Goral ekor-panjang adalah sebuah spesies ungulata dalam famili Bovidae yang ditemukan di pegunungan di Asia timur dan utara, termasuk Rusia, Tiongkok, dan Korea. Sebuah populasi dari spesies ini hadir di Zona Demiliterisasi Korea, di dekat jalur Donghae Bukbu. Spesies ini diklasifikasikan sebagai spesies terancam di Korea Selatan, dengan jumlah populasi yang diperkirakan kurang dari 250 ekor. Spesies ini dijadikan sebagai monumen alam Korea Selatan nomor 217.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Goral ekor-panjang[1] | |
|---|---|
| Goral ekor-panjang di Kebun Binatang Saint Louis | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Chordata |
| Kelas: | Mammalia |
| Ordo: | Artiodactyla |
| Famili: | Bovidae |
| Subfamili: | Caprinae |
| Tribus: | Ovibovini |
| Genus: | Naemorhedus |
| Spesies: | N. caudatus |
| Nama binomial | |
| Naemorhedus caudatus H. Milne-Edwards, 1867 | |
| Peta sebaran spesies | |
Goral ekor-panjang[4] (Naemorhedus caudatus) adalah sebuah spesies ungulata dalam famili Bovidae yang ditemukan di pegunungan di Asia timur dan utara, termasuk Rusia, Tiongkok, dan Korea. Sebuah populasi dari spesies ini hadir di Zona Demiliterisasi Korea, di dekat jalur Donghae Bukbu.[5] Spesies ini diklasifikasikan sebagai spesies terancam di Korea Selatan, dengan jumlah populasi yang diperkirakan kurang dari 250 ekor. Spesies ini dijadikan sebagai monumen alam Korea Selatan nomor 217.
Goral ekor-panjang hidup di ketinggian tinggi dengan gunung berlereng curam, kering dan berbatu.[6] Mereka tinggal di dekat jurang yang sedikit vegetasinya, dengan celah-celah kecil tempat mereka dapat berlindung dari bahaya. Wilayah ini biasanay ditutupi oleh hutan peluruh dan malar hijau, dan goral terkadang teramati makan di lereng berumput yang terbuka.[7]
Spesies ini tampak sangat mirip dengan kambing. Jantan dapat berbobot 28,1 hingga 42,1 kg, sementara betina 22,2 hingga 34,9 kg. Panjangnya dapat bervariasi dari 81,2 sampai 159,5 cm dan tingginya di pundak 20,2 hingga 78,7 cm.[8]