Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Bahasa Sunda Pesisir Utara

Bahasa Sunda Pesisir Utara atau Bahasa Sunda Pantai Utara, (SPU) bisa disingkat menjadi Bahasa Sunda Pantura adalah pengelompokan geografis bentuk-bentuk bahasa Sunda yang hidup sebagai bahasa ibu bagi masyarakat yang tinggal di sepanjang pesisir utara wilayah penuturan bahasa Sunda. Wilayah tersebut meliputi beberapa kabupaten, seperti Kabupaten Serang, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Subang, Kabupaten Indramayu, dan Kabupaten Cirebon. Bahasa Sunda Pantura mempunyai struktur bahasa yang kurang lebih sama dengan bahasa Sunda baku, bila ditilik dari sistem morfologi, fonologi, dan sintaksisnya, tidak banyak ditemukan adanya perbedaan. Perbedaan hanya didapat dari sebagian kecil kosakata dan intonasi. Beberapa kata mempunyai bentuk yang sama, tetapi makna berbeda, dan juga sebaliknya.

variasi bahasa Sunda yang digunakan di pantai utara Jawa
Diperbarui 11 Februari 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Bahasa Sunda Pesisir Utara
Bahasa Sunda Pesisir Utara
Basa Sunda Pakaléran
ᮘᮞ ᮞᮥᮔ᮪ᮓ ᮕᮊᮜᮦᮛᮔ᮪
Bahasa Sunda Pantai Utara
Sampul buku Struktur Bahasa Sunda Pesisir Utara Jawa Barat, terbitan 1983.
Pengucapanbasa sʊnda pakalɛran
Dituturkan diIndonesia
Wilayah
  • Jabodetabek
    • Kabupaten Tangerang
    • Kabupaten Bekasi
  • Purwasuka
    • Kabupaten Karawang
    • Kabupaten Subang
EtnisSunda
Penutur
Rumpun bahasa
Lihat sumber templat}}
Beberapa pesan mungkin terpotong pada perangkat mobile, apabila hal tersebut terjadi, silakan kunjungi halaman ini
Klasifikasi bahasa ini dimunculkan secara otomatis dalam rangka penyeragaman padanan, beberapa parameter telah ditanggalkan dan digantikam oleh templat.
  • Austronesia Lihat butir Wikidata
    • Melayu-Polinesia Lihat butir Wikidata
      • Melayu-Sumbawa atau Kalimantan Utara Raya (diperdebatkan)
        Cari tahu mengapa. Beberapa rumpun bahasa dimasukkan sebagai cabang dari dua rumpun bahasa yang berbeda. Untuk lebih lanjutnya, silakan lihat pembagian dari sub-rumpun Melayu-Sumbawa dan Kalimantan Utara Raya
        • Sunda-Badui
          • Sunda
            • Sunda Pesisir Utara 
Tampilkan klasifikasi manual
  • bahasa manusia
    • Austro-Tai
      • Austronesia
        • Melayu-Polinesia
          • Borneo Utara Raya
            • bahasa Sunda Suntingan nilai di Wikidata
              • Sunda Pesisir Utara
    Tampilkan klasifikasi otomatis
    Posisi bahasa Sunda Pesisir Utara dalam harap diisi Sunting klasifikasi ini 

    Catatan:

    Simbol "†" menandai bahwa bahasa tersebut telah atau diperkirakan telah punah
    • Sunda-Badui
      • Sunda Modern
        • Sunda Banten
          • Pandeglang
          • Rangkasbitung
          • Serang
          • Tangerang
        • Sunda Pesisir Utara
          • Binong
          • Bogor
          • Karawang
        • Sunda Cirebon
          • Brebes
          • Indramayu
          • Kuningan
          • Majalengka
        • Sunda Priangan
          • Bandung
          • Ciamis
          • Cianjur
          • Garut
          • Sumedang
          • Tasikmalaya
        • Banyumas†
      • Badui
    Bentuk awal
    • Sunda Kuno
      • Sunda Pesisir Utara
    Dialek
    Binong
    Bogor
    Karawang
    Kode bahasa
    ISO 639-3–
    Glottolognort3412
    Artikel ini mengandung simbol fonetik IPA. Tanpa bantuan render yang baik, Anda akan melihat tanda tanya, kotak, atau simbol lain, bukan karakter Unicode. Untuk pengenalan mengenai simbol IPA, lihat Bantuan:IPA.
     Portal Bahasa
    L • B • PW   
    Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
    Cari artikel bahasa
    Cari artikel bahasa
     
    Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
     
    Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
    Artikel bahasa sembarang
    Halaman bahasa acak

    Bahasa Sunda Pesisir Utara atau Bahasa Sunda Pantai Utara,[1] (SPU) bisa disingkat menjadi Bahasa Sunda Pantura adalah pengelompokan geografis bentuk-bentuk bahasa Sunda yang hidup sebagai bahasa ibu bagi masyarakat yang tinggal di sepanjang pesisir utara wilayah penuturan bahasa Sunda. Wilayah tersebut meliputi beberapa kabupaten, seperti Kabupaten Serang, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Subang, Kabupaten Indramayu, dan Kabupaten Cirebon.[2] Bahasa Sunda Pantura mempunyai struktur bahasa yang kurang lebih sama dengan bahasa Sunda baku, bila ditilik dari sistem morfologi, fonologi, dan sintaksisnya, tidak banyak ditemukan adanya perbedaan. Perbedaan hanya didapat dari sebagian kecil kosakata dan intonasi. Beberapa kata mempunyai bentuk yang sama, tetapi makna berbeda, dan juga sebaliknya.[3]

    Dalam pengucapan kalimat, bahasa Sunda Pantura memiliki intonasi khasnya tersendiri yang perbedaannya dapat terdengar dan dibandingkan dengan bahasa Sunda baku, bila dalam bahasa Sunda baku sebuah kalimat berita diakhiri dengan intonasi menurun, maka dalam bahasa Sunda Pantura yang terjadi adalah sebaliknya, kalimat diakhiri dengan intonasi menaik, kadangkala intonasi antara kalimat berita sama dengan intonasi kalimat tanya.[3] Perbedaan lainnya terletak pada beberapa kasus penggunaan preposisi, jika bahasa Sunda baku menggunakan preposisi tina, dalam bahasa Sunda Pantura sering tergantikan dengan ku, contohnya, tulaléna tina inten 'belalainya terbuat dari intan' menjadi tulaléna ku inten.[3]

    Secara mendasar, bahasa Sunda Pantura tidak mengenal adanya tingkatan berbahasa seperti pada bahasa Sunda Priangan. Namun, bila penutur bahasa Sunda Pantura berinteraksi dengan penutur bahasa Sunda Priangan, penutur bahasa Sunda Pantura akan berusaha untuk memakai bahasa yang oleh penutur bahasa Sunda Priangan dianggap halus. Bahasa halus yang dalam bahasa Sunda Priangan disebut basa lemes, dalam bahasa Sunda Pantura disebut basa alusan.[4]

    Komparasi leksikon

    Bahasa Sunda Pantura memiliki sejumlah unsur leksikal yang diketahui khusus digunakan di beberapa daerah tertentu, kata-kata khas yang dimaksud tersebut contohnya diuraikan pada bagian di bawah ini.[5]

    Daerah Dialek Baku Indonesia Ref.
    Serang tolu tilu tiga [6]
    pacung picung picung
    nyaru nyiru niru
    tambeuri pandeuri belakang
    lépca lanjam mata bajak
    anten aya ada
    dia manéh kamu
    mawa-mawa mamawa membawa-bawa
    kulup kopéah peci
    ngéés héés tidur
    gati hésé pisan susah sekali
    kasariru kaliru keliru
    ngorokan ngurek mengail belut
    haok piraku mana boleh
    kita abdi saya
    Bekasi ngebruk seserahan pemberian mempelai pria kepada mempelai wanita [5]
    ngawisir nyecep memberikan uang kepada anak sunat
    ngala késang dipingit tidak boleh keluar rumah
    diala ngéndong diunduh mantu diangkat menjadi mantu
    dépon ngupuk rumah berlantai tanah
    ragasi irigasi irigasi
    nganjor nyaba bepergian
    bahasa alusan basa lemes bahasa halus
    Karawang panukuh panyangcang pemberian sebagai pengikat [7]
    tegil silih ngora taji muda
    nglancow néang bébéné bertandang kepada kekasih
    Pamanukan kabibina kabina-bina terlalu
    hémpang émpang tebat
    ayam hayam ayam
    daar dahar makan
    kita manéh kamu
    luur luhur tinggi
    kamarirana kamarina kemarin
    Cirebon dalinding galinding roda
    matapoé panonpoé matahari
    ngentas ngangkat mengangkat
    ngagérét ngagusur menarik
    moncorot moncorong berkilau
    rajin alus bagus
    temenan enyaan betul-betul
    nemen pisan sangat
    olok sok suka

    Lihat pula

    • iconPortal Bahasa
    • flagPortal Indonesia
    • Portal Sunda
    • Bahasa Sunda Priangan
    • Bahasa Sunda Banten
    • Bahasa Sunda Cirebon
    • Bahasa Badui
    • Dialek bahasa Sunda

    Referensi

    Catatan kaki

    1. ↑ Hammarström, Forkel & Haspelmath (2023).
    2. ↑ Sudjana et al. (1983), hlm. 1-2.
    3. 1 2 3 Sudjana et al. (1983), hlm. 91.
    4. ↑ Sudjana et al. (1983), hlm. 92.
    5. 1 2 Sudjana et al. (1983), hlm. 15-16.
    6. ↑ Sudjana et al. (1983), hlm. 15.
    7. ↑ Sudjana et al. (1983), hlm. 16.

    Daftar pustaka

    • Sudjana, A.S.H.; Marzuki, A.; Abas, A.; Jayawiguna, R. (1983). Struktur Bahasa Sunda Pesisir Utara Jawa Barat. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. OCLC 14379200. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
    • Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "North Coast Sundanese". Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History. doi:10.5281/zenodo.5772642. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

    Pranala luar

    • Pedoman Ejaan Bahasa Sunda Yang Disempurnakan
    • Kamus Sunda-Indonesia Repositori Kemdikbud
    • Kamus Bahasa Sunda-Inggris oleh F.S. Eringa
    • Konverter Aksara Latin-Aksara Sunda di kairaga.com
    • Tabel Karakter Unicode Aksara Sunda di unicode-table.com
    • l
    • b
    • s
    Bahasa Sunda
    Sejarah
    • Kuno (abad ke-12—16)
    • Klasik (abad ke-17—18)
    • Modern Awal (abad ke-19)
    • Modern (abad ke-20—kini)
    Aksara Sunda
    Sistem penulisan
    Aksara
    • Buda
    • Kuno
    • Baku
    • Pegon
    • Latin
    Unicode
    • Blok Unicode (karakter)
    • Supplement (tanda baca)
    Tingkat tutur
    Bahasa
    • Hormat
      • ka batur
      • ka sorangan
    • Loma
    Kosakata
    • Lemes
      • pisan
      • enteng
      • dusun
    • Sedeng
    • Panengah
    • Loma
    • Cohag
    Ragam
    Dialek
    Banten
    • Pandeglang
    • Serang
    • Tangerang
    Pesisir Utara
    • Binong
    • Bogor
    • Karawang
    Priangan
    • Bandung
    • Ciamis
    • Garut
    • Sumedang
    • Tasikmalaya
    Cirebon
    • Brebes
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
    Nonbaku
    • Basa budak (bahasa kanak-kanak)
    • Widal (slang)
    Bahasa terkait
    • Badui
    • Banyumas†
    • Depok
    • Lombok Barat
    • Tegal
    Gramatika
    • Tata bahasa
    • Fonologi
      • Rinéka sora
    • IPA
    Otoritas
    • Lembaga
    • Kongres
    • Kamus R.A. Danadibrata
    Topik terkait
    • Angka
    • Ejaan
    • Rumpun
    • Sastra
    • Wikipedia

    Bagikan artikel ini

    Share:

    Daftar Isi

    1. Komparasi leksikon
    2. Lihat pula
    3. Referensi
    4. Catatan kaki
    5. Daftar pustaka
    6. Pranala luar

    Artikel Terkait

    Sumatra

    pulau di Indonesia

    Jawa Barat

    provinsi di Pulau Jawa, Indonesia

    Bahasa Badui

    bahasa Sundanik yang dituturkan oleh etnis Badui

    Jakarta Aktual
    Jakarta Aktual© 2026