Mal Ratu Indah, disingkat sebagai MaRI, adalah sebuah pusat perbelanjaan di Makassar, Sulawesi Selatan. Didirikan pada tahun 1999, mal ini mencetak sejarah sebagai mal pertama yang hadir di Makassar. Mal dimiliki oleh Kalla Group, konglomerat asal Makassar yang juga membawahi Hotel Sahid Jaya Makassar di sebelah utara mal.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Koordinat: 5°9′12.7″S 119°25′0.9″E / 5.153528°S 119.416917°E / -5.153528; 119.416917Lihat peta diperbesar Koordinat: 5°9′12.7″S 119°25′0.9″E / 5.153528°S 119.416917°E / -5.153528; 119.416917Lihat peta diperkecil | |
| Lokasi | Sulawesi Selatan, Indonesia |
|---|---|
| Alamat | Jl. Dr. Sam Ratulangi No.35, Mamajang Luar, Mamajang, Makassar 90132 |
| Dibuka | 1999 (1999)[1] |
| Pemilik | PT Kalla Inti Karsa |
| Jumlah toko | 130 |
| Luas lantai | 42.450 m2 |
| Jumlah lantai | 4 |
| Situs web | malratuindah |
Mal Ratu Indah, disingkat sebagai MaRI, adalah sebuah pusat perbelanjaan di Makassar, Sulawesi Selatan. Didirikan pada tahun 1999, mal ini mencetak sejarah sebagai mal pertama yang hadir di Makassar. Mal dimiliki oleh Kalla Group, konglomerat asal Makassar yang juga membawahi Hotel Sahid Jaya Makassar di sebelah utara mal.[1]
Mal Ratu Indah memulai operasional pada tahun 1999, meskipun peresmian baru dilakukan pada tanggal 18 November 2000.[1] Mal ini merupakan mal modern pertama yang hadir di Makassar. Mal Ratu Indah awalnya dikembangkan sebagai perluasan dari Hotel Sahid Jaya Makassar yang sudah ada sejak tahun 1996.[2] Pada tahun 2012, PT Kalla Inti Karsa, anak usaha Kalla Group selaku pemilik mal, mengadakan renovasi untuk membenahi pusat belanja berusia 13 tahun tersebut.[3]
Mal Ratu Indah terdiri atas 4 lantai. Saat ini, penyewa kunci mal adalah Hero Supermarket dan Planet Sports Asia di Lantai G, H&M di Lantai G dan 1,[4] Gramedia di Lantai 1, Azko,[5] Matahari Department Store, dan Timezone di Lantai 2, dan Cinema XXI di Lantai 3.[6] Studio XXI terdiri atas 5 teater dengan kapasitas 946 kursi. Lantai G menaungi MaRI Arcade, sebuah koridor terbuka dengan penyewa-penyewa restoran,[7] sementara Lantai 3 menghadirkan Sao Eating Point, sebuah pujasera dalam dan luar ruangan.[8]