Batalyon Infanteri 136/Tuah Sakti merupakan satuan Batalyon Infanteri yang berkualifikasi Raider yang berada di bawah kendali Korem 033/Wira Pratama, Kodam XIX/Tuanku Tambusai. Diresmikan sejak 29 November 2004 setelah Kepulauan Riau menjadi provinsi. Batalyon ini berfungsi sebagai batalyon teritorial di wilayah yang berbatasan langsung dengan Selat Malaka dan Laut Natuna Utara. Awalnya batalyon ini bernama Batalyon Infanteri 134/Tuah Sakti.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Batalyon Infanteri 136/Tuah Sakti | |
|---|---|
Lambang Yonif 136/Tuah Sakti | |
| Dibentuk | 29 November 2004 |
| Negara | Indonesia |
| Cabang | Infanteri |
| Tipe unit | Satuan Tempur |
| Peran | Prajurit Kepulauan |
| Bagian dari | Korem 033/Wira Pratama |
| Markas | Batam, Kepulauan Riau |
| Julukan | Ksatria Hang Tuah |
| Moto | Setia Disiplin Gagah Berani |
| Baret | Hijau Lumut |
| Maskot | Keris Melayu Hang Tuah |
| Ulang tahun | 29 November |
Batalyon Infanteri 136/Tuah Sakti merupakan satuan Batalyon Infanteri yang berkualifikasi Raider yang berada di bawah kendali Korem 033/Wira Pratama, Kodam XIX/Tuanku Tambusai. Diresmikan sejak 29 November 2004 setelah Kepulauan Riau menjadi provinsi. Batalyon ini berfungsi sebagai batalyon teritorial di wilayah yang berbatasan langsung dengan Selat Malaka dan Laut Natuna Utara. Awalnya batalyon ini bernama Batalyon Infanteri 134/Tuah Sakti.
Pada tanggal 20 Desember 2004 bertepatan pada peringatan Hari Juang Kartika tunggul Batalyon Infanteri 134/Tuah Sakti diserahkan oleh Kasad Jenderal TNI Ryamizard Riyacudu kepada Komandan Batalyon Infanteri 134/Tuah Sakti yang pertama Mayor Inf Joko Purwo Putranto di Jakarta. Melalui keputusan Kasad pada tanggal 29 November 2004 Batalyon Infanteri 134/Tuah Sakti secara resmi dibentuk, tetapi pada waktu itu pangkalan belum terisi oleh personel dan secara administratif masih dibawah Korem 031/Wira Bima mulai 20 Desember 2004 - 1 September 2006.
Pada tanggal 24 Februari 2016 nama Batalyon Infanteri 134/Tuah Sakti secara resmi berubah nama menjadi Batalyon Infanteri Raider Khusus 136/Tuah Sakti dengan pejabat komandan batalyon yang pertama yaitu Letnan Kolonel Inf Tommy Anderson, MPICT.
Pada tanggal 29 Agustus 2025 Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. memimpin langsung acara Pengalihan Komando dan Pengendalian (Alih Kodal) 6 Kodam baru beserta satuan jajarannya di Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad) Jakarta. Dengan peresmian tersebut, Yonif 136/Tuah Sakti (Sektor Provinsi Kepulauan Riau) beralih Kodal dari Kodam I/Bukit Barisan kepada Kodam XIX/Tuanku Tambusai.
Sebelum penggantian nama, batalyon ini menggunakan Organisasi Yonif diperkuat dengan formasi 1 Kompi Markas, 5 Kompi Senapan, dan 1 Kompi Bantuan. Pada bulan Februari 2016 Yonif 134/Tuah Sakti berubah nama menjadi Yonif Raider Khusus 136/Tuah Sakti dan berubah formasi menjadi 1 Kompi Markas, 4 Kompi Senapan, 1 Kompi Bantuan dan 1 Kompi Khusus. Pada tanggal 6 Agustus 2018 Kompi Senapan C dan D yang berada di Natuna beralih Kodal ke Batalyon Komposit 1/Gardapati. Sehingga formasi berubah menjadi 1 Kompi Markas, 2 Kompi Senapan, 1 Kompi Bantuan dan 1 Kompi Khusus. Pada bulan Februari 2023 satuan Infanteri melaksanakan persamaan nama satuan, sehingga Yonif Raider Khusus 136/Tuah Sakti berubah nama menjadi Yonif 136/Tuah Sakti. Pada Februari 2025 Yonif 136/Tuah Sakti melaksanakan perubahan Orgas dari Orgas Yonif Raider Khusus menjadi Orgas Yonif Khusus, sehingga Kompi Khusus berubah menjadi Kompi Senapan C.
Oleh karena itu dislokasi Pasukan Yonif 136/Tuah Sakti tersebar di 3 titik yakni Batam, Tanjungpinang, dan Tanjung Balai Karimun dengan susunan Kompi sbb:

Batalyon Infanteri 136/Tuah Sakti memiliki kemampuan bertempur di darat maupun di laut karena disposisi pasukan yang tersebar di pulau - pulau terluar Indonesia wilayah Kepulauan Riau. Separuh dari prajuritnya berada di markas batalyon (Batam), sedangkan separuhnya lagi berada di 2 Kompi secara tesebar.

Pada bulan Desember 2014 Yonif 134/Tuah Sakti bersama Yonif 751/Vira Jaya Sakti mengikuti Latihan Raider di Pusdiklatpassus Kopassus (dulu Pusdikpassus Kopassus) Batujajar selama 3 bulan.
Pada tanggal 5 Maret 2015 Prajurit Yonif 134/Tuah Sakti kini resmi menyandang sebagai pasukan Raider TNI AD, usai menempuh latihan selama 3 bulan, mereka secara resmi dilantik bersama Yonif Raider 751/Vira Jaya Sakti, ditandai dengan penyematan Baret dan Brivet Raider melalui Upacara Penutupan Latihan Pembentukan Raider di Cilacap, Jawa Tengah.
Pada tahun 2019 Yonif 136/Tuah Sakti (dulu Yonif Raider Khusus 136/Tuah Sakti) mendapat perintah untuk mengirimkan personelnya sebagai personel Satgas Pengamanan Daerah Rawan Maluku dengan jumlah 500 orang dan dipimpin oleh Letkol Inf Hasbul Hayiek Lubis. Satgas Pam Rahwan Maluku Yonif RK 136/TS melaksanakan operasi pengamanan daerah rawan di wilayah Provinsi Maluku guna mendukung terciptanya stabilitas keamanan dan pembangunan dalam rangka mendukung tugas pokok Kolakops Korem 151/Binaiya, Kodam XVI/Pattimura.
Pada tahun 2022 Yonif 136/Tuah Sakti (dulu Yonif Raider Khusus 136/Tuah Sakti) mendapat perintah kedua mengirimkan personelnya untuk melaksanakan Satgas Satuan Organik Papua Barat dan Papua Barat Daya dengan jumlah 400 orang yang dipimpin oleh Letkol Inf Andi Ariyanto, S.I.P. Satgas Yonif RK 136/TS melaksanakan tugas Kodim dan Koramil melalui kegiatan Binter dan Komsos di wilayah Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya dalam rangka mendukung tugas Korem 181/Praja Vira Tama dan Korem 182/Jazira Onim, Kodam XVIII/Kasuari.
Pada tahun 2026 Yonif 136/Tuah Sakti mendapat perintah ketiga mengirimkan personelnya untuk melaksanakan Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Sektor Puncak Jaya Provinsi Papua Tengah dengan jumlah 450 orang yang dipimpin oleh Letkol Inf Yudi Satria Prabowo, S.H., M.IP. Satgas Yonif 136/Tuah Sakti melaksanakan perbantuan kepada Pemda Kabupaten Puncak Jaya dalam rangka mendukung tugas Korem 173/Praja Vira Braja, Kodam XVII/Cenderawasih.
Perwira Seksi Batalyon
Kompi Markas (Macan)
Kompi Senapan - A (Elang)
Kompi Senapan - B (Badak)
Kompi Senapan - C (Singa)
Kompi Bantuan (Banteng)