Semen adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Kediri yang terletak di barat Sungai Brantas. Wilayah Semen berbatasan dengan Kota Kediri, disisi barat dilalui jalan yang menghubungkan Kota Kediri dengan Kawasan Wisata Besuki di desa Jugo, Mojo, sedangkan disisi timur dilalui jalan penghubung Kediri-Tulungagung. Pusat pemerintahan kecamatan ini berada di Desa Semen dan berlokasi cukup dekat dengan Terminal Tamanan Kota Kediri. Geografi Semen memanjang dari Sungai Brantas ke arah barat hingga kawasan Gunung Wilis. Kecamatan Semen bagian timur berupa dataran rendah sedangkan bagian barat berupa areal perbukitan di lereng Gunung Wilis dengan banyak lahan persawahan, hutan dan tempat wisata.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Semen | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Timur | ||||
| Kabupaten | Kediri | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Anto Riandoko S.Sos M.M. | ||||
| Populasi | |||||
| • Total | 54.935 jiwa | ||||
| Kode pos | 64161 | ||||
| Kode Kemendagri | 35.06.01 | ||||
| Kode BPS | 3506020 | ||||
| Luas | 52,27 km² | ||||
| Desa/kelurahan | 12 | ||||
| |||||
Semen adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Kediri yang terletak di barat Sungai Brantas. Wilayah Semen berbatasan dengan Kota Kediri, disisi barat dilalui jalan yang menghubungkan Kota Kediri dengan Kawasan Wisata Besuki di desa Jugo, Mojo, sedangkan disisi timur dilalui jalan penghubung Kediri-Tulungagung. Pusat pemerintahan kecamatan ini berada di Desa Semen dan berlokasi cukup dekat dengan Terminal Tamanan Kota Kediri. Geografi Semen memanjang dari Sungai Brantas ke arah barat hingga kawasan Gunung Wilis. Kecamatan Semen bagian timur berupa dataran rendah sedangkan bagian barat berupa areal perbukitan di lereng Gunung Wilis dengan banyak lahan persawahan, hutan dan tempat wisata.[1][2]
Karena berada di areal perbukitan yang sejuk, Semen memiliki berbagai objek wisata terkenal antara lain Gua Maria Pohsarang, Sumber Podang, dan Hutan Pinus Plapar. Gua Maria Pohsarang adalah tempat ziarah umat katolik yang dijadikan objek wisata dengan suasana yang sejuk dan rindang. Tempat ini berada di kawasan Gereja Puhsarang di Desa Puhsarang dan di dalamnya terdapat replika patung Bunda Maria dan 12 pancuran air.[3][4] Salah satu kesenian asli Semen adalah Wayang Mbah Gandrung dari Desa Pagung yang terbuat dari kayu dan memiliki keunikan karena harus dibawa dengan jalan kaki setiap melakukan pentas.[5]

Semen adalah kecamatan di Kabupaten Kediri yang terletak di kaki dan lereng Gunung Wilis. Batas wilayah kecamatan ini adalah:
| Utara | Kecamatan Banyakan dan |
| Timur | |
| Selatan | Kecamatan Mojo |
| Barat | Gunung Wilis |
Kecamatan Semen terdiri dari 12 desa. Desa-desa tersebut dibagi menjadi beberapa dusun atau dukuh, yakni sebagai berikut:
| No. | Nama Desa | Nama Dusun atau Dukuh | Ref |
|---|---|---|---|
| 1 | Bobang | Bobang, Kembangan | [2] |
| 2 | Bulu | Bogo, Bulusan, Gapuk, Karangdoro / Randulawang, Ngawinan | [6] |
| 3 | Joho | Joho, Dasar, Dasun, Genengan, Glemboh, Gowok Menco, Igir-igir, Karangnongko, Nongkopait | [7] |
| 4 | Kanyoran | Kanyoran, Jurangjoho, Karanglo, Kletak | [8] |
| 5 | Kedak | Kedak, Kedak Lor, Bungas, Gambiran / Gambiranom, Gunting, Mojokudi, Pandanarum | [2] |
| 6 | Pagung | Pagung, Duwet, Gethuk, Karanganyar, Matoan, Ngasinan, Nunggulan, Oro-oro Ombo, Putuk, Sekar Putih, Tegir | [2] |
| 7 | Puhrubuh | Puhrubuh, Brangkal, Petuk | [2] |
| 8 | Puhsarang | Puhsarang, Mojoduwur, Nglangu, Sidorejo | [2] |
| 9 | Selopanggung | Selopanggung, Jagul, Ledok, Plapar, Plingsangan, Sumberagung, Tunggul Sanan | [2] |
| 10 | Semen | Semen, Bajang, Semen Kidul | [2] |
| 11 | Sidomulyo | Jabang, Klodran, Suro, Wonorejo | [2] |
| 12 | Titik | Titik, Cangkring | [2] |
