Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Redunca

Redunca adalah genus antelop yang berasal dari Afrika yang juga dikenal dengan nama reedbuck atau lekewe. Genus ini termasuk hewan pemakan rumput. Lekewe bohor terkenal sebagai pemakan rumput yang tinggal di sabana dan lebih suka mendiami daerah yang berdekatan dengan sumber air. Mereka dapat ditemukan di wilayah seperti Taman Nasional Gunung Bale yang terletak di Etiopia. Sementara itu, Lekewe selatan menghuni daerah yang dekat dengan dataran tinggi, seperti wilayah Natal di Afrika Selatan.

genus mamalia
Diperbarui 13 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Redunca

Redunca
Redunca redunca
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Artiodactyla
Famili: Bovidae
Subfamili: Reduncinae
Genus: Redunca
Hamilton Smith, 1827
Spesies tipe
Antilope redunca
Pallas, 1767
Spesies
  • Redunca arundinum – Southern reedbuck
  • Redunca fulvorufula – Mountain reedbuck
  • Redunca redunca – Bohor reedbuck
Artikel takson sembarang

Redunca adalah genus antelop yang berasal dari Afrika yang juga dikenal dengan nama reedbuck atau lekewe.[1][2] Genus ini termasuk hewan pemakan rumput. Lekewe bohor terkenal sebagai pemakan rumput yang tinggal di sabana dan lebih suka mendiami daerah yang berdekatan dengan sumber air. Mereka dapat ditemukan di wilayah seperti Taman Nasional Gunung Bale yang terletak di Etiopia.[3] Sementara itu, Lekewe selatan menghuni daerah yang dekat dengan dataran tinggi, seperti wilayah Natal di Afrika Selatan.[4]

Ciri utama lekewe dapat dilihat pada titik-titik berbentuk kelenjar bulat yang terletak di bawah telinga setiap individu dari spesies ini. Lekewe jantan memiliki tanduk yang melengkung ke depan, dengan berbagai ukuran dan bentuk tergantung pada masing-masing spesies. Terdapat tiga spesies lekewe yang diidentifikasi. Lekewe selatan merupakan spesies lekewe yang paling besar, sedangkan lekewe gunung adalah yang paling kecil.

Etimologi

Nama "lekewe" berasal dari istilah "lekwena"[2] (nama lokal spesies ini dalam bahasa Sepedi yang juga dikenal sebagai bahasa bahasa Sotho Utara). Bahasa tersebut termasuk dalam daftar dua belas bahasa resmi yang ada di Afrika Selatan dan lebih umum digunakan di Provinsi Limpopo, serta di tingkat yang lebih rendah di Gauteng, Mpumalanga, dan Provinsi North West. Istilah "lekewe" adalah bentuk yang diambil dari kata "lekwena" dengan penyesuaian fonologis. Terjadi perubahan dari huruf "w" menjadi "e" dan pengurangan suku kata "na" agar lebih mudah diucapkan oleh orang Indonesia.[5][6][7]

Referensi

  1. ↑  Chisholm, Hugh, ed. (1911). "Reedbuck" . Encyclopædia Britannica. Vol. 22 (Edisi 11). Cambridge University Press. hlm. 974.
  2. 1 2 Redunca arundinum – Southern Reedbuck (PDF). Endangered Wildlife Trust. hlm. 1. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 28 Mei 2025. Diakses tanggal 28 Mei 2025.
  3. ↑ Afework, Bezawork (4 May 2010). "Population status, structure and activity patterns of the Bohor reedbuck Redunca redunca in the north of the Bale Mountains National Park, Ethiopia". African Journal of Ecology. 2 (2): 285–568. doi:10.1111/j.1365-2028.2009.01139.x. Diakses tanggal October 31, 2024.
  4. ↑ Howard, P. C. (January 1986). "Habitat preferences of common reedbuck on farmland". South African Journal of Wildlife Research. 16 (3): 99–108. doi:10.10520/AJA03794369_2841.
  5. ↑ "NORTHERN SOTHO - South African Language Sepedi". www.sa-venues.com. Diakses tanggal 2021-06-08.
  6. ↑ "The SA Constitution". www.justice.gov.za. Diakses tanggal 2023-09-18.
  7. ↑ "free online course". www.unisa.ac.za. Diakses tanggal 2023-09-18.
Ikon rintisan

Artikel bertopik hewan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s
  • l
  • b
  • s
Anggota famili Bovidae yang masih hidup
Berikut ini adalah subfamili, genus, dan spesies dalam famili Bovidae
Aepycerotinae
Aepyceros
Impala (A. melampus)
Alcelaphinae
Alcelaphus
Hartebeest (A. buselaphus) – Hartebeest merah (A. caama) – Hartebeest lichtenstein (A. lichtensteinii)
Beatragus
Hirola (B. hunteri)
Connochaetes
Wildebeest hitam (C. gnou) – Wildebeest biru (C. taurinus)
Damaliscus
Topi (D. korrigum) – Tsessebe (D. lunatus) – Bontebok (D. pygargus)
Antilopinae
Ammodorcas
Dibatag (A. clarkei)
Antidorcas
Springbok (A. marsupialis)
Antilope
Antelop india (A. cervicapra)
Dorcatragus
Beira (D. megalotis)
Eudorcas
Gazel muka-merah (E. rufifrons) – Gazel thomson (E. thomsonii) – Gazel heuglin (E. tilonura) – Gazel mongalla (E. albonotata)
Gazella
Gazel arabia (G. arabica) - Chinkara (G. bennettii) - Gazel cuvier (G. cuvieri) - Gazel dorkas (G. dorcas) - Gazel gunung (G. gazella) - Gazel rim (G. leptoceros) - Gazel speke (G. spekei) - Gazel ekor-hitam (G. subgutturosa)
Litocranius
Gerenuk (L. walleri)
Madoqua
Dik-dik guenther (M. guentheri) - Dik-dik kirk (M. kirkii) - Dik-dik perak (M. piacentinii) - Dik-dik salt (M. saltiana)
Nanger
Gazel dama (N. dama) – Gazel grant (N. granti) – Gazel soemmerring (N. soemmerringii)
Nesotragus
Antelop kerdil bates (N. batesi) - Suni (N. moschatus) - Antelop royal(N. pygmaeus)
Oreotragus
Klipspringer (O. oreotragus)
Ourebia
Oribi (O. ourebi)
Procapra
Zeren (P. gutturosa) - Goa (P. picticaudata) - Gazel przewalski (P. przewalskii)
Raphicerus
Steenbok (R. campestris) - Grysbok selatan (R. melanotis) - Grysbok sharpe (R. sharpei)
Saiga
Antelop saiga (S. tatarica)
Bovinae
Bison
Bison amerika (B. bison) – Bison eropa (B. bonasus)
Bos
Gayal (B. frontalis) – Seladang (B. gaurus) – Yak domestik (B. grunniens) – Banteng (B. javanicus) – Yak liar (B. mutus) – Kouprey (B. sauveli) – Sapi (B. taurus)
Boselaphus
Nilgai (B. tragocamelus)
Bubalus
Kerbau (B. bubalis) - Kerbau liar (B. arnee) - Anoa dataran rendah (B. depressicornis) -Tamaraw (B. mindorensis) - Anoa pegunungan (B. quarlesi)
Pseudoryx
Saola (P. nghetinhensis)
Syncerus
Kerbau afrika (S. caffer)
Taurotragus
Eland raksasa (T. derbianus) - Eland (T. oryx)
Tetracerus
Antelop bertanduk empat (T. quadricornis)
Tragelaphus
Nyala (T. angasii) - Nyala gunung (T. buxtoni) - Bongo (T. eurycerus) - Kudu kecil (T. imberbis) - Kéwel (T. scriptus) - Sitatunga (T. spekii) - Kudu besar (T. strepsiceros)
Caprinae
Ammotragus
Domba barbari (A. lervia)
Arabitragus
Tahr arab (A. jayakari) –
Budorcas
Takin (B. taxicolor)
Capra
Kambing liar (C. aegagrus) – Kambing domestik (C. aegagrus hircus) – Tur kaukasus barat (C. caucasica) – Tur kaukasus timur (C. cylindricornis) – Markhor (C. falconeri) – Ibex alpin (C. ibex) – Ibex nubia (C. nubiana) – Ibex iberia (C. pyrenaica) – Ibex siberia (C. sibirica) – Ibex walia (C. walie)
Capricornis
Kambing-hutan jepang (C. crispus) – Kambing-hutan merah (C. rubidus) – Kambing-hutan sumatra (C. sumatraensis) – Kambing-hutan taiwan (C. swinhoei)
Hemitragus
Tahr himalaya (H. jemlahicus)
Naemorhedus
Goral merah (N. baileyi) – Goral ekor-panjang (N. caudatus) – Goral himalaya (N. goral) – Goral cina (N. griseus)
Nilgiritragus
Tahr nilgiri (N. hylocrius)
Oreamnos
Kambing gunung (O. americanus)
Ovibos
Muskox (O. moschatus)
Ovis
Argali (O. ammon) – Domba (O. aries) – Domba bertanduk besar (O. canadensis) – Domba dall (O. dalli) – Domba salju (O. nivicola) Mouflon (O. gmelini)
Pantholops
Antelop tibet (P. hodgsonii)
Pseudois
Bharal (P. nayaur)
Rupicapra
Chamois pirenia (R. pyrenaica) - Chamois (R. rupicapra)
Cephalophinae
Cephalophus
Duiker aders (C. adersi) – Duiker brooke (C. brookei) – Duiker peter (C. callipygus) – Duiker teluk (C. dorsalis) – Duiker harvey (C. harveyi) – Duiker jentink (C. jentinki) – Duiker perut-putih (C. leucogaster) – Duiker-hutan merah (C. natalensis) – Duiker hitam (C. niger) – Duiker kening-hitam (C. nigrifrons) – Duiker ogilby (C. ogilbyi) – Duiker leher-merah (C. rufilatus) – Duiker punggung-kuning (C. silvicultor) – Duiker abbott (C. spadix) – Duiker weyns (C. weynsi) – Duiker zebra (C. zebra)
Philantomba
Duiker maxwell (P. maxwelli) – Duiker biru (P. monticola) – Duiker walter (P. walteri)
Sylvicapra
Duiker umum (S. grimmia)
Hippotraginae
Addax
Adaks (A. nasomaculatus)
Hippotragus
Palahala dauk (H. equinus) - Palahala (H. niger)
Oryx
Oriks afrika timur (O. beisa) – Oriks simitar (O. dammah) – Gemsbok (O. gazella) – Oriks arab (O. leucoryx)
Reduncinae
Kobus
Lechwe upemba (K. anselli) – Waterbuck (K. ellipsiprymnus) – Kob (K. kob) – Lechwe (K. leche) – Lechwe nil (K. megaceros) – Puku (K. vardonii)
Pelea
Rhebok abu-abu (P. capreolus)
Redunca
Reedbuck selatan (R. arundinum) - Reedbuck gunung (R. fulvorufula) - Reedbuck bohor (R. redunca)
Pengidentifikasi takson
Redunca
  • Wikidata: Q1050190
  • Wikispecies: Redunca
  • ADW: Reduncawqdwef fwe
  • BioLib: 33680
  • BOLD: 463669
  • CoL: 77GW
  • EoL: 42715
  • GBIF: 2441035
  • iNaturalist: 42303
  • IRMNG: 1059513
  • ITIS: 624991
  • MSW: 14200995
  • NCBI: 59553
  • Open Tree of Life: 1090939
  • Paleobiology Database: 42853
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Etimologi
  2. Referensi

Artikel Terkait

Daftar genus mamalia

artikel daftar Wikimedia

Mamalia

kelas dari tetrapoda

Mamalia laut

Mamalia laut adalah mamalia yang bergantung pada samudra untuk bertahan hidup. Tingkat kebergantungan pada lingkungan laut berbeda pada masing-masing

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026