Tarekat Qadiriyah adalah sebuah tarekat sufi yang didirikan oleh Syekh Abdul Qadir al-Jailani. Tarekat Qadiriyah berkembang dan berpusat di Irak dan Suriah, kemudian diikuti oleh umat muslim lainnya yang tersebar di Yaman, Turki, Mesir, India, Afrika, dan Asia. Tarekat ini sudah berkembang sejak abad ke-13. Namun meski sudah berkembang sejak abad ke-13, tarekat ini baru terkenal di dunia pada abad ke 15 M. Di Makkah, tarekat Qadiriyah sudah berdiri sejak 1180 H/1669 M.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Bagian dari seri |
| Islam |
|---|
Tarekat Qadiriyah (bahasa Arab: القادِريةcode: ar is deprecated ) adalah sebuah tarekat sufi yang didirikan oleh Syekh Abdul Qadir al-Jailani.[1] Tarekat Qadiriyah berkembang dan berpusat di Irak dan Suriah, kemudian diikuti oleh umat muslim lainnya yang tersebar di Yaman, Turki, Mesir, India, Afrika, dan Asia.[2] Tarekat ini sudah berkembang sejak abad ke-13. Namun meski sudah berkembang sejak abad ke-13, tarekat ini baru terkenal di dunia pada abad ke 15 M. Di Makkah, tarekat Qadiriyah sudah berdiri sejak 1180 H/1669 M.[3]
Syekh Abdul Qadir al-Jailani ini adalah urutan ke 19 dari mata rantai emas mursyid tarekat ini. Garis silsilah tarekat Qadiriyah disebutkan berasal dari Ali bin Abi Thalib, Al-Husain, Ali Zainal Abidin, Muhammad al-Baqir, Ja'far ash-Shadiq, Musa al-Kadzim, Ali ar-Ridha, selanjutnya melalui Ma'ruf al-Karkhi, Abul Hasan Sarri as-Saqati, Junaid al-Baghdadi, Abu Bakar as-Syibli, Abul Fadli Abdul Wahid at-Tamimi, Abul Faraj at-Tartusi, Abul Hasan Ali al-Hakkari, Abu Sa'id Mubarak al-Makhzumi, dan Muhyidin Abu Muhammad Abdul Qadir al-Jailani.