Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Senin Bersih | |
|---|---|
Festival penerbangan layangan sebagai bentuk merayakan Senin Bersih di wilayah pesisir selatan Yunani | |
| Dirayakan oleh | Gereja Ortodoks Oriental dan Gereja Ortodoks Timur; Gereja Katolik Timur |
| Jenis | Kekristenan Timur |
| Kegiatan | Ibadah liturgi, bermaaf-maafan, puasa |
| Tanggal | 48 hari sebelum Paskah |
| Tahun 2026 |
|
| Tahun 2027 |
|
| Tahun 2028 |
|
| Frekuensi | tahunan |
| Terkait dengan | Hari pertama masa Puasa Agung |
| Bagian dari seri tentang |
| Gereja Ortodoks Timur |
|---|
| Ikhtisar |
Senin Bersih atau yang juga disebut Senin Bersih Prapaskah, Senin Kudus, Senin Hijau, Senin Tahir, ataupun Senin Abu merupakan hari pertama dimulainya masa Puasa Agung pada gereja-gereja timur[1] dan hari ini merupakan salah satu bentuk perayaan yang berpindah-pindah. Hari ini jatuh tepat pada hari Senin tujuh pekan sebelum hari raya Paskah.[2]

Oleh umat Kekristenan Timur, hari Senin Bersih ini dimaknai sebagai hari untuk meninggalkan segala perbuatan dosa dan menjauhi segala bentuk makanan yang dipantangkan dalam tradisi puasa gereja-gereja timur. Hari ini juga disebut sebagai Senin Abu, karena memiliki fungsi yang sama seperti hari Rabu Abu yang menjadi hari awal masa prapaskah (meskipun gereja-gereja timur tidak merayakan hari ini dengan menggunakan abu seperti yang dilakukan gereja-gereja barat).
Untuk kalender liturgi gereja Ritus Timur, Senin permulaan Puasa Agung jatuh pada 48 hari sebelum Paskah.
Secara liturgis, hari Senin Bersih dan masa Puasa Agung itu sendiri bermula pada saat pelaksanaan ibadah vesper pengampunan yang dilaksanakan di malam sebelumnya yakni hari Minggu malam Senin dan puncak dari ibadah ini adalah semua yang hadir dalam peribadatan saling bermaaf-maafan atas segala kesalahan, sehingga masa puasa agung nantinya dijalankan dengan keadaan sudah bersih atau suci dari pelbagai bentuk kesalahan serta terberkati dengan karya pengampunan dan rasa welas asih Kristus. Selain itu, satu pekan setelah hari Senin Bersih ini juga biasa disebut "Pekan Bersih" dan masyarakat lazimnya melakukan tradisi bersih-bersih rumah dan lingkungan serta melaksanakan Pengakuan dosa di gereja selama satu pekan ini.[3]
Tema hari Senin Bersih ini berasal dari pembacaan ayat Perjanjian Lama yang dibacakan pada ibadah Jam keenam, yakni Yesaya 1:1-20 terutama pada ayat ke-16 hingga ayat ke-18 yang berbunyi:
Basuhlah, bersihkanlah dirimu, jauhkanlah perbuatan-perbuatanmu yang jahat dari depan mata-Ku. Berhentilah berbuat jahat, belajarlah berbuat baik; usahakanlah keadilan, kendalikanlah orang kejam; belalah hak anak-anak yatim, perjuangkanlah perkara janda-janda! Marilah, baiklah kita beperkara! -- firman TUHAN -- Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.