Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Rudy Mas'ud

Rudy Mas'ud adalah seorang pengusaha dan politikus Indonesia yang menjabat sebagai Gubernur Kalimantan Timur periode 2025–2030. Sebelumnya, ia menjabat sebagai anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia periode 2019–2024 mewakili daerah pemilihan Kalimantan Timur dari Partai Golongan Karya.

Gubernur Kalimantan Timur
Diperbarui 16 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Rudy Mas'ud
Rudy Mas'ud
Potret resmi, 2025
Gubernur Kalimantan Timur ke-11
Petahana
Mulai menjabat
20 Februari 2025
PresidenPrabowo Subianto
WakilSeno Aji
Sebelum
Pendahulu
Isran Noor
Akmal Malik (Pj.)
Pengganti
Petahana
Sebelum
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat
Masa jabatan
1 Oktober 2019 – 24 September 2024
Daerah pemilihanKalimantan Timur
Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia ke-10
Petahana
Mulai menjabat
23 Oktober 2025
PresidenPrabowo Subianto
Sebelum
Pendahulu
Al Haris
(Gubernur Jambi)
Pengganti
Petahana
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir7 Desember 1981 (umur 44)
Balikpapan, Kalimantan Timur, Indonesia
KebangsaanIndonesia
Partai politik  Golkar
Suami/istriSarifah Suraidah
HubunganHasanuddin Mas'ud (kakak)
Rahmad Mas'ud (kakak)
Abdul Gafur Mas'ud (adik)
Anak13
Orang tuaHaji Mas'ud (ayah)
Syarifah Ruwaidah Alqadri (ibu)
AlmamaterUniversitas Mulawarman
Pekerjaan
  • Pengusaha
  • politisi
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Rudy Mas'ud (lahir 7 Desember 1981'</span>ud"}]]}'/>'</span>ud"}]]}' id="mwCg"/>) adalah seorang pengusaha dan politikus Indonesia yang menjabat sebagai Gubernur Kalimantan Timur periode 2025–2030.[1] Sebelumnya, ia menjabat sebagai anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia periode 2019–2024 mewakili daerah pemilihan Kalimantan Timur dari Partai Golongan Karya.[2][3][4][5]

Pendidikan

Rudy Mas'ud memulai pendidikan dasar di SD Negeri 008 Balikpapan (1987–1993). Pendidikan menengah ditempuhnya di SMP Negeri 4 Samarinda (1993–1996) dan SMA Negeri 2 Balikpapan (1996–1999). Pendidikan tinggi ditempuhnya di S-1 Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Mulawarman Samarinda (1999–2006). Studi S-2 dijalaninya di almamater yang sama (2017–2020). Gelar Doktor Ilmu Ekonomi diraihnya pada 2025 juga di kampus yang sama. Ia juga masih kuliah di S-3 Ilmu Hukum, Universitas Trisakti (2020–sekarang).[6]

Karier pengusaha

Sebelum berkiprah dalam dunia politik, Rudy Mas'ud merupakan pengusaha di berbagai sektor, antara lain transportasi bahan bakar, galangan kapal, dan penyimpanan bahan bakar. Ia merupakan Executive Chairman PT Barokah Bersaudara Perkasa (2000–2018) dan Direktur Utama PT Barokah Gemilang Perkasa (2008–2018).[6]

Rudy juga tercatat sebagai komisaris pada 5 perusahaan, yaitu PT Istana Gemilang Perkasa (2010–2018), PT Mashud Bersaudara Internasional (2013–2018), PT Cakra Buanamas Utama (2014–2015), PT Barokah Agro Perkasa (2014–2018), PT Eissu Prima Usaha (2015–2018). Ia juga merupakan Direktur Utama pada PT Cakra Buanamas Utama (2015–2018) dan PT Eissu Prima Usaha (2015–2018).[3][7]

Karier politik

Rudy Mas'ud memulai karier politiknya dengan menjadi Ketua Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Kalimantan Timur (2018–2023). Organisasi buruh ini merupakan sayap organisasi dari Partai Golkar. Ia kemudian menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Timur (2020–2025).[8] Ia sempat menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Pertahanan DPP Partai Golkar (2019–2024).[9] Berikutnya, Ketua Bidang BUMN dan BUMD Ormas MKGR Pusat (2020–2025).[6][10]

Pada Pemilihan Umum 2019 Rudy maju sebagai calon legislatif DPR RI dapil Kalimantan Timur. Ia terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2019–2024. Di DPR, ia menjadi anggota Komisi VII yang membidangi energi, riset, dan teknologi.[4][6]

Pada pemilihan umum kepala daerah serentak seluruh Indonesia 2024, Rudy Mas'ud berpasangan dengan Seno Aji sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Timur. Lawannya adalah pasangan Isran Noor-Hadi Mulyadi. Hasil pemungutan suara pada 27 November 2024 sesuai pleno KPU Kaltim adalah pasangan Isran-Hadi memperoleh 793.793 suara, sedangkan Rudy-Seno 996.399 suara.[11] Pasangan Isran-Hadi mengajukan permohonan sengketa hasil Pemilihan Gubernur Kalimantan Timur ke Mahkamah Konstitusi, dengan beberapa dugaan pelanggaran, termasuk politik uang dan ketidaknetralan penyelenggara pemilu. MK menilai bahwa selisih suara antara pasangan nomor urut 1 dan 2 mencapai 202.606 suara atau 11,3 persen, melebihi ambang batas yang diatur dalam Undang-Undang Pilkada. Hakim menyatakan, tidak ditemukan adanya politik borong partai sebagaimana didalilkan Pemohon. Putusan MK menolak gugatan tersebut.[12] Rudy-Seno dilantik sebagai gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Timur oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, bersamaan dengan pelantikan 961 kepala daerah yang terpilih dalam Pilkada serentak 2024.[13]

Kontroversi

Pada momen Pemilihan Umum 2019, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Samarinda melakukan pemanggilan terhadap Rudy Mas'ud yang menjadi calon legislatif DPR RI. Rudy dilaporkan atas dugaan praktik politik uang dengan dugaan memberikan uang transportasi dan materi lain dalam kegiatan pemberian bimbingan teknis calon saksi pemilu. Rudy juga dituding melakukan politik uang dengan memberikan 50 kapal nelayan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) pada 16 Oktober 2018. Rudy membantah tudingan tersebut. Menurutnya, kehadiran dirinya pada pembagian bantuan kapal nelayan di PPU bukan bagian dari kampanye politik, melainkan sebagai undangan dan bagian dari warga PPU.[14] Ketika memenuhi panggilan Bawaslu pada 18 Maret 2019, Rudi mengklarifikasi tuduhan politik uang dan keterlibatan seorang dosen Aparatur Sipil Negara yang bernama Muliadi dalam kampanyenya.[15] Kelak, Muliadi diangkat sebagai Plt Sekretaris Daerah di Kabupaten PPU yang dipimpin oleh adik kandung Rudy Mas'ud, yakni Abdul Gafur Mas'ud, yang keduanya terjerat kasus tindak pidana korupsi dengan operasi tangkap tangan (OTT) pada 12 Januari 2022 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).[16][17] Muliadi menjalani hukuman penjara sebagai terpidana selama 4 tahun 9 bulan, sedangkan Abdul Gafur selama 5 tahun 6 bulan.[18][19]

Pada 11 Februari 2021 kapal tanker berwarna merah putih bernama Grace Vapal terbakar dan meledak di sekitar galangan PT Barokah Perkasa, Kelurahan Pulau Atas, Kecamatan Sambutan, Samarinda, Kalimantan Timur. Kebakaran terjadi sekitar pukul 14:50 dan menimbulkan kepulan asap hitam membumbung tinggi di sekitar kawasan perairan Sungai Mahakam. Peristiwa ini menjadi perhatian publik. Rudy Mas’ud selaku Komisaris PT Barokah Perkasa Group pada hari kejadian saat dikonfirmasi wartawan menyatakan bahwa kapal yang terbakar tersebut merupakan aset anak perusahaannya.[20][21] Keesokan hari tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Basarnas menemukan 2 jenazah dalam kondisi tidak utuh yang diduga kuat merupakan awak kapal Grace V yang terbakar. Satu korban lain masih dalam proses pencarian oleh aparat.[22] Namun, pada 12 Februari 2021 itu manajemen PT Barokah Perkasa menyatakan bahwa Rudy sudah tidak lagi berkecimpung di perusahaan sejak 2018.[23]

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Rudy Mas'ud dilaporkan memiliki utang pribadi sebesar Rp137,7 miliar. Adapun total kekayaan Rudy Mas'ud mencapai Rp183,3 miliar, yang terdiri atas tanah dan bangunan Rp26,5 miliar termasuk tanah dan bangunan di Jakarta Selatan senilai Rp15 miliar serta di Samarinda sebesar Rp3 miliar, alat transportasi dan mesin Rp325 juta termasuk Honda CRV dan Suzuki X-Over, harta bergerak lainnya Rp450 juta, kas dan setara kas Rp28,7 miliar, harta lainnya Rp265 miliar. Tim pemenangan Rudy-Seno mengklarifikasi bahwa utang tersebut wajar karena Rudy Mas'ud memiliki latar belakang pengusaha, dan aset nya lebih banyak daripada utangnya.[24][25]

Pada pertengahan Februari 2026, Rudy Mas'ud menjadi sorotan publik terkait pengadaan mobil dinas Gubernur Kalimantan Timur dengan nilai sekitar Rp8,5 miliar. Kebijakan tersebut menuai kritik dari sebagian masyarakat karena dianggap tidak sejalan dengan upaya efisiensi anggaran daerah. Menanggapi polemik yang viral tersebut, Rudy menyatakan bahwa dirinya belum menerima kendaraan dinas tersebut dan dalam aktivitas sehari-hari masih menggunakan kendaraan pribadi. Ia juga menegaskan bahwa pengadaan kendaraan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku serta dipertimbangkan untuk menunjang mobilitas kepala daerah. Pada 23 Februari 2026, sejumlah mahasiswa melakukan aksi demonstrasi menuntut Rudy Mas'ud untuk memberikan penjelasan terkait polemik tersebut. Dalam pertemuan tersebut, ia bersikeras bahwa proses pengadaan kendaraan dinas telah mengikuti regulasi yang berlaku. [26] [27] Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), serta Kementerian Dalam Negeri memantau polemik ini. Akhirnya, pada 27 Februari 2026 Rudy Mas'ud memutuskan untuk membatalkan pembelian mobil dinas dan mengembalikan dananya ke kas daerah.[28][29]

Organisasi lain

Rudy Mas'ud memiliki aktivitas organisasi selain politik, yaitu pada bidang pembinaan olahraga dan sosial. Ia menjadi Ketua Perserikatan Baseball Softball Seluruh Indonesia (Perbasasi) Kalimantan Timur (2017–2021). Pada periode 2020–2025 ia menjadi Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Pusat.[30]

Referensi

  1. ↑ Kaltim, Portal. "Portal Kaltim". kaltimprov.go.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-02-21.
  2. ↑ Catat! Ini Daftar Anggota DPR RI di Komisi I hingga Komisi XI Diarsipkan 2021-06-05 di Wayback Machine., diakses 30 September 2021.
  3. 1 2 Profil Rudy Mas'ud - Pileg DPR RI 2019 Diarsipkan 2021-10-27 di Wayback Machine., diakses 27 Oktober 2021.
  4. 1 2 Profil Rudy Mas'ud - Anggota DPR RI 2019-2024, diakses 27 Oktober 2021.
  5. ↑ "Rudy Mas'ud, S.E. – Partai Golongan Karya". Diakses tanggal 2025-02-21.
  6. 1 2 3 4 Setyaningrum, Puspasari (17 Februari 2025). "Profil Rudy Mas'ud, Gubernur Kalimantan Timur Terpilih 2025-2030". Kompas. Diakses tanggal 24 Februari 2025.
  7. ↑ Larasati, Sri Dewi (4 September 2024). "Profil Rudy Mas'ud, bakal calon gubernur Kaltim di Pilkada 2024". ANTARA. Diakses tanggal 24 Februari 2025.
  8. ↑ Rudi Mas'ud Resmi Pimpin Golkar Kaltim 2020-2025, diakses 27 Oktober 2021.
  9. ↑ Susunan dan Personalia DPP Partai Golkar Masa Bhakti 2019-2024, diakses 18 Oktober 2021.
  10. ↑ Airlangga Lantik Pengurus MKGR 2020-2025, Adies Kadir Ketua Umum[pranala nonaktif permanen], diakses 27 Oktober 2021.
  11. ↑ "Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Tingkat Provinsi dan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gibernur Tahun 2024". KPU Kaltim. 9 Desember 2024. Diakses tanggal 24 Februari 2025.
  12. ↑ Kullah, Niswar (6 Februari 2025). "Gugatan Pilgub Kaltim Ditolak, MK Tetapkan Pemenang". RRI. Diakses tanggal 24 Februari 2025.
  13. ↑ Putri, Nichita Heryananda (20 Februari 2025). "Selamat! Rudy – Seno Resmi Pimpin Kaltim 2025 - 2030". Diskominfo Kaltim. Diakses tanggal 24 Februari 2025.
  14. ↑ Zakaria, Indra (16 Maret 201). "Kasus Dugaan Politik Uang, Rudi Mas'ud Siap Dipanggil Bawaslu". Kaltim Post. Diakses tanggal 28 Februari 2025.
  15. ↑ Kusbiananto, Cornel Dimas Satrio (19 Maret 2019). "Jalani Pemeriksaan di Bawaslu, Ini Jawaban Rudi Mas'ud Soal Dugaan Keterlibatan ASN dan Politik Uang". Tribun Kaltim. Diakses tanggal 28 Februari 2025.
  16. ↑ Zakaria, Indra (14 Januari 2022). "Plt Sekda PPU Muliadi yang Terjaring OTT KPK, Karirnya dari Staf Perpustakaan Jadi Dosen Unmul Hingga Dekat dengan Politisi". Prokal. Diakses tanggal 28 Februari 2025.
  17. ↑ "Bupati Penajam Paser Utara Terjaring OTT KPK". BPK RI. 28 Januari 2022. Diakses tanggal 28 Februari 2025.
  18. ↑ Aryan, Muhammad Hanafi (31 Oktober 2022). "KPK Jebloskan Eks Plt Sekda Penajam Paser Utara ke Lapas Samarinda". Detik.com. Diakses tanggal 28 Februari 2025.
  19. ↑ Noviansah, Wildan (20 Oktober 2022). "Bupati PPU Dijebloskan ke Lapas Jalani 5,5 Tahun Penjara". Detik.com. Diakses tanggal 28 Februari 2025.
  20. ↑ Arief, Teuku Muhammad Valdy (11 Februari 2021). "Kapal yang Terbakar dan Meledak di Samarinda Milik Perusahaan Anggota DPR". Kompas. Diakses tanggal 24 Februari 2025.
  21. ↑ Arumanto (11 Februari 2021). "Kapal terbakar di Samarinda milik anggota DPR RI Rudy Mas'ud". ANTARA. Diakses tanggal 24 Februari 2025.
  22. ↑ "Fakta-Fakta Terbakarnya Kapal Minyak Milik Ketua Golkar Kaltim, Rudy Mas'ud". Kaltim Today. 12 Februari 2021. Diakses tanggal 24 Februari 2025.
  23. ↑ Arumanto (12 Februari 2021). "Perusahaan kapal terbakar klarifikasi bukan milik Rudi Mas'ud". ANTARA. Diakses tanggal 24 Februari 2025.
  24. ↑ Dwi, Agus (29 September 2024). "Rudy Mas'ud Punya Utang Rp137 Miliar, Komitmen Pemberantasan Korupsi Dipertanyakan". RMOL. Diakses tanggal 24 Februari 2025.
  25. ↑ Saputra, Defrico Alfan (30 September 2024). "Data LHKPN Rudy Mas'ud Punya Utang Rp 137 Miliar, Wakil Ketua DPD Golkar: Wajar karena Dia Pengusaha". Kaltim Today. Diakses tanggal 24 Februari 2025.
  26. ↑ https://www.metronews.co/gubernur-kaltim-rudy-masud-duduk-bareng-mahasiswa-aksi-pastikan-pengadaan-mobil-dinas-sesuai-regulasi/
  27. ↑ https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260223181302-20-1330978/gubernur-kaltim-buka-suara-soal-mobil-dinas-rp85-m
  28. ↑ Yuliani, Putri (1 Maret 2026). "Gubernur Kaltim Kembalikan Mobil Dinas Rp8,49 Miliar, Utamakan Kepercayaan Publik". Media Indonesia. Diakses tanggal 2 Maret 2026.
  29. ↑ Fairoussaniy, Mohammad (2 Maret 2026). "Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Kembalikan Mobil Dinas Rp8,49 Miliar, Ini Penjelasan Diskominfo". Tribun Kaltim. Diakses tanggal 2 Maret 2026.
  30. ↑ Putri, Natasa Kumalasah (25 November 2024). "Simak, Profil Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur 2024". Liputan 6. Diakses tanggal 1 Maret 2025.

Pranala luar

  • (Indonesia) Facebook Rudy Mas'ud
  • (Indonesia) Instagram Rudy Mas'ud
  • l
  • b
  • s
Kalimantan Timur, Indonesia
  • Pusat pemerintahan: Samarinda
  • Gubernur: Rudy Mas'ud
  • Wakil Gubernur: Seno Aji
Kabupaten
  • Berau
  • Kutai Barat
  • Kutai Kartanegara
  • Kutai Timur
  • Mahakam Ulu
  • Paser
  • Penajam Paser Utara
Lambang Kalimantan Timur
Kota
  • Balikpapan
  • Bontang
  • Samarinda
Topik
  • Kabupaten/kota
  • Kecamatan dan kelurahan
  • Kepala dan wakil kepala daerah
  • l
  • b
  • s
Gubernur Kalimantan Timur
  1. Aji Pangeran Tumenggung Pranoto
  2. Abdoel Moeis Hassan
  3. Abdoel Wahab Sjachranie
  4. Ery Soepardjan
  5. Soewandi Roestam
  6. Muhammad Ardans
  7. Suwarna Abdul Fatah
  8. Yurnalis Ngayoh
  9. Awang Faroek Ishak
  10. Isran Noor
  11. Rudy Mas'ud
  • l
  • b
  • s
Kepala daerah petahana di Kalimantan Timur
  • Gubernur: Rudy Mas'ud
Bupati
  • Berau: Sri Juniarsih Mas
  • Kutai Barat: Frederick Edwin
  • Kutai Kartanegara: Aulia Rahman Basri
  • Kutai Timur: Ardiansyah Sulaiman
  • Mahakam Ulu: Angela Idang Belawan
  • Paser: Fahmi Fadli
  • Penajam Paser Utara: Mudyat Noor
Wali Kota
  • Balikpapan: Rahmad Mas'ud
  • Bontang: Neni Moerniaeni
  • Samarinda: Andi Harun
Terakhir diperbarui pada 23 Juni 2025
  • l
  • b
  • s
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dari Kalimantan Timur, 2019–2024
Kalimantan Timur
  • Budi Djiwandono (Gerindra)
  • Safaruddin (PDI-P)
  • Andhika Hasan (PDI-P, menggantikan Ismael Thomas)
  • Rudy Mas'ud (Golkar)
  • Hetifah Sjaifudian (Golkar)
  • Awang Faroek Ishak (NasDem)
  • Aus Hidayat Nur (PKS)
  • Irwan (Demokrat)
Lambang Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
Lihat pula: Daftar anggota DPR RI 2019–2024

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Pendidikan
  2. Karier pengusaha
  3. Karier politik
  4. Kontroversi
  5. Organisasi lain
  6. Referensi
  7. Pranala luar

Artikel Terkait

Daftar Gubernur Kalimantan Timur

artikel daftar Wikimedia

Pemilihan umum Gubernur Kalimantan Timur 2024

dilaksanakan pada 27 November 2024 untuk memilih Gubernur Kalimantan Timur periode 2025–2030.

Daftar Gubernur Kalimantan Barat

artikel daftar Wikimedia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026