malam diuji oleh ketahanan fisik dalam gladi resik di Studio Viky Sianipar.[36]
Penjurian Terbuka (Gedung Femina)
Proses penjurian dilakukan secara individual untuk menggali potensi terdalam finalis. Dewan juri terdiri dari Didin P. Ambardini, Ira Duati, Davy Linggar, Christian Sugiono, dan Novita Angie.
- Integritas dan Kejujuran: Ketrin Agustine menunjukkan kejujuran yang polos dengan mengaku tidak mengenal Christian Sugiono karena jarang menonton televisi—sebuah sikap yang menunjukkan bahwa ia tidak sedang "berakting" untuk menyenangkan juri.
- Kedaulatan Karir & Visi: Menariknya, tiga finalis (Citra Kirana, Sahila Hisyam, dan Gita Virga) secara kompak menyatakan cita-cita menjadi pramugari, menunjukkan bahwa mereka memiliki rencana masa depan yang konkret di luar dunia modeling.
- Bakat Multidimensi: Anizabella Putri menunjukkan kemampuan bahasa Jerman dan sastra (cerpen), sementara Gamma Merdianti membawa identitas budaya melalui lagu Sunda "Es Lilin" dengan gaya humor yang mencairkan suasana.
- Menghadapi Gosip: Tjut Anjani diuji mentalnya dengan pertanyaan hipotetis mengenai gosip asmara. Responnya yang santai dan percaya diri menunjukkan kesiapannya menghadapi konsekuensi menjadi figur publik.
- Penghayatan Peran: Claudia Natalia (Makassar) memukau juri dengan akting menangis yang sangat natural hingga dianggap sebagai pengalaman pribadi (true story) oleh juri.
Sesi ini menjadi ujian fisik yang sesungguhnya. Latihan dilakukan bersama para senior dan pengiring dari Elfa’s Music School.
- Standar Estetika vs Fisik: Finalis harus berlatih menggunakan sepatu high heels dari Gosh setinggi 12 cm. Jessica Evelyne tampil menjulang melampaui peserta lain, namun penggunaan sepatu ini menuntut daya tahan otot kaki yang luar biasa selama berjam-jam.
- Kedisiplinan Administratif: Mendekati hari H, tuntutan kesempurnaan semakin tinggi. Kesalahan-kesalahan kecil selama latihan mengakibatkan para finalis mendapatkan teguran keras dari Novi Susanti (Ketua Panitia) dan Meninapoetry Wismurti (Ketua Sesi Penobatan). Karena sudah terpilih, mereka punya tanggung jawab profesional untuk memberikan hasil maksimal.
- Dukungan Energi: Di sela latihan yang berlangsung dari jam 1 siang hingga 9 malam, donat Ring Master dan air mineral Ades menjadi sumber energi vital untuk menjaga konsentrasi saat membawakan lagu-lagu musikal seperti "Tomorrow" dan "A Whole New World".
Karantina Finalis: Hari ke-6
Hanya dalam hitungan jam sebelum malam penobatan, seluruh elemen pendukung acara melakukan persiapan intensif di Mutiara Ballroom, Gran Melia Jakarta. Fokus hari ini adalah menyempurnakan setiap detail pertunjukan musikal bertajuk "Broadway Babe".[37]
Persiapan Visual dan Konsumsi
Sejak pagi hari, ke-20 finalis telah menjalani sesi penataan gaya untuk menyesuaikan tampilan panggung:
- Estetika Panggung: Tim make-up dari Puteri (Mustika Ratu) dan tim penata rambut dari Toni & Guy Hairdressing bekerja sama untuk menciptakan visual yang menonjol di bawah lampu panggung. Proses ini juga menjadi simulasi bagi tim backstage untuk menghitung durasi waktu rias.
- Manajemen Energi: Di tengah jadwal yang ketat, donat dari Ring Master, air mineral Ades, serta paket makan siang dari McDonald's menjadi sumber tenaga utama bagi seluruh pengisi acara.
Adaptasi Panggung dan Koreografi
Latihan kali ini menjadi momen pertama bagi para finalis untuk merasakan dimensi panggung yang asli:
- Penyesuaian Posisi (Blocking): Di bawah arahan sutradara Johan Jaffar dan asisten sutradara Herry, finalis belajar melakukan transisi gerakan. Tantangan fisik muncul ketika Claudia Natalia, Gamma Merdianti, dan Rosya Arifia harus berakting di atas bangku taman sambil menggunakan sepatu hak tinggi—sebuah adegan yang menuntut keseimbangan ekstra.
- Kolaborasi Musikal: Latihan melibatkan penuh tim dari Elfa’s Music School (EMS) Fatmawati. Suasana sempat cair dengan candaan spontan dari para penyanyi pengiring, termasuk aksi teatrikal Annisa Kartabrata (GADIS Sampul 2006) yang berakting pingsan sebagai bagian dari improvisasi latihan.
Evaluasi Teknis dan Kesiapan Mental
Menjelang malam hari, dilakukan Run-Through atau gladi bersih secara menyeluruh:
- Kendala Teknis: Beberapa pengisi acara, seperti Reza dan Deby dari Elfa Music School Fatmawati, mencatat adanya kendala pada sistem suara (sound system) yang diharapkan dapat segera teratasi sebelum acara dimulai pukul 19.00 WIB.
- Insiden Kecil: Kecepatan respons diuji saat beberapa model pria (termasuk Arya Mandala, Cowoknya GADIS 2005) hampir melewatkan isyarat panggung (cue) karena kendala waktu di area backstage, namun berhasil diatasi dengan koordinasi yang cepat.
- Review Final: Sesi latihan diakhiri dengan evaluasi bersama untuk memastikan setiap peserta memahami posisi mereka, terutama saat momen krusial pengumuman pemenang di akhir acara nanti.
Karantina Finalis: Hari ke-7
Kamis, 12 Juli 2007, menjadi hari penutup rangkaian karantina GADIS Sampul 2007. Setelah melewati malam penobatan yang mendebarkan, beban kompetisi resmi berakhir dan digantikan dengan suasana santai serta penuh kegembiraan.[38]
Momen Relaksasi dan Nostalgia
Pagi hari diisi dengan kegiatan yang kontras. Para pemenang dan finalis asal luar Jabodetabek dan Bandung Raya harus segera menuju kantor GADIS untuk sesi pemotretan perdana sebagai pemenang. Sementara itu, finalis lainnya menghabiskan waktu di apartemen sembari mengemas barang ke dalam tas travel Polo. Momen ini menjadi ajang "ngerumpi" yang akrab, mulai dari mengenang kejadian lucu Gamma Merdianti yang sempat terjatuh saat latihan di panggung, hingga Marsha Natika yang sering tertidur di sofa.
Wawasan Pendidikan dan Makan Siang Spesial
Sebagai bagian dari pembekalan masa depan, para finalis mengunjungi Singapore Education Service Centre. Di sana, mereka mendapatkan informasi bahwa Singapura tidak hanya menawarkan wisata belanja di Orchard Road, tetapi juga keunggulan institusi pendidikan tinggi bertaraf internasional.
Setelahnya, suasana semakin meriah saat makan siang di Cavana Express, Pondok Indah Mall 1. Acara santap menu Honey Grilled Chicken dan Classic Wings terasa istimewa karena kehadiran grup musik Maliq & D’Essentials. Aubry Beer, sebagai salah satu penggemar berat, mengungkapkan kekagumannya bisa bertemu langsung dan berfoto bersama idolanya di sela-sela rehat tersebut.
Wisata Belanja: Skechers & Surfer's Paradise
Kegiatan yang paling dinantikan adalah sesi belanja sebagai bagian dari apresiasi sponsor:
- Planet Sports: Para finalis menyerbu koleksi Skechers. Insiden unik dialami Jessica Evelyne yang kesulitan mencari ukuran sepatu perempuan (ukuran 43). Berkat kecerdikannya, ia beralih ke rak sepatu pria dan berhasil mendapatkan model sporty yang tetap terlihat keren di kakinya.
- Surfer's Paradise: Berbekal voucher senilai Rp800.000, para finalis memburu koleksi beachwear di Pondok Indah Mall 2. Di sesi ini, Ketrin Agustine menunjukkan ketelitiannya dalam berhitung sehingga total belanjanya tepat sesuai nilai voucher, sementara Caroline Natalia rela menambah kocek pribadi demi mendapatkan koleksi favoritnya.
Farewell Party: Akhir yang Mengharukan
Rangkaian karantina ditutup dengan Farewell Party di kantor GADIS. Ibu Pia Alisjahbana memberikan pesan perpisahan yang menyentuh sebelum para finalis dikembalikan kepada orang tua masing-masing.
Sebagai bentuk penghargaan atas karakter selama tujuh hari, para chaperone (pendamping) memberikan kejutan dengan memilih Gamma Merdianti sebagai "Finalis Terfavorit Chaperone". Gamma dianggap sebagai peserta yang paling kooperatif, jarang bermasalah, dan selalu siap membantu sesama rekan. Sebagai kenang-kenangan, ia mendapatkan kolase foto yang mendokumentasikan perjalanannya selama mengikuti acara pemilihan GADIS Sampul 2007, sejak awal pendaftaran.
Malam Final
Malam final GADIS Sampul 2007 menjadi sebuah terobosan baru dalam sejarah penyelenggaraannya. Mengambil tema "The Story of The Broadway Babe", acara yang digelar pada 11 Juli 2007 di Mutiara Ballroom, Hotel Gran Melia Jakarta ini tidak lagi menggunakan format kompetisi konvensional, melainkan dikemas dalam bentuk pagelaran drama musikal megah layaknya panggung Broadway, New York.[39]
Broadway Bazaar: A Cool Way to Charity
Sebelum tirai pertunjukan "The Broadway Babe" dibuka pada malam hari, lobi Hotel Gran Melia Jakarta pada tanggal 11 Juli 2007, dari pukul 10.00 hingga 17.00 WIB, telah disulap menjadi jalanan Broadway yang penuh dengan aneka stan menarik. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata bagi Sekolah Luar Biasa (SLB) Asih Budi, Jakarta.[40]
Pengunjung Broadway Bazaar dimanjakan dengan berbagai fasilitas eksklusif dari para pendukung acara:
- Herbal Essences: Hanya dengan membayar Rp6.000,00, pengunjung bisa mendapatkan sampo wangi, layanan hair styling, serta kupon gratis potong rambut di Haircode Salon.
- Puteri (Mustika Ratu): Stan ini memberikan jasa nail painting gratis bagi pengunjung yang membeli produk kosmetik Puteri.
- Levi’s® Jeans: Selain memamerkan koleksi terbaru, diadakan pula "Best in Levi’s Jeans Contest" bagi 60 peserta pertama yang difoto di tempat untuk memperebutkan hadiah koleksi celana jeans.
- Sony Ericsson: Pengunjung bisa mencoba produk Walkman® Phone terbaru dan mendapatkan hadiah hiburan melalui program bagi-bagi hadiah setiap kelipatan 25 pengunjung.
- M Photo Studio: Hanya dengan Rp10.000,00, pengunjung dapat berfoto dengan gaya ala bintang Broadway dan langsung membawa pulang hasilnya.
Kemeriahan bazaar dipandu oleh duet MC Andari dan Imam Darto dari Radio Prambors 102.2 FM yang menghidupkan suasana dengan berbagai games dan lelang barang. Panggung bazaar juga dimeriahkan oleh penampilan musisi ternama:
- Numata: Mhala, Tantra, dan Inu tampil membawakan hits mereka seperti "Jangan Katakan" dan mendapatkan hadiah jam tangan dari Watch World.
- Ryan: Tampil secara akustik membawakan suasana romantis bagi para pengunjung.
- Everybody Loves Irene: Grup musik ini juga turut menyumbangkan lagu-lagu keren mereka untuk menghibur pengunjung bazaar.
The Big Auction: Lelang Barang Selebriti
Puncak dari Broadway Bazaar adalah sesi lelang barang-barang kesayangan milik para selebriti untuk didonasikan ke SLB Asih Budi. Beberapa barang yang menjadi rebutan antara lain:
Selain barang, dilelang pula kesempatan untuk "Kencan Bareng Selebriti". Pemenang lelang berkesempatan makan malam romantis di restoran Marché Mövenpick bersama idola seperti Mario Lawalata, Ramon Y. Tungka, Nino Fernandez, dan Andhika Pratama, yang kemudian dilanjutkan dengan menonton bersama Malam Final GADIS Sampul 2007.
Sinopsis Pertunjukan: Broadway Babe
Pertunjukan dibuka dengan tayangan video teater ikonik Broadway, disusul kehadiran Indra Bekti sebagai tokoh Joker, pemimpin kelompok musikal ternama. Cerita dimulai ketika sang Diva utama (Annisa Kartabrata, GADIS Sampul 2006) tiba-tiba jatuh sakit dan pingsan. Dalam kepanikannya, Joker dan sang Produser memutuskan untuk menggelar audisi besar-besaran demi mencari pengganti sang Diva yang dijuluki sebagai "The Broadway Babe".
Ke-20 finalis GADIS Sampul 2007 pun muncul sebagai para kandidat yang mengikuti audisi tersebut. Melalui serangkaian adegan nyanyi dan akting, Joker akhirnya menemukan sosok-sosok terbaik yang berhasil menghidupkan kembali panggung sandiwaranya.
Jalannya Malam Penobatan
- Pembukaan: Indra Bekti membuka acara dengan lagu "Welcome to Broadway" menggunakan busana rancangan Ariyandhi, didampingi oleh para penyanyi dari Elfa’s Music School (EMS) Fatmawati.
- Perkenalan Finalis: Sebanyak 20 finalis memperkenalkan diri di tengah skenario audisi. Mereka tampil menawan dengan busana karya Billy Tjong, sepatu dari Gosh, serta tatanan wajah dan rambut oleh tim Puteri (Mustika Ratu) dan Toni & Guy Hairdressing.
- Sesi Bakat & Lagu: Para finalis dibagi ke dalam tiga segmen lagu sesuai dengan nuansa impian dan karakter mereka:
- "My Favorite Things": Dibawakan oleh Marsha Natika, Aubry Beer, Jessica Evelyne, Gamma Merdianti, Anizabella Putri, Gita Virga, dan Zefanya Yolanda.
- "Somewhere Over the Rainbow": Dibawakan oleh Rosya Arifia, Anggreka Michello, Citra Kirana, Ketrin Agustine, Arinda Gita, dan Tjut Anjani.
- "Reflection": Dibawakan oleh Faradina Mufti, Caroline Natalia, Ferninda Karina, Sahila Hisyam, Leuvenia Vernanda, Oxcel Paryana, dan Claudia Natalia.
- Bintang Tamu: Acara dimeriahkan oleh Gita Gutawa yang tampil menyanyi sekaligus berakting sebagai kandidat audisi yang terlambat. Selain itu, grup musik Mocca turut membawakan lagu-lagu hits mereka seperti "Secret Admirer" untuk mencairkan ketegangan.
- Defile Puncak: Ke-20 finalis tampil enerjik dalam balutan koleksi Narciss Bandit by Oliph dan Levi’s® Jeans. Pada segmen puncak penobatan, mereka tampil anggun mengenakan gaun malam karya House of Adjie by Adjie Notonegoro.
Suasana di Balik Layar (Backstage)
Kesibukan luar biasa terjadi di area belakang panggung. Sebelum acara dimulai, para finalis menyempatkan diri mengisi energi dengan menu Chicken Teriyaki dari Tamani Kafe. Pendiri Majalah GADIS, Ibu Pia Alisjahbana, juga hadir memberikan motivasi agar para finalis memberikan penampilan terbaik tanpa rasa cemas.[41]
Suasana backstage juga diwarnai keakraban antara pengisi acara. Tampak para penyanyi EMS Fatmawati menggunakan kostum kucing yang unik, sementara para alumni GADIS Sampul seperti Dinda Kanyadewi dan Ayushita bersiap melakukan peragaan busana desainer Ariyandhi dengan sepatu dari Chesukyi.
Hasil Penobatan GADIS Sampul 2007
Diiringi alunan lagu tema GADIS Sampul yang dinyanyikan oleh Krisdayanti, momen yang paling dinantikan pun tiba. Berikut adalah nama-nama pemenang yang berhasil dinobatkan sebagai The Broadway Babe 2007:
- GADIS Sampul Favorit Pilihan Pembaca 2007: Marsha Natika, diumumkan oleh tiga besar Indonesian Idol 2007
- Runner-up II GADIS Sampul 2007: Ketrin Agustine, diumumkan oleh Dinda Kanyadewi (finalis GADIS Sampul 2002) dan Febrian Surya Perkasa (Runner-up II Cowoknya GADIS 2006)
- Runner-up I GADIS Sampul 2007: Tjut Anjani, diumumkan oleh Ayushita (finalis GADIS Sampul 2006) dan Riyan Rahimi (finalis Cowoknya GADIS 2006)
- GADIS Sampul 2007: Anggreka Michello, dinobatkan oleh Annisa Kartabrata, GADIS Sampul 2006, dengan alunan musik latar belakang lagu tema GADIS Sampul yang dinyanyikan oleh Krisdayanti.
Penyerahan hadiah dilakukan secara simbolis oleh para senior, termasuk ucapan selamat khusus dari tiga besar Indonesian Idol 2007 (Rinni Wulandari, Wilson Maiseka, dan Gabriela Cristy) kepada Marsha Natika. Acara ditutup dengan penuh sukacita, menandai lahirnya angkatan baru dalam keluarga besar GADIS Sampul.
Daftar Hadiah Pemenang
Setiap pemenang mendapatkan paket hadiah yang sangat lengkap untuk menunjang karier mereka di industri hiburan:
| Hadiah Utama & Elektronik |
Paket Voucher & Kursus |
Perlengkapan Fashion & Kecantikan |
| Paket wisata ke Singapura dari Singapore Education Service Center (untuk GADIS Sampul dan GADIS Sampul Favorit Pilihan Pembaca) |
Voucher kursus di The British Institute (TBI) |
Paket pakaian dari OUVAL RESEARCH |
| HP Sony Ericsson tipe W610i |
Voucher kursus di Flash Fashion Models |
|
Kamera Digital Olympus:
- Tipe SP 700 untuk GADIS Sampul 2007
- FE160 untuk Runner-up 1 GADIS Sampul 2007 dan GADIS Sampul Favorit Pilihan Pembaca
- Tipe IR 300 untuk Runner-up 2 GADIS Sampul 2007
|
Voucher GOSH |
|
Canon Printer:
- Tipe MP 3110 untuk GADIS Sampul 2007
- Tipe iP 6600CC untuk Runner-up 1 GADIS Sampul 2007
- Tipe iP 6210C untuk Runner-up 2 GADIS Sampul 2007 dan GADIS Sampul Favorit Pilihan Pembaca
|
|
|
| Philips Compact Steam Iron |
|
|
Selain hadiah khusus di atas, seluruh finalis juga mendapatkan beragam paket tambahan seperti Travel Bag Polo, paket pakaian dari Levi's® Jeans, Unionbay, Cool Teen, voucher Matahari Departement Store serta produk perawatan rambut dari Herbal Essences dan alat penata rambut Philips. Seluruh pajak hadiah pada ajang ini ditanggung sepenuhnya oleh Majalah GADIS.[42]
Kegiatan Pasca-Karantina
Setelah rangkaian kompetisi berakhir, para finalis mulai menjalankan tugas dan peran baru mereka sebagai representasi remaja Indonesia. Beberapa kegiatan penting menandai langkah awal mereka di industri hiburan dan kegiatan sosial.
GADIS Sampul di Indonesian Idol 2007 (13 Juli 2007)
Hanya berselang satu hari setelah karantina resmi ditutup, 19 finalis (minus Aubry Beer yang berhalangan hadir) kembali berkumpul untuk memenuhi undangan menonton babak 3 Besar Indonesian Idol 2007. Kehadiran mereka di Balai Sarbini memberikan warna tersendiri di barisan penonton.[43]
- Persiapan di Plaza Semanggi: Sebelum menuju lokasi acara, para finalis menyempatkan diri makan malam di Resto Cavana, Plaza Semanggi. Meski baru saja melewati pekan karantina yang melelahkan, semangat mereka tetap tinggi saat menikmati menu andalan seperti Black Pepper Chicken dan Classic Wings.
- Aksi di Balik Meja Juri: Mengenakan gaun malam dari House of Adjie, beberapa finalis seperti Gamma Merdianti, Claudia Natalia, dan Arinda Gita mendapatkan posisi duduk strategis di belakang meja juri (Indra Lesmana, Titi DJ, Jamie Aditya, dan Anang Hermansyah). Mereka tampak antusias menyapa kamera setiap kali sorotan tertuju ke arah juri.
- Reuni dengan "Joker": Kedatangan para finalis disambut hangat oleh Indra Bekti yang saat itu bertindak sebagai pembawa acara off-air. Para finalis secara kompak menyapa Bekti dengan sebutan "Joker"—merujuk pada karakternya di Malam Final GADIS Sampul dua hari sebelumnya—yang disambut tawa akrab oleh sang presenter.
- Interaksi dengan Kontestan & Host: Di sela-sela jeda iklan, para finalis seperti Jessica Evelyne dan Gamma Merdianti menyempatkan diri berfoto bersama Daniel Mananta. Suasana kompetisi terasa kental saat Sahila Hisyam memberikan dukungan penuh kepada kontestan favoritnya, Wilson Maiseka, hingga momen mengharukan saat Gabriela Cristy dinyatakan tereliminasi malam itu.
Bakti Sosial: Berbagi Kasih di Yayasan Asih Budi (Agustus 2007)
Gegap gempita GADIS Sampul 2007 berlanjut pada bulan Agustus melalui aksi kepedulian sosial. Majalah GADIS bersama para finalis mengunjungi Yayasan Asih Budi (YAB), sebuah lembaga pendidikan khusus bagi anak-anak tuna grahita ringan. Kunjungan ini bertujuan untuk membagi kebahagiaan sekaligus memberikan dukungan nyata bagi pengembangan keterampilan para siswa di sana.[44]
Warisan Kepedulian dan Donasi "Broadway Bazaar"
Acara dibuka di aula YAB oleh Ibu Pia Alisjahbana, pendiri Majalah GADIS. Dalam sambutannya, beliau berbagi sejarah menyentuh tentang ibundanya, Ibu R.A. Hisnat Soerjomihardjo, yang merintis yayasan ini sejak tahun 1957 dari sebuah garasi rumah.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Ibu Pia Alisjahbana menyerahkan donasi sebesar Rp7.850.000 kepada Ibu Aryanto (Kepala Sekolah YAB). Dana tersebut merupakan hasil keuntungan dari lelang dan bazaar yang diadakan saat malam final GADIS Sampul 2007 (Broadway Bazaar), yang dialokasikan untuk menunjang program pengajaran dan fasilitas keterampilan siswa.
Eksplorasi Karya dan Interaksi Hangat
Para finalis berkesempatan meninjau langsung berbagai fasilitas workshop yang menjadi wadah kreativitas siswa-siswi YAB:
- Sentuhan Kuliner: Kunjungan dimulai dari area dapur, di mana para finalis mencicipi hasil masakan siswa berupa pisang goreng dan puding segar.
- Workshop Keterampilan: Di lantai dua, para finalis melihat keseriusan siswa dalam mengelola pesanan buku tulis hingga kemahiran menggunakan mesin jahit untuk membuat kerajinan kain.
- Literasi Bersama: Di ruang pamer yang nyaman, para finalis duduk lesehan dan mengobrol bersama para siswa yang sedang berlatih membaca. Momen mengharukan tercipta saat mengetahui bahwa para siswa YAB ternyata mengenali wajah para finalis melalui foto-foto di Majalah GADIS yang sering mereka baca.
Keceriaan Melalui Permainan dan Musik
Suasana semakin akrab saat waktu makan siang tiba. Alih-alih langsung makan, para finalis dan siswa YAB bermain bersama dalam permainan kelompok. Diiringi lagu "Laskar Cinta" dari Dewa 19, mereka menari dan berlatih konsentrasi dalam permainan patung musik.
Kelompok yang paling kompak mendapatkan goodie bag dari Puteri (Mustika Ratu) sebagai apresiasi. Acara kemudian ditutup dengan makan siang bersama paket dari McDonald's. Kunjungan ini meninggalkan kesan mendalam bagi para finalis tentang arti integritas diri yang juga diukur dari kepedulian terhadap sesama.
Pembawa acara
Malam Final GADIS Sampul 2007
Meet & Greet Semifinalis GADIS Sampul 2007
Pengisi acara
Malam Final GADIS Sampul 2007
Model
- Soraya Larasati (Finalis GADIS Sampul 2001)
- Dinda Kanyadewi (Finalis GADIS Sampul 2002)
- Ayushita (Finalis GADIS Sampul 2004)
- Indah Indriana (GADIS Sampul 2005)
- Nadya Sabrina Komala (Runner-up I GADIS Sampul 2006)
- Laura Blessa (GADIS Sampul Favorit Pilihan Pembaca 2006)
- Arya Mandala (Cowoknya GADIS 2005)
- Arief Nilman (Finalis Cowoknya GADIS 2005)
- Ozzy (Finalis Cowoknya GADIS 2005)
- Febrian Surya Perkasa (Runner-up II Cowoknya GADIS 2006)
- Riyan Rahimi (Finalis Cowoknya GADIS 2006)
Meet & Greet Semifinalis GADIS Sampul 2007
Hasil
| Utama |
| Gelar |
Kontestan |
| Gadis Sampul 2007 |
Medan - Anggreka Michello |
| Runner-up 1 |
Jakarta - Tjut Anjani |
| Runner-up 2 |
Jakarta - Ketrin Agustine |
| Penghargaan khusus |
| Gelar |
Kontestan |
| Pemenang Favorit |
Jakarta - Marsha Natika |
Peserta
Finalis
Setelah melewati beberapa penyaringan, terplihlah 20 peserta yang akan mengikuti karantina di Jakarta. Berikut ini adalah 20 peserta tampil sebagai finalis pada tahun ini:[30][45][46]
Semifinalis
Sebelum dikerucutkan menjadi 20 finalis, 40 finalis terpilih dari 68 unggulan yang terpilih setelah mengikuti penjurian unggulan di 7 kota. Mereka akan mengikuti workshop, penjurian, dan acara meet and greet di Jakarta.[47] Berikut adalah 40 nama peserta yang terpilih sebagai semi finalis GADIS Sampul 2007:
Catatan: nama-nama yang ditebalkan lolos menjadi finalis dan akan mengikuti karantina di Jakarta.
Unggulan
Tahap Unggulan GADIS Sampul 2007 merupakan hasil penyaringan ketat dari dua jalur: seleksi formulir nasional (Jakarta) dan audisi langsung di 6 kota besar (Palembang, Surabaya, Bandung, Medan, Makassar, dan Yogyakarta) yang langsung dites lagi keesokan harinya di kota tempat pendaftaran sebagai calon unggulan.
Para peserta yang terpilih sebagai Unggulan diwajibkan mengikuti sesi pemotretan profesional di kota masing-masing. Hasil foto orisinal tersebut kemudian menjadi dasar bagi dewan juri untuk menyeleksi 40 Semifinalis yang akan diundang ke Jakarta untuk mengikuti tahap Meet & Greet serta penjurian semifinal.[48][49][50][51][52][53]
Unggulan Palembang
Catatan: nama-nama yang ditebalkan adalah nama-nama yang berhak mengikuti penjurian 40 semifinalis dan meet & greet di Jakarta.
Unggulan Surabaya
Catatan: nama-nama yang ditebalkan adalah nama-nama yang berhak mengikuti penjurian 40 semifinalis dan meet & greet di Jakarta.
Unggulan Bandung
Catatan: nama-nama yang ditebalkan adalah nama-nama yang berhak mengikuti penjurian 40 semifinalis dan meet & greet di Jakarta.
Unggulan Medan
Catatan: nama-nama yang ditebalkan adalah nama-nama yang berhak mengikuti penjurian 40 semifinalis dan meet & greet di Jakarta.
Unggulan Makassar
Penjurian wilayah Makassar dilaksanakan pada 27 April 2007 (Audisi Langsung) dan 28 April 2007 (Pengumuman) bertempat di Prambors Makassar. Berdasarkan data finalis, tercatat Claudia Natalia (14 tahun, SMP Dian Harapan Makassar) merupakan salah satu unggulan yang berhasil terpilih dari kota ini dan sukses melaju hingga babak final.
Unggulan Yogyakarta
Catatan: nama-nama yang ditebalkan adalah nama-nama yang berhak mengikuti penjurian 40 semifinalis dan meet & greet di Jakarta.
Unggulan Jakarta
Catatan: nama-nama yang ditebalkan adalah nama-nama yang berhak mengikuti penjurian 40 semifinalis dan meet & greet.
Trivia
- Aubry Beer mewakili provinsi Jakarta pada kontes Puteri Indonesia 2012-2013 dan meraih posisi 10 Besar dan juga penghargaan khusus Puteri Fotogenik dan Puteri Intelegensia.
- Marsha Natika adalah adik kandung dari Zaskia Adya Mecca dan Haykal Kamil.
- Arinda Gita Pratiwi adalah adik kandung dari Andhika Pratama.
- Beberapa nama terkenal ini gagal menjadi finalis GADIS Sampul 2007:
- Bianca Liza (Liza Mayang Gemala), aktris dan penghibur, hanya sampai tahap 40 semifinalis,
- Sandra Olga, pembawa acara yang cukup dikenal, hanya sampai tahap Unggulan Penjurian Surabaya
- Pemilihan GADIS Sampul 2007 merupakan pemilihan pertama yang memperluas jangkauan roadshow ke 7 kota di Indonesia.
- GADIS Sampul 2007 juga merupakan satu-satunya pemilihan GADIS Sampul yang membuka audisi langsung di kota-kota besar di luar Jakarta untuk menyaring peserta calon unggulan tambahan yang akan bersaing dengan calon unggulan yang telah dihubungi oleh pihak majalah GADIS untuk mengikuti penjurian di 6 kota selain Jakarta pada keesokan hari setelah audisi.
Catatan
- ↑ Terdapat perbedaan penulisan nomor sekolah pada edisi Unggulan dan Semifinalis; data merujuk pada verifikasi terakhir di babak Final.
- ↑ Merupakan salah satu unggulan dari Makassar yang lolos ke tahap semifinalis.
- ↑ Terdapat perbedaan penulisan nomor sekolah pada edisi ini; data pada babak Final merujuk pada SMP Negeri 11 Jakarta.
- ↑ Pada saat babak Unggulan, yang bersangkutan tercatat sebagai siswi SMA Negeri 1 Jayapura.
Referensi
- ↑ "GADIS Sampul: Hot News GADIS Sampul 2007". Majalah GADIS Edisi 19 Tahun 2007 (17 - 26 Juli 2007). 2007-07-13.
- 1 2 3 4 5 "Road to GADIS Sampul 2007: Surabaya & Bandung". Majalah GADIS Edisi 08 Tahun 2007 (23 Maret - 1 April 2007). 2007-03-20.
- 1 2 3 4 "Road to GADIS Sampul 2007: Medan & Makassar". Majalah GADIS Edisi 10 Tahun 2007 (13 - 23 April 2007). 2007-04- 10.
- 1 2 3 4 5 6 "Road to GADIS Sampul 2007: Makassar, Jakarta, & Yogyakarta". Majalah GADIS Edisi 11 Tahun 2007 (24 April - 3 Mei 2007). 2007-04-20.
- 1 2 "Road to GADIS Sampul 2007: Jogjakarta". Majalah GADIS Edisi 12 Tahun 2007 (4 - 14 Mei 2007). 2007-05-01.
- ↑ "T&J GADIS Sampul 2007". Majalah GADIS Edisi 08 Tahun 2007 (23 Maret - 1 April 2007). 2007-03-20.
- ↑ "Formulir GADIS Sampul 2007". Majalah GADIS Edisi 04 Tahun 2007 (9 - 19 Februari 2007). 2007-04-06.
- ↑ Hariana, Desiyanti (2007-04-10). "Ketemu 'Wong Kito Galo'". Majalah GADIS Edisi 10 Tahun 2007 (13 - 23 April 2007).
- ↑ Rosasanti, Lilin (2007-04-20). "Hebohnya Anak Surabaya!". Majalah GADIS Edisi 11 Tahun 2007 (24 April - 3 Mei 2007).
- ↑ Aziz, Margie (2007-04-20). "Bikin Bandung Makin Sejuk". Majalah GADIS Edisi 11 Tahun 2007 (24 April - 3 Mei 2007).
- ↑ Agustino, Rahmi Dian (2007-05-01). "Panas Tapi Semangat!". Majalah GADIS Edisi 12 Tahun 2007 (4 - 13 Mei 2007).
- ↑ Legita, Maharani (2007-05-22). "Jakarta Diserbu". Majalah GADIS Edisi 14 Tahun 2007 (25 Mei - 4 Juni 2007).
- ↑ Mirza, Asri (2007-05-22). "Jogjakarta Rocks!". Majalah GADIS Edisi 14 Tahun 2007 (25 Mei - 4 Juni 2007).
- ↑ Hariana, Desiyanti (2007-04-10). "Palembang 'Memanas'!". Majalah GADIS Edisi 10 Tahun 2007 (13 - 23 April 2004).
- ↑ Rosasanti, Lilin (2007-04-20). "Sabtu Yang Meriah!". Majalah GADIS Edisi 11 Tahun 2007 (24 April - 3 Mei 2007).
- ↑ Aziz, Margie (2007-04-20). "Bandung Ramai!". Majalah GADIS Edisi 11 Tahun 2007 (24 April - 3 Mei 2007).
- ↑ Agustino, Rahmi Dian (2007-05-01). "Dua Hari Full Deg-degan". Majalah GADIS Edisi 12 Tahun 2007 (4 - 14 Mei 2007).
- ↑ Mirza, Asri (2007-05-22). "Semangat Kota Jogja". Majalah GADIS Edisi 14 Tahun 2007 (25 Mei - 4 Juni 2007).
- ↑ Legita, Maharani (2007-05-22). "Rela Antri Demi Menggapai Mimpi!". Majalah GADIS Edisi 14 Tahun 2007 (25 Mei - 4 Juni 2007).
- ↑ Hariana, Desiyanti (2007-04-10). "Senyumnya Yang 'Lepas', Dong!". Majalah GADIS Edisi 10 Tahun 2007 (13 - 23 April 2007).
- ↑ Rosasanti, Lilin (2007-04-21). "Boleh Nyontek, Kok!". Majalah GADIS Edisi 11 Tahun 2007 (24 April - 3 Mei 2007).
- ↑ Aziz, Margie (2007-04-20). "Mesti Dari Hati!". Majalah GADIS Edisi 11 Tahun 2007 (24 April - 3 Mei 2007).
- ↑ Agustino, Rahmi Dian (2007-05-01). "Belajar Jadi Model". Majalah GADIS Edisi 12 Tahun 2007 (4 - 14 Mei 2007).
- ↑ Mirza, Asri (2007-05-22). "Saatnya Mata 'Berbicara'". Majalah GADIS Edisi 14 Tahun 2007 (25 Mei - 4 Juni 2007).
- ↑ Legita, Maharani (2007-05-22). "Relax, Take It Easy!". Majalah GADIS Edisi 14 Tahun 2007 (25 Mei - 4 Juni 2007).
- ↑ Agustino, Rahmi Dian (2007-06-12). "The Adventure Begins!". Majalah GADIS Edisi 16 Tahun 2007 (15 - 25 Juni 2006).
- ↑ Agustino, Rahmi Dian (2007-06-12). "Mmm... Yummy!". Majalah GADIS Edisi 16 Tahun 2007 (15 - 25 Juni 2007).
- ↑ Vidyasari, Miranti (2007-06-12). "Glowing Girls". Majalah GADIS Edisi 16 Tahun 2007 (15 - 25 Juni 2006).
- ↑ Daramutia, Adisti (2007-06-15). "Mampir Di Booth, Banjir Hadiah!". Majalah GADIS Edisi 16 Tahun 2007 (15 - 25 Juni 2006).
- 1 2 "Finalis GADIS Sampul 2007". Majalah GADIS Edisi 16 Tahun 2007 (15 - 25 Juni 2006). 2007-06-12.
- ↑ Sitanggang, Rohaya (2007-08-03). "Episode 1 Jadwalnya Padaaat!". Majalah GADIS Edisi 21 Tahun 2007 (7 - 16 Agustus 2007).
- ↑ "Hadiah Finalis Broadway Babe". Majalah GADIS Edisi 21 Tahun 2007 (7 - 16 Agustus 2007). 2007-08-03.
- ↑ Daramutia, Adisti (2007-08-03). "Episode 2 Ssst... Ada Yang Ultah". Majalah GADIS Edisi 21 Tahun 2007 (7 - 16 Agustus 2007).
- ↑ Vidyasari, Miranti (2007-08-03). "Episode 3 Belajar Dandan dan Wawasan". Majalah GADIS Edisi 21 Tahun 2007 (7 - 16 Agustus 2007).
- ↑ Legita, Maharani (2007-08-03). "Episode 4 I Like Monday!". Majalah GADIS Edisi 21 Tahun 2007 (7 - 16 Agustus 2006).
- ↑ Agustino, Rahmi Dian (2007-08-03). "Episode 5 What A Day!". Majalah GADIS Edisi 21 Tahun 2007 (7 - 16 Agustus 2007).
- ↑ Yogaswari, Andanari (2007-08-03). "Episode 6 Let's Rehearse". Majalah GADIS Edisi 21 Tahun 2007 (7 - 16 Agustus 2007).
- ↑ Lylian, author (2007-08-03). "Episode 7 Our Last Day". Majalah GADIS Edisi 21 Tahun 2007 (7 - 16 Agustus 2007).
- ↑ Miranda, Melissa (2007-07-24). "The Story of Broadway Babe". Majalah GADIS Edisi 20 Tahun 2007 (27 Juli - 6 Agustus 2007).
- ↑ Nursasongko, author (2007-08-03). "Broadway Bazaar A Cool Way To Charity". Majalah GADIS Edisi 21 Tahun 2007 (7 - 16 Agustus 2007).
- ↑ Hariana, Desiyanti (2007-07-24). "Akrab di Backstage". Majalah GADIS Edisi 20 Tahun 2007 (27 Juli - 6 Agustus 2007).
- ↑ "Gifts For The Broadway Babes". Majalah GADIS Edisi 20 Tahun 2007 (27 Juli - Agustus 2007). 2007-07-24.
- ↑ Rosasanti, Lilin (2007-08-03). "GADIS Sampul di Indonesian Idol 2007". Majalah GADIS Edisi 21 Tahun 2007 (7 - 16 Agustus 2007).
- ↑ Yogaswari, Anandari (2007-09-04). "Berbagi Kasih di Asih Budi". Majalah GADIS Edisi 24 Tahun 2007 (7 - 17 September 2007).
- ↑ "Finalis GADIS Sampul 2007". Majalah GADIS Edisi 17 Tahun 2007 (26 Juli - 5 Juli 2007). 2007-06-22.
- ↑ "Finalis GADIS Sampul 2007". Majalah GADIS Edisi 18 Tahun 2007 (6 - 16 Juli 2007). 2007-07-03.
- ↑ "Semifinalis GADIS Sampul 2007". Majalah GADIS Edisi 15 Tahun 2007 (5 - 14 Juni 2007). 2007-06-01.
- ↑ "Unggulan Palembang GADIS Sampul 2007". Majalah GADIS Edisi 10 Tahun 2007 (13 - 23 April 2007). 2007-04-10.
- ↑ "Unggulan Surabaya GADIS Sampul 2007". Majalah GADIS Edisi 11 Tahun 2007 (23 April - 4 Mei 2007). 2007-04-20.
- ↑ "Unggulan Bandung GADIS Sampul 2007". Majalah GADIS Edisi 11 Tahun 2007 (24 April - 3 Mei 2007). 2007-04-20.
- ↑ "Unggulan Medan GADIS Sampul 2007". Majalah GADIS Edisi 12 Tahun 2007 (4 - 14 Mei 2007). 2007-05-01.
- ↑ "Unggulan Jogjakarta GADIS Sampul 2007". Majalah GADIS Edisi 14 Tahun 2007 (25 Mei - 4 Juni 2007). 2007-05-22.
- ↑ "Unggulan Jakarta GADIS Sampul 2007". Majalah GADIS Edisi 14 Tahun 2007 (25 Mei - 4 Juni 2007). 2007-05-22.