Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Allo Bank Indonesia

Allo Bank adalah perusahaan Indonesia yang bergerak di bidang perbankan. Bank ini berdiri sejak 1992 dan berlokasi di Jakarta. Sejak diakuisisi oleh CT Corp di tahun 2020, bank ini berfokus ke layanan perbankan secara digital.

perusahaan asal Indonesia
Diperbarui 7 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Allo Bank Indonesia
PT Allo Bank Indonesia Tbk.
Jenis perusahaan
Publik
Kode emitenBEI: BBHI
IndustriJasa keuangan
Didirikan21 Oktober 1992
Kantor pusatMenara Bank Mega, Jalan Kapten Tendean Nomor 12–14, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan
Tokoh kunci
Ari Yanuanto Asah (Plt. Direktur Utama)
Aviliani (Komisaris Utama)
PendapatanRp 101 miliar (2018), Rp 86 miliar (2019) Penurunan
Laba bersih
Rp -123 miliar (2018), Rp -36 miliar (2019) Kenaikan
PemilikCT Corp
IndukPT Mega Corpora (60,88%)
PT Bukalapak.com Tbk (11,49%)
Abadi Investment Pte Ltd (7,00%)
PT Indolife Investama Perkasa (6,00%)
Publik (14,63%)
Situs webwww.allobank.com
Logo Bank Harda Internasional (hingga 10 Mei 2021)

Allo Bank (sebelumnya bernama Bank Harda Internasional) adalah perusahaan Indonesia yang bergerak di bidang perbankan. Bank ini berdiri sejak 1992 dan berlokasi di Jakarta. Sejak diakuisisi oleh CT Corp di tahun 2020, bank ini berfokus ke layanan perbankan (simpanan dan kredit) secara digital.

Sejarah

Bank Harda

PT Allo Bank Indonesia Tbk mulanya didirikan dengan nama PT Bank Arta Griya di tanggal 21 Oktober 1992, yang pada 16 Januari 1993 berganti nama menjadi PT Bank Harda Griya.[1] Dengan nama dagang awal Harda Bank,[2] operasionalnya dimulai pada 10 Oktober 1994 di kawasan Pinangsia, Jakarta, yang tidak lama kemudian dipindah ke kawasan Mangga Dua, Jakarta per Agustus 1995. Pada 10 Desember 1996 nama bank ini berubah kembali menjadi PT Bank Harda Internasional (Bank Harda atau BHI) yang tetap bertahan hingga 2021. Setelah pergantian nama itu, Bank Harda melakukan ekspansi dengan membuka 7 kantor cabang pada 1996-1997 di Jabodetabek, dilanjutkan cabang-cabang lain di Surabaya (2002), Bandung (2003), Surakarta dan Pontianak (2004), serta Pekanbaru (2006). Pada tahun 2007 kantor pusatnya dipindahkan lagi ke Asean Tower, Jl. H. Samanhudi Jakarta.[1]

Seperti banyak bank pasca-Pakto 88, awalnya Bank Harda dimiliki secara patungan oleh sejumlah pengusaha, terutama Tamara Group (kelompok usaha milik keluarga Pek Tek Beng/Putihrai)[3] dan Rachman Hakim. Adapun nama yang terakhir ini lebih dikenal sebagai pengusaha multi-sektor, mulai dari pertambangan kaolin (PT Alter Abadi Tbk) hingga agen tunggal sepeda motor APP KTM.[4] Setelah beberapa kali perubahan kepemilikan, pemegang saham Bank Harda Internasional didominasi keluarga Rachman Hakim (lewat PT Hakim Putra Perkasa) dan pebisnis lain, Kwee Sin To.[1] Pada tanggal 12 Agustus 2015, Bank Harda melepas 21% sahamnya ke masyarakat (go public) seharga Rp 125/lembar.[5] Setelah IPO yang berhasil menarik dana Rp 100 miliar tersebut, bank ini menargetkan pertumbuhan kredit hingga 30%.[6]

Fokus bisnis Bank Harda awalnya ada di pembiayaan industri non-migas, seperti pertanian dan kehutanan ditambah perdagangan valuta asing.[7] Belakangan Bank Harda lebih berfokus ke usaha kecil menengah hingga komersial, terutama bidang perdagangan besar dan eceran, industri pengolahan, perantara keuangan, dan properti.[1] Meskipun sudah memperluas jaringannya menjadi 18 kantor di sejumlah kota pada tahun 2017, Bank Harda tetap memiliki ukuran kecil, dengan aset mencapai Rp 2,09 triliun dan modal inti hanya Rp 387 miliar.[8] Belakangan, di tahun 2020 justru bank ini terbawa masalah yang menggegerkan industri keuangan dan OJK, karena terlibat dalam penjualan produk investasi ilegal FTC (forward trade confirmation) dari induknya, PT Hakim Putra Perkasa. Namun, saat terbongkar, pihak bank mengklaim penjualannya tidak banyak dan sudah dihentikan beberapa waktu sebelumnya.[9]

Allo Bank

Adanya kewajiban pemenuhan modal inti dari OJK memaksa keluarga Hakim melepas seluruh sahamnya kepada pihak lain.[10] Mulanya yang dikabarkan berminat meminang BHI adalah Bank Central Asia (BCA) pada pertengahan 2017. Namun, kabar ini dibantah oleh BCA[11] dan BHI itu sendiri.[12] Akhirnya, ketika tenggat waktu pemenuhan modal Rp 1 triliun di akhir 2020 semakin dekat,[10] hadirlah nama Chairul Tanjung, pemilik Bank Mega sebagai "penyelamat" BHI. Pada 16 Oktober 2020, pemegang saham eksisting dan PT Mega Corpora meneken perjanjian akuisisi, untuk total 73,71% kepemilikan di bank ini.[13] Transaksi pembelian senilai Rp 406,7 miliar tersebut selesai dilakukan pada 15 Maret 2021,[14] dan setelah tender offer, saham Mega Corpora naik menjadi 90%.[15]

Untuk memenuhi permodalannya, kemudian bank ini dijadikan bagian kelompok usaha bank (KUB) Mega Corpora, ditambah menerima suntikan modal hingga mencapai Rp 1 triliun.[15] Demi menambah modal lagi, pada Januari-Februari 2022, perusahaan mengadakan rights issue yang mendapat respon positif. Komposisi pemegang sahamnya pun berubah, dimana CT Corp turun menjadi 60,88%, ditambah masuknya investor strategis yang solid. Mereka adalah PT Bukalapak.com Tbk (11,49%), PT Indolife Investama Perkasa (6%), dan Abadi Investment Pte. Ltd. (7%). Artinya, kini secara tidak langsung Grup Emtek dan Grup Salim ikut memegang saham Allo Bank secara minoritas. Setelah rights issue selesai, Allo Bank memiliki modal inti Rp 6 triliun.[16]

Sejak 7 Mei 2021, PT Bank Harda Internasional Tbk resmi mengubah namanya menjadi PT Allo Bank Indonesia Tbk. Allo Bank lalu ditransformasikan menjadi bank yang berfokus pada layanan digital, yang izinnya didapat pada 10 September 2021. Awalnya, setelah pergantian identitas, bank ini lebih berfokus ke persiapan pada layanan digitalnya. Bentuk awal dari bank digital Allo Bank meluncur dengan nama Allo Apps di bulan November 2021,[15] dilanjutkan peluncuran versi awal aplikasinya pada Maret 2022.[17] Setelah semuanya selesai, Allo Bank resmi diperkenalkan ke publik pada 20 Mei 2022 dalam acara "Allo Bank Festival". Sesuai hari peluncurannya di Hari Kebangkitan Nasional, Allo Bank diharapkan bisa menumbuhkan semangat kebangkitan ekonomi nasional.[18]

Menurut Chairul Tanjung, Allo Bank berarti all in one bank, atau bank "satu untuk semua", yang terintegrasi dengan ekosistem bisnis CT Corp. Bank ini diharapkan dapat memberikan pengalaman tanpa batas bagi nasabah, serta dapat memberikan nilai tambah yang tinggi kepada seluruh pemangku kepentingan terkait.[18] Seiring waktu, selain Allo Bank Festival perdana pada 20 hingga 22 Mei 2022, acara yang memadukan pasar jajanan, beauty and travel fair, job fair, festival musik dan seni, ditambah beragam kegiatan ini[19] terus diadakan setahun sekali. Termasuk belakangan mengusung tokoh K-Pop,[20] yang sering dijadikan sebagai nilai jual bagi Allo Bank.[21]

Dengan mengusung fitur seperti paylater instan, kerjasama dengan ekosistem baik internal dan eksternal hingga bunga menarik,[22] Chairul percaya Allo Bank dapat menjaring 1 juta nasabah dalam minggu pertama setelah diluncurkan, yang diyakini akan tumbuh pesat hingga 10-50 juta. Semua itu akan dicapai tanpa harus melakukan "bakar duit" seperti dilakukan bank digital atau fintech lain.[23] Hasilnya cukup positif, dimana jika pada Mei 2022 sudah memiliki 1 juta pelanggan, di tahun 2023 Allo Bank menambahnya menjadi 3,5 juta,[24] dan selanjutnya naik pesat menjadi 10 juta di tahun 2025.[21] Kinerjanya pun terus meningkat, dengan asetnya per 2024 sebesar Rp 13,31 triliun dan laba bersihnya mencapai Rp 467 miliar. Seiring pertumbuhan kinerja ini, Allo Bank terus meluncurkan fitur baru seperti Allo Grow.[25]

Kantor

Bank ini berpusat di Jakarta, dan memiliki dua kantor cabang di Jakarta (Menara Bank Mega dan Indofood Tower).

Manajemen

  • Komisaris Utama: Aviliani
  • Komisaris: Ali Gunawan
  • Komisaris Independen: Rosmaya
  • Plt. Direktur Utama: Ari Yunanto Asah
  • Direktur: Ganda Raharja Rusli
  • Direktur: Sajal Bhatnagar

Referensi

  1. 1 2 3 4 Prospektus BBHI 2015
  2. ↑ Dunia EKUIN dan PERBANKAN
  3. ↑ Warta ekonomi: mingguan berita ekonomi & bisnis
  4. ↑ Dari Bank Harda, BPR Kaolin hingga KTM Inul...
  5. ↑ Daily News 07/08
  6. ↑ Bank Harda Bidik Pertumbuhan Kredit 30%
  7. ↑ Indonesia Bank Directory
  8. ↑ LapTahunan BBHI 2017
  9. ↑ Kontroversi Hakim Putra, Pemilik Bank Harda yang Dibeli Chairul Tanjung
  10. 1 2 Kontan 4 November 2020 hlm. 9
  11. ↑ Bank Harda Jadi Target Akuisisi? Ini Kata BCA
  12. ↑ Bank Harda Tepis Isu Akuisisi Oleh BCA
  13. ↑ Chairul Tanjung akuisisi 73,71% saham Bank Harda, ini kisaran dana yang disiapkan
  14. ↑ Sah Dicaplok Mega Corpora, Ini Harga Pembelian Bank Harda
  15. 1 2 3 LapTahunan BBHI 2021
  16. ↑ Rights Issue Tuntas, Berikut Struktur Baru Pemegang Saham Allo Bank (BBHI)
  17. ↑ Luncurkan Aplikasi Online, Allo Bank (BBHI) Bidik 10 Juta Pelanggan
  18. 1 2 Chairul Tanjung Resmi Luncurkan Allo Bank: One for All, All for One
  19. ↑ Luncurkan Allo Bank, Konglomerat Chairul Tanjung Ceritakan Awal Mula Bank Digital Besutannya
  20. ↑ Berburu Merchandise Kpop di Allo Bank Festival 2025, Ada Apa Saja?
  21. 1 2 Allo Bank: Hadirkan Solusi Inovatif dengan Teknologi Digital
  22. ↑ Banyak Untungnya! Ini Deretan Fitur Allo Bank
  23. ↑ CT: Allo Bank Akan Bertransformasi Menjadi Super App Dalam Tiga Tahun Mendatang
  24. ↑ Prospek Besar Allo Bank di Tengah Ekosistem Multiverse
  25. ↑ Laporan Tahunan BBHI 2024

Pranala luar

  • (Indonesia) Situs web resmi
  • l
  • b
  • s
CT Corp
  • l
  • b
  • s
Mega Corp
Bank
  • Allo Bank
  • Bank Mega
  • Bank Mega Syariah
Asuransi
  • Mega Insurance
  • PFI Mega Life
Sekuritas
  • Mega Capital Sekuritas
Manajemen investasi
  • Mega Asset
  • Mega Investama
Pembiayaan
  • MAF
  • MCF
  • Mega Finance
Usaha bersama dengan: Prudential Financial
  • l
  • b
  • s
Trans Corp
Trans Media
detik Network
Trans Digital Lifestyle Group
  • beautynesia
  • Beauty Studio
  • CXO Media
  • Female Daily
  • Girls Beyond
  • HaiBunda.com
  • Insertlive.com
  • Mommies Daily
Lain-lain
  • CNBCIndonesia.com
  • CNNIndonesia.com
  • detik.com
  • TMS
  • V7
Transvision
  • Layanan: CubMu
  • Transvision
  • XGO
    Saluran televisi: Bioskop Indonesia
  • Dunia Anak
  • Dunia Lain
  • Eat & Go
  • Golf+
  • Insert
  • Khazanah
  • Lingua Channel
  • Musik Indonesia
  • Seru! Channel
  • T-Music
    Stasiun radio: Vision Radio1
Lain-lain
  • CNBC Indonesia
  • CNN Indonesia
  • SevenHub
  • Trans Talent Management
  • Trans TV
  • Trans7
  • Verse Music Productions
Usaha bersama dengan: Trinity Optima Production • CXO CT Corp • TelkomMetra
Berlisensi dari: Warner Bros. Discovery International • NBCUniversal International Networks
Trans Lifestyle
AntaVaya
  • Anta Umroh
  • AntaVaya Corporate Travel
    • AntaVaya Transportation
  • AntaVaya Destination
  • AntaVaya Leisure
Trans Fashion
Trans Fashion Indonesia
  • Canali*
  • Aigner*
  • Find Kapoor*
  • Furla*
  • Geox*
  • Hugo Boss*
  • Bimba Y Lola
  • Pinko
  • Moschino Jeans
  • Stella McCartney
Trans Fashion Thailand
  • Armani*
  • Canali*
  • Tod’s*
*Merek berlisensi
Trans F&B
Kafe
  • Artiste Cafe & Lounge
  • The Coffee Bean & Tea Leaf
    • Beanstro
Restoran
  • Bakso Boedjangan
  • Gyu Katsu Nikaido
  • Tasty Kitchen
  • Warung Wardani Bali
  • Warunk Upnormal
  • Wendy's
Rantai es krim
  • Baskin-Robbins
Berlisensi dari: Jollibee Foods Corporation • The Wendy's Company • Inspire Brands
Lain-lain
  • Trans Event
Trans Retail
Supermarket
  • Multimart
  • Transmart (Alfa Retailindo)
Grosir
  • Groserindo
Toserba
  • Metro Department Store
  • Metro Style
Toko online
  • Allo Fresh
Toko khusus
  • Breadshop
  • Electronic Pro
  • Okidoki
  • Transmart Hardware
  • Trans Hello!
  • Trans Living
  • Seen
  • Spord
Usaha bersama dengan: Metro Holding Limited • Bukalapak
Trans Property
Trans Entertainment
Trans Studio
  • Trans Studio Bali
  • Trans Studio Bandung
  • Trans Studio Cibubur
  • Trans Studio Garden Tanjung Pinang
Trans Snow World
  • Trans Snow World Bintaro
  • Trans Snow World Juanda Bekasi
  • Trans Snow World Surabaya
  • Trans Snow World Makassar
Lain-lain
  • KidCity
  • Trans Studio BSD
  • Trans Studio Mini
Trans Shopping Mall Group
  • Trans Icon Mall Surabaya
  • Trans Studio Mall Bali
  • Trans Studio Mall Bandung
  • Trans Studio Mall Cibubur
  • Trans Studio Mall Makassar
  • Trans Park Mall Bintaro
  • Trans Park Mall Juanda Bekasi
Trans Hotel Group
  • Aston Hotel Tanjung Pinang and Conference Centre
  • Fashion Hotel Legian
  • Four Star Hotel by Trans Hotel
  • Ibis Bandung Trans Studio
  • The Trans Luxury Hotel
  • The Trans Resort Bali
Lain-lain
  • Graha Trans Coffee
  • Gedung Trans Media
  • Gedung Transvision
  • Masjid Agung Trans Studio Bandung
  • Menara Bank Mega
    • Kuningan
    • Bandung
    • Semarang
    • Makassar
  • Menara Mega Syariah
  • MD Place Palangka Raya
  • The Trans Luxury Yacht
Usaha bersama dengan: Accor • Archipelago International • Michel Adam Lisowski • MD Entertainment • Sinar Mas Land
CT Global Resources
CT Agro
  • Arah Tumata
  • Wahana Kutai Kencana
Trans Medical Clinic
  • Trans Medical Klinik Pratama
Trans Airways
  • Garuda Indonesia
  • Citilink
CXO CT Corp
  • CXO Media
  • CXO Studio
CT Arsa Foundation
  • berbuatbaik.id
  • Duta Bangsa
  • SMA Unggulan CT Arsa Foundation Medan
  • SMA Unggulan CT Arsa Foundation Sukoharjo
  • LSPR Trans Park Juanda Bekasi
Lain-lain
  • CT Corp Digital
  • CT Corp Infrastruktur Indonesia
  • l
  • b
  • s
Bank di Indonesia
Bank sentral: Bank Indonesia
Sistem konvensional
Bank BUMN
Bank Mandiri · Bank Negara Indonesia · Bank Rakyat Indonesia · Bank Tabungan Negara
Anak usaha bank BUMN: Bank Hibank · Bank Mandiri Taspen · Bank Raya
Bank pembangunan daerah
Bank Sumut · Bank Nagari · Bank Jambi · Bank Sumsel Babel · Bank Bengkulu · Bank Lampung · Bank Jakarta · Bank BJB · Bank Jateng · Bank BPD DIY · Bank Jatim · Bank Banten · Bank BPD Bali · Bank NTT · Bank Kalbar · Bank Kalteng · Bank Kalsel · Bank Kaltimtara · Bank BSG · Bank Sulteng · Bank Sulselbar · Bank Sultra · Bank Maluku Malut · Bank Papua
Bank swasta
Bank Allo · Bank Amar · Bank ANZ Indonesia · Bank Artha Graha Internasional · Bank BNP Paribas Indonesia · Bank Bumi Arta · Bank Capital · Bank CCB Indonesia · Bank Central Asia · Bank CIMB Niaga · Bank CTBC Indonesia · Bank Danamon · Bank Digital BCA · Bank DBS Indonesia · Bank Ganesha · Bank Hana Indonesia · Bank HSBC Indonesia · Bank IBK Indonesia · Bank ICBC Indonesia · Bank Ina · Bank Index · Bank Jago · Bank J Trust Indonesia · Bank KB Indonesia · Bank Krom · Bank Maspion · Bank Mayapada · Bank Maybank Indonesia · Bank Mega · Bank Mestika · Bank Mizuho Indonesia · Bank MNC · Bank Multiarta Sentosa · Bank Nobu · Bank Neo Commerce · Bank OCBC Indonesia · Bank of India Indonesia · Bank OK! Indonesia · Bank Panin · Bank Permata · Bank QNB Indonesia · Bank Resona Perdania · Bank Saqu Indonesia · Bank Sahabat Sampoerna · Bank SBI Indonesia · Bank Seabank Indonesia · Bank Shinhan Indonesia · Bank Sinarmas · Bank SMBC Indonesia · Bank Superbank · Bank UOB Indonesia · Bank Victoria · Bank Woori Saudara
Kantor cabang bank asing
Bank of America · Bank of China · Citibank · Deutsche Bank · MUFG Bank · JPMorgan Chase · Standard Chartered
Sistem syariah
Bank syariah BUMN
Bank Syariah Indonesia · Bank Syariah Nasional
Bank syariah daerah
Bank Aceh Syariah · Bank BJB Syariah · Bank NTB Syariah · BRK Syariah
Bank syariah swasta
Bank Aladin · Bank BCA Syariah · Bank BTPN Syariah · Bank KB Syariah · Bank Muamalat Indonesia · Bank Mega Syariah · Bank Nano Syariah · Bank Panin Dubai Syariah
Unit usaha syariah
Bank BPD DIY Syariah · Bank CIMB Niaga Syariah · Bank Danamon Syariah · Bank Jago Syariah · Bank Jakarta Syariah · Bank Jambi Syariah · Bank Jateng Syariah · Bank Jatim Syariah · Bank Kalbar Syariah · Bank Kalsel Syariah · Bank Kaltimtara Syariah · Bank Maybank Syariah · Bank Nagari Syariah · Bank OCBC Syariah · Bank Permata Syariah · Bank Sulselbar Syariah · Bank Sumsel Babel Syariah · Bank Sumut Syariah
Lihat pula: Bank Perekonomian Rakyat

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Bank Harda
  3. Allo Bank
  4. Kantor
  5. Manajemen
  6. Referensi
  7. Pranala luar

Artikel Terkait

Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan

organisasi yang dibentuk oleh pemerintahan Jepang pada tahun 1945 ketika menduduki Indonesia

Daftar badan usaha milik negara di Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Mie Gacoan

perusahaan asal Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026