Partai Islam Damai Aman atau disingkat Partai Idaman adalah sebuah partai politik di Indonesia. Partai ini didirikan oleh Rhoma Irama, seniman, penyanyi dan pemimpin Soneta Group, sebuah grup musik yang sudah terkenal sejak dahulu. Partai Idaman di deklarasikan pada tanggal 14 Oktober 2015 di Tugu Proklamasi, Jakarta dengan dihadiri oleh pengurus DPW Partai Idaman dari 34 provinsi se-Indonesia serta para Habaib dan Ulama. Pada acara deklarasi tersebut, disampaikan visi dan misi Partai Idaman serta Manifesto Politik. Selanjutnya Rhoma Irama melengkapi penyampaian visi tersebut dengan melantunkan lima lagu dengan syair-syair dakwahnya. Kelima lagu itu adalah “Bersatulah”, “Kita adalah Satu”, “Reformasi”, “Indonesia”, dan “Pembaharuan”. Pendirian partai ini dimaksudkan untuk menampilkan citra Islam yang mencerminkan rahmat bagi alam semesta serta membangun Indonesia sehingga menjadi negara yang Pancasilais.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Partai Islam Damai Aman | |
|---|---|
| Ketua Umum | Rhoma Irama |
| Sekretaris Jenderal | Kuswanto |
| Dibentuk | 14 Oktober 2015 |
| Dibubarkan | 12 Mei 2018 |
| Digabungkan dengan | PAN |
| Kantor pusat | Jakarta |
| Ideologi | Pancasila Demokrasi Islam Demokrasi sosial Modernisme Islam |
| Posisi politik | Tengah |
Partai Islam Damai Aman atau disingkat Partai Idaman adalah sebuah partai politik di Indonesia.[1] Partai ini didirikan oleh Rhoma Irama, seniman, penyanyi dan pemimpin Soneta Group, sebuah grup musik yang sudah terkenal sejak dahulu. Partai Idaman di deklarasikan pada tanggal 14 Oktober 2015 (bertepatan dengan 1 Muharram 1437H) di Tugu Proklamasi, Jakarta[2][3] dengan dihadiri oleh pengurus DPW (Dewan Pimpinan Wilayah) Partai Idaman dari 34 provinsi se-Indonesia serta para Habaib dan Ulama. Pada acara deklarasi tersebut, disampaikan visi dan misi Partai Idaman serta Manifesto Politik. Selanjutnya Rhoma Irama melengkapi penyampaian visi tersebut dengan melantunkan lima lagu dengan syair-syair dakwahnya. Kelima lagu itu adalah “Bersatulah”, “Kita adalah Satu”, “Reformasi”, “Indonesia”, dan “Pembaharuan”.[2][3] Pendirian partai ini dimaksudkan untuk menampilkan citra Islam yang mencerminkan rahmat bagi alam semesta (termasuk menghilangkan Islamofobia) serta membangun Indonesia sehingga menjadi negara yang Pancasilais.[4]
Pada 12 Mei 2018, Partai Idaman secara resmi bergabung dengan PAN.
Berikut ini adalah daftar tokoh-tokoh penting Partai Idaman:
Partai Idaman memiliki beberapa organisasi massa, di antaranya: