Pacitan adalah kecamatan dan sekaligus ibu kota Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur, Indonesia yang juga menjadi pusat pemerintahan dan perekonomian dari Kabupaten Pacitan. Kecamatan Pacitan bersama dengan Kecamatan Ngadirojo, juga merupakan pusat perekonomian kabupaten Pacitan secara keseluruhan. Lanskap kota Pacitan terletak di Lembah, di tepi Teluk Pacitan, hilir Sungai Grindulu. Pacitan dikenal sebagai kota kelahiran Presiden Republik Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono. Kehadiran tokoh penting ini memberikan nilai sejarah dan kebanggaan bagi Pacitan serta Indonesia secara keseluruhan. Dengan letaknya yang strategis, lanskap alam yang indah, serta peran sentralnya dalam ekonomi dan pemerintahan kabupaten, Kecamatan Pacitan telah menjadi pusat pertumbuhan dan aktivitas di wilayah Kabupaten Pacitan, menciptakan harmoni antara tradisi dan kemajuan di kawasan ini.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Pacitan
ꦥꦕꦶꦠꦤ꧀ | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Koordinat: 8°11′49″S 111°06′04″E / 8.197000°S 111.101100°E / -8.197000; 111.101100[[Sistem koordinat geografis|Koordinat]]: <templatestyles src=\"Module:Coordinates/styles.css\"></templatestyles><span class=\"plainlinks nourlexpansion\">[https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&pagename=Pacitan,_Pacitan¶ms=8.197_S_111.1011_E_type:city <span class=\"geo-nondefault\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\"><span class=\"latitude\">8°11′49″S</span> <span class=\"longitude\">111°06′04″E</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\"> / </span><span class=\"geo-default\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\">8.197000°S 111.101100°E</span><span style=\"display:none\"> / <span class=\"geo\">-8.197000; 111.101100</span></span></span>]</span>[[Category:Pages using gadget WikiMiniAtlas]]</span>"},"html":"<span id=\"coordinates\"><a rel=\"mw:WikiLink\" href=\"./Sistem_koordinat_geografis\" title=\"Sistem koordinat geografis\" id=\"mwBg\">Koordinat</a>: <link rel=\"mw-deduplicated-inline-style\" href=\"mw-data:TemplateStyles:r28112010\" about=\"#mwt8\" typeof=\"mw:Extension/templatestyles\" data-mw='{\"name\":\"templatestyles\",\"attrs\":{\"src\":\"Module:Coordinates/styles.css\"},\"body\":{\"extsrc\":\"\"}}' id=\"mwBw\"/><span class=\"plainlinks nourlexpansion\" id=\"mwCA\"><a rel=\"mw:ExtLink\" href=\"https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&pagename=Pacitan,_Pacitan&params=8.197_S_111.1011_E_type:city\" class=\"external text\" id=\"mwCQ\"><span class=\"geo-nondefault\" id=\"mwCg\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwCw\"><span class=\"latitude\" id=\"mwDA\">8°11′49″S</span> <span class=\"longitude\" id=\"mwDQ\">111°06′04″E</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\" id=\"mwDg\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwDw\"></span> / <span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwEA\"></span></span><span class=\"geo-default\" id=\"mwEQ\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwEg\">8.197000°S 111.101100°E</span><span style=\"display:none\" id=\"mwEw\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwFA\"></span> / <span class=\"geo\" id=\"mwFQ\">-8.197000; 111.101100</span></span></span></a></span><link rel=\"mw:PageProp/Category\" href=\"./Kategori:Pages_using_gadget_WikiMiniAtlas\" id=\"mwFg\"/></span>"}' id="mwFw"/> | |||||
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Timur | ||||
| Kabupaten | Pacitan | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Sugiyem, A.P., M.Si. | ||||
| Populasi (2024)[1] | |||||
| • Total | 77.694 jiwa | ||||
| Kode pos | 63511-63519 | ||||
| Kode Kemendagri | 35.01.04 | ||||
| Kode BPS | 3501040 | ||||
| Luas | 74,6 km²[2] | ||||
| Kepadatan | 1.041 jiwa/km² | ||||
| Desa/kelurahan | 20 desa 5 kelurahan | ||||
| |||||
Pacitan (bahasa Jawa: Hanacaraka: ꦥꦕꦶꦠꦤ꧀ Pegon: ڤاڅيتانcode: jv is deprecated ) (juga dikenal sebagai Pacitan Kota) adalah kecamatan dan sekaligus ibu kota Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur, Indonesia yang juga menjadi pusat pemerintahan dan perekonomian dari Kabupaten Pacitan. Kecamatan Pacitan bersama dengan Kecamatan Ngadirojo, juga merupakan pusat perekonomian kabupaten Pacitan secara keseluruhan. Lanskap kota Pacitan terletak di Lembah, di tepi Teluk Pacitan, hilir Sungai Grindulu. Pacitan dikenal sebagai kota kelahiran Presiden Republik Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono. Kehadiran tokoh penting ini memberikan nilai sejarah dan kebanggaan bagi Pacitan serta Indonesia secara keseluruhan. Dengan letaknya yang strategis, lanskap alam yang indah, serta peran sentralnya dalam ekonomi dan pemerintahan kabupaten, Kecamatan Pacitan telah menjadi pusat pertumbuhan dan aktivitas di wilayah Kabupaten Pacitan, menciptakan harmoni antara tradisi dan kemajuan di kawasan ini.
Secara Geografis Kecamatan Pacitan terletak di tepi teluk Pacitan dan hilir sungai grindulu. Wilayah Kecamatan Pacitan sebagian besar berada pada tanah datar dan sebagian berada di wilayah perbukitan, yang berada pada posisi 80 12′ 5″ LS dan 1110 5′ 33″ BT.
Batas-batas wilayah Kecamatan Pacitan adalah sebagai berikut:[1]
| Utara | Kecamatan Arjosari dan Kecamatan Pringkuku |
| Timur | Kecamatan Kebonagung |
| Selatan | Kecamatan Kebonagung dan Samudera Hindia (Teluk Pacitan) |
| Barat | Kecamatan Pringkuku |
Kecamatan ini terdiri dari 20 desa dan 5 kelurahan, yaitu:
Tahun 2021, jumlah penduduk kecamatan Pacitan sebanyak 78.513 jiwa, dengan kepadatan 972 jiwa/km². Kemudian, persentasi penduduk kecamatan Pacitan berdasarkan agama yang dianut yakni Islam 99,36%, kemudian Kekristenan 0,63% di mana Protestan 0,46% dan Katolik 0,17% dan Hindu 0,01%.[3]
Pembangunan jalur lintas selatan sebagai jalur alternatif mudik lebaran terus dilakukan, antara lain dengan pelebaran jalan trans Pacitan-Trenggalek lebih kurang 120 km. Pada musim mudik lebaran, Jalur ini bisa digunakan.
Sebagai kota kecil dengan latar Teluk Pacitan menjadikan Kota Pacitan mempunyai daya tarik tersendiri. Situs Tamperan di Pantai Teleng Ria yang baru dibangun merupakan TPI yang sedang dikembangkan,di samping sebagai pemecah ombak, diharapkan memberikan nilai tambah bagi pariwisata dan perekonomian. Berbagai hotel dan tempat penginapan yang sejak dulu ada memberikan akomodasi yang memadai bagi turis dengan harga yang murah dan pelayanan yang optimal. Melengkapi keberadaan gazibu di alun-alun Pacitan, pembangunan Stadion Pacitan sedang dikerjakan, hal ini agar olahraga bisa juga berkembang dengan baik. Selain itu, wisata kuliner juga menjadi salah satu tujuan para wisatawan untuk berkunjung ke Pacitan. Banyak tempat makan di Pacitan yang menawarkan berbagai jenis makanan yang populer di masyarakat.