Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Hu Jintao

Hú Jǐntāo adalah politikus Republik Rakyat Tiongkok yang menjadi Sekretaris Jenderal Partai Komunis Tiongkok pada 15 November 2002. Ia kemudian menjadi Presiden Republik Rakyat Tiongkok ke-6 pada 15 Maret 2003 hingga 15 Maret 2013.

Mantan pemimpin R.R.Tiongkok ke-5 dan Sekjen PKT
Diperbarui 24 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Hu Jintao
Hu Jintao
Hu pada 2011
Sekretaris Jenderal Partai Komunis Tiongkok ke-4
Masa jabatan
15 November 2002 – 15 November 2012
Sebelum
Pendahulu
Jiang Zemin
Pengganti
Xi Jinping
Sebelum
Presiden Republik Rakyat Tiongkok
Masa jabatan
15 Maret 2003 – 14 Maret 2013
Perdana MenteriWen Jiabao
Wakil Presiden
  • Zeng Qinghong
    (2003–2008)
  • Xi Jinping
    (2008–2013)
Sebelum
Pendahulu
Jiang Zemin
Pengganti
Xi Jinping
Sebelum
Ketua Komisi Militer Pusat Ke-4
Masa jabatan
    • Komisi Partai:
    19 September 2004 – 15 November 2012
    • Komisi Negara:
    13 Maret 2005 – 14 Maret 2013
Wakil
  • Xi Jinping
  • Guo Boxiong
  • Xu Caihou
  • Cao Gangchuan
Sebelum
Pendahulu
Jiang Zemin
Pengganti
Xi Jinping
Jabatan lainnya
Sekretaris Pertama Sekretariat Pusat Partai Komunis Tiongkok
Masa jabatan
19 Oktober 1992 – 15 November 2002
Sekretaris JenderalJiang Zemin
Sebelum
Pendahulu
Qiao Shi
Pengganti
Zeng Qinghong
Sebelum
Wakil Presiden Republik Rakyat Tiongkok
Masa jabatan
15 Maret 1998 – 15 Maret 2003
PresidenJiang Zemin
Sebelum
Pendahulu
Rong Yiren
Pengganti
Zeng Qinghong
Sebelum
Wakil Ketua Komisi Militer Pusat
Masa jabatan
  • Komisi Partai: 22 September 1999 – 19 September 2004
  • Komisi Negara: 31 Oktober 1999 – 13 Maret 2005
KetuaJiang Zemin
Sekretaris Partai Wilayah Tibet
Masa jabatan
1 Desember 1988 – 1 Desember 1992
Sekretaris Jenderal
  • Zhao Ziyang
  • Jiang Zemin
Sebelum
Pendahulu
Wu Jinghua
Pengganti
Chen Kuiyuan
Sebelum
Sekretaris Partai Wilayah Guizhou
Masa jabatan
8 Juli 1985 – 1 Desember 1988
Sekretaris Jenderal
  • Hu Yaobang
  • Zhao Ziyang
Sebelum
Pendahulu
Zhu Houze
Pengganti
Liu Zhengwei
Sebelum
Sekretaris Pertama Liga Pemuda Komunis Republik Rakyat Tiongkok
Masa jabatan
14 Desember 1984 – 8 Juli 1985
Sekretaris JenderalHu Yaobang
Sebelum
Pendahulu
Wang Zhaoguo
Pengganti
Song Defu
Informasi pribadi
Lahir21 Desember 1942 (umur 83)
Taizhou, Jiangsu, Tiongkok
Partai politikPartai Komunis Tiongkok
Suami/istriLiu Yongqing
AlmamaterUniversitas Tsinghua (BS)
ProfesiTeknik hidrolika
Tanda tangan
Penghargaan
  • (November 2005) Golden Key of Madrid (en) Terjemahkan
  • (2 November 2001) honorary doctorate of École Centrale de Lyon (en) Terjemahkan
  • Bintang Matahari Peru
  • National Order of Madagascar (en) Terjemahkan
  • Ordo Tinggi Renaisans
  • Order of Saparmurat Türkmenbaşy the Great (en) Terjemahkan
  • Nishan-e-Pakistan
  • Order of José Martí (en) Terjemahkan
  • Order of Prince Yaroslav the Wise, 1st class (en) Terjemahkan
  • Grand Cross of the Order of the Sun of Peru‎ (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
IMDB: nm2236503 Modifica els identificadors a Wikidata
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Hú Jǐntāo (lahir 21 Desember 1942) adalah politikus Republik Rakyat Tiongkok yang menjadi Sekretaris Jenderal Partai Komunis Tiongkok pada 15 November 2002. Ia kemudian menjadi Presiden Republik Rakyat Tiongkok ke-6 pada 15 Maret 2003 hingga 15 Maret 2013.

Biografi

Ia lahir pada 21 Desember 1942 di Taizhou, Provinsi Jiangsu, pesisir timur Tiongkok yang subur dan indah. Sumber lain menyebutkan, Hu Jintao lahir di Shanghai dan berasal dari keluarga pedagang teh yang merupakan anak tertua dari tiga bersaudara. Sumber lain juga menyebutkan, ada kemungkinan keluarga Hu keluar dari Shanghai pada masa pendudukan Jepang.

Keluarganya sendiri mengklaim Jixi sebagai kampung halaman mereka. Berdasarkan berbagai penelitian, ada kemungkinan keluarga Hu Jintao memiliki hubungan dengan seorang kelahiran Jixi ternama lain bernama Hu Shi, yang adalah pujangga dan ilmuwan pada awal abad ke-20 dan menjadi duta besar bagi Generalisimo Chiang Kai-shek di Washington, DC. Persoalannya, bila Hu Jintao memiliki hubungan dengan Hu Shi, maka akan susah diterima di Universitas Qinghua pada tahun pertama dilaksanakannya kampanye politik “Anti Kanan” (1959). Memang, orang-orang bermarga Hu dari Jixi dikenal sebagai klan yang berpendidikan baik sehingga Hu Jintao bisa jadi cocok dengan gambaran ini.

Setelah menyelesaikan studi di bidang Rekayasa Konservasi Air dengan nilai A, Hu tetap bekerja di Universitas Qinghua sebagai asisten politik dan diidentifikasi sebagai “calon prospektif” PKT di universitas. Rektor Universitas Qinghua (Jiang Nanxiang) yang memiliki kedekatan hubungan dengan Sentral Komite PKT dan para pemimpin di Beijing menaruh perhatian terhadapnya. Jiang dikenal sering merekomendasikan para mahasiswa Qinghua untuk pekerjaan kader di kantor pusat PKT.

Pada masa Revolusi Kebudayaan, seperti umumnya orang muda saat itu, Hu Jintao dikirim ke provinsi termiskin di Tiongkok, yaitu Gansu dan secara cepat mengalami promosi beberapa kali. Hu Jintao bergabung dengan PKT pada tahun 1964. Pada tahun 1965, ia lulus universitas dengan gelar insinyur dalam bidang hidraulis.

Soal kemiskinan telah ia lewatkan di sejumlah daerah miskin di Tiongkok. Di mulai di Provinsi Ganzu (Tiongkok Barat laut) sebagai Wakil Sekretaris PKT Ganzu tahun 1980. Ketuanya (Song Ping) yang juga lulusan Qinghua kemudian menjadi salah satu pemimpin PKT beraliran konservatif. Song memperkenalkan Hu kepada Hu Yaobang pada tahun 1982 yang kemudian diangkat menjadi Wakil Sekretaris Liga Pemuda Komunis pimpinan Hu Yaobang.

Memang, menjadi tidak biasa dan perlu diberi catatan bahwa Hu Jintao mampu bekerja untuk pemimpin dari kelompok konservatif (Song Ping) dan kelompok moderat (Hu Yaobang). Hal ini menunjukkan bahwa Hu Jintao memiliki pemikiran terbuka dan hati-hati. Tahun 1985, ia menjadi Sekretaris PKT di Provinsi Guizhou (Tiongkok Barat Daya) dan menunjukkan reputasi sebagai pemimpin yang baik serta berupaya mengerti masalah yang dialami rakyat di daerah miskin tersebut.

Tahun 1988, Hu ditunjuk sebagai Sekretaris PKT Tibet. Inilah jabatan yang menambah kontroversi dalam kariernya yang sebelumnya sangat tenang dan efisien. Kerusuhan muncul di Tibet sebelum ia tiba di Lhasa. Bulan Maret 1988 terjadi demonstrasi besar yang kemudian ditumpas dengan kekerasan. Undang-undang Darurat diberlakukan, kemudian menjadi preseden yang diberlakukan di Beijing dalam menghadapi gerakan pro-demokrasi di Lapangan Tiananmen.

Sejak itu tak pernah ada kata kompromi atas setiap aksi yang hendak memisahkan Tibet dari Tiongkok, sehingga ia dianggap bertanggung jawab atas kematian Panchen Lama (pemimpin spiritual tertinggi kedua di Tibet). Namanya juga tersangkut dalam kasus Tiananmen yang menewaskan 218 warga sipil dan 23 tentara serta 7.000 orang terluka pada awal 1989.

Tahun 1990, dia menghabiskan waktunya di Beijing dan terpilih untuk mengatur persiapan penyelenggaraan Kongres PKT ke-14 (1992). Kongres ini menjadi penting sebagai pengatur transisi kekuasaan kepemimpinan pasca Deng Xiaoping. Dalam kongres itulah, Deng Xiaoping mempromosikan Hu Jintao dari sekretaris partai provinsi memasuki ruang kekuasaan sebagai “kader lintas generasi”.

Ketika memimpin Sekolah PKT sejak tahun 1993, Hu Jintao melakukan perubahan dengan mendorong diskusi terbuka membahas masalah reformasi. Lintasan kariernya menunjukkan bahwa ia mampu bekerja efektif. Lebih dari sepuluh tahun rela menunggu dan tampaknya dia telah mengakumulasi kekuasaan dan inisiatif. Posisinya sebagai pengganti Jiang Zemin kian jelas tahun 1998 ketika menjadi Wakil Presiden dan Wakil Ketua Komisi Militer Pusat pada tahun 1999.

Kongres PKT ke-16 Oktober 2002 memastikannya sebagai pemimpin Tiongkok. Kongres berakhir dengan memilih 9 anggota Komite Tetap Politbiro PKT dengan Sekretaris Jenderal Hu Jintao sebagai inti kepemimpinan Tiongkok. Berbagai kritikan langsung diarahkan padanya. Dalam buku China’s New Rulers yang mengutip dokumen sangat rahasia Tiongkok menyebutkan kebiasaan Hu yang setia dan taat. Secara bertahap, ia memperoleh hormat dan dukungan berspektrum regional dan politik.

Jabatannya kian lengkap ketika menjabat pemimpin negara pada tahun 2003. Ia menggantikan Jiang Zemin yang mengundurkan diri sebagai Ketua Umum Partai Komunis (2004), Ketua Umum Komisi Militer Partai Komunis (2004), dan Ketua Umum Komisi Militer Republik Rakyat Tiongkok. Ia menjabat sebagai Presiden Republik Rakyat Tiongkok hingga tahun 2013. Pada 13 Maret 2013, setelah sebuah pemungutan suara dalam pertemuan parlemen di Beijing, ia digantikan oleh Xi Jinping sebagai Presiden Republik Rakyat Tiongkok.[1]

Referensi

  1. ↑ Artikel:"Xi Jinping "Terpilih" Jadi Presiden Baru China" di Kompas.com

Pranala luar

Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Hu Jintao.
Wikimedia Commons memiliki media mengenai 胡锦涛.
Wikinews bahasa Inggris memberitakan: Hu Jintao
  • Biografi Hu Jintaodi situs web China Vitae Diarsipkan 2006-08-22 di Wayback Machine.
Didahului oleh:
Jiang Zemin
Presiden Republik Rakyat Tiongkok
2003—2013
Diteruskan oleh:
Xi Jinping
Didahului oleh:
Rong Yiren
Wakil Presiden Republik Rakyat Tiongkok
1998—2003
Diteruskan oleh:
Zeng Qinghong
Didahului oleh:
Jiang Zemin
Sekretaris Jenderal Partai Komunis Tiongkok
2002–2012
Diteruskan oleh:
Xi Jinping
Didahului oleh:
Jiang Zemin
Pimpinan Komisi Militer Pusat PKT
2004–2013
Diteruskan oleh:
Xi Jinping
Didahului oleh:
Jiang Zemin
Pimpinan Komisi Militer Pusat RRT
2005-2012
Diteruskan oleh:
Xi Jinping
  • l
  • b
  • s
Pemimpin Republik Rakyat Tiongkok
Pemimpin tertinggi Tiongkok
  • Mao Zedong
  • Hua Guofeng
  • Deng Xiaoping
  • Jiang Zemin
  • Hu Jintao
  • Xi Jinping




Tiongkok
Ketua Komisi Militer Pusat
  • Mao Zedong
  • Hua Guofeng
  • Deng Xiaoping
  • Jiang Zemin
  • Hu Jintao
  • Xi Jinping
Sekjen Partai Komunis Tiongkok
  • Chen Duxiu
  • Xiang Zhongfa
  • Bo Gu
  • Zhang Wentian
  • Hu Yaobang
  • Zhao Ziyang
  • Jiang Zemin
  • Hu Jintao
  • Xi Jinping
Ketua Partai Komunis Tiongkok
  • Chen Duxiu
  • Mao Zedong
  • Hua Guofeng
  • Hu Yaobang
Kepala negara Tiongkok
Ketua
Mao
Liu Shaoqi
Soong Ching-ling dan Dong Biwu (pejabat)
Ketua
Zhu De
Soong Ching-ling (pejabat)
Ye Jianying
Presiden
Li Xiannian
Yang Shangkun
Jiang Zemin
Hu Jintao
Xi Jinping
Perdana Menteri Tiongkok
  • Zhou Enlai
  • Hua Guofeng
  • Zhao Ziyang
  • Li Peng
  • Zhu Rongji
  • Wen Jiabao
  • Li Keqiang
  • Li Qiang
Ketua Kongres Rakyat Nasional
  • Liu Shaoqi
  • Zhu De
  • Soong Ching-ling (pejabat)
  • Ye Jianying
  • Peng Zhen
  • Wan Li
  • Qiao Shi
  • Li Peng
  • Wu Bangguo
  • Zhang Dejiang
  • Li Zhanshu
  • Zhao Leji
  • l
  • b
  • s
Partai Komunis Tiongkok
Komite Pusat
Ketua Umum
  • Chen Duxiu (1921–1927)
  • Xiang Zhongfa (1928–1931)
  • Bo Gu (1931–1935)
  • Zhang Wentian (1935–1943)
  • Mao Zedong (1943–1976)
  • Hua Guofeng (1976–1981)
  • Hu Yaobang (1981–1987)
  • Zhao Ziyang (1987–1989)
  • Jiang Zemin (1989–2002)
  • Hu Jintao (2002–2012)
  • Xi Jinping (2012–sekarang)
Badan Pengambil Keputusan
  • Sekretaris Jenderal
  • Politbiro (Komite Tetap)
  • Sekretariat
  • Komisi Militer Pusat
Organisasi Luas
  • Konstitusi
  • Tentara Pembebasan Rakyat
  • Kepolisian Bersenjata Rakyat
  • Milisi
  • Liga Pemuda Komunis Tiongkok
    • Komite Pusat
  • Pionir Muda Tiongkok
  • Front bersatu
    • Organisasi rakyat
  • Surat kabar dan jurnal
Ideologi
  • Marxisme-Leninisme
  • Pemikiran Mao Zedong
  • Sosialisme dengan karakteristik Tiongkok
  • Teori Deng Xiaoping
  • Tiga Perwakilan
  • Pandangan ilmiah tentang pembangunan
  • Pemikiran Xi Jinping
  • Zhonghua minzu
    • Satu negara dua sistem
Faksi
  • Kelompok Shanghai
  • Tuanpai
  • Taizidang
  • Kelompok Tsinghua
  • Delapan Sesepuh
  • Faksi Xi Jinping
  • Masyarakat Xishan
  • Kelompok Empat
  • 28 Bolshevik
Artikel terkait
  • Anniversary
    • 100th
  • Liuzhi
  • Neoauthoritarianism
  • List of campaigns of the Chinese Communist Party
  • Longest-serving members of the Politburo Standing Committee
  • Emblem and flag
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • GND
  • FAST
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Jepang
  • Australia
  • Republik Ceko
  • Spanyol
  • Belanda
  • Norwegia
  • Taiwan
    • 2
  • Korea
  • Polandia
  • Israel
Orang
  • Trove
  • Deutsche Biographie
Lain-lain
  • IdRef
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Biografi
  2. Referensi
  3. Pranala luar
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026