Bahasa Hokkien Quanzhou, juga ditranskripsikan sebagai Choan-chiu, Chin-chew, atau Choanchew, adalah sebuah ragam bahasa Hokkien yang dituturkan di Fujian bagian selatan, di daerah yang berpusat di kota Quanzhou. Karena masyarakat Hokkien yang gemar merantau, berbagai dialek Quanzhou dituturkan di luar Quanzhou, terutama di Taiwan dan banyak negara Asia Tenggara, termasuk terutama Filipina, Singapura, Malaysia, dan Indonesia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Bahasa Hokkien Quanzhou
泉州话code: nan is deprecated / 泉州話code: nan is deprecated (Choân-chiu-ōe) Quanzhou | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Pengucapan | [tsuan˨ tsiu˧ ue˦˩] | ||||||||
| Dituturkan di | Tiongkok Daratan, Taiwan, Filipina, Singapura, Malaysia, Indonesia, Kamboja, Thailand, Myanmar. | ||||||||
| Wilayah | Kota Quanzhou dan sekitarnya serta perantauan di luar Tiongkok | ||||||||
Penutur | lebih dari 7 juta (2008)[1] | ||||||||
| |||||||||
| Hanzi (tradisional dan sederhana), alfabet Latin Hokkien | |||||||||
| Kode bahasa | |||||||||
| ISO 639-3 | – | ||||||||
| Glottolog | chae1235[5] | ||||||||
| Linguasfer | 79-AAA-jd > 79-AAA-jdb | ||||||||
| Lokasi penuturan | |||||||||
Quanzhou atau Choan-chiu | |||||||||
Bahasa Hokkien Quanzhou (Hanzi sederhana: 泉州话; Hanzi tradisional: 泉州話; Pe̍h-ōe-jī: Choân-chiu-ōe), juga ditranskripsikan sebagai Choan-chiu, Chin-chew, atau Choanchew,[6] adalah sebuah ragam bahasa Hokkien yang dituturkan di Fujian bagian selatan, di daerah yang berpusat di kota Quanzhou. Karena masyarakat Hokkien yang gemar merantau, berbagai dialek Quanzhou dituturkan di luar Quanzhou, terutama di Taiwan dan banyak negara Asia Tenggara, termasuk terutama Filipina, Singapura, Malaysia, dan Indonesia.
Quanzhou digolongkan sebagai bahasa Hokkien, sebuah bahasa Min Selatan.[7] Di Fujian, dialek-dialek Quanzhou membentuk "subkelompok utara" (北片code: zh is deprecated ) Min Selatan.[8] Dialek Quanzhou perkotaan adalah salah satu dialek tertua dari Min Selatan, dan bersama dengan dialek Zhangzhou, membentuk dasar bagi hampir semua ragam bahasa Hokkien modern[9] Jika dibandingkan dengan ragam bahasa Hokkien lainnya, dialek Quanzhou perkotaan memiliki tingkat kesalingpahaman sebesar 87,5% dengan dialek Xiamen dan 79.7% dengan dialek Zhangzhou perkotaan.[10]
Sebelum abad ke-19, dialek Quanzhou sendiri merupakan dialek bergengsi yang mencolok dari bahasa-bahasa Min Selatan di Fujian karena riwayat keunggulan sejarah dan ekonomi Quanzhou, tetapi seiring perkembangan Xiamen menjadi pusat politik, ekonomi, dan budaya Fujian selatan, dialek Xiamen secara bertahap menggantikan dialek Quanzhou sebagai dialek bergengsi.[11][12] Meskipun demikian, dialek Quanzhou masih dianggap sebagai dialek baku untuk opera Liyuan dan musik nanyin.[11][13]
Bagian ini sebagian besar didasarkan pada variasi bahasa yang digunakan di perkotaan Quanzhou, khususnya di Distrik Licheng.
Terdapat 14 fonemik awal, termasuk anlaut (tidak termasuk di bawah ini):[14]
| Dwibibir | Ronggi | Lelangit lunak | Celah suara | |||
|---|---|---|---|---|---|---|
| polos | desis | |||||
| Letup/ Gesek |
polos | /p/ 边 / 邊code: zh is deprecated |
/t/ 地code: zh is deprecated |
/ts/ 争 / 爭code: zh is deprecated |
/k/ 求code: zh is deprecated |
|
| hembus | /pʰ/ 普code: zh is deprecated |
/tʰ/ 他code: zh is deprecated |
/tsʰ/ 出code: zh is deprecated |
/kʰ/ 气 / 氣code: zh is deprecated |
||
| bersuara | /b/ 文code: zh is deprecated |
/ɡ/ 语 / 語code: zh is deprecated |
||||
| Geser | /s/ 时 / 時code: zh is deprecated |
/h/ 喜code: zh is deprecated | ||||
| Sisi | /l/ 柳code: zh is deprecated |
|||||
Ketika rima disengau, ketiga fonem bersuara /b/, /l/, dan /ɡ/ diwujudkan masing-masing sebagai bunyi sengau [m], [n], dan [ŋ].[14]
Kumpulan konsonan awal dalam dialek Quanzhou mirip dengan dialek Xiamen dan hampir mirip dengan dialek Zhangzhou. Dialek Quanzhou tidak memiliki fonem /dz/ yang ditemukan dalam dialek Zhangzhou karena penggabungan /dz/ menjadi /l/.[15] Pembeda antara /dz/ (日code: zh is deprecated ) dan /l/ (柳code: zh is deprecated ) masih dibuat pada awal abad ke-19, seperti yang terlihat dalam Huìyīn Miàowù (彙音妙悟), karya oleh Huang Qian (黃謙),[15] tetapi Huìyīn Miàowù sudah memiliki sembilan karakter yang dikategorikan ke dalam kedua konsonan awal tersebut.[16] Pendeta Carstairs Douglas telah mengamati penggabungan tersebut pada akhir abad ke-19.[17] Di beberapa daerah Yongchun, Anxi, dan Nan'an, masih ada beberapa orang, terutama generasi tua, yang membedakan /dz/ dari /l/, menunjukkan bahwa penggabungan tersebut merupakan inovasi baru.[15] Dalam bahasa Hokkien pada awal abad ke-17, /l/ dapat berfluktuasi secara bebas di letak awal sebagai bunyi kepakan [ɾ] atau bunyi letup ronggi bersuara [d].[18]
| /a/ | /ɔ/ | /o/ | /ə/ | /e/ | /ɯ/ | /ai/ | /au/ | ||
| /i/ | /ia/ | /io/ | /iu/ | /iau/ | |||||
| /u/ | /ua/ | /ue/ | /ui/ | /uai/ |
| /m̩/ | /am/ | /əm/ | /an/ | /ŋ̍/ | /aŋ/ | /ɔŋ/ | |
| /im/ | /iam/ | /in/ | /ian/ | /iŋ/ | /iaŋ/ | /iɔŋ/ | |
| /un/ | /uan/ | /uaŋ/ |
| /ã/ | /ɔ̃/ | /ẽ/ | /ãi/ | |||
| /ĩ/ | /iã/ | /iũ/ | /iãu/ | |||
| /uã/ | /uĩ/ | /uãi/ |
| /ap/ | /at/ | /ak/ | /ɔk/ | /aʔ/ | /ɔʔ/ | /oʔ/ | /əʔ/ | /eʔ/ | /ɯʔ/ | /auʔ/ | /m̩ʔ/ | /ŋ̍ʔ/ | /ãʔ/ | /ɔ̃ʔ/ | /ẽʔ/ | /ãiʔ/ | /ãuʔ/ | ||||||
| /ip/ | /iap/ | /it/ | /iat/ | /iak/ | /iɔk/ | /iʔ/ | /iaʔ/ | /ioʔ/ | /iauʔ/ | /iuʔ/ | /ĩʔ/ | /iãʔ/ | /iũʔ/ | /iãuʔ/ | |||||||||
| /ut/ | /uat/ | /uʔ/ | /uaʔ/ | /ueʔ/ | /uiʔ/ | /uĩʔ/ | /uãiʔ/ |
Pelafalan sebenarnya dari vokal /ə/ memiliki vokal rendah yang lebih lebar, mendekati [ɤ].[14] Bagi sebagian penutur, terutama yang lebih muda, vokal /ə/ sering diwujudkan sebagai [e], misalnya mengucapkan 飞code: zh is deprecated / 飛code: zh is deprecated (/pə/, "terbang") sebagai [pe], dan vokal /ɯ/ juga diwujudkan sebagai [i], misalnya mengucapkan 猪code: zh is deprecated / 豬code: zh is deprecated (/tɯ/, "babi") sebagai [ti], atau sebagai [u], misalnya mengucapkan 女code: zh is deprecated (/lɯ/, "wanita") sebagai [lu].[11]
Untuk suku kata tunggal, ada tujuh nada:[14][21]
| Nama | Huruf nada | Penjelasan |
|---|---|---|
| yin awal (阴平; 陰平) | ˧ (33) | tingkat tengah |
| yang awal (阳平; 陽平) | ˨˦ (24) | naik |
| yin naik (阴上; 陰上) | ˥˥˦ (554) | tingkat tinggi |
| yang naik (阳上; 陽上) | ˨ (22) | tingkat rendah |
| pengangkatan (去声; 去聲) | ˦˩ (41) | jatuh |
| yin masuk (阴入; 陰入) | ˥ (5) | tinggi |
| yang masuk (阳入; 陽入) | ˨˦ (24) | naik |
Selain nada-nada tersebut, ada juga nada netral.[14]
Seperti dialek-dialek Hokkien lainnya, aturan sandhi nada diterapkan pada setiap suku kata kecuali suku kata terakhir dalam sebuah ujaran. Berikut ini ringkasan aturannya:[22]