Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiPerda Syariah
Artikel Wikipedia

Perda Syariah

Perda Syariah atau perda bernuansa syariah adalah istilah untuk peraturan daerah di Indonesia yang berlandaskan hukum agama Islam. Peraturan ini dihasilkan oleh pemerintah daerah dan DPRD di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota. Kemunculannya dilatarbelakangi undang-undang otonomi daerah yang mengizinkan pemerintah daerah mengeluarkan peraturan daerah (perda) selama tidak bertentangan dengan undang-undang yang lebih tinggi. Walaupun demikian, tidak terdapat definisi yang baku mengenai Perda Syariah dan penggunaan istilah ini menimbulkan bias. Perda Syariah tidak mengatur hukum pidana, berbeda dengan penerapan syariat Islam di Aceh.

Wikipedia article
Diperbarui 6 Juni 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

10 daerah dengan perda yang berlandaskan
hukum agama Islam terbanyak (1998–2013)[1]
Jawa Barat
  
86
Sumatera Barat
  
54
Sulawesi Selatan
  
47
Kalimantan Selatan
  
38
Jawa Timur
  
32
Aceh
  
25
Banten
  
18
Jawa Tengah
  
17
Lampung
  
17
Bangka Belitung
  
10

Perda Syariah atau perda bernuansa syariah adalah istilah untuk peraturan daerah di Indonesia yang berlandaskan hukum agama Islam. Peraturan ini dihasilkan oleh pemerintah daerah dan DPRD di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota. Kemunculannya dilatarbelakangi undang-undang otonomi daerah yang mengizinkan pemerintah daerah mengeluarkan peraturan daerah (perda) selama tidak bertentangan dengan undang-undang yang lebih tinggi.[2] Walaupun demikian, tidak terdapat definisi yang baku mengenai Perda Syariah dan penggunaan istilah ini menimbulkan bias. Perda Syariah tidak mengatur hukum pidana, berbeda dengan penerapan syariat Islam di Aceh.[3][4][5][6]

Perda Syariah marak sejak otonomi daerah diberlakukan. Para kepala daerah (gubernur, bupati, atau wali kota) dianggap mendorong lahirnya peraturan berlandaskan agama demi kepentingan politik. Hal ini merupakan akibat pemilihan kepala daerah secara langsung alih-alih terkait ideologi partai. Pada 2011, Majalah Tempo merilis setidaknya 63 kepala daerah telah menerbitkan perda bernuansa syariah dari tahun 1999 sampai 2009. Dari jumlah itu, hanya satu kepala daerah yang berasal dari partai Islam.[7]

Menurut penelitian guru besar ilmu politik Universitas Northern Illinois Michael Buehler, justru politikus yang berafiliasi dengan partai sekuler—dan punya karier panjang di birokrasi—seperti Golkar dan PDI Perjuangan yang dominan merancang, mengadopsi, dan menerapkan perda-perda syariah.[8][9][10]

Perda Syariah dianggap rekanan dengan Perda Injil dari Kristen dan Perda Nyepi dari Hindu Bali.[11] Menurut hasil penelitian Syafuan Rozi dan Nina Andriana dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), terdapat 24 provinsi di Indonesia yang menerbitkan perda bernuansa agama, baik Islam, Kristen, dan Hindu dari periode 1999 sampai 2009.[12]

Penolakan dan dukungan

Semasa kepemimpinannya, ia banyak mengadopsi perda berlandaskan hukum Islam.[13]

Semasa kampanye pemilihan umum legislatif Indonesia 2019, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyatakan penolakannya terhadap perda syariah, perda Injil, atau perda apapun yang berlandaskan salah satu agama.[14] Meski demikian, politikus PSI Faldo Maldini menyatakan dukungannya terhadap perda syariah ketika mencalonkan diri di ajang pemilihan umum Gubernur Sumatera Barat 2020.[15]

Dukungan Perda Syariah disuarakan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS)[16] dan organisasi Islam Nahdlatul 'Ulama (NU).[17][18][19]

Referensi

  1. ↑ Michael Buehler. The Politics of Shari'a Law: Islamist Activists and the State in Democratizing Indonesia. hlm. 174.
  2. ↑ "Ulasan lengkap : Eksistensi Peraturan Daerah Syariah di Indonesia". hukumonline.com/klinik (dalam bahasa Indonesia). Diakses tanggal 2019-12-20. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  3. ↑ "Perda Syariah, Direktur Pascasarjana UIN Jakarta: Tidak Masalah". www.nu.or.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-12-20.
  4. ↑ Wildansyah, Samsudhuha. "PDIP: Buat Kami Tidak Ada Namanya Perda Syariah". detikcom (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-12-20.
  5. ↑ Prihadiyoko, Imam. Aziz, Nasru Alam (ed.). "Penyebutan Perda Syariah Tidak Tepat". Kompas.com. Diakses tanggal 2019-12-20.
  6. ↑ antaranews.com (2006-09-24). "Wapres : Banyak Salah Pengertian Tentang Perda Syariah". ANTARA News. Diakses tanggal 2019-12-20.
  7. ↑ Administrator (2011-08-29). "Syariah Sampai Ujung". Tempo.co. Diakses tanggal 2019-12-20.
  8. ↑ Administrator (2011-08-29). "Partainya Sekuler, Aturannya Syariah". Tempo.co. Diakses tanggal 2019-12-20.
  9. ↑ "Perda Syariah: Jualan Elite Politik, Dagangan Partai Sekuler". Tirto.id. Diakses tanggal 2019-12-20.
  10. ↑ Putri, Budiarti Utami (2019-03-13). Hantoro, Juli (ed.). "PSI dan Kritik kepada Partai Nasionalis Pendukung Perda Syariah". Tempo.co. Diakses tanggal 2019-12-20.
  11. ↑ https://www.merdeka.com/peristiwa/poempida-hidayatulloh-nilai-perda-syariah-sah-saja-karena-bagian-otonomi-daerah.html
  12. ↑ Dwiastono, Rivan (2019-08-15). "Perda syariah di Indonesia: Hasrat menghidupkan ideologi Islam di negeri Pancasila?" (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2019-12-20.
  13. ↑ Buehler, Michael (2016-09). The Politics of Shari'a Law: Islamist Activists and the State in Democratizing Indonesia (dalam bahasa Inggris). Cambridge University Press. hlm. 170. ISBN 978-1-107-13022-7.
  14. ↑ Wp, Radix. "PSI Kontra Perda Syariah". detikcom. Diakses tanggal 2 Februari 2019.
  15. ↑ Nusantara, Solusi Sistem. "Demi Suara Sumbar, Politisi PSI Dukung Perda Syariah | Politik". www.gatra.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2021-07-28.
  16. ↑ "PKS soal PSI Tolak Perda Syariah: Hanya PKI yang Tolak Agama". CNN Indonesia. Diakses tanggal 2 Februari 2019.
  17. ↑ Alfons, Matius. "PSI Tak Dukung Perda Syariah, PBNU Tak Sependapat". detikcom. Diakses tanggal 2 Februari 2019.
  18. ↑ Harahap, Lia (ed.). "PBNU Nilai Perda Syariah Dibutuhkan Sesuai Daerah". Merdeka.com. Diakses tanggal 2019-12-20.
  19. ↑ Putra, Nanda Perdana; Defianti, Ika (2018-11-17). Yulika, Nila Chrisna; Haryanto, Andry (ed.). "Beda dengan PSI, PBNU Dukung Perda Syariah, Asal..." Liputan6.com. Diakses tanggal 2019-12-20.

Pranala luar

  • Tirto.id. Perda Syariah: Jualan Elite Politik, Dagangan Partai Sekuler.
  • Michael Buehler. The Politics of Shari'a Law: Islamist Activists and the State in Democratizing Indonesia.
  • l
  • b
  • s
Hukum di Indonesia
Sumber dan
peraturan
Dasar hukum
  • Pancasila
Peraturan
perundang-undangan
  • UUD 1945
  • Ketetapan MPR
  • Undang-Undang/Perppu
  • Peraturan Pemerintah
  • Peraturan Presiden
  • Peraturan Daerah
    • Provinsi
    • Kabupaten/Kota
Peraturan lainnya
  • Peraturan Menteri
  • Peraturan Desa
Jenis hukum
Materiel
  • Hukum pidana
    • Umum
    • Militer
    • Disiplin militer
    • Khusus
  • Hukum tata negara
    • Keaadan bahaya
    • Keamanan negara
  • Hukum administrasi negara
    • TUN
    • Pemerintahan daerah
  • Hukum perdata
    • Nasional
    • Internasional
  • Hukum dagang
    • KUH
Formal
  • Hukum acara pidana
    • KUH
  • Hukum acara perdata
    • HIR
    • RBg
    • Rv
  • Hukum pembuktian
  • Hukum acara MK
Agama dan adat
  • Hukum adat
    • Lingkungan
  • Hukum Islam
    • Hukum peradilan agama
    • Jinayat Aceh
    • Perda Syariah
  • Hukum Kristen
    • Perda Injil
  • Hukum Hindu
    • Perda Nyepi
Badan peradilan
Kekuasaan kehakiman
  • Mahkamah Agung
  • Mahkamah Konstitusi
Peradilan umum
  • Pengadilan Tinggi
  • Pengadilan Negeri
Khusus
  • Pengadilan Anak
  • Pengadilan Hak Asasi Manusia
  • Pengadilan Hubungan Industrial
  • Pengadilan Niaga
  • Pengadilan Perikanan
  • Pengadilan Tindak Pidana Korupsi
Peradilan agama
  • Pengadilan Agama
  • Pengadilan Tinggi Agama
Khusus
  • Mahkamah Syar'iyah
Peradilan tata
usaha negara
  • Pengadilan Tata Usaha Negara
  • Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara
Khusus
  • Pengadilan Pajak
Peradilan militer
  • Pengadilan Militer
  • Pengadilan Militer Tinggi
  • Pengadilan Militer Utama
  • Pengadilan Militer Pertempuran
Aparatur
penegak hukum
  • Kepolisian
  • Kemenkumham
  • Kejaksaan Agung
  • KPK
  • LBHI
  • Peradi
  • Komisi Yudisial
Pemilihan umum
  • Undang-Undang Pemilihan Umum
  • Pemilihan kepala daerah di Indonesia
  • Ambang batas parlemen
  • Sistem noken
Sejarah dan
perkembangan
  • Sejarah
    • Peraturan terhadap orang Tionghoa
  • Politik hukum
  • Pluralisme hukum
  • Kekuasaan kehakiman
  • Daftar sekolah hukum
  • Kategori

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Penolakan dan dukungan
  2. Referensi
  3. Pranala luar

Artikel Terkait

Perda Injil

Injil'. Perda tersebut dianggap merupakan rekanan Kristen dari Perda Syariah dari Islam dan Perda Nyepi dari Hindu Bali. Menurut Republika.co.id, perda tersebut

Kota santri

Perda Syariah yang menyatakan kota tersebut sebagai kota santri, tetapi upaya ini dibatalkan setelah menuai kontroversi dan diperbaiki menjadi Perda Nilai-Nilai

Andi Patabai Pabokori

(link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link) Nadzir, Ibnu (2020). "Bab XI Perda Syariah dan Perubahan Bentuk Intoleransi di Sulawesi Selatan". Intoleransi dan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026