Region di Filipina merupakan jenis pembagian administratif yang digunakan untuk melakukan perencanaan pembangunan terkoordinasi dan mengatur layanan pemerintah pusat di berbagai unit pemerintahan daerah. Kebanyakan kantor pemerintah nasional menyediakan layanan melalui cabang-cabang regional mereka, alih-alih memiliki kantor langsung di provinsi atau kota, yang umumnya berlokasi di pusat regionalnya.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Region di Filipina | |
|---|---|
Peta Administratif Filipina berdasarkan regionnya, nama-nama region dapat diklik untuk menuju artikel mengenai region tersebut. | |
| Kategori | Daerah |
| Letak | Filipina |
| Jumlah wilayah | 18 (hingga 2024) |
| Status | Region administratif Region otonomi |
| Penduduk | 1.791.121 (Cordillera) – 16.139.770 (Calabarzon) |
| Luas | 636 km2 (246 sq mi) untuk Metro Manila – 29.620,90 km2 (11.436,69 sq mi) untuk Mimaropa |
| Pemerintahan | Dewan pengembangan regional Otoritas pengembangan metropolitan Pemerintah region otonomi |
| Pembagian administratif | Provinsi Kota-kota independen |
| Artikel ini adalah bagian dari seri Politik dan Ketatanegaraan Republik Filipina |
Region di Filipina (Filipino: rehiyoncode: fil is deprecated ; ISO 3166-2:PH) merupakan jenis pembagian administratif yang digunakan untuk melakukan perencanaan pembangunan terkoordinasi dan mengatur layanan pemerintah pusat di berbagai unit pemerintahan daerah. Kebanyakan kantor pemerintah nasional menyediakan layanan melalui cabang-cabang regional mereka, alih-alih memiliki kantor langsung di provinsi atau kota, yang umumnya (meski tidak selalu) berlokasi di pusat regionalnya.
Sejak tahun 2024, Filpina memiliki 18 region, di mana Region Pulau Negros merupakan region paling baru. Tujuh belas region merupakan region administratif, yang masing-masing memiliki dewan pengembangan regional. Khusus untuk Region Ibu Kota Nasional (Metro Manila), terdapat tambahan berupa otoritas pengembangan metropolitan yang berfungsi sebagai badan koordinasi dan pembuat kebijakan. Satu-satunya region yang berstatus region otonom adalah Region Otonom Bangsamoro di Mindanao Muslim, yang memiliki pemerintahan dan parlemennya sendiri.
Region di Filipina pertama kali terbentuk pada tanggal 24 September 1972, ketika berbagai provinsi Filipina diorganisasikan menjadi sebelas region berdasarkan Keputusan Presiden No. 1 sebagai bagian dari Rencana Reorganisasi Terpadu Presiden Ferdinand Marcos.[1] Sejak saat itu, region-region lain telah dibentuk dan beberapa provinsi telah dipindahkan dari satu region ke region lain.
Sejak tahun 2024, Filipina telah terbagi menjadi 18 region.[2] Kelompok pulau tradisional Luzon, Visayas, dan Mindanao masing-masing terbagi menjadi delapan (Region I, II, III, IV-A, V, CAR, NCR, dan Mimaropa), empat (VI, VII, VIII, dan NIR), dan enam (IX, X, XI, XII, XIII, dan BARMM) region. Beberapa region memiliki nama yang dibentuk dari akronim provinsi dan kota penyusunnya, seperti Calabarzon, Mimaropa, dan Soccsksargen, serta umumnya dikapitalisasi semua dalam dokumen resmi pemerintah.
Region administratif adalah pengelompokan pemerintah daerah yang berbatasan secara geografis yang dapat dibentuk, dibubarkan, dan diubah oleh presiden Filipina berdasarkan kebutuhan nasional untuk merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang koheren, menyediakan layanan pemerintahan nasional secara lebih efisien, dan mengoordinasikan kegiatan yang bermanfaat bagi pembangunan daerah yang lebih luas di luar tingkat provinsi. Sejauh ini, belum ada plebisit yang diselenggarakan untuk secara demokratis mengukuhkan pembentukan, penghapusan, atau perubahan batas-batas region administratif reguler, karena Konstitusi tidak mengamanatkannya.[3]
Region administratif bukanlah suatu unit pemerintahan daerah, melainkan sekumpulan pemerintah daerah tiap provinsi dan kota yang diberi struktur koordinasi dan pembuatan kebijakan yang tidak dipilih oleh presiden,[4] yang disebut sebagai dewan pengembangan regional.[5] Sementara itu, Metro Manila, sebagai region ibu kota, diakui secara hukum sebagai "region pengembangan dan administratif khusus", dan karenanya diberi Otoritas Pengembangan Metropolitan Manila.[6] Otoritas tersebut berfungsi sebagai dewan pengembangan regional bagi Region Ibu Kota Nasional.[5]
Pada tahun 1987, amendemen Konstitusi memperbolehkan pembuatan region otonom di Cordillera Central dan daerah mayoritas Muslim di Mindanao.[3] Meski demikian, region otonomi saat ini hanya dimiliki oleh Region Otonom Bangsamoro di Mindanao Muslim (juga pendahulunya, Region Otonom Mindanao Muslim). Region tersebut telah menerima otonominya setelah referendum pada tahun 1989, 2001, dan 2019. Sementara itu, masyarakat di Cordillera menolak otonomi dalam referendum tahun 1990 dan 1998. Maka dari itu, Region Administratif Cordillera saat ini masih berstatus region administratif.
Mahkamah Agung Filipina telah memutuskan bahwa region otonom yang dibentuk berdasarkan undang-undang harus terdiri dari lebih dari satu provinsi, sehingga membatalkan usulan pembentukan Region Otonom Ifugao setelah hasil plebisit otonom Cordillera tahun 1990, yang hanya memperlihatkan pemilih dari Provinsi Ifugao yang memberikan suara mayoritas "ya" terhadap usulan otonomi.[7]
| Lokasi | Region (sebutan regional) |
PSGC[8] | Kelompok pulau | Pusat region | Komponen unit pemerintah daerah | Luas wilayah[a] | Populasi (2020)[12] |
Kepadatan | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Region Ibu Kota Nasional (NCR) |
13 | Luzon | Manila | 63.600 km2 (24.600 sq mi) |
13.484.462 (12,41%) |
20.247/km2 (52.440/sq mi) | |||
| Region Administratif Cordillera (CAR) |
14 | Luzon | Baguio | 1.942.203 km2 (749.889 sq mi) |
1.791.121 (1,65%) |
89/km2 (230/sq mi) | |||
| Region Ilokos (Region I) |
01 | Luzon | San Fernando | 1.301.260 km2 (502.420 sq mi) |
5.292.297 (4,87%) |
386/km2 (1.000/sq mi) | |||
| Lembah Cagayan (Region II) |
02 | Luzon | Tuguegarao | 2.822.883 km2 (1.089.921 sq mi) |
3.679.748 (3,39%) |
122/km2 (317/sq mi) | |||
| Luzon Tengah (Region III) |
03 | Luzon | San Fernando | 2.201.463 km2 (849.990 sq mi) |
12.387.811 (11,40%) |
510/km2 (1.320/sq mi) | |||
| Calabarzon (Region IV-A) |
04 | Luzon | Calamba | 1.687.331 km2 (651.482 sq mi) |
16.139.770 (14,85%) |
854/km2 (2.213/sq mi) | |||
| Region Tagalog Barat Daya (Mimaropa)[d] |
17 | Luzon | Calapan | 2.962.090 km2 (1.143.670 sq mi) |
3.212.287 (2,96%) |
100/km2 (259/sq mi) | |||
| Region Bikol (Region V) |
05 | Luzon | Legazpi | 1.815.582 km2 (701.000 sq mi) |
6.067.290 (5,58%) |
319/km2 (827/sq mi) | |||
| Visayas Barat (Region VI) |
06 | Visayas | Kota Iloilo | 12,75063 km2 (4,92305 sq mi) |
4.730.771 (4,35%) |
371/km2 (961/sq mi) | |||
| Region Pulau Negros (NIR) |
18 | Visayas | Bacolod dan Dumaguete (sementara/de facto) |
1.352.556 km2 (522.225 sq mi) |
4.760.340 (4,38%) |
352/km2 (912/sq mi) | |||
| Visayas Tengah (Region VII) |
07 | Visayas | Kota Cebu | 1.011.452 km2 (390.524 sq mi) |
6.545.603 (6,02%) |
647/km2 (1.676/sq mi) | |||
| Visayas Timur (Region VIII) |
08 | Visayas | Tacloban | 2.325.110 km2 (897.730 sq mi) |
4.531.512 (4,17%) |
191/km2 (495/sq mi) | |||
| Semenanjung Zamboanga (Region IX) |
09 | Mindanao | Pagadian | 1.705.673 km2 (658.564 sq mi) |
3.862.588 (3,55%) |
213/km2 (551/sq mi) | |||
| Mindanao Utara (Region X) |
10 | Mindanao | Cagayan de Oro | 2.049.602 km2 (791.356 sq mi) |
5.007.798 (4,61%) |
229/km2 (593/sq mi) | |||
| Region Davao (Region XI) |
11 | Mindanao | Kota Davao | 2.035.742 km2 (786.004 sq mi) |
5.223.802 (4,81%) |
245/km2 (634/sq mi) | |||
| Soccsksargen (Region XII) |
12 | Mindanao | Koronadal | 2.251.330 km2 (869.240 sq mi) |
4.351.773 (4,0%) |
202/km2 (523/sq mi) | |||
| Caraga (Region XIII) |
16 | Mindanao | Butuan | 2.147.835 km2 (829.284 sq mi) |
2.795.340 (2,57%) |
121/km2 (313/sq mi) | |||
| Bangsamoro (BARMM)[g] |
19 | Mindanao | Kota Cotabato | 119.357 km2 (46.084 sq mi) |
3.944.692 (3,63%) |
330/km2 (856/sq mi) | |||
Notes
| |||||||||
Berikut ini adalah region-region yang sudah tidak ada lagi, tercantum beserta statusnya saat ini: