Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Ruizong dari Tang

Kaisar Ruizong (唐睿宗), nama lahir Lǐ Dàn (李旦), yang dikenal pada masa hidupnya dengan sebutan Li Xulun (李旭輪), Li Lun (李輪), Wu Lun (武輪), dan Wu Dan (武旦), adalah kaisar kelima dari Dinasti Tang dan memerintah sebanyak dua periode. Ia adalah putra kedelapan dari Kaisar Gaozong dan putra keempat dari istri kedua Kaisar Gaozong Permaisuri Wu.

Wikipedia article
Diperbarui 23 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Ruizong dari Tang
Untuk kegunaan lain terkait orang dengan nama Li Dan, lihat Li Dan (disambiguasi).
Tang Ruizong
唐睿宗
Kaisar Dinasti Tang
(Periode pertama)
Berkuasa27 Februari 684[1][2] – 8 Oktober 690[3][4]
PendahuluZhongzong
PenerusTidak ada, Wu Zetian sebagai Maharani Dinasti Zhou
(Periode kedua)
Berkuasa25 Juli 710[5] – 8 September 712[6]
PendahuluShang
PenerusXuanzong
Kelahiran22 Juni 662[7][8]
Kematian16 Juli 716(716-07-16) (umur 54)[8][9]
Aula Baifu
PasanganPermaisuri Liu
Selir Dou
Selir Liu
Selir Cui
Selir Wang
Selir Cui[ket 1]
KeturunanLi Chengqi, Kaisar Rang
Li Chengyi, Putra Mahkota Huizhuang
Li Longji, Kaisar Xuanzong
Li Longfan, Putra Mahkota Huiwen
Li Longye, Putra Mahkota Huixuan
Li Longti, Pangeran Sui
Putri Shouchang
Putri Zhaohuai dari Anxing
Putri Jingshan
Putri Huaiyang
Li Hua, Putri Dai
Putri Liang
Putri Xue
Putri Xi
Putri Jinxian
Li Chiying, Putri Yuzhen
Putri Huo
Nama lengkap
Marga: Lǐ (李), kemudian Wǔ (武) (diubah pada 690)
kemudian kembali diubah menjadi Lǐ (diubah pada 705)
Nama: Aslinya Xùlún (旭輪),
kemudian Lún (輪) (diubah pada 669),
kemudian Dàn (旦) (diubah pada 678),
kemudian diubah kembali menjadi Lún (diubah pada 690)
kemudian diubah lagi menjadi Dàn (diubah pada 698)
Masa pemerintahan pertama:
Wénmíng (文明) 684
Guāngzhái (光宅) 684
Chúigǒng (垂拱) 685–689
Yǒngchāng (永昌) 689
Zǎichū (載初) 690
masa pemerintahan kedua:
Jǐngyún (景雲) 710–712
Tàijí (太極) 712
Yánhé (延和) 712
Nama anumerta
Singkat: Kaisar Shengzhen
(聖真皇帝)
Lengkap: Kaisar Xuanzhen Dasheng
Daxing Xiao
(玄真大聖大興孝皇帝)
Nama kuil
Rùizōng (睿宗)
WangsaTang (唐朝)
AyahKaisar Gaozong
IbuMaharani Wu Zetian

Kaisar Ruizong (唐睿宗) (22 Juni 662[7] – 13 Juli 716[9]), nama lahir Lǐ Dàn (李旦), yang dikenal pada masa hidupnya dengan sebutan Li Xulun (李旭輪), Li Lun (李輪), Wu Lun (武輪), dan Wu Dan (武旦), adalah kaisar kelima dari Dinasti Tang dan memerintah sebanyak dua periode. Ia adalah putra kedelapan dari Kaisar Gaozong dan putra keempat dari istri kedua Kaisar Gaozong Permaisuri Wu (kemudian dikenal dengan sebutan Wu Zetian).

Latar belakang dan awal kehidupan

Li Xulun lahir pada tahun 662 pada masa pemerintahan ayahnya, Gaozong, Kaisar Dinasti Tang ketiga. Ibunya adalah Permaisuri Wu, yang kemudian dikenal sebagai Wu Zetian saat menjadi Maharani pada tahun 690. Pada tahun 666, namanya diubah dari Xulun menjadi Lun. Pada tahun 675, namanya kembali diubah menjadi Dan dan juga ditetapkan sebagai kepala Perfektur Luo. Sekitar antara tahun 676 sampai 679, dia menikahi wanita dari marga Liu.

Gaozong mangkat pada tahun 683 dan takhta diwariskan kepada kakak Li Dan, Li Zhe (Kaisar Zhongzong), tetapi kendali kekaisaran yang sebenarnya berada di tangan Wu, kini ibu suri, yang merupakan janda Gaozong dan ibu dari Li Zhe dan Li Dan. Perselisihan di antara Zhongzong dan Ibu Suri Wu menjadikan sang kaisar baru digulingkan belum dua bulan memerintah dan mantan kaisar diasingkan. Li Dan kemudian ditunjuk sebagai kaisar baru (kelak dengan nama kuil "Ruizong").

Periode pertama

Meskipun secara resmi Ruizong menjadi pucuk pimpinan kekaisaran, tetapi sekali lagi kendali kekaisaran yang sebenarnya berada di tangan Ibu Suri Wu. Sang Ibu Suri yang tidak menyukai Chang'an sebagai ibu kota dan menaikkan kedudukan Luoyang sebagai ibu kota kedua. Atas saran keponakannya, Wu Chengsi, Ibu Suri Wu membangun kuil untuk lima generasi leluhurnya dan Ruizong secara anumerta menjadikan mereka sebagai pangeran.

Pada tahun 684, Li Jingye memulai pemberontakan terhadap Ibu Suri Wu di Perfektur Yang, menghendaki agar Zhongzong kembali duduk di takhta. Sebagai balasan, Ibu Suri mengirimkan jenderal Li Xiaoyi untuk menekan pemberontakan.

Pada masa pertama pemerintahan Ruizong, Ibu Suri membentuk polisi rahasia yang digunakan menyidik dan menyiksa pihak-pihak yang menentang atau dicurigai menentang kekuasaannya. Pada masa ini pula, Ruizong justru kebanyakan menjauh dari permasalahan politik.

Pada tahun 688, para pangeran melakukan pemberontakan dan salah satu yang melancarkan pemberontakannya adalah paman dari Ruizong, Li Zhen dan putranya, Li Chong, menyatakan bahwa Ruizong berada di bawah tahanan. Namun pemberontakan itu dengan segera dipatahkan. Ibu Suri menggunakan kesempatan ini untuk menyingkirkan beberapa anggota senior marga Li.

Pada tahun 690, Ibu Suri menerima beberapa petisi untuk naik takhta dan Ruizong juga memberikan petisi tersebut. Wu menerima dan naik takhta secara resmi sebagai Maharani (kaisar wanita) dengan nama Wu Zetian dan menyatakan berdirinya Dinasti Zhou, menghentikan masa kekuasaan Dinasti Tang yang didirikan keluarga Li sejak tahun 618. Wu Zetian kemudian menetapkan purna-Kaisar Ruizong sebagai putra mahkota dengan menganugerahinya gelar yang tak lazim (皇嗣, huangsi) dan namanya diubah kembali menjadi Lun. Wu Zetian kemudian juga mengubah marganya dari Li menjadi Wu.

Masa pemerintahan Wu Zetian

Walaupun Li Dan, sang purna-Kaisar Ruizong, telah ditetapkan sebagai putra mahkota, muncul petisi dari Wang Qingzhi (王慶之) agar Wu menetapkan keponakannya, Wu Chengsi, sebagai putra mahkota, dengan alasan kaisar bermarga Wu harus mewariskan takhta kepada anggota marga Wu. Menteri Cen Changqian dan Ge Fuyuan memberikan penentangan, dan bersama menteri Ouyang Tong, mereka dihukum mati. Walaupun begitu, Wu tidak mengabulkan petisi Wang.

Pada tahun 693, seorang dayang yang berselisih dengan Li Dan, Wei Tuan'er (韋團兒), mendakwa istri-istri Li Dan, Putri Mahkota Liu dan Selir Dou melakukan praktik sihir, membuat Wu menghukum mati mereka. Lebih jauh, Li Dan didakwa merencanakan pemberontakan. Pejabat yang diduga terlibat dihukum mati, para pelayan Li Dan disiksa agar memberi pengakuan. Salah satu pelayan Li Dan, An Jinzang, menyatakan bahwa Li Dan tidak bersalah dan membelah perutnya sendiri sebagai bentuk sumpah. Ketika mendengar hal itu, Wu mengirimkan tabib untuk menyelamatkan hidupnya dan memerintahkan untuk menghentikan pemeriksaan.

Sekitar tahun 698, Wu Chengsi dan keponakan Wu Zetian yang lain, Wu Sansi, kembali mengangkat permasalahan pewaris takhta dan mereka memohon Wu untuk menunjuk salah satu di antara mereka sebagai putra mahkota. Di Renjie, menteri kepercayaan Wu, menentang gagasan tersebut dan justru menyarankan agar Li Zhe (mantan Kaisar Zhongzong) diangkat menjadi putra mahkota. Gagasan Di didukung menteri lain dan penasehat dekat Wu Zetian. Wu menyepakati gagasan tersebut dan memanggil kembali Li Zhe dari pengasingan saat musim semi tahun 698. Li Dan kemudian menyerahkan posisinya kepada kakaknya, Li Zhe. Li Zhe kemudian berganti nama menjadi Li Xiǎn dan kemudian mengubah nama marganya menjadi Wu Xiǎn.

Masa Kaisar Zhongzong dan Kaisar Shang

Bersama pendukungnya, Li Zhe berhasil menggulingkan Wu Zetian dari takhta pada tahun 705. Li Zhe (Zhongzong) kemudian naik takhta untuk kedua kalinya. Pada masa ini, Zhongzong kembali memulihkan Dinasti Tang, menjadikan Dinasti Zhou yang didirikan Wu Zetian berakhir. Zhongzong menawarkan Li Dan menjadi pewaris takhta, tetapi Li Dan menolak, menjadikan Zhongzong menjadikan salah satu putranya, Li Chongjun, sebagai putra mahkota.

Masa pemerintahan kedua Zhongzong berakhir bersamaan dengan mangkatnya yang tiba-tiba pada tanggal 3 Juli 710. Sebagian sejarawan percaya bahwa istri utama Zhongzong, Permaisuri Wei, meracuni sang kaisar. Hal ini dilakukan agar Wei dapat menjadi Maharani sebagaimana ibu mertuanya, Wu Zetian, dan anak perempuannya, Li Guo'er, menjadi putri mahkota. Namun, pada akhirnya salah satu putra Zhongzong, Li Chongmao, yang naik takhta (kelak diberi nama anumerta "Shang"). Usianya yang masih muda menjadikan Wei, kini ibu suri, bertindak sebagai wali kaisar dan memerintah negara atas namanya.

Namun masa pemerintahan kaisar muda ini juga tak lama, kurang dari sebulan, lantaran saudari dan putra Li Dan, Putri Taiping dan Li Longji, melakukan pemberontakan tanpa sepengetahuan Li Dan. Ibu Suri Wei dibunuh dan jasadnya dipertontonkan di jalan, kerabatnya, Li Guo'er dan suami keduanya, para pejabat yang berada di pihak Ibu Suri, juga dibunuh dan disingkirkan dari pemerintahan. Li Chongmao juga digulingkan dari takhta dan kedudukannya diturunkan sebagai pangeran. Atas nasihat Putri Taiping dan Li Longji, Li Dan sekali lagi kembali naik takhta pada tahun 710.

Periode kedua

Ruizong segera dihadapkan pada permasalahan pewaris takhta sepeninggalnya. Sesuai kaidah Konfusius, putra pertama dari istri utama haruslah yang menjadi pewaris. Dalam masalah ini, Li Chengqi yang paling berhak. Akan tetapi Li Chengqi menolak untuk dijadikan putra mahkota dan membujuk sang ayah agar menjadikan saudaranya, Li Longji, sebagai putra mahkota. Li Chengqi beralasan bahwa penunjukkan putra tertua dari istri utama sebagai pewaris dapat dilakukan bila negara dalam keadaan aman. Bila negara dalam keadaan bahaya, maka haruslah yang memiliki prestasi terbaik yang ditunjuk sebagai pewaris. Ruizong mengabulkan keinginan Li Chengqi dan menetapkan Li Longji sebagai putra mahkota. Saat Li Longji mengajukan petisi untuk mencabut kedudukan putra mahkota darinya untuk diserahkan kepada Li Chengqi, Ruizong menolak.

Pada masanya, Ruizong banyak memberikan kehormatan secara anumerta bagi mereka yang kehilangan nyawa pada masa Maharani Wu Zetian dan Kaisar Zhongzong. Pada masa Ruizong yang terkenal sebagai pribadi yang lembut, terdapat dua faksi dalam pemerintahannya, yakni faksi Putri Taiping dan Li Longji. Dikarenakan Li Longji tampak tidak menerima pengaruhnya, Putri Taiping berusaha menyebarkan berita yang menyerang Li Longji, berharap Li Longji dapat dicopot dari kedudukannya.

Untuk meredakan ketegangan, menteri Yao Yuanzhi dan Song Jing dengan mengirim Putri Taiping ke Perfektur Pu (蒲州, sekarang kurang lebih Yuncheng, Shanxi) dan mengirim dua pangeran yang memiliki hak lebih kuat atas takhta dari Li Longji, Li Chengqi dan Li Shouli keluar dari ibu kota guna diangkat sebagai kepala perfektur. Putri Taiping yang mengetahui kejadian itu menjadi marah dan kembali bersama ke ibu kota bersama dua pangeran, sedangkan menteri Yao dan Song diturunkan kedudukan mereka.

Pada tahun 712, Putri Taiping mengabarkan kepada Ruizong peringatan astrolog yang menyatakan bahwa konstelasi yang melambangkan takhta kekaisaran, Dizuo (帝 座), menunjukkan bahwa akan ada perubahan kedudukan kaisar. Dengan ini, diharapkan Ruizong akan menganggap bahwa Li Longji telah menyiapkan pemberontakan untuk menggulingkannya, menjadikan Ruizong akan menindaktegas sang putra mahkota. Alih-alih, justru Ruizong menjadikan ini sebagai saatnya turun takhta. Baik Putri Taiping maupun Li Longji menolak, tetapi Ruizong tetap mempertahankan keputusannya dan mengangkat Li Longji sebagai kaisar (kelak dianugerahi nama kuil "Xuanzong"). Walaupun begitu, atas desakan Putri Taiping, Ruizong masih tetap mempertahankan banyak kendali kekaisaran sebagai purna-kaisar (太上皇, Tàishàng huáng) dan kedudukan dekritnya lebih tinggi dari Kaisar Xuanzong.

Masa purna-kaisar

Qiaoling (橋陵), makam Kaisar Ruizong, di Pucheng, Shaanxi

Pada masa Kaisar Xuanzong, Putri Taiping masih memiliki pengaruh besar di pemerintahan dan banyak menteri berada di pihaknya. Pada musim panas 713, dikatakan bahwa Putri Taiping melakukan kudeta bersama banyak pejabat, tetapi digagalkan oleh Xuanzong. Xuanzong menghukum mati beberapa pejabat yang terlibat, beberapa yang lain dipaksa bunuh diri. Ruizong yang mendengar hal itu lantas menyatakan untuk menyalurkan semua kewenangannya pada Xuanzong dan pindah ke istana kedua, Aula Baifu (百福殿, Bǎi fú diàn). Dalam kejadian itu, Putri Taiping juga dipaksa bunuh diri. Dikatakan bahwa pada saat di Aula Baifu, satu-satunya orang yang menemaninya hanyalah anak perempuan Xuanzong, Putri Shouchun.

Pada tahun 716, Ruizong mangkat di Aula Baifu. Xuanzong menjadikan salah satu anak perempuannya, Putri Wan'an, sebagai biarawati Tao untuk mendapat berkat dari Ruizong.

Menteri pada masa pemerintahannya

Masa pemerintahan pertama

  • Liu Rengui (684–685)
  • Pei Yan (684)
  • Guo Daiju (684)
  • Cen Changqian (684–690)
  • Wei Xuantong (684–689)
  • Liu Jingxian (684)
  • Wei Hongmin (684)
  • Wang Dezhen (684–685)
  • Liu Yizhi (684–687)
  • Wu Chengsi (684, 685, 689–690)
  • Li Jingchen (684)
  • Qian Weidao (684–685, 688)
  • Shen Junliang (684–685)
  • Cui Cha (684–685)
  • Wei Fangzhi (684–690)
  • Wei Siqian (685–687)
  • Pei Judao (685–690)
  • Su Liangsi (685–690)
  • Wei Daijia (685–689)
  • Zhang Guangfu (687–689)
  • Wang Benli (688–690)
  • Fan Lübing (689–690)
  • Xing Wenwei (689–690)
  • Wu Youning (690)

Masa pemerintahan kedua

  • Wei Anshi (710, 711)
  • Tang Xiujing (710)
  • Li Jiao (710)
  • Su Gui (710)
  • Zhang Renyuan (710)
  • Zhang Xi (710)
  • Pei Tan (710)
  • Cen Xi (710, 712)
  • Liu Youqiu (710–711, 711–712)
  • Zhong Shaojing (710)
  • Li Longji (710)
  • Li Rizhi (710–711)
  • Xue Ji (710)
  • Yao Yuanzhi (710–711)
  • Wei Sili (710)
  • Xiao Zhizhong (710)
  • Zhao Yanzhao (710)
  • Cui Shi (710, 711–712)
  • Cui Riyong (710)
  • Song Jing (710–711)
  • Li Chengqi (710)[10]
  • Guo Yuanzhen (711)
  • Zhang Shuo (711)
  • Dou Huaizhen (711, 712)
  • Lu Xiangxian (711–712)
  • Wei Zhigu (711–712)

Keterangan

  1. ↑ Diyakini merupakan orang yang sama dengan Selir Cui

Catatan kaki

  1. ↑ http://www.sinica.edu.tw/ftms-bin/kiwi1/luso.sh?lstype=2&dyna=%AD%F0&king=%A4%A4%A9v&reign=%B6%E0%B8t&yy=1&ycanzi=&mm=2&dd=&dcanzi=%A4v%A5%BC
  2. ↑ Zizhi Tongjian, vol. 203.
  3. ↑ http://www.sinica.edu.tw/ftms-bin/kiwi1/luso.sh?lstype=2&dyna=%AD%F0&king=%AAZ%A6Z&reign=%B8%FC%AA%EC&yy=1&ycanzi=&mm=9&dd=&dcanzi=%A4%D0%A4%C8
  4. ↑ Zizhi Tongjian, vol. 204.
  5. ↑ Zizhi Tongjian, vol. 209.
  6. ↑ Zizhi Tongjian, vol. 210.
  7. 1 2 http://www.sinica.edu.tw/ftms-bin/kiwi1/luso.sh?lstype=2&dyna=%AD%F0&king=%B0%AA%A9v&reign=%C0s%AE%D2&yy=2&ycanzi=&mm=6&dd=&dcanzi=%A4v%A5%BC
  8. 1 2 Kitab Tua Tang, vol. 7.
  9. 1 2 http://www.sinica.edu.tw/ftms-bin/kiwi1/luso.sh?lstype=2&dyna=%AD%F0&king=%A5%C8%A9v&reign=%B6%7D%A4%B8&yy=4&ycanzi=&mm=6&dd=&dcanzi=%A5%D2%A4l
  10. ↑ Jabatan yang dipegang Li Chengqi, Shangshu Pushe (尚書僕射), sebenarnya tidak dianggap sebagai jabatan untuk menteri pada masanya. Namun, tabel menteri dalam Sejarah Baru Dinasti Tang memasukkan Li Chengqi sebagai menteri. Lihat Kitab Tua Tang, vol. 61. Diarsipkan 2007-12-26 di Wayback Machine.

Daftar pustaka

  • Kitab Tua Tang, vol. 7.
  • Kitab Tua Tang, vol. 5. Diarsipkan 2007-10-11 di Wayback Machine.
  • Zizhi Tongjian, vol. 201, 202, 203, 204, 205, 206, 207, 208, 209, 210, 211.
Ruizong dari Tang
Dinasti Tang (唐朝)
Lahir: 22 Juni 622 Meninggal: 13 Juli 716
Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Zhongzong (Li Xian)
Kaisar Tiongkok
27 Februari 684 – 8 Oktober 690
Diteruskan oleh:
Wu Zetian
dari Dinasti Zhou
Didahului oleh:
Shang (Li Chongmao)
Kaisar Tiongkok
25 Juli 710 – 8 September 712
Diteruskan oleh:
Xuanzong (Li Longji)
Gelar kehormatan
Lowong
Terakhir dijabat oleh
Wu Zetian
dari Dinasti Zhou
Purna-Kaisar Tiongkok
8 September 712 – 13 Juli 716
Lowong
Selanjutnya dijabat oleh
Xuanzong (Li Longji)
  • l
  • b
  • s
Penguasa Tiongkok
Tiga Maharaja dan Lima Kaisar
  • Kaisar Yan
  • Kaisar Kuning (Huang Di)
  • Kaisar Yao
  • Kaisar Shun
  • Kaisar Yu
Penguasa Dinasti Xia, Shang, dan Zhou
Dinasti Xia
  • Yu yang Agung
  • Qi
  • Tai Kang
  • Zhong Kang
  • Xiang
  • Shao Kang
  • Zhu
  • Huai
  • Mang
  • Xie
  • Bu Jiang
  • Jiong
  • Jin
  • Kong Jia
  • Gao
  • Fa
  • Jie
夏商周
Shang Awal
  • Da Yi
  • Da Ding
  • Da Jia
  • Bu Bing
  • Da Geng
  • Xiao Jia
  • Da Wu
  • Lü Ji
  • Zhong Ding
  • Bu Ren
  • Jian Jia
  • Zu Yi
  • Zu Xin
  • Qiang Jia
  • Zu Ding
  • Nan Geng
  • Xiang Jia
Zaman Yin
  • Pan Geng
  • Xiao Xin
  • Xiao Yi
  • Wu Ding
  • Zu Geng
  • Zu Jia
  • Lin Xin
  • Kang Ding
  • Wu Yi
  • Wen Wu Ding
  • Di Yi
  • Di Xin
Zhou Barat
  • Wen
  • Wu
  • Zhou Gong
  • Cheng
  • Kang
  • Zhao
  • Mu
  • Gong
  • Yì (Jian)
  • Xiao
  • Yí (Xie)
  • Li
  • Gong He
  • Xuan
  • You
Zhou Timur
  • Ping
  • Huan
  • Zhuang
  • Xi
  • Hui
  • Xiang
  • Qing
  • Kuang
  • Ding
  • Jian
  • Ling
  • Jĭng
  • Dao
  • Jìng
  • Yuan
  • Zhending
  • Ai
  • Si
  • Kao
  • Weilie
  • An
  • Lie
  • Xian
  • Shenjing
  • Nan
Pemimpin Zaman Musim Semi dan Gugur dan Zaman Negara-Negara Berperang, dan Dinasti Qin
Zaman Musim Semi dan Gugur
  • lihat Silsilah penguasa Zaman Musim Semi dan Gugur
秦
Zaman Negara Berperang
  • lihat Silsilah penguasa Zaman Negara Berperang
Dinasti Qin
  • Qín Shǐ Huáng
  • Qin Er Shi
Kaisar Dinasti Han dan Zaman Tiga Kerajaan
Han Barat
  • Gaozu
  • Hui
  • Qianshao
  • Houshao
  • Wen
  • Jing
  • Wu
  • Zhao
  • Pangeran Changyi
  • Xuan
  • Yuan
  • Cheng
  • Ai
  • Ping
  • Ruzi
汉
Interregnum
  • Wang Mang (Dinasti Xin)
  • Gengshi
  • Liu Penzi (Lülin & Chimei)
Han Timur
  • Guangwu
  • Ming
  • Zhang
  • He
  • Shang
  • An
  • Marquess Beixiang
  • Shun
  • Chong
  • Zhi
  • Huan
  • Ling
  • Pangeran Hongnong
  • Xian
Zaman Tiga Negara
  • Xian
  • Cao Wei
    • Cao Pi
    • Cao Rui
    • Cao Fang
    • Cao Mao
    • Cao Huan
  • Shu Han
    • Liu Bei
    • Liu Shan
  • Wu Timur
    • Sun Quan
    • Sun Liang
    • Sun Xiu
    • Sun Hao
  • Raja-raja perang
    • Dong Zhuo
    • Gongsun Zan
    • Han Fu
    • Liu Biao
    • Liu Yao
    • Liu Zhang
    • Lü Bu
    • Ma Teng
    • Meng Huo
    • Yuan Shao
    • Yuan Shu
    • Zhang Jiao
    • Zhang Lu
Kaisar Dinasti Jìn, Zaman Enam Belas Negara, Dinasti Selatan dan Utara, dan Dinasti Sui
Dinasti Jìn
  • Jin Barat
    • Wu
    • Hui
    • Huai
    • Min
  • Jin Timur
    • Yuan
    • Ming
    • Cheng
    • Kang
    • Mu
    • Ai
    • Fei
    • Jianwen
    • Xiaowu
    • An
    • (Huan Xuan)
    • An
    • Gong
隋
Zaman Enam Belas Negara
  • lihat Silsilah Penguasa Zaman Enam Belas Negara
Dinasti Selatan dan Utara
  • lihat Silsilah Penguasa Dinasti-Dinasti Selatan dan Utara
Dinasti Sui
  • Wen
  • Yang
  • Gong
Kaisar Dinasti Tang dan Zaman Lima Dinasti dan Sepuluh Negara
Dinasti Tang
  • Gaozu
  • Taizong
  • Gaozong
  • Zhongzong
  • Ruizong
  • Wu Zetian (interregnum Zhou Kedua)
  • Zhongzong (jabatan kedua)
  • Shang Di
  • Ruizong (jabatan kedua)
  • Xuánzōng (玄宗)
  • Suzong
  • Daizong
  • Dezong
  • Shunzong
  • Xianzong
  • Muzong
  • Jingzong
  • Wenzong
  • Wuzong
  • Xuānzōng (宣宗)
  • Yizong
  • Xizong
  • Zhaozong
  • Ai Di
唐
Lima Dinasti
  • Liang Akhir
    • Zhu Wen
    • Zhu Yougui
    • Zhu Youzhen
  • Panglima perang
    • Liu Shouguang (Yan)
    • Wang Rong (Zhao)
    • Li Maozhen (Qi)
  • Jin
    • Li Keyong
  • Tang Akhir
    • Li Cunxu
    • Li Siyuan
    • Li Conghou
    • Li Congke
  • Jin Akhir
    • Shi Jingtang
    • Shi Chonggui
  • Interregnum (pendudukan Liao)
    • Taizong
    • Shizong
  • Han Akhir
    • Liu Zhiyuan
    • Liu Chengyou
  • Han Utara
    • Liu Chong
    • Liu Chengjun
    • Liu Ji'en
    • Liu Jiyuan
  • Zhou Akhir
    • Guo Wei
    • Chai Rong
    • Guo Zongxun
Sepuluh Kerajaan
(selain Han Utara)
  • Bekas Shu
    • Wang Jian
    • Wang Yan
  • Shu Akhir
    • Meng Zhixiang
    • Meng Chang
  • Jingnan
    • Gao Jixing
    • Gao Conghui
    • Gao Baorong
    • Gao Baoxu
    • Gao Jichong
  • Chu
    • Ma Yin
    • Ma Xisheng
    • Ma Xifan
    • Ma Xiguang
    • Ma Xi'e
    • Ma Xichong
  • Han Selatan
    • Liu Yan
    • Liu Bin
    • Liu Sheng
    • Liu Chang
  • Wu
    • Yang Xingmi
    • Yang Wo
    • Yang Longyan
    • Yang Pu
  • Tang Selatan
    • Li Bian
    • Li Jing
    • Li Yu
  • Min
    • Wang Chao
    • Wang Shenzhi
    • Wang Yanhan
    • Wang Yanjun
    • Wang Jipeng
    • Wang Yanxi
    • Zhu Wenjin
    • Wang Yanzheng (Yin)
  • Wuyue
    • Qian Liu
    • Qian Yuanguan
    • Qian Hongzuo
    • Qian Hongzong
    • Qian Chu
Kaisar Dinasti Song, Liao, Jin, dan Xia Barat
Song Utara
  • Taizu
  • Taizong
  • Zhenzong
  • Renzong
  • Yingzong
  • Shenzong
  • Zhezong
  • Huizong
  • Qinzong
宋
Song Selatan
  • Gaozong
  • Xiaozong
  • Guangzong
  • Ningzong
  • Lizong
  • Duzong
  • Gongzong
  • Duanzong
  • Bing Di
Dinasti Liao
  • Taizu
  • Taizong
  • Shizong
  • Muzong
  • Jingzong
  • Shengzong
  • Xingzong
  • Daozong
  • Tianzuo
  • Yelu Deguang
  • Yelu Abaoji
Xia Barat
  • Jingzong
  • Yizong
  • Huizong
  • Chongzong
  • Renzong
  • Huanzong
  • Xiangzong
  • Shenzong
  • Xianzong
  • Mozhu
Dinasti Jīn
  • Taizu
  • Taizong
  • Xizong
  • Hailingwang
  • Shizong
  • Zhangzong
  • Weishaowang
  • Xuanzong
  • Aizong
  • Modi
  • Wanyan Aguda
  • Wanyan Yong
Kaisar Dinasti Yuan
Pra-Kubilai Khan
  • Genghis Khan (Taizu)
  • Tolui (regent) (Ruizong)
  • Ögedei Khan (Taizong)
  • Güyük Khan (Dingzong)
  • Möngke Khan (Xianzong)
  • Kubilai Khan (Shizu)
元
Pasca-Kubilai Khan
(1271)
  • Kubilai Khan (Shizu)
  • Temür Khan (Chengzong)
  • Külüg Khan (Wuzong)
  • Buyantu Khan (Renzong)
  • Gegeen Khan (Yingzong)
  • Yesün Temür Khan (Taiding)
  • Ragibagh Khan (Tianshun)
  • Jayaatu Khan (Wenzong)
  • Khutughtu Khan (Mingzong)
  • Jayaatu Khan (Wenzong)
  • Rinchinbal Khan (Ningzong)
  • Toghon Temür
Kaisar Dinasti Ming
Dinasti Ming
  • Kaisar Hongwu
  • Kaisar Jianwen (Yunwen)
  • Kaisar Yongle (Di)
  • Kaisar Hongxi (Gaochi)
  • Kaisar Xuande (Zhanji)
  • Kaisar Zhengtong (Qizhen)
  • Kaisar Jingtai (Qiyu)
  • Kaisar Chenghua (Jianshen)
  • Kaisar Hongzhi (Youtang)
  • Kaisar Zhengde (Houzhao)
  • Kaisar Jiajing (Houcong)
  • Kaisar Longqing (Zaihou)
  • Kaisar Wanli (Yijun)
  • Kaisar Taichang (Changluo)
  • Kaisar Tianqi (Youxiao)
  • Kaisar Chongzhen (Youjian)
明
Dinasti Ming Selatan
  • Hongguang
  • Longwu
  • Shaowu dan Yongli (bersama)
  • Yongli
Kaisar Dinasti Qing
  • Nu'erhaci
  • Huang Taiji
  • (Dorgon)
  • Kaisar Shunzhi (Fulin)
  • Kaisar Kangxi (Xuanye)
  • Kaisar Yongzheng (Yinzhen)
  • Kaisar Qianlong (Hongli)
  • Kaisar Jiaqing (Yongyan)
  • Kaisar Daoguang (Minning)
  • Kaisar Xianfeng (Yizhu)
  • Kaisar Tongzhi (Zaichun)
  • Kaisar Guangxu (Zaitian)
  • Kaisar Xuantong (Puyi)
Presiden Republik Tiongkok
1911-1928
  • Sun Yat-sen
  • Yuan Shikai
  • Li Yuanhong
  • Feng Guozhang
  • Xu Shichang
  • Cao Kun
  • Duan Qirui
  • Zhang Zuolin
Republik Tiongkok
Kuomintang
  • Tan Yankai
  • Chiang Kai-shek
  • Lin Sen (Sejak 1949 memerintah di Taiwan, Tiongkok Daratan dikuasai Republik Rakyat Tiongkok)
  • Chiang Kai-shek
  • Yen Chia-kan
  • Chiang Ching-kuo
  • Lee Teng-hui
  • Chen Shui-bian (PPD)
  • Ma Ying-jeou
  • Tsai Ing-wen (PPD)
  • Lai Ching-te (PPD)
Pemimpin tertinggi Republik Rakyat Tiongkok
  • Mao Zedong
  • Hua Guofeng
  • Deng Xiaoping
  • Jiang Zemin
  • Hu Jintao
  • Xi Jinping
Tiongkok
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • GND
  • FAST
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Latar belakang dan awal kehidupan
  2. Periode pertama
  3. Masa pemerintahan Wu Zetian
  4. Masa Kaisar Zhongzong dan Kaisar Shang
  5. Periode kedua
  6. Masa purna-kaisar
  7. Menteri pada masa pemerintahannya
  8. Masa pemerintahan pertama
  9. Masa pemerintahan kedua
  10. Keterangan
  11. Catatan kaki
  12. Daftar pustaka

Artikel Terkait

Xuánzōng dari Tang

Dinasti Tang. Li Longji lahir di Luoyang pada tahun 685, pada periode pertama masa pemerintahan ayahnya, Kaisar Ruizong. Ibunya adalah seorang selir dari marga

Zhongzong dari Tang

Oktober 698, menggantikan purna-Kaisar Ruizong. Pada 20 Februari 705, terjadi kudeta dan Wu Zetian digulingkan dari takhta. Li Zhe kembali naik takhta sebagai

Kaisar Gaozong dari Tang

(Hanzi: 唐高宗; Pinyin: Táng Gāozōng) ( 21 Juli 628- 27 Desember 683), terlahir Li Zhi (李治), adalah Kaisar Dinasti Tang ketiga, berkuasa dari tahun 649 hingga

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026