Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa 711, diadopsi tanpa pemungutan suara pada 12 September 1991. Setelah Republik Lituania mengajukan keanggotaan di Perserikatan Bangsa-Bangsa, Dewan tersebut merekomendasikan kepada Majelis Umum agar Lituania diterima.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Resolusi 711 Dewan Keamanan PBB | |
|---|---|
Lokasi Lithuania | |
| Tanggal | 12 September 1991 |
| Sidang no. | 3.007 |
| Kode | S/RES/711 (Dokumen) |
| Topik | Penambahan anggota baru PBB: Lituania |
| Hasil | Diadopsi |
| Komposisi Dewan Keamanan | |
Anggota tetap | |
Anggota tidak tetap | |
Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa 711, diadopsi tanpa pemungutan suara pada 12 September 1991. Setelah Republik Lituania mengajukan keanggotaan di Perserikatan Bangsa-Bangsa, Dewan tersebut merekomendasikan kepada Majelis Umum agar Lituania diterima.
Pada hari yang sama, Dewan mengadopsi resolusi 709 terhadap Estonia dan resolusi 710 terhadap Latvia. Tiga negara Baltik tersebut adalah republik-republik sosialis soviet dari Uni Soviet sejak 1945. Pada 1990, mereka mendeklarasikan kemerdekaan dan resolusi-resolusi PBB tersebut merupakan pengakuan internasional berpengaruh dari klaim kemerdekaan mereka. Resolusi-resolusi tersebut disahkan usai Putsch Agustus di Moskwa, yang mendahului keruntuhan Uni Soviet.
Pada 17 September 1991, Majelis Umum menerima Lituania lewat Resolusi 46/6.[1]