Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Pelantikan pertama Joko Widodo

Acara pelantikan pertama Joko Widodo (Jokowi) sebagai Presiden ke-7 Indonesia dilakukan di Gedung DPR/MPR, Jakarta pada hari Senin tanggal 20 Oktober 2014 pagi. Acara ini menandai secara resmi dimulainya masa jabatan pertama Joko Widodo sebagai Presiden dan masa jabatan kedua dan terakhir Jusuf Kalla sebagai Wakil Presiden Indonesia. Keduanya dilantik setelah memenangkan pemilihan umum presiden pada 9 Juli 2014.

pelantikan pertama presiden ketujuh Republik Indonesia
Diperbarui 25 Februari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Pelantikan pertama Joko Widodo
Untuk pelantikan kedua, lihat Pelantikan kedua Joko Widodo.
Pelantikan
Pertama Joko Widodo
Prabowo Subianto
Pelantikan Joko Widodo Periode Pertama
Tanggal20 Oktober 2014; 11 tahun lalu (2014-10-20)
LokasiKompleks Parlemen, Jakarta
PenyelenggaraMajelis Permusyawaratan Rakyat
Peserta/Pihak terlibatJoko Widodo
Presiden Indonesia ke-7
Jusuf Kalla
Wakil presiden Indonesia ke-12
— Penerima jabatan
Susilo Bambang Yudhoyono
Presiden Indonesia ke-6
Boediono
Wakil presiden Indonesia ke-11
— Pelepas jabatan

← 2009
2019 →

Acara pelantikan pertama Joko Widodo (Jokowi) sebagai Presiden ke-7 Indonesia dilakukan di Gedung DPR/MPR, Jakarta pada hari Senin tanggal 20 Oktober 2014 pagi. Acara ini menandai secara resmi dimulainya masa jabatan pertama Joko Widodo sebagai Presiden dan masa jabatan kedua dan terakhir Jusuf Kalla sebagai Wakil Presiden Indonesia. Keduanya dilantik setelah memenangkan pemilihan umum presiden pada 9 Juli 2014.

Artikel ini merupakan bagian dari seri
Joko Widodo
Sebelum menjadi presiden
  • Wali Kota Surakarta
    • BST
  • Pilkada Jakarta
  • Gubernur DKI Jakarta
    • LRT
    • MRT
Presiden Indonesia 
  • Pilpres 2014 (kampanye)
  • Pilpres 2019 (kampanye)
  • Pelantikan I
  • Pelantikan II
  • Kepresidenan
  • Kabinet Kerja
  • Kabinet Indonesia Maju
Kebijakan
  • Bali Nine
  • Tol Laut
  • Kereta cepat
  • Trans-Sumatra
  • Ibu kota baru
KTT yang Dihadiri
  • KTT APEC 2014
  • KTT ASEAN 2014
  • KTT ASEAN 2015
  • G20 (2014, 2015, 2016, 2017, 2019, 2020, 2021, 2022, 2023)
Keluarga
  • Iriana (istri dan Ibu Negara)
  • Anak
    • Gibran Rakabuming Raka
    • Kahiyang Ayu
    • Kaesang Pangarep

Media sosial

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube

  • l
  • b
  • s

Latar belakang

Lihat pula: Efek Jokowi dan Pemilihan umum Presiden Indonesia 2014

Joko Widodo (dikenal sebagai Jokowi) terpilih sebagai Presiden Indonesia dalam pemilu presiden 2014. Pelantikan Jokowi sebagai presiden dijadwalkan untuk dilaksanakan pada 20 Oktober 2014, tepat 5 tahun setelah awal masa jabatan kedua Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Jokowi, yang sebelumnya menjabat sebagai Wali Kota Surakarta dan Gubernur DKI Jakarta, banyak mendapat sorotan media nasional maupun internasional, karena dianggap sebagai presiden pertama Indonesia yang tidak berasal dari kalangan elit politik atau militer,[1] dan gaya kepemimpinan dan kepopulerannya yang unik. Lima hari sebelum acara pelantikan, majalah TIME memuat Jokowi di halaman depannya, dengan tajuk "A New Hope" ("Harapan Baru").[2] Selain itu, ia juga populer di kalangan media sosial Indonesia.

Acara pelantikan

Sesuai Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 9 ayat (1) dan ayat (2) dan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2009 Tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Presiden dan Wakil Presiden hasil pemilihan umum dilantik oleh MPR dalam sidang paripurna MPR.[3] Acara ini dipimpin oleh Ketua MPR RI Zulkifli Hasan. Ketua MPR membacakan keputusan KPU mengenai Presiden dan Wakil Presiden terpilih. Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dilantik dengan bersumpah menurut agama Islam. Presiden, Wakil Presiden dan pimpinan MPR lalu menandatangani Berita Acara Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden. Setelah ini, Joko Widodo menyampaikan pidato awal masa jabatan di hadapan anggota MPR.

Sumpah Presiden dan Wakil Presiden

Kalimat sumpah yang diucapkan didasarkan pada Pasal 9 Undang-Undang Dasar 1945.

"Demi Allah, saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Presiden Republik Indonesia (Wakil Presiden Republik Indonesia) dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada nusa dan bangsa.[3]”

Pidato awal masa jabatan

Pidato perdana Jokowi sebagai Presiden diberi judul "Di Bawah Kehendak Rakyat dan Konstitusi". Dalam pidato ini Jokowi berjanji untuk memastikan setiap rakyat merasakan kehadiran pemerintah, menyerukan rakyat Indonesia untuk bersatu dan bekerja keras dan bertekad mengembalikan kejayaan maritim Indonesia. Jokowi juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono, dan menegaskan kepada pemimpin internasional bahwa Indonesia akan terus menjalankan politik luar negeri bebas aktif.[4]

Dalam pembukaan pidato ini, Jokowi menyebutkan nama Prabowo Subianto, calon presiden rival Jokowi pada pemilu presiden 2014. sebagai "rekan dan sahabat baik saya". Prabowo yang duduk menyaksikan langsung berdiri dan memberikan hormat kepada Jokowi.[5]

Hadirin

Acara ini dihadiri oleh pimpinan dan anggota MPR (terdiri dari anggota DPR dan DPD) serta Presiden dan Wakil Presiden masa jabatan 2009-2014, Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono. Selain itu hadir juga Mantan Presiden B.J. Habibie dan Megawati Soekarnoputri, dan mantan Wakil Presiden Try Soetrisno dan Hamzah Haz. Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa, rival dari Joko Widodo dan Jusuf Kalla pada pemilu 2014 juga hadir. Tamu negara yang menghadiri acara pelantikan ini di antaranya Sultan Hassanal Bolkiah dari Brunei Darussalam, Presiden Timor Leste Taur Matan Ruak, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, Perdana Menteri Australia Tony Abbott, dan Menlu Amerika Serikat John Kerry.[6]

Tamu

Dalam Negeri

  • Iriana, Ibu Negara Republik Indonesia
  • Mufidah Jusuf Kalla, Istri Wakil Presiden Indonesia
  • Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden Republik Indonesia ke-6
  • Boediono, Wakil Presiden Republik Indonesia ke-11
  • Megawati Soekarnoputri, Presiden Republik Indonesia ke-5 dan Wakil Presiden Republik Indonesia ke-8
  • Sinta Nuriyah, Ibu Negara Republik Indonesia ke-4
  • Bacharuddin Jusuf Habibie, Presiden Indonesia ke-3, Wakil Presiden Indonesia ke-7
  • Karlinah Umar Wirahadikusumah, Istri Wakil Presiden Indonesia ke-4
  • Try Sutrisno, Wakil Presiden Indonesia ke-6
  • Hamzah Haz, Wakil Presiden Indonesia ke-9
  • Prabowo Subianto, Calon Presiden nomor urut 1 yang sebelumnya bersaing dengan Jokowi dan Jusuf Kalla
  • Hatta Rajasa, Calon Wakil Presiden yang mendampingi Prabowo Subianto

Luar Negeri

  • Australia Tony Abbott, Perdana Menteri Australia
  • Brunei Hassanal Bolkiah, Sultan Brunei
  • Singapura Lee Hsien Loong, Perdana Menteri Singapura
  • Timor Leste Taur Matan Ruak, Presiden Timor Leste
  • Amerika Serikat John Kerry, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat

Acara setelah pelantikan

Setelah acara pelantikan di Gedung DPR/MPR, acara dilanjutkan dengan arak-arakan Joko Widodo dan Jusuf Kalla, dengan menggunakan kereta kencana diiringi warga dari Bundaran Hotel Indonesia menuju Istana Merdeka.[7] Di Istana Merdeka diadakan upacara pisah sambut bersama Presiden Yudhoyono dan anggota Kabinet Indonesia Bersatu II sekitar pukul 14.30. Petang harinya, diadakan Panggung Pesta Rakyat di Monumen Nasional.[8]

Reaksi

Pelantikan Jokowi mendapat berbagai reaksi dari masyarakat dan media Indonesia maupun internasional. Masyarakat Indonesia menyaksikan acara pelantikan, baik melalui televisi atau menghadiri acara publik secara langsung. Banyak warga yang sengaja mengambil cuti dari pekerjaannya untuk menyaksikan acara ini.[1]

Para pemimpin luar negeri mengucapkan selamat kepada Jokowi, beberapa hadir di Gedung DPR/MPR secara langsung, dan yang lan mengirimkan menteri atau utusan khusus.[6] Media asing menyoroti latar belakang Jokowi yang unik, perayaan yang semarak, maupun tantangan berat yang akan dihadapi Jokowi.[9] Pasar bereaksi optimis, ditandai dengan menguatnya IHSG dan nilai tukar rupiah.[10]

Beberapa media maupun pengamat mengkritik pelaksanaan acara ini, mempertanyakan kelayakan mengadakan pesta perayaan, saat tugas Jokowi baru saja dimulai dan belum terbukti.[11] Warga juga menyayangkan dampak negatif dari pesta yang diadakan di Monas terhadap fasilitas publik, di antaranya kerusakan fasilitas, sampah yang berserakan, dan penggunaan alkohol oleh penonton.[12][13]

Galeri

  • Suasana ruang sidang MPR saat pelantikan Joko Widodo
    Suasana ruang sidang MPR saat pelantikan Joko Widodo
  • Suasana ruang sidang pada saat menyanyikan lagu Indonesia Raya
    Suasana ruang sidang pada saat menyanyikan lagu Indonesia Raya
  • Joko Widodo di arak-arakan setelah pengambilan sumpah jabatan
    Joko Widodo di arak-arakan setelah pengambilan sumpah jabatan

Referensi

  1. 1 2 "Joko Widodo sworn in as Indonesian president". BBC News. 2004-10-20. Diakses tanggal 2014-10-21.
  2. ↑ "The New Face of Indonesian Democracy". TIME. 2004-10-15. Diakses tanggal 2014-10-21.
  3. 1 2 "UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 27 TAHUN 2009 TENTANG MAJELIS PERMUSYAWARATAN RAKYAT, DEWAN PERWAKILAN RAKYAT, DEWAN PERWAKILAN DAERAH, DAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH" (PDF). DPR RI. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2012-01-06. Diakses tanggal 2014-10-21. ;
  4. ↑ ""DI BAWAH KEHENDAK RAKYAT DAN KONSTITUSI"". Halaman Facebook Joko Widodo.
  5. ↑ Wiwoho, Laksono Hari (ed.). "Prabowo Beri Hormat Setelah Disebut Sahabat oleh Jokowi". Kompas.com. KOMPAS.com.
  6. 1 2 "Siapa Saja Tamu Negara yang Hadir di Pelantikan Jokowi?". Tempo.co. 2004-10-19. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-12-16. Diakses tanggal 2014-10-21.
  7. ↑ "Ribuan Warga Antusias Arak Presiden Jokowi dan Wakil Presiden JK ke Istana". Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. 2004-10-20. Diakses tanggal 2014-10-21.
  8. ↑ "Tampil di Panggung Pesta Rakyat, Presiden Jokowi Kembali Ajak Rakyat Bekerja Keras". Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. 2004-10-20. Diakses tanggal 2014-10-21.
  9. ↑ "Apa Kata Media Asing Soal Pelantikan Jokowi?". Tempo.co. 2004-10-20. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-12-18. Diakses tanggal 2014-10-26.
  10. ↑ Riyandi, Saugy (2004-10-21). Ramdani, Alwan Ridha (ed.). "4 Reaksi pasar sambut Jokowi jadi presiden". Merdeka.com. Diakses tanggal 2014-10-26.
  11. ↑ "Baru Dilantik Rakyat Pertanyakan Mengapa Hari Pertama Sudah Hura-hura". Republika online. 2004-10-21. Diakses tanggal 2014-10-26.
  12. ↑ Restu, Adysta Pravitra (2004-10-21). Syatiri, Ana Shofiana (ed.). "Seusai Syukuran Rakyat, Monas Jadi Lautan Sampah". Kompas.com. Diakses tanggal 2014-10-26.
  13. ↑ "Astagfirullah, Perayaan Pelantikan Jokowi Berubah Jadi Semacam Dugem". Republika online. 2004-10-21. Diakses tanggal 2014-10-26.
  • l
  • b
  • s
Indonesia Pemilihan umum Presiden Indonesia 2014
(1) Prabowo-Hatta
Prabowo Subianto · Hatta Rajasa
  • Koalisi Merah Putih: Gerindra, Golkar, PAN, PKS, PPP, PBB, Demokrat
  • Ketua Tim Sukses: Mahfud MD (Mei–Juli 2014); Yunus Yosfiah (Juli–Agustus 2014)
(2) Jokowi-JK
Joko Widodo · Jusuf Kalla
  • Koalisi Indonesia Hebat: PDIP, PKB, NasDem, Hanura, PKPI
  • Ketua Tim Sukses: Tjahjo Kumolo
Artikel terkait
  • Komisi Pemilihan Umum (KPU)
  • Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu)
  • Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP)
  • Pemilu legislatif 2014
  • Pelantikan presiden 2014
Artikel lain
  • Urun daya
  • Sistem noken
  • KawalPemilu.org
  • KawalMenteri.org
  • l
  • b
  • s
Joko Widodo
Presiden Indonesia ke-7
Keluarga
Orang tua
  • Widjiatno Notomihardjo (ayah)
  • Sudjiatmi (ibu)
Pasangan dan saudara
  • Iriana (istri)
  • Iit Sriyantini (adik)
  • Ida Yati (adik)
  • Hari Mulyono (ipar)
  • Anwar Usman (ipar)
  • Titik Relawati (adik)
Generasi ke-2
Gibran Rakabuming Raka (anak) · Selvi Ananda (menantu) · Kahiyang Ayu (anak) · Bobby Nasution (menantu) · Kaesang Pangarep (anak) · Erina Gudono (menantu)
Generasi ke-3
Jan Ethes Srinarendra (cucu) · La Lembah Manah (cucu) · Sedah Mirah Nasution (cucu) · Panembahan Al Nahyan Nasution (cucu) · Panembahan Al Saud Nasution (cucu) · Bebingah Sang Tansahayu (cucu)
Keluarga lain
Respati Ardi (kerabat dari Hari Mulyono) · Inge Amelia Nasution (kakak Bobby Nasution)
Masa kepresidenan
  • Pemilihan umum 2014
    • Kampanye
    • Pelantikan
  • Pemilihan umum 2019
    • Kampanye
    • Pelantikan
  • Kabinet Kerja
  • Kabinet Indonesia Maju
  • Kartu Indonesia Sehat
  • Kartu Indonesia Pintar
  • Kartu Keluarga Sejahtera
  • BBM satu harga
  • Jalan Tol Trans Sumatera
  • Listrik 35.000 Megawatt
  • Bangga Buatan Indonesia
  • KTT G20 Bali 2022
Jabatan terdahulu
  • Wali Kota Surakarta
    • Kartu Sehat Solo
  • Gubernur DKI Jakarta
    • Pemilihan gubernur 2012
    • Kartu Jakarta Sehat
    • Kartu Jakarta Pintar
Lain-lain
  • Rekam jejak pemilihan
  • Pemberitaan palsu
  • Doktrin
  • Pasukan nasi bungkus
  • Jasmev
  • Projo
  • Efek
  • Insiden pemberian kartu kuning
  • Jokowi
  • Jokowi adalah Kita
  • "Saya Indonesia, Saya Pancasila"
  • ShameOnYouJokowi
  • Cebong
Almamater
  • Universitas Gadjah Mada
  • SMA Negeri 6 Surakarta
← Didahului: Susilo Bambang Yudhoyono
Digantikan: Prabowo Subianto →

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Latar belakang
  2. Acara pelantikan
  3. Sumpah Presiden dan Wakil Presiden
  4. Pidato awal masa jabatan
  5. Hadirin
  6. Tamu
  7. Dalam Negeri
  8. Luar Negeri
  9. Acara setelah pelantikan
  10. Reaksi
  11. Galeri
  12. Referensi

Artikel Terkait

Kabinet Merah Putih

Kabinet Pemerintahan Indonesia 2024–2029

Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan

organisasi yang dibentuk oleh pemerintahan Jepang pada tahun 1945 ketika menduduki Indonesia

Daftar presiden Indonesia

artikel daftar presiden

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026