Mojo adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Kediri yang terletak di barat Sungai Brantas. Dengan luas wilayah 149,95 km², Mojo merupakan kecamatan terluas di Kabupaten Kediri dengan wilayah yang memanjang dari Sungai Brantas di timur hingga Gunung Wilis di barat, serta berbatasan dengan Kabupaten Tulungagung di sebelah selatan. Karena berada di kawasan lereng Gunung Wilis, bagian barat kecamatan ini memiliki geografi perbukitan dan banyak objek wisata dengan suasana yang sejuk dan hijau. Beberapa tempat terkenal antara lain Air Terjun Dolo dan Air Terjun Irenggolo di Dusun Besuki, Desa Jugo yang juga merupakan dusun paling barat dari Kabupaten Kediri.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Mojo | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Timur | ||||
| Kabupaten | Kediri | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Heru Setiawan, S.E, M.M. | ||||
| Populasi | |||||
| • Total | 82.664 jiwa | ||||
| Kode pos | 64162 | ||||
| Kode Kemendagri | 35.06.02 | ||||
| Kode BPS | 3506010 | ||||
| Luas | 149,95 km² | ||||
| Desa/kelurahan | 20 | ||||
| |||||
Mojo adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Kediri yang terletak di barat Sungai Brantas. Dengan luas wilayah 149,95 km², Mojo merupakan kecamatan terluas di Kabupaten Kediri dengan wilayah yang memanjang dari Sungai Brantas di timur hingga Gunung Wilis di barat, serta berbatasan dengan Kabupaten Tulungagung di sebelah selatan.[1] Karena berada di kawasan lereng Gunung Wilis, bagian barat kecamatan ini memiliki geografi perbukitan dan banyak objek wisata dengan suasana yang sejuk dan hijau. Beberapa tempat terkenal antara lain Air Terjun Dolo dan Air Terjun Irenggolo di Dusun Besuki, Desa Jugo yang juga merupakan dusun paling barat dari Kabupaten Kediri.[2]
Selain wisata alam, di Mojo juga ada wisata religi terkenal yaitu makam KH Hamim Tohari Djazuli atau Gus Miek di Dusun Tambak, Desa Ngadi. Beliau adalah pencetus jemaah Dzikrul Ghofilin dan sema'an (mendengarkan bacaan) Al-Qur'an yang dikenal sebagai Jantiko Mantab. Gus Miek merupakan putra dari KH. Ahmad Djazuli Utsman yang merupakan pendiri salah satu pondok pesantren terkenal di Kecamatan Mojo yaitu Pondok Pesantren Al Falah Ploso di Desa Ploso.[3][4]

Wilayah timur Mojo berupa dataran rendah dan berbatasan dengan Sungai Brantas yang merupakan sungai terpanjang di Jawa Timur. Mojo tersambung dengan Kecamatan Ngadiluwih di seberang sungai dengan adanya Jembatan Wijaya Kusuma.[5] Bagian barat Mojo merupakan wilayah lereng Gunung Wilis dengan geografi perbukitan dan masih banyak ditemukan hutan alami. Desa-desa paling barat yang berbatasan dengan Gunung Wilis terdiri dari Desa Jugo, Blimbing, Pamongan, dan Petungroto. Sedangkan dusun yang paling dekat dengan Gunung Wilis adalah Dusun Besuki di Desa Jugo yang terdapat kawasan wisata Air Terjun Dolo dan menjadi salah satu jalur pendakian menuju puncak Wilis.
Batas wilayah Kecamatan Mojo adalah:
| Utara | Kecamatan Semen |
| Timur | Sungai Brantas, Kecamatan Ngadiluwih, dan Kecamatan Kras |
| Selatan | |
| Barat | Gunung Wilis |
Kecamatan Mojo terdiri dari 20 desa. Desa-desa tersebut dibagi menjadi beberapa dusun atau dukuh, yakni sebagai berikut:[6]
| No. | Nama Desa | Nama Dusun atau Dukuh | Ref |
|---|---|---|---|
| 1 | Blimbing | Blimbing, Baudendo, Beru, Blimbing Jeruk, Boso, Candilung, Jethi, Jlengut, Juron, Kampung Baru, Karanganyar, Sanan, Semoyo, Sugihan, Talun, Tawingan Lungur, Tawingan Ledok, Tumpak Ampel, Uluh Gading | [7] |
| 2 | Jugo | Jugo, Ampel Gading, Badut, Benggeng, Besuki, Biting, Jengglong, Petungsewu, Sambiroto, Suko | [6] |
| 3 | Kedawung | Kedawung, Jatimalang, Jatiwekas, Juranguluh, Tamban, Tritis | [6] |
| 4 | Keniten | Keniten, Baran, Besuk, Lemah Jungkur, Plosokerep, Sumber Dandang, Surowangsan, Tawangrejo | [6] |
| 5 | Kranding | Kranding, Jasem, Jladri, Mayan, Nglegok, Tamansari | [6] |
| 6 | Kraton | Kraton, Dawuhan, Kasreman, Kidul Kali, Kopen, Talang, Tanjung, Tanon | [6] |
| 7 | Maesan | Maesan, Baran, Daringan, Jlondang, Pelem, Ploso Kuning, Tumpak Nongko | [6] |
| 8 | Mlati | Mlati, Besi, Keben | [6] |
| 9 | Mojo | Mojo, Gedangan | [6] |
| 10 | Mondo | Mondo Barat, Mondo Timur, Batokan | [6] |
| 11 | Ngadi | Ngadi, Babal, Setono Pundung, Tambak | [6] |
| 12 | Ngetrep | Ngetrep, Bangsri, Beruk, Boto, Cumpleng, Jajar, Joho, Puhpluwang, Recogong, Tumpak Pelem, Wadang | [6] |
| 13 | Pamongan | Pamongan, Jeruk, Karangdoro, Kunci, Minden, Tumpakdoro | [6] |
| 14 | Petok | Petok, Sumberingin / Baran | [6] |
| 15 | Petungroto | Petungroto, Dileman, Jabon, Jenglik, Karangtengah, Lorkalen, Pucangan, Sanan, Suweru, Tumpak Dali, Winong | [8] |
| 16 | Ploso | Ploso, Cangkring, Kebanan, Kepet, Ngasem, Tanjang | [6] |
| 17 | Ponggok | Ponggok, Baran, Karangwaru, Ngampel, Tumpak Nongko | [9] |
| 18 | Sukoanyar | Sukoanyar, Bangsongan, Bangsongan Barat, Tegalrejo, Tempursari, Tulungrejo | [6] |
| 19 | Surat | Bakalan, Banyuurip, Bonggah / Kebo Menggah, Jajar, Judek, Koripan, Ngaglik, Selorejo | [10] |
| 20 | Tambibendo | Tambibendo, Dukuh, Karangkates, Secang, Sentonorejo, Tapen | [6] |
