Sumatra
| Wilayah adat |
Suku bangsa |
Letak administratif |
Ref. |
| Tanah Alas |
Suku Alas |
Aceh (Aceh Tenggara) |
[2] |
| Tanah Batak |
Suku Batak (Angkola, Karo, Mandailing, Pakpak, Simalungun, dan Toba) |
Sumatera Utara (kecuali Kepulauan Nias dan pesisir timur) |
[3] |
| Tanah Gayo |
Suku Gayo |
Aceh (Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues) |
[4] |
| Tanah Minang |
Suku Minangkabau |
Sumatera Barat (kecuali Kepulauan Mentawai) |
[5] |
| Tanah Rejang |
Suku Rejang |
Bengkulu (Rejang Lebong, Kepahiang, Bengkulu Tengah, Bengkulu Utara, dan Lebong) |
[6] |
Referensi
- ↑ Na'im, Akhsan; Syaputra, Hendry (2010). "Kewarganegaraan, Suku Bangsa, Agama dan Bahasa Sehari-hari Penduduk Indonesia" (PDF). Badan Pusat Statistik (BPS). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 23 September 2015. Diakses tanggal 23 September 2015.
- ↑ "Sejarah Aceh Tenggara". acehprov.go.id. Diakses tanggal 25 April 2023.
- ↑ Peter Bellwood, Prehistory of the Indo-Malaysian Archipelago, Revised edition, University of Hawaii Press, Honolulu, 1997
- ↑ Arfiansyah (2020). "Islam dan Budaya Masyarakat Gayo, Provinsi Aceh:Kajian Sejarah dan Sosial". Jurnal Sosiologi Agama Indonesia. 1 (1): 1–31.
- ↑ "Minangkabau: Asal Muasal Ranah Minang, Alam Minangkabau". 14 Januari 2019. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-12-07. Diakses tanggal 7 Desember 2021.
- ↑ Marsden, William (1783). The History of Sumatra, containing An Account of the Government, Laws, Customs, and Manners of the Native Inhabitants, With A Description of the Natural Productions, And A Relation of the Ancient Political State of the Island. hlm. 40, 207.
- ↑ Spiller, Henry (2008). Gamelan music of Indonesia. Taylor & Francis. ISBN 978-0-415-96067-0.
- ↑ Sejarah tatar Sunda. Satya Historika. 2003. ISBN 978-979-96353-7-2.
- ↑ Sahriansyah (2015). Sejarah Kesultanan dan Budaya Banjar. Banjarmasin: IAIN Antasari Press. ISBN 978-6020-82829-9.
- ↑ "Administrative divisions in Dutch and British Borneo, 1902". Digital Atlas of Indonesian History (dalam bahasa Inggris). Robert Cribb. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-05-05. Diakses tanggal 1 August 2011.
- ↑ "Tanah Kayong Negeri Bertuah, Ziarah Ke Situs Bersejarah Merupakan Refleksi Tentang Sejarah dan Peradaban". www.ojenews.com. Diakses tanggal 29-05-2023.
- ↑ Adhan, Syamsurijal, 2005, Islam dan Patuntung di Tanah Toa Kajang: Pergulatan Tiada Akhir, dalam Hikmat Budiman, ed., Hak-Hak Minoritas: Dilema Multikulturalisme di Indonesia, Yayasan Intereksi Bekerjasama dengan Tifa Foundation, Jakarta.
- ↑ Brooke, J. 1848. Narrative of events in Borneo and Celebes down to the occupation of Labuan. From the Journals of James Brooke, Esq. Rajah of Sarawak and Governor of Labuan [. . .] by Captain Rodney Mundy. London: John Murray.
- ↑ Graafland, Nicolaas (1867). Inilah Kitab Batja akan Tanah Minahassa. Roterdam: Wajt dan Anakh.
- ↑ "SITUS KAMPUNG TUA KAO: Identitas Asal Usul dan Jejak Peradaban Islam di Wilayah Pedalaman Halmahera Utara". Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Diakses tanggal 25-05-2023. ;
- ↑ "Mee Pago". Badan Penghubung Daerah Provinsi Papua. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-07-03. Diakses tanggal 5 April 2022.
- ↑ "Profil Wilayah Adat Saereri". penghubung.papua.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-08-22. Diakses tanggal 23 Juli 2022.