Dr. H. Irwan, S.IP., M.P., atau yang dikenal dengan nama Irwan Fecho adalah seorang politisi Indonesia asal Kalimantan Timur. Sekarang, ia lebih dikenal dengan sebutan Bang Haji Irwan (BHI). Ia merupakan kader Partai Demokrat dan menjabat sebagai Bendahara Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat untuk periode 2025–2030.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini memiliki beberapa masalah. Tolong bantu memperbaikinya atau diskusikan masalah-masalah ini di halaman pembicaraannya. (Pelajari bagaimana dan kapan saat yang tepat untuk menghapus templat pesan ini)
|
Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia. Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus. |
Irwan Fecho | Bang Haji Irwan | |
|---|---|
| Anggota Dewan Perwakilan Rakyat | |
| Masa jabatan 1 Oktober 2019 – 30 September 2024 | |
| Daerah pemilihan | Kalimantan Timur |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 30 April 1979 Sangkulirang, Kutai, Kalimantan Timur, Indonesia |
| Kebangsaan | Indonesia |
| Partai politik | Demokrat |
| Almamater | |
| Pekerjaan | |
Dr. H. Irwan, S.IP., M.P., atau yang dikenal dengan nama Irwan Fecho adalah seorang politisi Indonesia asal Kalimantan Timur. Sekarang, ia lebih dikenal dengan sebutan Bang Haji Irwan (BHI). Ia merupakan kader Partai Demokrat dan menjabat sebagai Bendahara Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat untuk periode 2025–2030.
Bang Haji Irwan (BHI) lahir di Sangkulirang, Kutai Timur, Kalimantan Timur, pada 30 April 1979. Pada periode 2019–2024, ia duduk di Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), mewakili daerah pemilihan (Dapil) Kalimantan Timur.[1] Bang Haji Irwan (BHI) juga merupakan salah satu Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, yang diketuai oleh Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).[2]
Selain sebagai politisi, Bang Haji Irwan (BHI) merupakan seorang pengusaha dan aktivis. Ia mendirikan PT Tho Sangkulirang Mandiri dan mencetuskan Forum Peduli Karst Kalimantan Timur (FPKKT), Forum Bela Negara, Kutai Timur dan Cakra Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Pada 2019, ia terpilih sebagai Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Timur.[3]
Saat menjabat di Komisi V DPR RI Dapil Kalimantan Timur, Bang Haji Irwan (BHI) aktif mengawal pembangunan infrastruktur jalan nasional, irigasi pertanian, jembatan gantung, gedung sekolah, asrama untuk pondok pesantren, bandara, perumahan layak huni, akes air bersih dan ratusan rabat jalan desa di Kalimantan Timur.
Namanya mencuat ke publik pada 2020 saat mikrofonnya diduga dimatikan oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani dalam Rapat Paripurna Pengesahan RUU Cipta Kerja. Kala itu, Bang Haji Irwan (BHI) sedang menyampaikan interupsi yang mengkritik potensi kerusakan lingkungan serta dampak negatif RUU terhadap masyarakat kecil.[4]
Sebagai politisi muda yang vokal, Bang Haji Irwan (BHI) juga dikenal progresif dalam menyuarakan berbagai persoalan pembangunan dan ketimpangan daerah Kalimantan Timur. Ia juga dikenal sebagai aktivis lingkungan yang peduli terhadap ekosistem hutan, karst, pesisir serta keberlanjutan sumber daya alam. Selama menjabat di DPR RI, Ia juga konsisten mendorong konsep pembangunan hijau, serta memperjuangkan peningkatan Dana Bagi Hasil (DBH) dari sektor migas dan batubara demi pemerataan pembangunan infrastruktur dasar di Kalimantan Timur.[5]
Pada Juli 2025, Irwan memperkenalkan jenama (branding) Bang Haji Irwan (BHI) disertai identitas visual lewat logo BHI-nya. Branding ini menjadi simbol perjalanan nilai, aktivisme, dan semangat perubahan dari kampung ke panggung nasional.[6]
Logo baru ini bukan sekadar tampilan, tetapi cerminan dari perjalanan nilai, keberpihakan, dan semangat perubahan yang terus tumbuh. Dari aktivisme lingkungan hingga ruang parlemen, dari kampung ke pusat demokrasi, semangat itu tetap utuh dan terbuka untuk semua. Progresif untuk kesejahteraan dan keberlanjutan.[7]
Perubahan ini bukan sekadar soal mengganti rupa, melainkan mempertegas arah. BHI hadir bukan hanya sebagai identitas visual, tetapi sebagai simbol perjalanan nilai dan gagasan yang terus berkembang. Ia mencerminkan semangat politik yang progresif, aspiratif, dan tidak elitis, sebuah identitas yang terbuka, berani, serta berpihak pada kepentingan yang lebih besar, yakni suara rakyat. Inisial BHI memadukan nilai personal dan kolektif, menjadi lambang hidup yang bukan hanya dimiliki seorang tokoh, tetapi juga setiap orang yang berjuang untuk nilai yang sejalan.
Bang Haji Irwan (BHI) menempuh pendidikan dasar di SDN 1 Palakka, kemudian melanjutkan ke SMPN 1 Sangkulirang dan Sekolah Kehutanan Menengah Atas (SKMA) Samarinda. Setelah itu, ia meraih gelar Sarjana Ilmu Pemerintahan dari Universitas Terbuka (2010), Magister Manajemen Hutan dari Universitas Mulawarman (2012), serta gelar Doktor di bidang Manajemen Tata Ruang dan Kehutanan dari Universitas Mulawarman pada 2020.
Karier Bang Haji Irwan (BHI) dimulai pada 1998 sebagai staf di Balai Inventarisasi dan Pemetaan Hutan (BIPHUT) Samarinda, tempat ia mengabdi hingga 2004. Setelah itu, ia pindah ke Sangatta dan bekerja di Dinas Kehutanan Kutai Timur. Di instansi ini, ia menempati sejumlah posisi hingga akhirnya dipercaya sebagai Kepala Seksi Penatagunaan dan Pemetaan pada periode 2004–2016.[8]
Sejak di Sekolah Menengah Kehutanan Menengah Atas (SKMA) Samarinda, Kalimantan Timur, Bang Haji Irwan (BHI) telah aktif sebagai pengurus sekolah kehutanan, hingga kini ia didapuk sebagai Ketua Umum Pengurus Ikatan Alumni Sekolah Kehutanan Menengah Atas (IKA SKMA). Kemudian di perguruan tinggi aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Kemudian setelah menyelesaikan jenjang pendidikan S1, ia mendirikan Forum Bela Negara Kutai Timur, menginisiasi berdirinya Gerakan 20 Mei Kutai Timur (G20 Mei), Ketua Forum Karst Kutai, Ketua Arung Jeram Indonesia, Cabang Kutai Timur, Dewan Penasihat Gerakan Pemuda Anshor, Kalimantan Timur, dan Ketua Umum Cakra AHY.
Pada 2019, Bang Haji Irwan (BHI) terpilih sebagai Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Timur, dari Partai Demokrat. Di parlemen ia dipercaya sebagai Ketua Kelompok Fraksi Partai Demokrat Komisi V DPR RI dengan mitra kerja Kementerian PUPR, Perhubungan, Kemendes, PDT dan Trans BMKG dan Basarnas dan Wakil Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Anggota Badan Anggaran DPR RI dan Anggota Badan Legislasi DPR RI.
Kemudian di DPP Partai Demokrat diamanahkan sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Demokrat dan pada 2022 Bang Haji Irwan (BHI) terpilih sebagai Ketua DPD Partai Demokrat, Kalimantan Timur periode 2022-2027.