Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Oribi

Oribi adalah antelop kecil asli Afrika Timur dan Afrika bagian selatan. Oribi pertama kali dijelaskan oleh zoologis Jerman Eberhard August Wilhelm von Zimmermann pada 1782. Terdapat delapan subspesies. Oribi memiliki tinggi 50–67 sentimeter (20–26 in) pada bahu dan berat 12–22 kilogram. Antelop ini memiliki leher dan badan panjang. Kulitnya coklat mengkilap, kekuning-kuningan berbeda dengan dagu, tenggorokan, bagian bawah dan pantat yang putih. Tanduk yang panjang, tanduk lurus tipis hanya dimiliki jantan dengan panjang 8-18 sentimeter.

Wikipedia article
Diperbarui 18 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Oribi
Oribi
Jantan
Betina
Status konservasi

Risiko Rendah  (IUCN 3.1)[1]
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Animalia
Filum:
Chordata
Kelas:
Mamalia
Ordo:
Artiodactyla
Famili:
Bovidae
Genus:
Ourebia
Spesies:
O. ourebi
Sinonim
Daftar
  • O. aequatoria Heller, 1912
  • O. grayi (Fitzinger, 1869)
  • O. masakensis Lönnberg and Gyldenstolpe, 1925
  • O. melanura (Bechstein, 1799)
  • O. pitmani Ruxton, 1926
  • O. scoparia (Schreber, 1836)
  • O. splendida Schwarz, 1914
Artikel takson sembarang

Oribi (Ourebia ourebi) adalah antelop kecil asli Afrika Timur dan Afrika bagian selatan. Oribi pertama kali dijelaskan oleh zoologis Jerman Eberhard August Wilhelm von Zimmermann pada 1782. Terdapat delapan subspesies. Oribi memiliki tinggi 50–67 sentimeter (20–26 in) pada bahu dan berat 12–22 kilogram (26–49 lb). Antelop ini memiliki leher dan badan panjang. Kulitnya coklat mengkilap, kekuning-kuningan berbeda dengan dagu, tenggorokan, bagian bawah dan pantat yang putih. Tanduk yang panjang, tanduk lurus tipis hanya dimiliki jantan dengan panjang 8-18 sentimeter (3,1-7,1 in).

Oribi aktif di siang hari. Umumnya beraktivitas dalam kelompok kecil sampai 4 orang; di mana pejantan memimpin teritori seluas 25–100 hektar (62–247 acres). Oribi menyukai rumput dan kadang dedaunan pohon. Tidak seperti antelop kecil lainnya, oribi dapat menunjukkan tiga jenis sistem perkawinan, tergantung pada habitatnya - poliandri, poligami, dan poliginandri. Kehamilan berlangsung selama enam hingga tujuh bulan, setelahnya lahir seekor anak; puncak kelahiran berlangsung dari November hingga Desember di Afrika bagian selatan. Waktu menyusui selama empat hingga lima bulan.

Oribi muncul di berbagai keadaan alam - mulai dari sabana, dataran banjir, dan padang rumput tropis dengan rumput setinggi 10-100 sentimeter (3,9–39,4 in) dari padang rumput montana di ketinggian rendah, hingga 2.000 meter (6.600 kaki) di atas permukaan laut. Antelop ini memiliki distribusi yang sangat luas, mulai dari Senegal di barat hingga Ethiopia dan Eritrea di timur hingga Angola dan Afrika Selatan di selatan. Oribi telah diklasifikasikan sebagai spesies risiko rendah oleh IUCN; dan populasinya telah menurun karena ekspansi pertanian dan persaingan dari peternakan.

Referensi

  1. ↑ IUCN SSC Antelope Specialist Group (2008). "Ourebia ourebi". Diakses tanggal 29 March 2009. ; Database entry includes a brief justification of why this species is of Least Concern.

Pranala luar

  • Media terkait Ourebia ourebi di Wikimedia Commons
  • Informasi terkait dengan Ourebia ourebi dari Wikispecies.
  • l
  • b
  • s
Anggota famili Bovidae yang masih hidup
Berikut ini adalah subfamili, genus, dan spesies dalam famili Bovidae
Aepycerotinae
Aepyceros
Impala (A. melampus)
Alcelaphinae
Alcelaphus
Hartebeest (A. buselaphus) – Hartebeest merah (A. caama) – Hartebeest lichtenstein (A. lichtensteinii)
Beatragus
Hirola (B. hunteri)
Connochaetes
Wildebeest hitam (C. gnou) – Wildebeest biru (C. taurinus)
Damaliscus
Topi (D. korrigum) – Tsessebe (D. lunatus) – Bontebok (D. pygargus)
Antilopinae
Ammodorcas
Dibatag (A. clarkei)
Antidorcas
Springbok (A. marsupialis)
Antilope
Antelop india (A. cervicapra)
Dorcatragus
Beira (D. megalotis)
Eudorcas
Gazel muka-merah (E. rufifrons) – Gazel thomson (E. thomsonii) – Gazel heuglin (E. tilonura) – Gazel mongalla (E. albonotata)
Gazella
Gazel arabia (G. arabica) - Chinkara (G. bennettii) - Gazel cuvier (G. cuvieri) - Gazel dorkas (G. dorcas) - Gazel gunung (G. gazella) - Gazel rim (G. leptoceros) - Gazel speke (G. spekei) - Gazel ekor-hitam (G. subgutturosa)
Litocranius
Gerenuk (L. walleri)
Madoqua
Dik-dik guenther (M. guentheri) - Dik-dik kirk (M. kirkii) - Dik-dik perak (M. piacentinii) - Dik-dik salt (M. saltiana)
Nanger
Gazel dama (N. dama) – Gazel grant (N. granti) – Gazel soemmerring (N. soemmerringii)
Nesotragus
Antelop kerdil bates (N. batesi) - Suni (N. moschatus) - Antelop royal(N. pygmaeus)
Oreotragus
Klipspringer (O. oreotragus)
Ourebia
Oribi (O. ourebi)
Procapra
Zeren (P. gutturosa) - Goa (P. picticaudata) - Gazel przewalski (P. przewalskii)
Raphicerus
Steenbok (R. campestris) - Grysbok selatan (R. melanotis) - Grysbok sharpe (R. sharpei)
Saiga
Antelop saiga (S. tatarica)
Bovinae
Bison
Bison amerika (B. bison) – Bison eropa (B. bonasus)
Bos
Gayal (B. frontalis) – Seladang (B. gaurus) – Yak domestik (B. grunniens) – Banteng (B. javanicus) – Yak liar (B. mutus) – Kouprey (B. sauveli) – Sapi (B. taurus)
Boselaphus
Nilgai (B. tragocamelus)
Bubalus
Kerbau (B. bubalis) - Kerbau liar (B. arnee) - Anoa dataran rendah (B. depressicornis) -Tamaraw (B. mindorensis) - Anoa pegunungan (B. quarlesi)
Pseudoryx
Saola (P. nghetinhensis)
Syncerus
Kerbau afrika (S. caffer)
Taurotragus
Eland raksasa (T. derbianus) - Eland (T. oryx)
Tetracerus
Antelop bertanduk empat (T. quadricornis)
Tragelaphus
Nyala (T. angasii) - Nyala gunung (T. buxtoni) - Bongo (T. eurycerus) - Kudu kecil (T. imberbis) - Kéwel (T. scriptus) - Sitatunga (T. spekii) - Kudu besar (T. strepsiceros)
Caprinae
Ammotragus
Domba barbari (A. lervia)
Arabitragus
Tahr arab (A. jayakari) –
Budorcas
Takin (B. taxicolor)
Capra
Kambing liar (C. aegagrus) – Kambing domestik (C. aegagrus hircus) – Tur kaukasus barat (C. caucasica) – Tur kaukasus timur (C. cylindricornis) – Markhor (C. falconeri) – Ibex alpin (C. ibex) – Ibex nubia (C. nubiana) – Ibex iberia (C. pyrenaica) – Ibex siberia (C. sibirica) – Ibex walia (C. walie)
Capricornis
Kambing-hutan jepang (C. crispus) – Kambing-hutan merah (C. rubidus) – Kambing-hutan sumatra (C. sumatraensis) – Kambing-hutan taiwan (C. swinhoei)
Hemitragus
Tahr himalaya (H. jemlahicus)
Naemorhedus
Goral merah (N. baileyi) – Goral ekor-panjang (N. caudatus) – Goral himalaya (N. goral) – Goral cina (N. griseus)
Nilgiritragus
Tahr nilgiri (N. hylocrius)
Oreamnos
Kambing gunung (O. americanus)
Ovibos
Muskox (O. moschatus)
Ovis
Argali (O. ammon) – Domba (O. aries) – Domba bertanduk besar (O. canadensis) – Domba dall (O. dalli) – Domba salju (O. nivicola) Mouflon (O. gmelini)
Pantholops
Antelop tibet (P. hodgsonii)
Pseudois
Bharal (P. nayaur)
Rupicapra
Chamois pirenia (R. pyrenaica) - Chamois (R. rupicapra)
Cephalophinae
Cephalophus
Duiker aders (C. adersi) – Duiker brooke (C. brookei) – Duiker peter (C. callipygus) – Duiker teluk (C. dorsalis) – Duiker harvey (C. harveyi) – Duiker jentink (C. jentinki) – Duiker perut-putih (C. leucogaster) – Duiker-hutan merah (C. natalensis) – Duiker hitam (C. niger) – Duiker kening-hitam (C. nigrifrons) – Duiker ogilby (C. ogilbyi) – Duiker leher-merah (C. rufilatus) – Duiker punggung-kuning (C. silvicultor) – Duiker abbott (C. spadix) – Duiker weyns (C. weynsi) – Duiker zebra (C. zebra)
Philantomba
Duiker maxwell (P. maxwelli) – Duiker biru (P. monticola) – Duiker walter (P. walteri)
Sylvicapra
Duiker umum (S. grimmia)
Hippotraginae
Addax
Adaks (A. nasomaculatus)
Hippotragus
Palahala dauk (H. equinus) - Palahala (H. niger)
Oryx
Oriks afrika timur (O. beisa) – Oriks simitar (O. dammah) – Gemsbok (O. gazella) – Oriks arab (O. leucoryx)
Reduncinae
Kobus
Lechwe upemba (K. anselli) – Waterbuck (K. ellipsiprymnus) – Kob (K. kob) – Lechwe (K. leche) – Lechwe nil (K. megaceros) – Puku (K. vardonii)
Pelea
Rhebok abu-abu (P. capreolus)
Redunca
Reedbuck selatan (R. arundinum) - Reedbuck gunung (R. fulvorufula) - Reedbuck bohor (R. redunca)
Pengidentifikasi takson
Ourebia ourebi
  • Wikidata: Q275615
  • Wikispecies: Ourebia ourebi
  • ADW: Ourebia
  • ARKive: ourebia-ourebi
  • BOLD: 463665
  • CoL: 4B9DC
  • EoL: 344589
  • GBIF: 2441135
  • iNaturalist: 42380
  • IRMNG: 10230749
  • ITIS: 625112
  • IUCN: 15730
  • MDD: 1006169
  • MSW: 14200639
  • NCBI: 59536
  • Observation.org: 81429
  • Open Tree of Life: 938432
  • Paleobiology Database: 149582
  • Xeno-canto: Ourebia-ourebi
Antilope ourebi
  • Wikidata: Q122418419
  • GBIF: 9719525
  • Paleobiology Database: 374473
  • ZooBank: 171F6E57-7A20-4DA7-A03D-F5F895D79FC9
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
  2. Pranala luar

Artikel Terkait

Rhabdogaster oribi

spesies serangga

Anoa

Kerbau endemik yang hidup di daratan Pulau Sulawesi dan Pulau Buton

Bovidae

sebuah keluarga mamalia milik ungulata berjari genap

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026