Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiFenol
Artikel Wikipedia

Fenol

Fenol (juga dikenal sebagai asam karbolat, asam fenolat, atau benzenol) adalah zat kristal tak berwarna yang memiliki bau khas. Rumus kimianya adalah C6H5OH dan strukturnya memiliki gugus hidroksil (-OH) yang berikatan dengan cincin fenil.

senyawa kimia
Diperbarui 7 Juni 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Fenol
Artikel ini berisi tentang molekul fenol. Untuk kelompok bahan kimia yang mengandung gugus fenol, lihat Senyawa fenol.
"Asam karbolat" beralih ke halaman ini, yang bukan mengenai asam karbonat atau asam karboksilat.
Fenol
Nama
Nama IUPAC (preferensi)
Fenol[1]
Nama IUPAC (sistematis)
Benzenol
Nama lain
  • Asam karbolat
  • Asam fenolat
  • Asam fenilat
  • Hidroksibenzena
  • Asam fenat
  • Fenil alkohol
  • Fenil hidroksida
Penanda
Nomor CAS
  • 108-95-2 checkY
Model 3D (JSmol)
  • Gambar interaktif
ChEBI
  • CHEBI:15882 checkY
ChEMBL
  • ChEMBL14060 checkY
ChemSpider
  • 971 checkY
DrugBank
  • DB03255 checkY
Nomor EC
KEGG
  • D00033 checkY
PubChem CID
  • 996
Nomor RTECS {{{value}}}
UNII
  • 339NCG44TV checkY
Nomor UN 2821 (larutan)
2312 (leburan)
1671 (padatan)
CompTox Dashboard (EPA)
  • DTXSID5021124 Sunting di Wikidata
InChI
  • InChI=1S/C6H6O/c7-6-4-2-1-3-5-6/h1-5,7H checkY
    Key: ISWSIDIOOBJBQZ-UHFFFAOYSA-N checkY
  • InChI=1/C6H6O/c7-6-4-2-1-3-5-6/h1-5,7H
SMILES
  • Oc1ccccc1
Sifat
Rumus kimia
C6H6O
Massa molar 94,11 g/mol
Penampilan Padatan kristal bening
Bau Manis dan seperti tar
Densitas 1,07 g/cm3
Titik lebur 40,5 °C (104,9 °F; 313,6 K)
Titik didih 181,7 °C (359,1 °F; 454,8 K)
Kelarutan dalam air
8,3 g/100 mL (20 °C)
log P 1,48[2]
Tekanan uap 0,4 mmHg (20 °C)[3]
Keasaman (pKa)
  • 9,95 (dalam air),
  • 18,0 (dalam DMSO),
  • 29,1 (dalam asetonitril)[4]
Basa konjugat Fenoksida
λmaks 270,75 nm[5]
Momen dipol
1,224 D
Farmakologi
Kode ATC C05BB05
D08AE03, N01BX03, R02AA19
Bahaya
Lembar data keselamatan
Piktogram GHS GHS05: KorosifGHS06: BeracunGHS08: Bahaya Kesehatan[6]
Keterangan bahaya GHS {{{value}}}
Pernyataan bahaya GHS
H301, H311, H314, H331, H341, H373[6]
Langkah perlindungan GHS
P261, P280, P301+P310, P305+P351+P338, P310[6]
Titik nyala 79 °C (174 °F; 352 K)
Ambang ledakan 1,8–8,6%[3]
Dosis atau konsentrasi letal (LD, LC):
LD50 (dosis median)
  • 317 mg/kg (tikus, oral)
  • 270 mg/kg (mencit, oral)[7]
LDLo (terendah tercatat)
  • 420 mg/kg (kelinci, oral)
  • 500 mg/kg (anjing, oral)
  • 80 mg/kg (kucing, oral)[7]
LC50 (konsentrasi median)
  • 19 ppm (mamalia)
  • 81 ppm (tikus)
  • 69 ppm (mencit)[7]
Batas imbas kesehatan AS (NIOSH):
PEL (yang diperbolehkan)
TWA 5 ppm (19 mg/m3) [kulit][3]
REL (yang direkomendasikan)
  • TWA 5 ppm (19 mg/m3)
  • C 15,6 ppm (60 mg/m3) [15-menit] [kulit][3]
IDLH (langsung berbahaya)
250 ppm[3]
Senyawa terkait
Senyawa terkait
  • Tiofenol
  • Natrium fenoksida
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
checkY verifikasi (apa ini checkYN ?)
Referensi
Chemical compoundTemplat:SHORTDESC:Chemical compound

Fenol (juga dikenal sebagai asam karbolat, asam fenolat, atau benzenol) adalah zat kristal tak berwarna yang memiliki bau khas. Rumus kimianya adalah C6H5OH dan strukturnya memiliki gugus hidroksil (-OH) yang berikatan dengan cincin fenil.

Ikhtisar

Kata fenol berasal dari Fenil Alkohol (Phenyl Alcohol). Selain itu, nama fenol juga merujuk pada beberapa zat yang memiliki cincin aromatik yang berikatan dengan gugus hidroksil.

Karakteristik

Fenol memiliki kelarutan terbatas dalam air, yakni 8,3 gram/100 ml. Fenol memiliki sifat yang cenderung asam, artinya ia dapat melepaskan ion H+ dari gugus hidroksilnya. Pengeluaran ion tersebut menjadikan anion fenoksida C6H5O− yang dapat dilarutkan dalam air.

Dibandingkan dengan alkohol alifatik lainnya, fenol bersifat lebih asam. Hal ini dibuktikan dengan mereaksikan fenol dengan NaOH, di mana fenol dapat melepaskan H+. Pada keadaan yang sama, alkohol alifatik lainnya tidak dapat bereaksi seperti itu. Pelepasan ini diakibatkan pelengkapan orbital antara satu-satunya pasangan oksigen dan sistem aromatik, yang mendelokalisasi beban negatif melalui cincin tersebut dan menstabilkan anionnya.[8]

Produksi

Fenol didapatkan melalui oksidasi sebagian pada benzena atau asam benzoat dengan proses Raschig, Fenol juga dapat diperoleh sebagai hasil dari oksidasi batu bara.

Penggunaan

Fenol dapat digunakan sebagai antiseptik seperti yang digunakan Sir Joseph Lister saat mempraktikkan pembedahan antiseptik. Fenol merupakan komponen utama pada anstiseptik dagang, triklorofenol atau dikenal sebagai TCP (trichlorophenol). Fenol juga merupakan bagian komposisi beberapa anestitika oral, misalnya semprotan kloraseptik.

Fenol berfungsi dalam pembuatan obat-obatan (bagian dari produksi aspirin, pembasmi rumput liar, dan lainnya. Selain itu fenol juga berfungsi dalam sintesis senyawa aromatis yang terdapat dalam batu bara. Turunan senyawa fenol (fenolat) banyak terjadi secara alami sebagai flavonoid alkaloid dan senyawa fenolat yang lain. Contoh dari senyawa fenol adalah eugenol yang merupakan minyak pada cengkih

Fenol yang terkonsentrasi dapat mengakibatkan pembakaran kimiawi pada kulit yang terbuka.

Penyuntikan fenol juga pernah digunakan pada eksekusi mati. Penyuntikan ini sering digunakan pada masa Nazi, Perang Dunia II. Suntikan fenol diberikan pada ribuan orang di kamp-kamp konsentrasi, terutama di Auschwitz-Birkenau. Penyuntikan ini dilakukan oleh dokter ke vena (intravena) di lengan dan jantung. Penyuntikan ke jantung dapat mengakibatkan kematian langsung.[9]

Lihat pula

  • Kresol
  • Penataan ulang Bamberger
  • Penataan ulang Claisen
  • Penataan ulang Fries
  • Polifenol

Referensi

  1. ↑ "Front Matter". Nomenclature of Organic Chemistry: IUPAC Recommendations and Preferred Names 2013 (Blue Book). Cambridge: The Royal Society of Chemistry. 2014. hlm. 690. doi:10.1039/9781849733069-FP001. ISBN 978-0-85404-182-4. Only one name is retained, phenol, for C6H5-OH, both as a preferred name and for general nomenclature.
  2. ↑ "Phenol_msds".
  3. 1 2 3 4 5 "NIOSH Pocket Guide to Chemical Hazards #0493". National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH).
  4. ↑ Kütt, Agnes; Movchun, Valeria; Rodima, Toomas; et al. (2008). "Pentakis(trifluoromethyl)phenyl, a Sterically Crowded and Electron-withdrawing Group: Synthesis and Acidity of Pentakis(trifluoromethyl)benzene, -toluene, -phenol, and -aniline". The Journal of Organic Chemistry. 73 (7): 2607–20. doi:10.1021/jo702513w. PMID 18324831.
  5. ↑
  6. 1 2 3 Sigma-Aldrich Co., Phenol. Diakses tanggal 2022-02-15.
  7. 1 2 3 "Phenol". Immediately Dangerous to Life and Health. National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH).
  8. ↑ "The Acidity of Phenol". ChemGuide. Jim Clark. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-10-09. Diakses tanggal 2006-10-28.
  9. ↑ "Killing through phenol injection". Auschwitz - FINAL STATION EXTERMINATION. Johannes Kepler University, Linz, Austria. Diarsipkan dari asli tanggal 2006-11-12. Diakses tanggal 2006-09-29.

Pranala luar

  • International Chemical Safety Card 0070 Diarsipkan 2009-12-09 di Wayback Machine.
  • Phenol Material Safety Data Sheet Diarsipkan 2009-01-06 di Wayback Machine.
  • National Pollutant Inventory - Phenol Fact Sheet Diarsipkan 2009-01-24 di Wayback Machine.
  • NIOSH Pocket Guide to Chemical Hazards Diarsipkan 2010-03-11 di Wayback Machine.
  • IARC Monograph: "Phenol" Diarsipkan 2005-10-12 di Wayback Machine.
  • l
  • b
  • s
Antiseptik dan disinfektan (D08)
Derivat akridin
  • Etakridin laktat
  • 9-Aminoakridin
  • Euflavin
Biguanida dan amidin
  • Dibrompropamidin
  • Klorheksidin#
  • Propamidin
  • Heksamidin
  • Poliheksanida
Fenol dan derivatnya
  • Heksaklorofena
  • Polikresulen
  • Fenol
  • Triklosan
  • Triklokarban
  • Kloroxilenol#
  • Bifenilol
  • Fentiklor
Derivat nitrofuran
  • Nitrofurazon
Produk-produk iodin
  • Iodin/oktilfenoksipoliglikoleter
  • Povidon-iodin#
  • Diiodohidroksipropana
Derivat quinolin
  • Dequalinium
  • Klorquinaldol
  • Oksiquinolin
  • Klioquinol
Senyawa amonium kuaterner
  • Benzalkonium
  • Benzetonium klorida
  • Setrimonium (bromida/klorida)
  • Setilpiridinium
  • Setrimida
  • Benzoksonium klorida
  • Didesildimetilamonium klorida
Produk-produk raksa
  • Raksa(II) amidoklorida
  • Fenil raksa(II) borat
  • Raksa(II) klorida
  • Merbromin
  • Tiomersal
  • Raksa(II) iodida
Senyawa-senyawa perak
  • Perak nitrat
Alkohol
  • Propanol (propil alkohol)
  • Isopropanol (isopropil alkohol)
  • Etanol (etil alkohol)#
Lainnya
  • Kalium permanganat
  • Natrium hipoklorit
  • Halazon
  • Monalazon
  • Hidrogen peroksida
  • Eosin
  • Kloramin-T (tosilkloramida)
  • Oktenidin dihidroklorida
#WHO-EM  · ‡Ditarik dari pasaran  · Uji klinis: (†Fase III  · §Tidak masuk fase III)
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Jepang
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX
Ikon rintisan

Artikel bertopik kimia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Ikhtisar
  2. Karakteristik
  3. Produksi
  4. Penggunaan
  5. Lihat pula
  6. Referensi
  7. Pranala luar

Artikel Terkait

Senyawa kimia

sifat fisik

Kimia

Ilmu pengetahuan tentang susunan, sifat, dan reaksi suatu unsur atau zat

Tata nama senyawa kimia

Seperangkat aturan pembuatan nama sistematik untuk senyawa kimia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026