H. Bambang Santoso, S.Pd.I, M.A atau yang disapa Haji Bambang Santoso adalah Senator Republik Indonesia, tokoh masyarakat muslim Bali dan juga pengusaha yang telah lama berkecimpung dalam berbagai organisasi dan lembaga non pemerintah dari tingkat regional hingga nasional. H. Bambang Santoso dinobatkan sebagai wakil muslim pertama dalam sejarah yang duduk di kursi Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia DPD-RI mewakili Provinsi Bali periode 2019-2024. Kemenangannya diharapkan membawa angin segar toleransi dan mengangkat pulau Bali sebagai contoh pulau kebhinekaan di Indonesia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Gaya atau nada penulisan artikel ini tidak mengikuti gaya dan nada penulisan ensiklopedis yang diberlakukan di Wikipedia. |
Artikel ini berisi konten yang ditulis dengan gaya sebuah iklan. |
Bambang Santoso | |
|---|---|
Bambang Santoso sebagai Anggota DPD RI, 2019 | |
| Anggota DPD RI dari Bali | |
| Masa jabatan 1 Oktober 2019 – 1 Oktober 2024 | |
| Presiden | Joko Widodo |
| Ketua Umum | La Nyalla Mattalitti |
| Wakil Ketua III Badan Akuntabilitas Publik DPD-RI | |
| Masa jabatan 2023–2024 | |
| Ketua | Tamsil Linrung |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 1 Desember 1969 Jepara, Indonesia |
| Partai politik | Independen (politikus) |
| Suami/istri | Rusmalina |
| Anak | 4 |
| Almamater | |
| Pekerjaan | |
H. Bambang Santoso, S.Pd.I, M.A atau yang disapa Haji Bambang Santoso (lahir 1 Desember 1969) adalah Senator Republik Indonesia, tokoh masyarakat muslim Bali dan juga pengusaha yang telah lama berkecimpung dalam berbagai organisasi dan lembaga non pemerintah dari tingkat regional hingga nasional. H. Bambang Santoso dinobatkan sebagai wakil muslim pertama dalam sejarah yang duduk di kursi Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia DPD-RI mewakili Provinsi Bali periode 2019-2024.[1][2] Kemenangannya diharapkan membawa angin segar toleransi dan mengangkat pulau Bali sebagai contoh pulau kebhinekaan di Indonesia.
Bambang Santoso adalah ketua umum Dewan Masjid Indonesia DMI provinsi Bali[2][3] dan juga anggota dewan pertimbangan Majelis Ulama Indonesia MUI provinsi Bali.[4]
Setelah terpilih dan dilantik sebagai anggota DPD-RI dan MPR-RI di gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, 1 Oktober 2019 lalu, Bambang Santoso berikrar dan bertanda tangan bahwa selama ia menjabat akan menghibahkan 100% gaji pokoknya kepada salah satu lembaga independen di Provinsi Bali agar disalurkan dan dirasakan masyarakat kemanfaatannya lebih luas.[5][6]
Bambang Santoso adalah putra bungsu dari keluarga yang sangat sederhana. Ia merantau ke Bali dan merintis usahanya dari nol bersama istrinya yang berasal dari Klungkung Bali.
Tak heran dengan figur sederhananya jika kesehariannya hingga saat ini Bambang Santoso dapat ditemui dengan mudah tanpa ada sekat dimana saja, baik di rumah maupun di tempat ibadah. Tak hanya sederhana, Bambang Santoso selalu bersikap aktif, ramah, dan netral. Merangkul setiap masyarakat tanpa ada sekat suku, ras, pemahaman maupun ormas.
Ia juga dikenal sebagai ketua takmir Masjid Baitul Makmur Denpasar Bali, masjid termakmur dan teramai jamaah salat subuhnya di Indonesia.[7][8]


Selain itu Bambang Santoso juga dikenal akrab dengan Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla, ia sering menjumpai Jusuf Kalla baik di rumahnya maupun di istana wakil presiden untuk membahas tentang sosial, problematika dalam masyarakat dan masjid.
Sejak Bambang Santoso terpilih dan dilantik sebagai Anggota DPD-RI/MPR-RI Oktober 2019 silam hingga 2022 akhir, Bambang Santoso telah menyalurkan dana kegiatan sebesar 5,1 miliar rupiah kepada masyakarat/konstituen sebagai hibah atau bantuan sosial untuk kebutuhan masyarakat tanpa memandang suku, ras, agama maupun ormas. Pada dasarnya Anggota DPD-RI tidak memiliki dana hibah/sosial.
Sebelum direkomendasikan oleh MUI Provinsi Bali sebagai calon anggota DPD-RI mewakili umat Bali 2018 silam, Bambang Santoso sudah lebih dulu berkhidmat, berjibaku kepada rakyat Bali dan terus semangat melanjutkan pengabdian tersebut pada masyarakat setelah dinyatakan terpilih menjadi Anggota DPD-RI/MPR-RI yang di antaranya:
Delegasi Perdamaian Bali (2012)
Ia pernah menjadi delegasi dari Bali mewakili umat Islam asal Bali saat terjadi keriuhan dan bentrokan antar warga Balinuraga (warga Bali asli) dan warga desa Agong, Lampung Selatan yang sempat viral 2012 akhir silam.[9]
Penyejuk Suasana (2017)
Ia dengan sigap ikut menentramkan emosi warga Bali sekaligus penyejuk saat insiden Nyepi di Bali ketika baku hantam antar oknum masyarakat dan pecalang setempat 2017 silam. Tampak seperti insiden kecil, sementara berita tersebut tersebar ke seantero Indonesia dan berpotensi memicu emosi antar umat beragama.[10]
Media Penyambung Lidah (2017)
Ia juga ikut andil sebagai media penyambung lidah dan silaturahim antara para tokoh muslim dan jajaran perwakilan POLDA di Bali saat insiden persekusi da'i kondang Abdul Somad (UAS) yang membuat ramai sosial media, media elektronik dan cetak di Indonesia yang bahkan berpotensi ricuh antar umat beragama akhir 2017 silam.[11][12]
Delegasi Muhibbah Da'i Serumpun dan Pelopor Gerakan Islam Moderat (2018)
Kunjungan ke 5 negara di ASEAN guna membangun silaturahmi dan menyerukan gerakan Islam Wasathy/Islam Moderat yang menolak keras paham radikal dan ekstrimisme.[13]
Penyedia Komunikasi (2018)
Ia ikut ambil andil sebagai penyedia komunikasi sekaligus bekerjasama bersama POLDA Bali dalam meningkatkan KAMTIBNAS 2018 lalu.[14]
Menggadaikan Sertifikat Tanah dan Rumah (2016)
Ia pernah menggadaikan sertifikat tanah dan rumahnya kepada pihak bank untuk membebaskan lahan pemakaman Dusun Wanasari/Kampung Jawa di Denpasar 2016 silam.
Wakif (Pemberi Wakaf) Tanah Pemakaman di Kampung Jawa Wanasari, Denpasar (2021)
Ia menjadi wakif tanah seluas 11,75 are senilai 6,5 Miliar Rupiah sebagai bentuk perluasan pemakaman di Kampung Jawa Wanasari, Denpasar yang kian tahun semakin sesak karena keterbatasan lahan pemakaman.
Advokasi Pendirian Kantor Pengadilan Tinggi Agama (PTA) di Provinsi Bali (2023)
Ia turut menjembatani usaha pendirian kantor PTA di Bali yang dimana selama ini memberatkan masyarakat karena harus merujuk ke kantor PTA di Provinsi Jawa Timur atau Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Pemberian Bantuan 3 Unit Mobil Ambulan (2020-2023)
Ia andil dalam kesuksesan pengupayaan pemberian 3 unit mobil ambulan melalui kemitraan BUMN yang tersebar di tiga kabupaten yaitu Kab. Tabanan, Kab. Buleleng, dan Kab. Karangasem sebagai bentuk semangat sosial dan kemanusiaan di Bali.[15][16]
Kunci Pemersatu antar Umat Beragama
Ia turut andil memberikan ruang diskusi dan advokasi terhadap semua umat beragama dimana salah satu diantaranya ialah Jemaat Kristiani di Provinsi Bali. Ia menyampaikan bahwa semua umat, "Duduk Sama Rendah, Berdiri Sama Tinggi" karena setiap orang memiliki hak yang sama sebagai Warga Negara Indonesia. Ia pun menerima apresiasi positif oleh Komunitas Gereja di Bali.[17]
Kunci Keberhasilan Setiap Problem (2016 - 2023)
Aktif Bersinergi dengan Para Pejabat Negara

Ia aktif bertemu tatap muka dan diskusi terkait persoalan yang dihadapi masyarakat Indonesia khususnya masyarakat uslim.
Di tengah kesibukannya sebagai seorang pengusaha, profil Bambang Santoso juga dikenal aktif di organisasi, lembaga dan yayasan. Diantaranya Majelis Ulama Indonesia, Dewan Masjid Indonesia dan beberapa yayasan masjid di Bali.
Aktivitas Bambang Santoso di beberapa lembaga, organisasi dan yayasan:
Bambang Santoso terpilih menjadi salah satu dari dua Top Senator atau senator terbaik dari lingkungan lembaga DPD-RI dalam kategori Personal Branding. Kedua senator terpilih tersebut ialah H. Bambang Santoso, S.Pd.I., M.A., Senator Provinsi Bali dan Yorrys Raweyai, Senator Provinsi Papua.[28][29]
Penghargaan Top Legislator Award & Top Senator Award 2023 for Personal Branding diberikan kepada Anggota DPR RI dan DPD RI yang telah berhasil lolos penilaian serta memenuhi 3 (tiga) kriteria penilaian akhir, yaitu:
1. Anggota Dewan memiliki dominasi pemberitaan positif di 5 halaman mesin pencari berita pertama dengan angka dominasi pemberitaan positif minimal 80 persen, serta tidak dalam kasus permasalahan korupsi, baik dalam status pemeriksaaan maupun status tersangka.
2. Anggota Dewan berhasil mencapai minimum Total Final Skor yang telah ditetapkan, sebagai berikut: Anggota DPR RI meraih Total Final Skor minimal 70 poin atau lebih, serta masuk ke dalam TOP 100 Legislator Award 2023; Anggota DPR RI berada pada posisi TOP 3 di suatu kategori Dapil.
3.Anggota DPD RI berada pada posisi peringkat pertama di suatu provinsi.[30]

